Lompat ke isi

Paradoks Pinokio: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 13780052; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Paradoks Pinokio''' muncul saat [[Pinokio]] mengatakan "Hidung saya tumbuh sekarang" dan merupakan versi dari [[paradoks pembohong]]. Paradoks pembohong didefinisikan dalam [[filsafat]] dan [[logika]] sebagai pernyataan "Kalimat ini salah." Setiap upaya untuk menetapkan biner klasik [[nilai kebenaran]] ke pernyataan ini menyebabkan kontradiksi, atau [[paradoks]]. Hal ini terjadi karena jika pernyataan "Kalimat ini salah" adalah benar, maka itu salah; Ini berarti secara teknis benar, tapi juga itu salah, dan seterusnya tanpa akhir.
[[File:Pinocchio_paradox.png|thumb|right|280px|Pinocchio paradox]]


Meskipun paradoks Pinokio termasuk dalam tradisi paradoks pembohong, ini adalah kasus khusus karena tidak memiliki [[predikat]], seperti pada "Kalimat saya salah".
'''Paradoks Pinokio''' muncul saat [[Pinokio]] mengatakan "Hidung saya tumbuh sekarang" dan merupakan versi dari [[paradoks pembohong]].<ref>Peter Eldridge-Smith. [http://analysis.oxfordjournals.org/content/early/2011/01/27/analys.anr007.full Pinocchio against the dialetheists]. ''Analysis''. 27 January 2011. Vol. 71 (1). doi:10.1093/analys/anr007.</ref> Paradoks pembohong didefinisikan dalam [[filsafat]] dan [[logika]] sebagai pernyataan "Kalimat ini salah." Setiap upaya untuk menetapkan biner klasik [[nilai kebenaran]] ke pernyataan ini menyebabkan kontradiksi, atau [[paradoks]]. Hal ini terjadi karena jika pernyataan "Kalimat ini salah" adalah benar, maka itu salah; Ini berarti secara teknis benar, tapi juga itu salah, dan seterusnya tanpa akhir.
 
Meskipun paradoks Pinokio termasuk dalam tradisi paradoks pembohong, ini adalah kasus khusus karena tidak memiliki [[predikat]], seperti pada "Kalimat saya salah".<ref>Peter Eldridge-Smith. [http://analysis.oxfordjournals.org/content/70/2/212.full The Pinocchio paradox]. ''Analysis''. 13 January 2010. Vol. 70 (2). hlm. 212–215. doi:10.1093/analys/anp173.</ref>


Paradoks Pinocchio tidak ada hubungannya dengan [[Pinokio]] yang umumnya dikenal sebagai pembohong. Jika Pinokio mengatakan "Saya sakit," ini bisa benar atau salah, tetapi jika Pinokio berkata "Hidung saya tumbuh sekarang" pernyataan ini tidak mungkin benar atau salah; maka ini dan hanya kalimat ini yang menciptakan paradoks Pinokio (pembohong).
Paradoks Pinocchio tidak ada hubungannya dengan [[Pinokio]] yang umumnya dikenal sebagai pembohong. Jika Pinokio mengatakan "Saya sakit," ini bisa benar atau salah, tetapi jika Pinokio berkata "Hidung saya tumbuh sekarang" pernyataan ini tidak mungkin benar atau salah; maka ini dan hanya kalimat ini yang menciptakan paradoks Pinokio (pembohong).


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Pinokio adalah tokoh [[sastra anak-anak|novel anak-anak]] ''[[Petualangan Pinokio]]'' karya penulis [[Italia]], [[Carlo Collodi]]. Pinokio, boneka buatan yang hidup, hidungnya akan memanjang setiap kali berbohong. Tidak ada batasan panjang hidung Pinokio. Hidungnya tumbuh saat ia berbohong dan bisa tumbuh begitu panjang hingga ia tidak bisa melihat hidungnya "melalui pintu kamar".
Pinokio adalah tokoh [[sastra anak-anak|novel anak-anak]] ''[[Petualangan Pinokio]]'' karya penulis [[Italia]], [[Carlo Collodi]]. Pinokio, boneka buatan yang hidup, hidungnya akan memanjang setiap kali berbohong.<ref>Carlo Collodi. [http://www.classicreader.com/book/129/17/ The Adventures of Pinocchio Chapter 17]. classicreader.com.</ref> Tidak ada batasan panjang hidung Pinokio. Hidungnya tumbuh saat ia berbohong dan bisa tumbuh begitu panjang hingga ia tidak bisa melihat hidungnya "melalui pintu kamar".<ref>Carlo Collodi. [http://www.classicreader.com/book/129/35/ The Adventures of Pinocchio Chapter 35]. classicreader.com.</ref>
 
Paradoks Pinokio dikemukakan pada bulan Februari 2001 oleh Veronique Eldridge-Smith seorang anak berusia 11 tahun yang akan genap berusia 12 tahun di bulan Mei berikutnya. Veronique adalah putri Peter Eldridge-Smith, yang mengkhususkan diri mengkaji logika dan filosofi logika. Peter Eldridge-Smith menjelaskan paradoks pembohong yang terkenal kepada kakak Veronique dan Veronique, dan meminta anak-anak itu untuk membuat versi paradoks mereka sendiri. Setelah beberapa menit Veronique menyarankan: "Pinokio berkata, 'Hidung saya akan tumbuh'." Eldridge-Smith menyukai perumusan paradoks yang disarankan oleh putrinya dan menulis sebuah artikel tentang masalah ini. Artikel itu diterbitkan di jurnal ''[[Analysis (jurnal)|Analysis]]'', dan paradoks Pinokio menjadi populer di [[Internet]].
 
== Referensi ==


Paradoks Pinokio dikemukakan pada bulan Februari 2001 oleh Veronique Eldridge-Smith seorang anak berusia 11 tahun yang akan genap berusia 12 tahun di bulan Mei berikutnya. Veronique adalah putri Peter Eldridge-Smith, yang mengkhususkan diri mengkaji logika dan filosofi logika. Peter Eldridge-Smith menjelaskan paradoks pembohong yang terkenal kepada kakak Veronique dan Veronique, dan meminta anak-anak itu untuk membuat versi paradoks mereka sendiri. Setelah beberapa menit Veronique menyarankan: "Pinokio berkata, 'Hidung saya akan tumbuh'." Eldridge-Smith menyukai perumusan paradoks yang disarankan oleh putrinya dan menulis sebuah artikel tentang masalah ini. Artikel itu diterbitkan di jurnal ''[[Analysis (jurnal)|Analysis]]'', dan paradoks Pinokio menjadi populer di [[Internet]].<ref>Peter Eldridge-Smith. [http://analysis.oxfordjournals.org/content/70/2/212.full The Pinocchio paradox]. ''Analysis''. 13 January 2010. Vol. 70 (2). hlm. 212–215. doi:10.1093/analys/anp173.</ref><ref>William F. Vallicella. [http://maverickphilosopher.typepad.com/maverick_philosopher/2010/04/the-pinocchio-paradox.html The Pinocchio 'Paradox']. maverick_philosopher. April 7, 2010.</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paradoks+Pinokio&oldid=13780052 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 13780052 (2018-03-22T00:36:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paradoks+Pinokio&oldid=13780052 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 13780052 (2018-03-22T00:36:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.11

Pinocchio paradox

Paradoks Pinokio muncul saat Pinokio mengatakan "Hidung saya tumbuh sekarang" dan merupakan versi dari paradoks pembohong.[1] Paradoks pembohong didefinisikan dalam filsafat dan logika sebagai pernyataan "Kalimat ini salah." Setiap upaya untuk menetapkan biner klasik nilai kebenaran ke pernyataan ini menyebabkan kontradiksi, atau paradoks. Hal ini terjadi karena jika pernyataan "Kalimat ini salah" adalah benar, maka itu salah; Ini berarti secara teknis benar, tapi juga itu salah, dan seterusnya tanpa akhir.

Meskipun paradoks Pinokio termasuk dalam tradisi paradoks pembohong, ini adalah kasus khusus karena tidak memiliki predikat, seperti pada "Kalimat saya salah".[2]

Paradoks Pinocchio tidak ada hubungannya dengan Pinokio yang umumnya dikenal sebagai pembohong. Jika Pinokio mengatakan "Saya sakit," ini bisa benar atau salah, tetapi jika Pinokio berkata "Hidung saya tumbuh sekarang" pernyataan ini tidak mungkin benar atau salah; maka ini dan hanya kalimat ini yang menciptakan paradoks Pinokio (pembohong).

Sejarah

Pinokio adalah tokoh novel anak-anak Petualangan Pinokio karya penulis Italia, Carlo Collodi. Pinokio, boneka buatan yang hidup, hidungnya akan memanjang setiap kali berbohong.[3] Tidak ada batasan panjang hidung Pinokio. Hidungnya tumbuh saat ia berbohong dan bisa tumbuh begitu panjang hingga ia tidak bisa melihat hidungnya "melalui pintu kamar".[4]

Paradoks Pinokio dikemukakan pada bulan Februari 2001 oleh Veronique Eldridge-Smith seorang anak berusia 11 tahun yang akan genap berusia 12 tahun di bulan Mei berikutnya. Veronique adalah putri Peter Eldridge-Smith, yang mengkhususkan diri mengkaji logika dan filosofi logika. Peter Eldridge-Smith menjelaskan paradoks pembohong yang terkenal kepada kakak Veronique dan Veronique, dan meminta anak-anak itu untuk membuat versi paradoks mereka sendiri. Setelah beberapa menit Veronique menyarankan: "Pinokio berkata, 'Hidung saya akan tumbuh'." Eldridge-Smith menyukai perumusan paradoks yang disarankan oleh putrinya dan menulis sebuah artikel tentang masalah ini. Artikel itu diterbitkan di jurnal Analysis, dan paradoks Pinokio menjadi populer di Internet.[5][6]

Pranala luar

Referensi

  1. Peter Eldridge-Smith. Pinocchio against the dialetheists. Analysis. 27 January 2011. Vol. 71 (1). doi:10.1093/analys/anr007.
  2. Peter Eldridge-Smith. The Pinocchio paradox. Analysis. 13 January 2010. Vol. 70 (2). hlm. 212–215. doi:10.1093/analys/anp173.
  3. Carlo Collodi. The Adventures of Pinocchio Chapter 17. classicreader.com.
  4. Carlo Collodi. The Adventures of Pinocchio Chapter 35. classicreader.com.
  5. Peter Eldridge-Smith. The Pinocchio paradox. Analysis. 13 January 2010. Vol. 70 (2). hlm. 212–215. doi:10.1093/analys/anp173.
  6. William F. Vallicella. The Pinocchio 'Paradox'. maverick_philosopher. April 7, 2010.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 13780052 (2018-03-22T00:36:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.