Lompat ke isi

Pengendapan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28656520; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sedimentasi''' atau '''pengendapan''' adalah suatu proses mengendapnya material yang diangkut oleh media [[air]], [[angin]], [[es]] atau [[gletser]] di suatu cekungan. [[Delta]] yang terdapat di mulut-mulut [[sungai]] adalah hasil dan proses pengendapan material-material yang diangkut oleh air sungai, sedangkan [[bukit pasir]] (''sand dunes'') yang terdapat di [[gurun]] dan di tepi [[pantai]] adalah pengendapan dari material-material yang diangkut oleh angin.
'''Sedimentasi''' atau '''pengendapan''' adalah suatu proses mengendapnya material yang diangkut oleh media [[air]], [[angin]], [[es]] atau [[gletser]] di suatu cekungan.<ref>[https://www.zenius.net/prologmateri/geografi/a/555/sedimentas Sedimentasi Zenius Education Zenius Education]. ''zenius.net''.</ref> [[Delta]] yang terdapat di mulut-mulut [[sungai]] adalah hasil dan proses pengendapan material-material yang diangkut oleh air sungai, sedangkan [[bukit pasir]] (''sand dunes'') yang terdapat di [[gurun]] dan di tepi [[pantai]] adalah pengendapan dari material-material yang diangkut oleh angin.<ref>National Geographic Society. [http://www.nationalgeographic.org/encyclopedia/dune/ dune]. ''National Geographic Society''. 2011-01-28.</ref>


== Jenis Sedimentasi ==
== Jenis Sedimentasi ==
Baris 10: Baris 10:
Dalam bidang kimia, sedimentasi telah digunakan untuk mengukur ukuran molekul besar ([[makromolekul]]), di mana gaya gravitasi ditambah dengan [[gaya sentrifugal]] dalam [[ultrasentrifugasi]].
Dalam bidang kimia, sedimentasi telah digunakan untuk mengukur ukuran molekul besar ([[makromolekul]]), di mana gaya gravitasi ditambah dengan [[gaya sentrifugal]] dalam [[ultrasentrifugasi]].
==Keseimbangan sedimentasi==
==Keseimbangan sedimentasi==
Ketika partikel-partikel yang mengendap dari suspensi mencapai batas yang keras, konsentrasi partikel pada batas tersebut dilawan oleh [[difusi]] partikel. Distribusi sedimen di dekat batas tersebut masuk ke dalam [[keseimbangan sedimentasi]]. Pengukuran distribusi menghasilkan informasi tentang sifat partikel.
Ketika partikel-partikel yang mengendap dari suspensi mencapai batas yang keras, konsentrasi partikel pada batas tersebut dilawan oleh [[difusi]] partikel. Distribusi sedimen di dekat batas tersebut masuk ke dalam [[keseimbangan sedimentasi]]. Pengukuran distribusi menghasilkan informasi tentang sifat partikel.<ref>[https://www.nobelprize.org/prizes/physics/1926/summary/ The Nobel Prize in Physics 1926]. ''NobelPrize.org''. 27 Nov 2021.</ref><ref>Roberto Piazza. [https://iopscience.iop.org/article/10.1088/0953-8984/24/28/284109 The unbearable heaviness of colloids: facts, surprises, and puzzles in sedimentation]. ''Journal of Physics: Condensed Matter''. 2012-06-27. Vol. 24 (28). hlm. 284109. doi:10.1088/0953-8984/24/28/284109.</ref>


== Hasil ==
== Hasil ==
Hasil dari sedimentasi ini dapat berupa batuan breksi dan batuan konglomerat yang terendapkan tidak jauh dari sumbernya, batu pasir yang terendapkan lebih jauh dari batu breksi dan batuan konglomerat, serta lempung yang terendapkan jauh dari sumbernya.
Hasil dari sedimentasi ini dapat berupa batuan breksi dan batuan konglomerat yang terendapkan tidak jauh dari sumbernya, batu pasir yang terendapkan lebih jauh dari batu breksi dan batuan konglomerat, serta lempung yang terendapkan jauh dari sumbernya.
== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengendapan&oldid=28656520 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28656520 (2025-12-03T06:03:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengendapan&oldid=28656520 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28656520 (2025-12-03T06:03:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.20

Sedimentasi atau pengendapan adalah suatu proses mengendapnya material yang diangkut oleh media air, angin, es atau gletser di suatu cekungan.[1] Delta yang terdapat di mulut-mulut sungai adalah hasil dan proses pengendapan material-material yang diangkut oleh air sungai, sedangkan bukit pasir (sand dunes) yang terdapat di gurun dan di tepi pantai adalah pengendapan dari material-material yang diangkut oleh angin.[2]

Jenis Sedimentasi

sedimentasi dapat dibedakan:

  1. Sedimentasi air, misalnya terjadi di sungai.
  2. Sedimentasi angin, biasanya disebut sedimentasi aeolis
  3. Sedimentasi gletser, menghasilkan drumlin, moraine, ketles dan esker.

Dalam bidang kimia

Dalam bidang kimia, sedimentasi telah digunakan untuk mengukur ukuran molekul besar (makromolekul), di mana gaya gravitasi ditambah dengan gaya sentrifugal dalam ultrasentrifugasi.

Keseimbangan sedimentasi

Ketika partikel-partikel yang mengendap dari suspensi mencapai batas yang keras, konsentrasi partikel pada batas tersebut dilawan oleh difusi partikel. Distribusi sedimen di dekat batas tersebut masuk ke dalam keseimbangan sedimentasi. Pengukuran distribusi menghasilkan informasi tentang sifat partikel.[3][4]

Hasil

Hasil dari sedimentasi ini dapat berupa batuan breksi dan batuan konglomerat yang terendapkan tidak jauh dari sumbernya, batu pasir yang terendapkan lebih jauh dari batu breksi dan batuan konglomerat, serta lempung yang terendapkan jauh dari sumbernya.

Referensi

  1. Sedimentasi Zenius Education Zenius Education. zenius.net.
  2. National Geographic Society. dune. National Geographic Society. 2011-01-28.
  3. The Nobel Prize in Physics 1926. NobelPrize.org. 27 Nov 2021.
  4. Roberto Piazza. The unbearable heaviness of colloids: facts, surprises, and puzzles in sedimentation. Journal of Physics: Condensed Matter. 2012-06-27. Vol. 24 (28). hlm. 284109. doi:10.1088/0953-8984/24/28/284109.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28656520 (2025-12-03T06:03:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.