Lompat ke isi

Radiasi termal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28068420; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Radiasi termal''' adalah [[radiasi elektromagnetik]] yang dipancarkan oleh gerakan termal dari partikel pada suatu benda. Setiap benda yang memiliki [[suhu]] lebih tinggi dari [[nol absolut]] memancarkan radiasi termal. Emisi dari energi yang meningkat dari kombinasi elektronik, molekul, dan [[osilasi]] kekisi pada material. [[Energi kinetik]] dikonversikan ke [[elektromagnetisme]] oleh karena [[Formula Larmor|akselerasi muatan]] atau osilasi [[dipol]]. Pada [[suhu ruangan]], kebanyakan emisi berada pada spektrum [[inframerah]] (IR),. Walau pun begitu, suhu di atas 525 °C cukup membuat [[Spektrum kasat mata|kasat mata]] yang membuat benda jadi terlihat menyala. Cahaya yang terlihat ini disebut sebagai '''pijar'''. Radiasi termal merupakan salah satu mekanisme [[perpindahan panas]], bersama dengan [[Konduksi termal|konduksi]] dan [[Konveksi (perpindahan panas)|konveksi]].
[[File:Hot_metalwork.jpg|thumb|right|280px|Hot metalwork]]


Metode utama dari [[Matahari]] untuk memindahkan kalor ke [[Bumi]] adalah melalui radiasi termal. Energi ini diserap sebagian dan disebarkan di [[atmosfer]], dengan persebaran energi tersebut yang membuat langit terlihat berwarna biru. Banyak dari radiasi Matahari dikirimkan melalui atmosfer ke permukaan yang selanjutnya diserap atau dipantulkan.
'''Radiasi termal''' adalah [[radiasi elektromagnetik]] yang dipancarkan oleh gerakan termal dari partikel pada suatu benda. Setiap benda yang memiliki [[suhu]] lebih tinggi dari [[nol absolut]] memancarkan radiasi termal. Emisi dari energi yang meningkat dari kombinasi elektronik, molekul, dan [[osilasi]] kekisi pada material.<ref>John R. Howell. ''Thermal radiation heat transfer''. CRC Press, Taylor & Francis Group. 2016. ISBN 978-1-4665-9326-8.</ref> [[Energi kinetik]] dikonversikan ke [[elektromagnetisme]] oleh karena [[Formula Larmor|akselerasi muatan]] atau osilasi [[dipol]]. Pada [[suhu ruangan]], kebanyakan emisi berada pada spektrum [[inframerah]] (IR),<ref>José. Meseguer. [https://www.worldcat.org/oclc/903167592 Spacecraft thermal control]. Woodhead Pub. 2012. ISBN 978-0-85709-608-1.</ref>. Walau pun begitu, suhu di atas 525&nbsp;°C cukup membuat [[Spektrum kasat mata|kasat mata]] yang membuat benda jadi terlihat menyala. Cahaya yang terlihat ini disebut sebagai '''pijar'''. Radiasi termal merupakan salah satu mekanisme [[perpindahan panas]], bersama dengan [[Konduksi termal|konduksi]] dan [[Konveksi (perpindahan panas)|konveksi]].
 
Metode utama dari [[Matahari]] untuk memindahkan kalor ke [[Bumi]] adalah melalui radiasi termal. Energi ini diserap sebagian dan disebarkan di [[atmosfer]], dengan persebaran energi tersebut yang membuat langit terlihat berwarna biru.<ref>Max Planck. [https://books.google.com/books?id=2PR_AAAAMAAJ&dq=Planck,+M.,+The+Theory+of+Heat+Radiation,+Dover+Publications,+New+York,+1959.&pg=PR13 The Theory of Heat Radiation]. P Blakiston's Son & Co. 1914.</ref> Banyak dari radiasi Matahari dikirimkan melalui atmosfer ke permukaan yang selanjutnya diserap atau dipantulkan.


Radiasi termal dapat digunaka untuk mendeteksi objek atau fenomena yang biasanya tidak tampak pada [[mata manusia]]. [[Kamera termografis]] membuat sebuah gambar dengan menginderakan radiasi [[inframerah]]. Gambar ini dapat merepresentasikan gradasi suhu dari sebuah adegan dan biasanya digunakan untuk menemukan objek dengan suhu lebih tinggi dari sekitarnya. Pada lingkungan yang gelap, di mana cahaya tampak pada level yang rendah, gambar inframerah dapat digunakan untuk menemukan binatang atau manusia oleh karena suhu tubuh mereka. [[Radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis]] adalah salah satu contoh lain dari radiasi termal.
Radiasi termal dapat digunaka untuk mendeteksi objek atau fenomena yang biasanya tidak tampak pada [[mata manusia]]. [[Kamera termografis]] membuat sebuah gambar dengan menginderakan radiasi [[inframerah]]. Gambar ini dapat merepresentasikan gradasi suhu dari sebuah adegan dan biasanya digunakan untuk menemukan objek dengan suhu lebih tinggi dari sekitarnya. Pada lingkungan yang gelap, di mana cahaya tampak pada level yang rendah, gambar inframerah dapat digunakan untuk menemukan binatang atau manusia oleh karena suhu tubuh mereka. [[Radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis]] adalah salah satu contoh lain dari radiasi termal.


[[Radiasi benda hitam]] adalah konsep yang digunakan untuk menganalisis radiasi termal pada sistem yang ideal. Model ini mengaplikasikan jika sebuah objek yang mengeluarkan radiasi bertemu dengan karakteristik dari [[benda hitam]] pada [[kesetimbangan termodinamika]]. [[Hukum Planck]] mendeskripsikan spektrum radiasi benda hitam dan menghubungkan  dari benda dengan suhunya.  menentukan frekuensi paling mungkin dari radiasi yang dipancarkan, dan [[hukum Stefan–Boltzmann]] memberikan intensitas pemancar radiasi. Ketika radiasi benda hitam tidak dapat diperkirakan, emisi dan penyerapan radiasi dapat dimodelkan dengan [[elektrodinamika kuantum]] (QED).
[[Radiasi benda hitam]] adalah konsep yang digunakan untuk menganalisis radiasi termal pada sistem yang ideal. Model ini mengaplikasikan jika sebuah objek yang mengeluarkan radiasi bertemu dengan karakteristik dari [[benda hitam]] pada [[kesetimbangan termodinamika]].<ref>Kerson Huang. [https://archive.org/details/statisticalmecha0000huan_02ed Statistical mechanics]. Wiley. 1987. ISBN 978-0-471-81518-1.</ref> [[Hukum Planck]] mendeskripsikan spektrum radiasi benda hitam dan menghubungkan  dari benda dengan suhunya.  menentukan frekuensi paling mungkin dari radiasi yang dipancarkan, dan [[hukum Stefan–Boltzmann]] memberikan intensitas pemancar radiasi.<ref>Kerson Huang. [https://archive.org/details/statisticalmecha0000huan_02ed Statistical mechanics]. Wiley. 1987. ISBN 978-0-471-81518-1.</ref> Ketika radiasi benda hitam tidak dapat diperkirakan, emisi dan penyerapan radiasi dapat dimodelkan dengan [[elektrodinamika kuantum]] (QED).<ref>John R. Howell. ''Thermal radiation heat transfer''. CRC Press, Taylor & Francis Group. 2016. ISBN 978-1-4665-9326-8.</ref>


==Perpindahan panas antara permukaan==
==Perpindahan panas antara permukaan==
Baris 12: Baris 14:
Total perpindahan panas radiasi dari satu permukaan ke permukaan lain adalah radiasi yang meninggalkan permukaan pertama ke permukaan lain dikurangi dengan yang masuk dari permukaan kedua. + \frac{1 - \varepsilon_2}{A_2\varepsilon_2}}</math>
Total perpindahan panas radiasi dari satu permukaan ke permukaan lain adalah radiasi yang meninggalkan permukaan pertama ke permukaan lain dikurangi dengan yang masuk dari permukaan kedua. + \frac{1 - \varepsilon_2}{A_2\varepsilon_2}}</math>


dengan <math>\varepsilon_1</math> dan <math>\varepsilon_2</math> adalah emisivitas dari permukaan.
dengan <math>\varepsilon_1</math> dan <math>\varepsilon_2</math> adalah emisivitas dari permukaan.<ref>Yunus A. Çengel. [https://www.worldcat.org/title/463634284 Heat and mass transfer: fundamentals & applications]. McGraw-Hill. 2011. ISBN 978-0-07-339812-9.</ref>
}}
}}


Formula dari perpindahan panas radiasi dapat diturunkan untuk aransemen spesifik atau yang lebih rumit, seperti antara pelat paralel, bola konsentris, dan permukaan dalam tabung.
Formula dari perpindahan panas radiasi dapat diturunkan untuk aransemen spesifik atau yang lebih rumit, seperti antara pelat paralel, bola konsentris, dan permukaan dalam tabung.<ref>Yunus A. Çengel. [https://www.worldcat.org/title/463634284 Heat and mass transfer: fundamentals & applications]. McGraw-Hill. 2011. ISBN 978-0-07-339812-9.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radiasi+termal&oldid=28068420 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28068420 (2025-10-17T13:18:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radiasi+termal&oldid=28068420 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28068420 (2025-10-17T13:18:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.06

Hot metalwork

Radiasi termal adalah radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh gerakan termal dari partikel pada suatu benda. Setiap benda yang memiliki suhu lebih tinggi dari nol absolut memancarkan radiasi termal. Emisi dari energi yang meningkat dari kombinasi elektronik, molekul, dan osilasi kekisi pada material.[1] Energi kinetik dikonversikan ke elektromagnetisme oleh karena akselerasi muatan atau osilasi dipol. Pada suhu ruangan, kebanyakan emisi berada pada spektrum inframerah (IR),[2]. Walau pun begitu, suhu di atas 525 °C cukup membuat kasat mata yang membuat benda jadi terlihat menyala. Cahaya yang terlihat ini disebut sebagai pijar. Radiasi termal merupakan salah satu mekanisme perpindahan panas, bersama dengan konduksi dan konveksi.

Metode utama dari Matahari untuk memindahkan kalor ke Bumi adalah melalui radiasi termal. Energi ini diserap sebagian dan disebarkan di atmosfer, dengan persebaran energi tersebut yang membuat langit terlihat berwarna biru.[3] Banyak dari radiasi Matahari dikirimkan melalui atmosfer ke permukaan yang selanjutnya diserap atau dipantulkan.

Radiasi termal dapat digunaka untuk mendeteksi objek atau fenomena yang biasanya tidak tampak pada mata manusia. Kamera termografis membuat sebuah gambar dengan menginderakan radiasi inframerah. Gambar ini dapat merepresentasikan gradasi suhu dari sebuah adegan dan biasanya digunakan untuk menemukan objek dengan suhu lebih tinggi dari sekitarnya. Pada lingkungan yang gelap, di mana cahaya tampak pada level yang rendah, gambar inframerah dapat digunakan untuk menemukan binatang atau manusia oleh karena suhu tubuh mereka. Radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis adalah salah satu contoh lain dari radiasi termal.

Radiasi benda hitam adalah konsep yang digunakan untuk menganalisis radiasi termal pada sistem yang ideal. Model ini mengaplikasikan jika sebuah objek yang mengeluarkan radiasi bertemu dengan karakteristik dari benda hitam pada kesetimbangan termodinamika.[4] Hukum Planck mendeskripsikan spektrum radiasi benda hitam dan menghubungkan dari benda dengan suhunya. menentukan frekuensi paling mungkin dari radiasi yang dipancarkan, dan hukum Stefan–Boltzmann memberikan intensitas pemancar radiasi.[5] Ketika radiasi benda hitam tidak dapat diperkirakan, emisi dan penyerapan radiasi dapat dimodelkan dengan elektrodinamika kuantum (QED).[6]

Perpindahan panas antara permukaan

Perhitungan dari perpindahan panas radiasi antara kelompok objek memerlukan solusi dari suatu sistem persamaan yang menggunakan metode radiositas. Pada perhitungan ini, konfigurasi geometri dari masalah tersebut diselesaikan dari beberapa angka yang disebut sebagai , yang memberikan proporsi terhadap radiasi yang dikeluarkan oleh satu permukaan ke permukaan spesifik lain. Perhitungan ini penting pada industri energi panas surya, pendidih, dan penelusuran sinar.

Total perpindahan panas radiasi dari satu permukaan ke permukaan lain adalah radiasi yang meninggalkan permukaan pertama ke permukaan lain dikurangi dengan yang masuk dari permukaan kedua. + \frac{1 - \varepsilon_2}{A_2\varepsilon_2}}</math>

dengan ε1 dan ε2 adalah emisivitas dari permukaan.[7] }}

Formula dari perpindahan panas radiasi dapat diturunkan untuk aransemen spesifik atau yang lebih rumit, seperti antara pelat paralel, bola konsentris, dan permukaan dalam tabung.[8]

Referensi

  1. John R. Howell. Thermal radiation heat transfer. CRC Press, Taylor & Francis Group. 2016. ISBN 978-1-4665-9326-8.
  2. José. Meseguer. Spacecraft thermal control. Woodhead Pub. 2012. ISBN 978-0-85709-608-1.
  3. Max Planck. The Theory of Heat Radiation. P Blakiston's Son & Co. 1914.
  4. Kerson Huang. Statistical mechanics. Wiley. 1987. ISBN 978-0-471-81518-1.
  5. Kerson Huang. Statistical mechanics. Wiley. 1987. ISBN 978-0-471-81518-1.
  6. John R. Howell. Thermal radiation heat transfer. CRC Press, Taylor & Francis Group. 2016. ISBN 978-1-4665-9326-8.
  7. Yunus A. Çengel. Heat and mass transfer: fundamentals & applications. McGraw-Hill. 2011. ISBN 978-0-07-339812-9.
  8. Yunus A. Çengel. Heat and mass transfer: fundamentals & applications. McGraw-Hill. 2011. ISBN 978-0-07-339812-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28068420 (2025-10-17T13:18:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.