Lompat ke isi

Edwin Herbert Hall: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25829375; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Edwin Herbert Hall''' (lahir 7 Maret 1855; meninggal 20 November 1938) adalah seorang [[fisika]]wan [[Amerika Serikat]], yang menemukan teori ''Dampak Hall'' atau "[[Hall effect]]". Ia adalah [[Profesor|guru besar]] di universitas Havard. Di sana, ia mengerjakan penelitian tentang [[thermoelectric]] dan menuliskan sejumlah panduan ilmu fisika dan [[laboratorium]].
[[File:Edwin_Herbert_Hall_(1855-1938).jpg|thumb|right|280px|Edwin Herbert Hall (1855-1938)]]


Edwin Herbert Hall lahir di Gorham. Ia mempelajari gejala elektro termal pada logam. Di Universitas Johns Hopkins, Baltimore, dan mendapatkan gelar doktoralnya pada tahun 1880, pada tahun 1879 ia menemukan teori tentang elektromagnetik. Dia menemukan gejala [[elektro]] tersebut yang kemudian dinamakan [[efek Hall]]. Efek Hall terjadi karena meda[[magnet]] membelokkan muatan partikel ke sisi yang berjauhan, muatan yang tidak seimbang itu terjadi sehingga hal itu dapat diukur sebagai tegangan yang melewati konduktor. Efek yang juga ditemukan oleh Hall disebut juga galvanomagnetic, yang kemudian ditemukan oleh Walter Nernst. Setelah setahun di Eropa ia bergabung dengan fakultas [[Harvard]], ia diangkat sebagai profesor fisika pada tahun 1895, hingga ia pensiun pada tahun 1921. Hall menghabiskan sebagian besar hidup di kemudian hari mencoba untuk mengukur berbagai efek setepat mungkin. Lebih dari satu abad setelah penemuannya, [[Klaus von Klitzing]] dianugerahi Hadiah Nobel 1985 terkait karyanya pada efek Hall.
'''Edwin Herbert Hall''' (lahir 7 Maret 1855; meninggal 20 November 1938) adalah seorang [[fisika]]wan [[Amerika Serikat]], yang menemukan teori ''Dampak Hall'' atau "[[Hall effect]]".<ref>Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210</ref> Ia adalah [[Profesor|guru besar]] di universitas Havard.<ref>Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210</ref> Di sana, ia mengerjakan penelitian tentang [[thermoelectric]] dan menuliskan sejumlah panduan ilmu fisika dan [[laboratorium]].<ref>Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210</ref>


== Rujukan ==
Edwin Herbert Hall lahir di Gorham.<ref>Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210</ref> Ia mempelajari gejala elektro termal pada logam.<ref>Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210</ref> Di Universitas Johns Hopkins, Baltimore, dan mendapatkan gelar doktoralnya pada tahun 1880,<ref>Edwin Hall Answer.com [http://www.answers.com/topic/edwin-hall]</ref> pada tahun 1879 ia menemukan teori tentang elektromagnetik.<ref>Hans J. Queisser., The Conquest of the Microchip: Science and business in the silicon age, Harvard University Press, 1990, hal. 43</ref> Dia menemukan gejala [[elektro]] tersebut yang kemudian dinamakan [[efek Hall]].<ref>Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210</ref> Efek Hall terjadi karena meda[[magnet]] membelokkan muatan partikel ke sisi yang berjauhan, muatan yang tidak seimbang itu terjadi sehingga hal itu dapat diukur sebagai tegangan yang melewati konduktor.<ref>Hans J. Queisser., The Conquest of the Microchip: Science and business in the silicon age, Harvard University Press, 1990, hal. 43</ref> Efek yang juga ditemukan oleh Hall disebut juga galvanomagnetic, yang kemudian ditemukan oleh Walter Nernst.<ref>Edwin Hall Answer.com [http://www.answers.com/topic/edwin-hall]</ref> Setelah setahun di Eropa ia bergabung dengan fakultas [[Harvard]], ia diangkat sebagai profesor fisika pada tahun 1895, hingga ia pensiun pada tahun 1921.<ref>Edwin Hall Answer.com [http://www.answers.com/topic/edwin-hall]</ref> Hall menghabiskan sebagian besar hidup di kemudian hari mencoba untuk mengukur berbagai efek setepat mungkin.<ref>Edwin Hall Answer.com [http://www.answers.com/topic/edwin-hall]</ref> Lebih dari satu abad setelah penemuannya, [[Klaus von Klitzing]] dianugerahi Hadiah Nobel 1985 terkait karyanya pada efek Hall.<ref>Edwin Hall Answer.com [http://www.answers.com/topic/edwin-hall]</ref>


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Edwin+Herbert+Hall&oldid=25829375 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25829375 (2024-06-14T06:40:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Edwin+Herbert+Hall&oldid=25829375 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25829375 (2024-06-14T06:40:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.58

Edwin Herbert Hall (1855-1938)

Edwin Herbert Hall (lahir 7 Maret 1855; meninggal 20 November 1938) adalah seorang fisikawan Amerika Serikat, yang menemukan teori Dampak Hall atau "Hall effect".[1] Ia adalah guru besar di universitas Havard.[2] Di sana, ia mengerjakan penelitian tentang thermoelectric dan menuliskan sejumlah panduan ilmu fisika dan laboratorium.[3]

Edwin Herbert Hall lahir di Gorham.[4] Ia mempelajari gejala elektro termal pada logam.[5] Di Universitas Johns Hopkins, Baltimore, dan mendapatkan gelar doktoralnya pada tahun 1880,[6] pada tahun 1879 ia menemukan teori tentang elektromagnetik.[7] Dia menemukan gejala elektro tersebut yang kemudian dinamakan efek Hall.[8] Efek Hall terjadi karena medamagnet membelokkan muatan partikel ke sisi yang berjauhan, muatan yang tidak seimbang itu terjadi sehingga hal itu dapat diukur sebagai tegangan yang melewati konduktor.[9] Efek yang juga ditemukan oleh Hall disebut juga galvanomagnetic, yang kemudian ditemukan oleh Walter Nernst.[10] Setelah setahun di Eropa ia bergabung dengan fakultas Harvard, ia diangkat sebagai profesor fisika pada tahun 1895, hingga ia pensiun pada tahun 1921.[11] Hall menghabiskan sebagian besar hidup di kemudian hari mencoba untuk mengukur berbagai efek setepat mungkin.[12] Lebih dari satu abad setelah penemuannya, Klaus von Klitzing dianugerahi Hadiah Nobel 1985 terkait karyanya pada efek Hall.[13]

Referensi

  1. Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210
  2. Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210
  3. Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210
  4. Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210
  5. Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210
  6. Edwin Hall Answer.com [1]
  7. Hans J. Queisser., The Conquest of the Microchip: Science and business in the silicon age, Harvard University Press, 1990, hal. 43
  8. Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 1210
  9. Hans J. Queisser., The Conquest of the Microchip: Science and business in the silicon age, Harvard University Press, 1990, hal. 43
  10. Edwin Hall Answer.com [2]
  11. Edwin Hall Answer.com [3]
  12. Edwin Hall Answer.com [4]
  13. Edwin Hall Answer.com [5]

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25829375 (2024-06-14T06:40:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.