Lompat ke isi

Koin adil: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29459322; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Coin_Toss_(3635981474).jpg|thumb|right|280px|Koin yang adil, ketika dilempar, harus memiliki peluang yang sama untuk mendarat di kedua sisi]]
Dalam [[Peluang (matematika)|teori peluang]] dan [[Statistika|statistik]], '''koin adil''' adalah urutan [[percobaan Bernoulli]] [[Independensi (teori probabilitas)|independen]] dengan probabilitas 1/2 dari keberhasilan pada setiap percobaan secara metaforis. Koin yang probabilitasnya bukan 1/2 disebut koin yang '''bias''' atau '''tidak adil'''. Dalam studi teoretis, asumsi bahwa koin itu adil sering dibuat dengan mengacu pada '''koin yang ideal'''.
Dalam [[Peluang (matematika)|teori peluang]] dan [[Statistika|statistik]], '''koin adil''' adalah urutan [[percobaan Bernoulli]] [[Independensi (teori probabilitas)|independen]] dengan probabilitas 1/2 dari keberhasilan pada setiap percobaan secara metaforis. Koin yang probabilitasnya bukan 1/2 disebut koin yang '''bias''' atau '''tidak adil'''. Dalam studi teoretis, asumsi bahwa koin itu adil sering dibuat dengan mengacu pada '''koin yang ideal'''.


[[John Edmund Kerrich]] melakukan eksperimen dalam pelemparan [[Melempar koin|koin]] dan menemukan bahwa koin yang dibuat dari piringan kayu seukuran [[Mahkota (koin Inggris)|mahkota]] dan dilapisi di satu sisi dengan timbal, akan memunculkan kepala (sisi kayu menghadap ke atas) 679 kali dari 1000. Dalam percobaan ini koin dilempar dengan cara menyeimbangkannya di jari telunjuk, membaliknya menggunakan ibu jari sehingga berputar di udara sekitar satu kaki sebelum mendarat di atas kain datar yang dibentangkan di atas meja. [[Edwin Thompson Jaynes]] mengklaim bahwa ketika sebuah koin ditangkap di tangan, alih-alih dibiarkan memantul, bias fisik pada koin tidaklah signifikan jika dibandingkan dengan biasnya metode lemparan, di mana dengan latihan yang cukup sebuah koin dapat dibuat untuk mendaratkan kepala 100% setiap saat. Menjelajahi masalah [[memeriksa apakah koin itu adil]] adalah [[Pedagogi|alat pedagogis]] yang mumpuni untuk digunakan dalam mengajar [[Statistika|statistik]].
[[John Edmund Kerrich]] melakukan eksperimen dalam pelemparan [[Melempar koin|koin]] dan menemukan bahwa koin yang dibuat dari piringan kayu seukuran [[Mahkota (koin Inggris)|mahkota]] dan dilapisi di satu sisi dengan timbal, akan memunculkan kepala (sisi kayu menghadap ke atas) 679 kali dari 1000.<ref>John Edmund Kerrich. [https://archive.org/details/experimentalintr00kerr An experimental introduction to the theory of probability]. E. Munksgaard. 1946.</ref> Dalam percobaan ini koin dilempar dengan cara menyeimbangkannya di jari telunjuk, membaliknya menggunakan ibu jari sehingga berputar di udara sekitar satu kaki sebelum mendarat di atas kain datar yang dibentangkan di atas meja. [[Edwin Thompson Jaynes]] mengklaim bahwa ketika sebuah koin ditangkap di tangan, alih-alih dibiarkan memantul, bias fisik pada koin tidaklah signifikan jika dibandingkan dengan biasnya metode lemparan, di mana dengan latihan yang cukup sebuah koin dapat dibuat untuk mendaratkan kepala 100% setiap saat.<ref>E.T. Jaynes. [http://bayes.wustl.edu/etj/prob.html Probability Theory: The Logic of Science]. Cambridge University Press. 2003. hlm. 318. ISBN 9780521592710.</ref> Menjelajahi masalah [[memeriksa apakah koin itu adil]] adalah [[Pedagogi|alat pedagogis]] yang mumpuni untuk digunakan dalam mengajar [[Statistika|statistik]].


== Peran dalam pengajaran dan teori statistik ==
== Peran dalam pengajaran dan teori statistik ==
Sifat probabilistik dan statistik dari permainan lempar koin sering digunakan sebagai contoh dalam buku teks pengantar dan lanjutan dan ini terutama didasarkan pada asumsi bahwa koin itu adil atau "ideal". Sebagai contoh, Feller menggunakan dasar ini untuk memperkenalkan ide [[Langkah acak|pelemparan koin acak]], serta untuk mengembangkan tes [[Homogenitas (statistik)|homogenitas]] dalam urutan pengamatan dengan melihat sifat-sifat dari dilakukannya pelemparan koin yang menghasilkan nilai identik secara berurutan. Yang terakhir mengarah ke [[Uji Wald–Wolfowitz]]. [[Deret waktu]] yang terdiri dari hasil pelemparan koin yang adil disebut [[proses Bernoulli]].
Sifat probabilistik dan statistik dari permainan lempar koin sering digunakan sebagai contoh dalam buku teks pengantar dan lanjutan dan ini terutama didasarkan pada asumsi bahwa koin itu adil atau "ideal". Sebagai contoh, Feller menggunakan dasar ini untuk memperkenalkan ide [[Langkah acak|pelemparan koin acak]], serta untuk mengembangkan tes [[Homogenitas (statistik)|homogenitas]] dalam urutan pengamatan dengan melihat sifat-sifat dari dilakukannya pelemparan koin yang menghasilkan nilai identik secara berurutan.<ref>Feller, W. [https://archive.org/details/introductiontopr0001fell An Introduction to Probability Theory and Its Applications]. Wiley. 1968. ISBN 978-0-471-25708-0.</ref> Yang terakhir mengarah ke [[Uji Wald–Wolfowitz]]. [[Deret waktu]] yang terdiri dari hasil pelemparan koin yang adil disebut [[proses Bernoulli]].
 
== Referensi ==
 


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*  [http://www.stat.columbia.edu/~gelman/research/published/diceRev2.pdf Available] from [[Andrew Gelman]]'s website
*  [http://www.stat.columbia.edu/~gelman/research/published/diceRev2.pdf Available] from [[Andrew Gelman]]'s website
*
*  
* John von Neumann, "Various techniques used in connection with random digits," in A.S. Householder, G.E. Forsythe, and H.H. Germond, eds., ''Monte Carlo Method'', National Bureau of Standards Applied Mathematics Series, 12 (Washington, D.C.: U.S. Government Printing Office, 1951): 36-38.
* John von Neumann, "Various techniques used in connection with random digits," in A.S. Householder, G.E. Forsythe, and H.H. Germond, eds., ''Monte Carlo Method'', National Bureau of Standards Applied Mathematics Series, 12 (Washington, D.C.: U.S. Government Printing Office, 1951): 36-38.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Koin+adil&oldid=29459322 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29459322 (2026-07-14T21:56:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Koin+adil&oldid=29459322 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29459322 (2026-07-14T21:56:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.09

Koin yang adil, ketika dilempar, harus memiliki peluang yang sama untuk mendarat di kedua sisi

Dalam teori peluang dan statistik, koin adil adalah urutan percobaan Bernoulli independen dengan probabilitas 1/2 dari keberhasilan pada setiap percobaan secara metaforis. Koin yang probabilitasnya bukan 1/2 disebut koin yang bias atau tidak adil. Dalam studi teoretis, asumsi bahwa koin itu adil sering dibuat dengan mengacu pada koin yang ideal.

John Edmund Kerrich melakukan eksperimen dalam pelemparan koin dan menemukan bahwa koin yang dibuat dari piringan kayu seukuran mahkota dan dilapisi di satu sisi dengan timbal, akan memunculkan kepala (sisi kayu menghadap ke atas) 679 kali dari 1000.[1] Dalam percobaan ini koin dilempar dengan cara menyeimbangkannya di jari telunjuk, membaliknya menggunakan ibu jari sehingga berputar di udara sekitar satu kaki sebelum mendarat di atas kain datar yang dibentangkan di atas meja. Edwin Thompson Jaynes mengklaim bahwa ketika sebuah koin ditangkap di tangan, alih-alih dibiarkan memantul, bias fisik pada koin tidaklah signifikan jika dibandingkan dengan biasnya metode lemparan, di mana dengan latihan yang cukup sebuah koin dapat dibuat untuk mendaratkan kepala 100% setiap saat.[2] Menjelajahi masalah memeriksa apakah koin itu adil adalah alat pedagogis yang mumpuni untuk digunakan dalam mengajar statistik.

Peran dalam pengajaran dan teori statistik

Sifat probabilistik dan statistik dari permainan lempar koin sering digunakan sebagai contoh dalam buku teks pengantar dan lanjutan dan ini terutama didasarkan pada asumsi bahwa koin itu adil atau "ideal". Sebagai contoh, Feller menggunakan dasar ini untuk memperkenalkan ide pelemparan koin acak, serta untuk mengembangkan tes homogenitas dalam urutan pengamatan dengan melihat sifat-sifat dari dilakukannya pelemparan koin yang menghasilkan nilai identik secara berurutan.[3] Yang terakhir mengarah ke Uji Wald–Wolfowitz. Deret waktu yang terdiri dari hasil pelemparan koin yang adil disebut proses Bernoulli.

Bacaan lebih lanjut

  • Available from Andrew Gelman's website
  • John von Neumann, "Various techniques used in connection with random digits," in A.S. Householder, G.E. Forsythe, and H.H. Germond, eds., Monte Carlo Method, National Bureau of Standards Applied Mathematics Series, 12 (Washington, D.C.: U.S. Government Printing Office, 1951): 36-38.

Referensi

  1. John Edmund Kerrich. An experimental introduction to the theory of probability. E. Munksgaard. 1946.
  2. E.T. Jaynes. Probability Theory: The Logic of Science. Cambridge University Press. 2003. hlm. 318. ISBN 9780521592710.
  3. Feller, W. An Introduction to Probability Theory and Its Applications. Wiley. 1968. ISBN 978-0-471-25708-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29459322 (2026-07-14T21:56:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.