Jaringan kampus: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28508140; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Jaringan kampus, ''campus area network'', ''corporate area network'', atau CAN adalah jaringan komputer yang terdiri dari interkoneksi beberapa [[jaringan area lokal]] (LAN) dalam suatu area geografis yang terbatas. Peralatan jaringan (seperti switch dan router) serta media transmisi (serat optik, kabel tembaga, kabel Cat5, dan sebagainya) hampir seluruhnya dimiliki oleh penyewa atau pemilik kampus: seperti [[perusahaan]], [[universitas]], atau [[pemerintah]]. Jaringan area kampus lebih besar daripada LAN, tetapi lebih kecil dibandingkan jaringan area [[metropolitan]] (MAN) atau jaringan area luas (WAN). | Jaringan kampus, ''campus area network'', ''corporate area network'', atau CAN adalah jaringan komputer yang terdiri dari interkoneksi beberapa [[jaringan area lokal]] (LAN) dalam suatu area geografis yang terbatas. Peralatan jaringan (seperti switch dan router) serta media transmisi (serat optik, kabel tembaga, kabel Cat5, dan sebagainya) hampir seluruhnya dimiliki oleh penyewa atau pemilik kampus: seperti [[perusahaan]], [[universitas]], atau [[pemerintah]]. Jaringan area kampus lebih besar daripada LAN, tetapi lebih kecil dibandingkan jaringan area [[metropolitan]] (MAN) atau jaringan area luas (WAN).<ref>[https://doi.org/10.1057/978-1-349-95988-4_689 Ohio Arts Council]. Palgrave Macmillan UK. 2020. hlm. 642–642. ISBN 978-1-349-95987-7.</ref> | ||
== Kampus universitas == | == Kampus universitas == | ||
Jaringan area kampus [[perguruan tinggi]] atau universitas (''campus area network'') umumnya menghubungkan sejumlah bangunan dan fasilitas yang tersebar di dalam kawasan akademik. Infrastruktur semacam ini biasanya mencakup gedung-gedung administratif yang menjadi pusat kegiatan pengelolaan universitas, gedung akademik tempat penyelenggaraan perkuliahan, serta laboratorium yang digunakan untuk riset ilmiah. Selain itu, jaringan kampus juga menghubungkan perpustakaan universitas, pusat kegiatan mahasiswa, asrama atau hunian mahasiswa, fasilitas olahraga seperti gedung serbaguna dan gymnasium, serta berbagai struktur pendukung lainnya. Struktur pendukung tersebut dapat meliputi pusat konferensi, [[pusat teknologi]], institut pelatihan, dan fasilitas eksternal lain yang berada di dalam atau di sekitar kawasan universitas tetapi tetap membutuhkan konektivitas terpadu untuk menunjang fungsi akademik, administratif, maupun sosial. | Jaringan area kampus [[perguruan tinggi]] atau universitas (''campus area network'') umumnya menghubungkan sejumlah bangunan dan fasilitas yang tersebar di dalam kawasan akademik. Infrastruktur semacam ini biasanya mencakup gedung-gedung administratif yang menjadi pusat kegiatan pengelolaan universitas, gedung akademik tempat penyelenggaraan perkuliahan, serta laboratorium yang digunakan untuk riset ilmiah. Selain itu, jaringan kampus juga menghubungkan perpustakaan universitas, pusat kegiatan mahasiswa, asrama atau hunian mahasiswa, fasilitas olahraga seperti gedung serbaguna dan gymnasium, serta berbagai struktur pendukung lainnya. Struktur pendukung tersebut dapat meliputi pusat konferensi, [[pusat teknologi]], institut pelatihan, dan fasilitas eksternal lain yang berada di dalam atau di sekitar kawasan universitas tetapi tetap membutuhkan konektivitas terpadu untuk menunjang fungsi akademik, administratif, maupun sosial. | ||
Dalam konteks historis, sejumlah proyek awal yang berperan penting dalam pengembangan jaringan area kampus modern antara lain adalah Stanford University Network di [[Universitas Stanford]], yang menjadi salah satu contoh perintis dalam membangun jaringan komputer terintegrasi untuk kebutuhan akademik dan penelitian. Proyek Athena di [[Institut Teknologi Massachusetts]] (MIT) juga merupakan tonggak penting, yang bertujuan menciptakan lingkungan komputasi terdistribusi bagi mahasiswa dan staf akademik, sekaligus memperkenalkan berbagai konsep yang kelak menjadi standar dalam pengelolaan jaringan kampus. | Dalam konteks historis, sejumlah proyek awal yang berperan penting dalam pengembangan jaringan area kampus modern antara lain adalah Stanford University Network di [[Universitas Stanford]],<ref>[https://doi.org/10.5465/amr.2008.31193591 Technology Perspective on Network Resources , by Riitta Katila, Stanford University, Stanford, CA Technology Perspective on Network Resources , by KatilaRiitta, Stanford University, Stanford, CA]. ''Academy of Management Review''. 2008-04. Vol. 33 (2). hlm. 550–553. doi:10.5465/amr.2008.31193591.</ref> yang menjadi salah satu contoh perintis dalam membangun jaringan komputer terintegrasi untuk kebutuhan akademik dan penelitian. Proyek Athena di [[Institut Teknologi Massachusetts]] (MIT)<ref>Ada Lerner. [https://doi.org/10.1145/3133956.3134042 Rewriting History]. ''Proceedings of the 2017 ACM SIGSAC Conference on Computer and Communications Security''. ACM. 2017-10-30. hlm. 1741–1755. doi:10.1145/3133956.3134042.</ref> juga merupakan tonggak penting, yang bertujuan menciptakan lingkungan komputasi terdistribusi bagi mahasiswa dan staf akademik, sekaligus memperkenalkan berbagai konsep yang kelak menjadi standar dalam pengelolaan jaringan kampus. | ||
Sementara itu, Andrew Project di [[Universitas Carnegie Mellon]]berfungsi sebagai platform eksperimental yang menggabungkan teknologi jaringan, sistem file terdistribusi, dan perangkat lunak kolaboratif, sehingga menjadi salah satu model awal bagi arsitektur jaringan kampus berskala besar. Secara keseluruhan, proyek-proyek ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan metodologi, arsitektur, dan teknologi yang kini digunakan secara luas dalam jaringan kampus di seluruh dunia. | Sementara itu, Andrew Project di [[Universitas Carnegie Mellon]]<ref>N. S. Borenstein. [https://dl.acm.org/doi/10.1145/272682.272717 CMU's Andrew project: a retrospective]. ''Commun. ACM''. 1996-12-01. Vol. 39 (12es). hlm. 298–es. doi:10.1145/272682.272717.</ref>berfungsi sebagai platform eksperimental yang menggabungkan teknologi jaringan, sistem file terdistribusi, dan perangkat lunak kolaboratif, sehingga menjadi salah satu model awal bagi arsitektur jaringan kampus berskala besar. Secara keseluruhan, proyek-proyek ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan metodologi, arsitektur, dan teknologi yang kini digunakan secara luas dalam jaringan kampus di seluruh dunia. | ||
= Referensi = | = Referensi = | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan+kampus&oldid=28508140 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28508140 (2025-11-16T06:59:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jaringan+kampus&oldid=28508140 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28508140 (2025-11-16T06:59:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.11
Jaringan kampus, campus area network, corporate area network, atau CAN adalah jaringan komputer yang terdiri dari interkoneksi beberapa jaringan area lokal (LAN) dalam suatu area geografis yang terbatas. Peralatan jaringan (seperti switch dan router) serta media transmisi (serat optik, kabel tembaga, kabel Cat5, dan sebagainya) hampir seluruhnya dimiliki oleh penyewa atau pemilik kampus: seperti perusahaan, universitas, atau pemerintah. Jaringan area kampus lebih besar daripada LAN, tetapi lebih kecil dibandingkan jaringan area metropolitan (MAN) atau jaringan area luas (WAN).[1]
Kampus universitas
Jaringan area kampus perguruan tinggi atau universitas (campus area network) umumnya menghubungkan sejumlah bangunan dan fasilitas yang tersebar di dalam kawasan akademik. Infrastruktur semacam ini biasanya mencakup gedung-gedung administratif yang menjadi pusat kegiatan pengelolaan universitas, gedung akademik tempat penyelenggaraan perkuliahan, serta laboratorium yang digunakan untuk riset ilmiah. Selain itu, jaringan kampus juga menghubungkan perpustakaan universitas, pusat kegiatan mahasiswa, asrama atau hunian mahasiswa, fasilitas olahraga seperti gedung serbaguna dan gymnasium, serta berbagai struktur pendukung lainnya. Struktur pendukung tersebut dapat meliputi pusat konferensi, pusat teknologi, institut pelatihan, dan fasilitas eksternal lain yang berada di dalam atau di sekitar kawasan universitas tetapi tetap membutuhkan konektivitas terpadu untuk menunjang fungsi akademik, administratif, maupun sosial.
Dalam konteks historis, sejumlah proyek awal yang berperan penting dalam pengembangan jaringan area kampus modern antara lain adalah Stanford University Network di Universitas Stanford,[2] yang menjadi salah satu contoh perintis dalam membangun jaringan komputer terintegrasi untuk kebutuhan akademik dan penelitian. Proyek Athena di Institut Teknologi Massachusetts (MIT)[3] juga merupakan tonggak penting, yang bertujuan menciptakan lingkungan komputasi terdistribusi bagi mahasiswa dan staf akademik, sekaligus memperkenalkan berbagai konsep yang kelak menjadi standar dalam pengelolaan jaringan kampus.
Sementara itu, Andrew Project di Universitas Carnegie Mellon[4]berfungsi sebagai platform eksperimental yang menggabungkan teknologi jaringan, sistem file terdistribusi, dan perangkat lunak kolaboratif, sehingga menjadi salah satu model awal bagi arsitektur jaringan kampus berskala besar. Secara keseluruhan, proyek-proyek ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan metodologi, arsitektur, dan teknologi yang kini digunakan secara luas dalam jaringan kampus di seluruh dunia.
Referensi
Referensi
- ↑ Ohio Arts Council. Palgrave Macmillan UK. 2020. hlm. 642–642. ISBN 978-1-349-95987-7.
- ↑ Technology Perspective on Network Resources , by Riitta Katila, Stanford University, Stanford, CA Technology Perspective on Network Resources , by KatilaRiitta, Stanford University, Stanford, CA. Academy of Management Review. 2008-04. Vol. 33 (2). hlm. 550–553. doi:10.5465/amr.2008.31193591.
- ↑ Ada Lerner. Rewriting History. Proceedings of the 2017 ACM SIGSAC Conference on Computer and Communications Security. ACM. 2017-10-30. hlm. 1741–1755. doi:10.1145/3133956.3134042.
- ↑ N. S. Borenstein. CMU's Andrew project: a retrospective. Commun. ACM. 1996-12-01. Vol. 39 (12es). hlm. 298–es. doi:10.1145/272682.272717.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28508140 (2025-11-16T06:59:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.