Lompat ke isi

Momentum: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28591375; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Billard.JPG|thumb|right|280px|Permainan biliar]]
Dalam [[fisika]], '''momentum''' atau '''pusa''' adalah besaran yang berhubungan dengan [[kecepatan]] dan [[massa]] suatu benda.
Dalam [[fisika]], '''momentum''' atau '''pusa''' adalah besaran yang berhubungan dengan [[kecepatan]] dan [[massa]] suatu benda.


Baris 25: Baris 27:


== Asas ==
== Asas ==
=== Asas impuls-momentum ===
=== Asas impuls-momentum ===
[[Asas impuls-momentum]] merupakan suatu asas fisika yang menyatakan bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang berlaku pada rentang waktu tertentu. Kegunaan dari asas ini ialah untuk menghitung gaya total yang bekerja pada suatu benda dan kaitannya dengan momentum. Asas impuls-momentum mengatasi kekurangan perhitungan menggunakan metode energi atau fungsi waktu. Kekurangan hukum kedua Newton dalam kasus-kasus tertentu juga dapat diatasi menggunakan asas ini, karena asas ini merupakan pengembangan dari hukum kedua Newton. Operasi matematika yang digunakan dalam asas impuls-momentum adalah [[integral]]. Asas ini umumnya digunakan pada perhitungan gaya yang bekerja pada benda yang mengalami [[tumbukan]].
[[Asas impuls-momentum]] merupakan suatu asas fisika yang menyatakan bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang berlaku pada rentang waktu tertentu. Kegunaan dari asas ini ialah untuk menghitung gaya total yang bekerja pada suatu benda dan kaitannya dengan momentum. Asas impuls-momentum mengatasi kekurangan perhitungan menggunakan metode energi atau fungsi waktu. Kekurangan hukum kedua Newton dalam kasus-kasus tertentu juga dapat diatasi menggunakan asas ini, karena asas ini merupakan pengembangan dari hukum kedua Newton. Operasi matematika yang digunakan dalam asas impuls-momentum adalah [[integral]]. Asas ini umumnya digunakan pada perhitungan gaya yang bekerja pada benda yang mengalami [[tumbukan]].<ref>Asraf, A., dan Kurniawan, B. [https://www.google.co.id/books/edition/Fisika_Dasar_untuk_Sains_dan_Teknik_Jili/n-UhEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=mekanika+Newton&printsec=frontcover Fisika Dasar untuk Sains dan Teknik: Jilid 1 Mekanika]. Bumi Aksara. 2021. hlm. 250. ISBN 978-602-444-954-4.</ref>


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*
*


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*  [http://www.gurumuda.com/impuls-momentum Impuls dan momentum]
*  [http://www.gurumuda.com/impuls-momentum Impuls dan momentum]


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Momentum&oldid=28591375 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28591375 (2025-11-21T17:12:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Momentum&oldid=28591375 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28591375 (2025-11-21T17:12:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.56

Permainan biliar

Dalam fisika, momentum atau pusa adalah besaran yang berhubungan dengan kecepatan dan massa suatu benda.

Momentum dalam mekanika klasik

Dalam mekanika klasik, momentum (dilambangkan dengan P) ditakrifkan sebagai hasil perkalian dari massa dan kecepatan, sehingga menghasilkan vektor.

Momentum suatu benda (P) yang bermassa m dan bergerak dengan kecepatan v diartikan sebagai::

𝐏=m𝐯

Massa merupakan besaran skalar, sedangkan kecepatan merupakan besaran vektor. Perkalian antara besaran skalar dengan besaran vektor akan menghasilkan besaran vektor. Jadi, momentum merupakan besaran vektor. Momentum sebuah partikel dapat dipandang sebagai ukuran kesulitan untuk mendiamkan benda. Sebagai contoh, sebuah truk berat mempunyai momentum yang lebih besar dibandingkan mobil yang ringan yang bergerak dengan kelajuan yang sama. Gaya yang lebih besar dibutuhkan untuk menghentikan truk tersebut dibandingkan dengan mobil yang ringan dalam waktu tertentu. (Besaran mv kadang-kadang dinyatakan sebagai momentum linier partikel untuk membedakannya dari momentum angular).

Hukum kekekalan momentum

Sama seperti energi, dalam kondisi tertentu, momentum suatu sistem akan kekal atau tidak berubah. Untuk memberikan pemahaman mengenai hal tersebut, maka akan digunakan konsep Pusat Massa. Misal jika ada sebuah sistem yang terdiri dari beberapa benda dengan massa 𝐦𝟏,𝐦𝟐,...... bergerak dengan kecepatan masing-masing adalah 𝐯𝟏,𝐯𝟐,......, maka kecepatan pusat massa sistem tersebut adalah:

𝐯𝐜𝐦=mi𝐯imi.

Dan jika sistem tersebut bergerak dengan dipercepat dengan percepatan masing-masing adalah 𝐚𝟏,𝐚𝟐,......, maka percepatan pusat massa sistem tersebut adalah:

𝐚𝐜𝐦=mi𝐚imi.

Sekarang jika benda-benda tersebut masing-masing diberi gaya 𝐅𝟏,𝐅𝟐,......, maka benda-benda tersebut masing-masing memiliki percepatan:

𝐚𝐢=𝐅𝐢mi.

Sehingga percepatan pusat massa sistem dapat dinyatakan sebagai:

𝐚𝐜𝐦=𝐅imi.

Notasi 𝐅i. merupakan notasi yang menyatakan resultan gaya yang bekerja pada sistem tersebut. Jika resultan gaya yang bekerja pada sistem bernilai nol (𝐅i=0), maka sistem tersebut tidak dipercepat (𝐚i=0). Jika sistem tidak dipercepat, artinya kecepatan pusat massa sistem tersebut konstan (𝐯𝐜𝐦=constant). Jadi dapat disimpulkan bahwa:

mi𝐯i=constant.

Notasi di atas merupakan notasi dari hukum kekekalan momentum. Jadi total momentum suatu sistem akan selalu kekal hanya jika resultan gaya yang bekerja pada sistem tersebut bernilai nol.

Asas

Asas impuls-momentum

Asas impuls-momentum merupakan suatu asas fisika yang menyatakan bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang berlaku pada rentang waktu tertentu. Kegunaan dari asas ini ialah untuk menghitung gaya total yang bekerja pada suatu benda dan kaitannya dengan momentum. Asas impuls-momentum mengatasi kekurangan perhitungan menggunakan metode energi atau fungsi waktu. Kekurangan hukum kedua Newton dalam kasus-kasus tertentu juga dapat diatasi menggunakan asas ini, karena asas ini merupakan pengembangan dari hukum kedua Newton. Operasi matematika yang digunakan dalam asas impuls-momentum adalah integral. Asas ini umumnya digunakan pada perhitungan gaya yang bekerja pada benda yang mengalami tumbukan.[1]

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Referensi

  1. Asraf, A., dan Kurniawan, B. Fisika Dasar untuk Sains dan Teknik: Jilid 1 Mekanika. Bumi Aksara. 2021. hlm. 250. ISBN 978-602-444-954-4.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28591375 (2025-11-21T17:12:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.