Hukum Pascal: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29300248; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Hukum Pascal''' adalah salah satu [[hukum fisika]] yang menyatakan bahwa [[tekanan]] yang diberikan oleh [[cairan]] dalam ruang tertutup selalu diteruskan ke segala arah dengan sama besar. Pembahasan utama dalam hukum Pascal berkaitan dengan tekanan dalam cairan. Pengembangan awal dari hukum Pascal dilakukan oleh [[matematikawan]] sekaligus [[fisikawan]] berkebangsaan [[Prancis]] yang bernama [[Blaise Pascal]] (1623-1662). | '''Hukum Pascal''' adalah salah satu [[hukum fisika]] yang menyatakan bahwa [[tekanan]] yang diberikan oleh [[cairan]] dalam ruang tertutup selalu diteruskan ke segala arah dengan sama besar.<ref>Louis Bloomfield. ''How Things Work: The Physics of Everyday Life (Third Edition)''. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 153. ISBN 047146886X.</ref> Pembahasan utama dalam hukum Pascal berkaitan dengan tekanan dalam cairan. Pengembangan awal dari hukum Pascal dilakukan oleh [[matematikawan]] sekaligus [[fisikawan]] berkebangsaan [[Prancis]] yang bernama [[Blaise Pascal]] (1623-1662). | ||
Perbedaan [[tekanan]] karena perbedaan kenaikan [[zat cair]] diformulakan sebagai berikut: | Perbedaan [[tekanan]] karena perbedaan kenaikan [[zat cair]] diformulakan sebagai berikut: | ||
| Baris 12: | Baris 12: | ||
== Kegunaan == | == Kegunaan == | ||
=== Peralatan hidraulik === | === Peralatan hidraulik === | ||
[[Kendaraan bermotor]] khususnya [[mobil]] menggunakan hukum Pascal pada peralatan [[Hidraulika|hidraulik]] yaitu [[rem]] hidraulik dan [[dongkrak]] hidraulik. Sistem pengereman mobil melibatkan penggunaan rem cakram, di mana cairan membantu mentransmisikan tekanan. Saat [[pedal rem|pedal]] ditekan, tekanan ini diteruskan ke [[Silinder (mesin) |silinder]] utama yang berisi minyak rem, memastikan responsifitas optimal dalam proses pengereman. Minyak rem kemudian menekan bantalan rem yang dihubungkan pada sebuah piringan logam sehingga menghasilkan [[gaya gesek]] antara bantalan rem dengan piringan logam. Gesekan yang terjadi kemudian menghentikan putaran [[roda]]. Sedangkan hukum Pascal pada dongkrak hidraulik digunakan untuk mengangkat mobil yang akan dicuci. Ketika salah satu [[Torak|piston]] diberi [[gaya dorong]], maka [[fluida]] di dalam piston akan tertekan sehingga menyebarkan tekanan dengan merata ke segala arah. Penyebaran tekanan menyebabkan piston lain ikut tertekan sehingga mobil terangkat. | [[Kendaraan bermotor]] khususnya [[mobil]] menggunakan hukum Pascal pada peralatan [[Hidraulika|hidraulik]] yaitu [[rem]] hidraulik dan [[dongkrak]] hidraulik. Sistem pengereman mobil melibatkan penggunaan rem cakram, di mana cairan membantu mentransmisikan tekanan. Saat [[pedal rem|pedal]] ditekan, tekanan ini diteruskan ke [[Silinder (mesin) |silinder]] utama yang berisi minyak rem, memastikan responsifitas optimal dalam proses pengereman. Minyak rem kemudian menekan bantalan rem yang dihubungkan pada sebuah piringan logam sehingga menghasilkan [[gaya gesek]] antara bantalan rem dengan piringan logam. Gesekan yang terjadi kemudian menghentikan putaran [[roda]]. Sedangkan hukum Pascal pada dongkrak hidraulik digunakan untuk mengangkat mobil yang akan dicuci. Ketika salah satu [[Torak|piston]] diberi [[gaya dorong]], maka [[fluida]] di dalam piston akan tertekan sehingga menyebarkan tekanan dengan merata ke segala arah. Penyebaran tekanan menyebabkan piston lain ikut tertekan sehingga mobil terangkat. | ||
== Daftar pustaka == | == Daftar pustaka == | ||
# | # | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hukum+Pascal&oldid=29300248 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29300248 (2026-06-01T01:05:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hukum+Pascal&oldid=29300248 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29300248 (2026-06-01T01:05:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.58
Hukum Pascal adalah salah satu hukum fisika yang menyatakan bahwa tekanan yang diberikan oleh cairan dalam ruang tertutup selalu diteruskan ke segala arah dengan sama besar.[1] Pembahasan utama dalam hukum Pascal berkaitan dengan tekanan dalam cairan. Pengembangan awal dari hukum Pascal dilakukan oleh matematikawan sekaligus fisikawan berkebangsaan Prancis yang bernama Blaise Pascal (1623-1662).
Perbedaan tekanan karena perbedaan kenaikan zat cair diformulakan sebagai berikut:
di mana, dalam sistem SI,
- ΔP adalah tekanan hidrostatik (dalam satuan pascal atau "Pa"), atau perbedaan tekanan pada 2 titik dalam sekat yang berisi zat cair, karena perbedaan berat antara keduanya;
- ρ adalah massa jenis zat cair (dalam kilogram per meter kubik);
- g adalah percepatan karena gravitasi (umumnya menggunakan percepatan ketinggian dari permukaan laut akibat gravitasi bumi, dalam satuan meter per detik pangkat 2);
- Δh adalah ketinggian zat cair di atas titik pengukuran (dalam satuan meter), atau perbedaan ketinggian antara 2 titik pada kolom yang berisi zat cair.
Kegunaan
Peralatan hidraulik
Kendaraan bermotor khususnya mobil menggunakan hukum Pascal pada peralatan hidraulik yaitu rem hidraulik dan dongkrak hidraulik. Sistem pengereman mobil melibatkan penggunaan rem cakram, di mana cairan membantu mentransmisikan tekanan. Saat pedal ditekan, tekanan ini diteruskan ke silinder utama yang berisi minyak rem, memastikan responsifitas optimal dalam proses pengereman. Minyak rem kemudian menekan bantalan rem yang dihubungkan pada sebuah piringan logam sehingga menghasilkan gaya gesek antara bantalan rem dengan piringan logam. Gesekan yang terjadi kemudian menghentikan putaran roda. Sedangkan hukum Pascal pada dongkrak hidraulik digunakan untuk mengangkat mobil yang akan dicuci. Ketika salah satu piston diberi gaya dorong, maka fluida di dalam piston akan tertekan sehingga menyebarkan tekanan dengan merata ke segala arah. Penyebaran tekanan menyebabkan piston lain ikut tertekan sehingga mobil terangkat.
Daftar pustaka
Referensi
- ↑ Louis Bloomfield. How Things Work: The Physics of Everyday Life (Third Edition). John Wiley & Sons. 2006. hlm. 153. ISBN 047146886X.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29300248 (2026-06-01T01:05:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.