Gangguan irama bicara: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28654694; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
== Klasifikasi == | == Klasifikasi == | ||
Gangguan irama bicara merupakan gangguan berbicara dan gangguan komunikasi yang juga telah digambarkan sebagai gangguan kelancaran berbicara. | Gangguan irama bicara merupakan gangguan berbicara dan gangguan komunikasi yang juga telah digambarkan sebagai gangguan kelancaran berbicara.<ref>David A. Daly. ''Stuttering and Related Disorders of Fluency''. Thieme. 1999. hlm. 222. ISBN 0-86577-764-0.</ref> | ||
Didefinisikan sebagai:<blockquote>"Gangguan irama bicara merupakan gangguan kelancaran berbicara dengan ciri-ciri kecepatan berbicara yang dirasa tidak normal, tidak menentu, atau kedua-duanya sekaligus bagi pembicara (walaupun beberapa jika diukur kecepatan per-suku kata tidak melebihi batas normal). Kecepatan berbicara yang tidak normal ini dapat ditunjukkan oleh satu atau lebih gejala berikut: (a) jumlah berlebih dari ketidak-lancaran berbicara, yang kebanyakan tidak sama dengan orang-orang yang mengalami [[gagap]]; (b) seringnya penempatan jeda dan penggunaan pola kalimat yang tidak sesuai dengan arti kata atau kalimat yang dimaksud; dan (c) ketidaksesuaian – biasanya melebihi – tingkatan nada pengucapan, terutama pada suku kata banyak. ".</blockquote> | Didefinisikan sebagai:<blockquote>"Gangguan irama bicara merupakan gangguan kelancaran berbicara dengan ciri-ciri kecepatan berbicara yang dirasa tidak normal, tidak menentu, atau kedua-duanya sekaligus bagi pembicara (walaupun beberapa jika diukur kecepatan per-suku kata tidak melebihi batas normal). Kecepatan berbicara yang tidak normal ini dapat ditunjukkan oleh satu atau lebih gejala berikut: (a) jumlah berlebih dari ketidak-lancaran berbicara, yang kebanyakan tidak sama dengan orang-orang yang mengalami [[gagap]]; (b) seringnya penempatan jeda dan penggunaan pola kalimat yang tidak sesuai dengan arti kata atau kalimat yang dimaksud; dan (c) ketidaksesuaian – biasanya melebihi – tingkatan nada pengucapan, terutama pada suku kata banyak. ".<ref>St. Louis, K. O., Myers, F. L., Bakker, K., & Raphael, L. J. (2007). Understanding and treating cluttering. In E. G. Conture & R. F. Curlee (Eds.) Stuttering and related disorders of fluency, 3rd ed. (pp. 297-325). NY: Thieme.</ref></blockquote> | ||
== Ciri-ciri == | == Ciri-ciri == | ||
[[Spoonerism]], [[malapropisms]], [[Colemanballs]], dan [[Freudian slips]] merupakan salah satu contoh dari Gangguan Irama Bicara. [[Gagap]], istilah yang sering kita temui, sering merujuk kepada gangguan pengucapan kata daripada pada gangguan irama bicara. Bicara cepat biasanya terjadi pada penutur normal, sedang gagap merupakan gangguan bicara – dan biasanya terjadi pada pembicara yang sedang gugup, dimana pembicara gugup lebih menyerupai gangguan irama bicara daripada gagap. | [[Spoonerism]], [[malapropisms]], [[Colemanballs]], dan [[Freudian slips]] merupakan salah satu contoh dari Gangguan Irama Bicara. [[Gagap]], istilah yang sering kita temui, sering merujuk kepada gangguan pengucapan kata daripada pada gangguan irama bicara. Bicara cepat biasanya terjadi pada penutur normal, sedang gagap merupakan gangguan bicara – dan biasanya terjadi pada pembicara yang sedang gugup, dimana pembicara gugup lebih menyerupai gangguan irama bicara daripada gagap. | ||
Gangguan irama bicara sering dibingunkan dengan gagap. Kedua gangguan berbicara ini mengubah aliran berbicara. Bagaimanapun, gagap sering diistilahkan sebagai gangguan berbicara, sedangkan gangguan irama bicara diistilahkan sebagai gangguan pada bahasa. Dengan kata lain, penderita gagap memiliki pola pikir yang logis, tetapi tidak dapat mengungkapkan pikiran tersebut; secara kontras, penderita gangguan irama bicara tidak memiliki masalah menguraikan pikirannya ke dalam kata-kata, tetapi gagasan yang ia katakan menjadi tidak terorganisir saat berbicara. Gangguan irama bicara tidak hanya memengaruhi gaya berbicara, tetapi juga pola pikir, menulis, mengetik, dan percakapan. . | Gangguan irama bicara sering dibingunkan dengan gagap. Kedua gangguan berbicara ini mengubah aliran berbicara. Bagaimanapun, gagap sering diistilahkan sebagai gangguan berbicara, sedangkan gangguan irama bicara diistilahkan sebagai gangguan pada bahasa. Dengan kata lain, penderita gagap memiliki pola pikir yang logis, tetapi tidak dapat mengungkapkan pikiran tersebut; secara kontras, penderita gangguan irama bicara tidak memiliki masalah menguraikan pikirannya ke dalam kata-kata, tetapi gagasan yang ia katakan menjadi tidak terorganisir saat berbicara. Gangguan irama bicara tidak hanya memengaruhi gaya berbicara, tetapi juga pola pikir, menulis, mengetik, dan percakapan. .<ref>[http://www.stammering.org/cluttered.html When speech is too cluttered - British Stammering Association].</ref> | ||
Penderita gagap biasanya tidak teratur saat pertama kali berbicara, namun akan mulai fasih ketika akhir pengucapan. Sedangkan penderita gangguan irama bicara biasanya sangat jelas pengungkapan bicara di awalnya, tetapi kecepatan berbicara mereka mulai meningkat lalu kejelasan berbicara mulai menurun hingga akhir pengucapan. | Penderita gagap biasanya tidak teratur saat pertama kali berbicara, namun akan mulai fasih ketika akhir pengucapan. Sedangkan penderita gangguan irama bicara biasanya sangat jelas pengungkapan bicara di awalnya, tetapi kecepatan berbicara mereka mulai meningkat lalu kejelasan berbicara mulai menurun hingga akhir pengucapan. | ||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
Gagap diciri-cirikan memiliki kebiasaan sulit mengawali pembicaraan, seperti produksi otot bicara yang berlebih. Namun tidak demikian pada gangguan irama. Gangguan irama bicara juga memiliki ciri-ciri kata yang menyatu, berubah atau sulit dimengerti pada suara yang mengandung huruf /r/ dan /l/; serta cara berbicara monoton yang dimulai dengan berbicara keras hingga berakhir seperti berbisik. | Gagap diciri-cirikan memiliki kebiasaan sulit mengawali pembicaraan, seperti produksi otot bicara yang berlebih. Namun tidak demikian pada gangguan irama. Gangguan irama bicara juga memiliki ciri-ciri kata yang menyatu, berubah atau sulit dimengerti pada suara yang mengandung huruf /r/ dan /l/; serta cara berbicara monoton yang dimulai dengan berbicara keras hingga berakhir seperti berbisik. | ||
Penderita gangguan irama bicara sering merasakan perasaan yang berhubungan dengan cara berbicara seperti: | Penderita gangguan irama bicara sering merasakan perasaan yang berhubungan dengan cara berbicara seperti: | ||
== Diagnosis yang berbeda == | == Diagnosis yang berbeda == | ||
Gangguan irama bicara dapat sering dikelirukan dengan lambatnya berbicara, gangguan bahasa, ketidak-mampuan belajar, dan ADHD. ). Penderita gangguan irama bicara sering memiliki ketidak-mampuan untuk membaca dan menulis, ketidak-mampuan menulis dengan tangan di mana kurangnya integrasi antara ide dan ruang. . | Gangguan irama bicara dapat sering dikelirukan dengan lambatnya berbicara, gangguan bahasa, ketidak-mampuan belajar, dan ADHD. ).<ref>David A. Daly. ''Stuttering and Related Disorders of Fluency''. Thieme. 1999. hlm. 233. ISBN 0-86577-764-0.</ref> Penderita gangguan irama bicara sering memiliki ketidak-mampuan untuk membaca dan menulis, ketidak-mampuan menulis dengan tangan di mana kurangnya integrasi antara ide dan ruang. .<ref>[http://www.content.onlypunjab.com/Article/Fluency-Disorders--Stuttering-vs-Cluttering/4200320092003249120 Fluency Disorders: Stuttering vs Cluttering].</ref> | ||
== Penanganan == | == Penanganan == | ||
| Baris 23: | Baris 22: | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
[[Battaros]] merupakan raja legendaris [[Libya]] yang berbicara dengan sangat cepat dan gaya bahasa yang tidak teratur. Orang lain yang sering berbicara seperti dia sering disebut sebagai ''battarismus''. hal ini merupakan dokumen yang paling tua mengenai gangguan irama bicara. | [[Battaros]] merupakan raja legendaris [[Libya]] yang berbicara dengan sangat cepat dan gaya bahasa yang tidak teratur. Orang lain yang sering berbicara seperti dia sering disebut sebagai ''battarismus''.<ref>Deso Weiss. ''Cluttering''. Prentice Hall, Inc. 1964. hlm. 1.</ref> hal ini merupakan dokumen yang paling tua mengenai gangguan irama bicara. | ||
Pada tahun 1960-an, gangguan irama bicara disebut sebagai ''tachyphemia'', kata yang diambil dari bahasa Yunani yang berbarti ''bicara cepat.'' Kata ini tidak dipakai lagi untuk mendeskripsikan gangguan irama bicara karena bicara cepat tidak dimasukkan ke dalam elemen gangguan irama bicara. | Pada tahun 1960-an, gangguan irama bicara disebut sebagai ''tachyphemia'', kata yang diambil dari bahasa Yunani yang berbarti ''bicara cepat.'' Kata ini tidak dipakai lagi untuk mendeskripsikan gangguan irama bicara karena bicara cepat tidak dimasukkan ke dalam elemen gangguan irama bicara. | ||
Deso Weiss mendeskripsikan gangguan irama bicara sebagai perwujudan luar dari "ketidak-seimbangnya pusat bahasa"." | Deso Weiss mendeskripsikan gangguan irama bicara sebagai perwujudan luar dari "ketidak-seimbangnya pusat bahasa"."<ref>Deso Weiss. ''Cluttering''. Prentice Hall, Inc. 1964. hlm. 20.</ref> | ||
Konferensi dunia pertama mengenai gangguan irama bicara dilakukan pada bulan Mei 2007 di [[Razlog]], [[Bulgaria]]. ]]. Konferensi ini dihadiri lebih dari 60 peserta dari [[Amerika Utara]], Eropa, [[Timur Tengah]], dan Asia. | Konferensi dunia pertama mengenai gangguan irama bicara dilakukan pada bulan Mei 2007 di [[Razlog]], [[Bulgaria]]. ]].<ref>[http://associations.missouristate.edu/ficc/ First World Conference on Cluttering].</ref> Konferensi ini dihadiri lebih dari 60 peserta dari [[Amerika Utara]], Eropa, [[Timur Tengah]], dan Asia.<ref>[http://wvutoday.wvu.edu/news/page/5871/ News and Information Services - WVU Today » Press Release]</ref> | ||
== Sosial dan budaya == | == Sosial dan budaya == | ||
Weiss mengklaim bahwa Battaros, [[Demosthenes]], [[Pericles]], [[Justinian]], [[Otto von Bismarck]], and [[Winston Churchill]] merupakan penderita gangguan irama bicara. Dia mengatakan bahwa, "Orang-orang tersebut merupakan kontributor pada sejarah dunia yang kita lihat saat ini, dan tidak terlalu peduli pada hal-hal kecil. Mungkin karena itu, unggul karena, bukan terlepas dari [[gagap]] ]." | Weiss mengklaim bahwa Battaros, [[Demosthenes]], [[Pericles]], [[Justinian]], [[Otto von Bismarck]], and [[Winston Churchill]] merupakan penderita gangguan irama bicara. Dia mengatakan bahwa, "Orang-orang tersebut merupakan kontributor pada sejarah dunia yang kita lihat saat ini, dan tidak terlalu peduli pada hal-hal kecil. Mungkin karena itu, unggul karena, bukan terlepas dari [[gagap]] ]."<ref>Deso Weiss. ''Cluttering''. Prentice Hall, Inc. 1964. hlm. 58.</ref> | ||
== Sumber == | == Sumber == | ||
| Baris 42: | Baris 38: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.stutteringhelp.org/DeskLeftDefault.aspx?TabID=82 Cluttering: Some Guidelines] | * [http://www.stutteringhelp.org/DeskLeftDefault.aspx?TabID=82 Cluttering: Some Guidelines] | ||
* [http://www.mnsu.edu/comdis/kuster/related.html Overview of Cluttering] | * [http://www.mnsu.edu/comdis/kuster/related.html Overview of Cluttering] | ||
* [http://associations.missouristate.edu/ica/ International Cluttering Association page] | * [http://associations.missouristate.edu/ica/ International Cluttering Association page] | ||
* [http://www.asha.org/about/publications/leader-online/archives/2003/q4/f031118a.htm ASHA Cluttering Updated Article] | * [http://www.asha.org/about/publications/leader-online/archives/2003/q4/f031118a.htm ASHA Cluttering Updated Article] | ||
* [http://www.mnsu.edu/comdis/isad8/papers/dewey8.html ISAD presentation on cluttering experience] | * [http://www.mnsu.edu/comdis/isad8/papers/dewey8.html ISAD presentation on cluttering experience] | ||
* [http://www.mnsu.edu/comdis/isad8/papers/bakker8/bakker8.html Computer Aided Assessment of Cluttering Severity] | * [http://www.mnsu.edu/comdis/isad8/papers/bakker8/bakker8.html Computer Aided Assessment of Cluttering Severity] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gangguan+irama+bicara&oldid=28654694 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28654694 (2025-12-03T01:28:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gangguan+irama+bicara&oldid=28654694 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28654694 (2025-12-03T01:28:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.20
Gangguang irama bicara (juga disebut tachyphemia) atau dalam bahasa inggris disebut sebagai cluttering merupakan gangguan bicara dan gangguan komunikasi dengan ciri-ciri berbicara dengan tempo cepat sehingga sulit untuk dimengerti, ritme yang tidak teratur, tata bahasa yang kurang, serta menggunakan kumpulan kata-kata yang tidak berhubungan dengan kalimat.
Klasifikasi
Gangguan irama bicara merupakan gangguan berbicara dan gangguan komunikasi yang juga telah digambarkan sebagai gangguan kelancaran berbicara.[1]
Didefinisikan sebagai:
"Gangguan irama bicara merupakan gangguan kelancaran berbicara dengan ciri-ciri kecepatan berbicara yang dirasa tidak normal, tidak menentu, atau kedua-duanya sekaligus bagi pembicara (walaupun beberapa jika diukur kecepatan per-suku kata tidak melebihi batas normal). Kecepatan berbicara yang tidak normal ini dapat ditunjukkan oleh satu atau lebih gejala berikut: (a) jumlah berlebih dari ketidak-lancaran berbicara, yang kebanyakan tidak sama dengan orang-orang yang mengalami gagap; (b) seringnya penempatan jeda dan penggunaan pola kalimat yang tidak sesuai dengan arti kata atau kalimat yang dimaksud; dan (c) ketidaksesuaian – biasanya melebihi – tingkatan nada pengucapan, terutama pada suku kata banyak. ".[2]
Ciri-ciri
Spoonerism, malapropisms, Colemanballs, dan Freudian slips merupakan salah satu contoh dari Gangguan Irama Bicara. Gagap, istilah yang sering kita temui, sering merujuk kepada gangguan pengucapan kata daripada pada gangguan irama bicara. Bicara cepat biasanya terjadi pada penutur normal, sedang gagap merupakan gangguan bicara – dan biasanya terjadi pada pembicara yang sedang gugup, dimana pembicara gugup lebih menyerupai gangguan irama bicara daripada gagap. Gangguan irama bicara sering dibingunkan dengan gagap. Kedua gangguan berbicara ini mengubah aliran berbicara. Bagaimanapun, gagap sering diistilahkan sebagai gangguan berbicara, sedangkan gangguan irama bicara diistilahkan sebagai gangguan pada bahasa. Dengan kata lain, penderita gagap memiliki pola pikir yang logis, tetapi tidak dapat mengungkapkan pikiran tersebut; secara kontras, penderita gangguan irama bicara tidak memiliki masalah menguraikan pikirannya ke dalam kata-kata, tetapi gagasan yang ia katakan menjadi tidak terorganisir saat berbicara. Gangguan irama bicara tidak hanya memengaruhi gaya berbicara, tetapi juga pola pikir, menulis, mengetik, dan percakapan. .[3]
Penderita gagap biasanya tidak teratur saat pertama kali berbicara, namun akan mulai fasih ketika akhir pengucapan. Sedangkan penderita gangguan irama bicara biasanya sangat jelas pengungkapan bicara di awalnya, tetapi kecepatan berbicara mereka mulai meningkat lalu kejelasan berbicara mulai menurun hingga akhir pengucapan.
Gagap diciri-cirikan memiliki kebiasaan sulit mengawali pembicaraan, seperti produksi otot bicara yang berlebih. Namun tidak demikian pada gangguan irama. Gangguan irama bicara juga memiliki ciri-ciri kata yang menyatu, berubah atau sulit dimengerti pada suara yang mengandung huruf /r/ dan /l/; serta cara berbicara monoton yang dimulai dengan berbicara keras hingga berakhir seperti berbisik. Penderita gangguan irama bicara sering merasakan perasaan yang berhubungan dengan cara berbicara seperti:
Diagnosis yang berbeda
Gangguan irama bicara dapat sering dikelirukan dengan lambatnya berbicara, gangguan bahasa, ketidak-mampuan belajar, dan ADHD. ).[4] Penderita gangguan irama bicara sering memiliki ketidak-mampuan untuk membaca dan menulis, ketidak-mampuan menulis dengan tangan di mana kurangnya integrasi antara ide dan ruang. .[5]
Penanganan
Karena biasanya penderita gangguan irama bicara memiliki kesadaran yang buruk akan gangguannya, mereka biasanya acuh atau bahkan bermusuhan dengan ahli patologi wicara-bahasa. DAF atau (Delayed autidory Feedback) biasanya digunakan untuk membuat pola respon oral motorik dengan lebih tenang dan besar. Penanganan lain seperti meningkatkan struktur bercerita dengan story-telling, membaca buku bergambar, latihan pengambil-alihan ide, latihan jeda, dan terapi bahasa
Sejarah
Battaros merupakan raja legendaris Libya yang berbicara dengan sangat cepat dan gaya bahasa yang tidak teratur. Orang lain yang sering berbicara seperti dia sering disebut sebagai battarismus.[6] hal ini merupakan dokumen yang paling tua mengenai gangguan irama bicara.
Pada tahun 1960-an, gangguan irama bicara disebut sebagai tachyphemia, kata yang diambil dari bahasa Yunani yang berbarti bicara cepat. Kata ini tidak dipakai lagi untuk mendeskripsikan gangguan irama bicara karena bicara cepat tidak dimasukkan ke dalam elemen gangguan irama bicara.
Deso Weiss mendeskripsikan gangguan irama bicara sebagai perwujudan luar dari "ketidak-seimbangnya pusat bahasa"."[7]
Konferensi dunia pertama mengenai gangguan irama bicara dilakukan pada bulan Mei 2007 di Razlog, Bulgaria. ]].[8] Konferensi ini dihadiri lebih dari 60 peserta dari Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan Asia.[9]
Sosial dan budaya
Weiss mengklaim bahwa Battaros, Demosthenes, Pericles, Justinian, Otto von Bismarck, and Winston Churchill merupakan penderita gangguan irama bicara. Dia mengatakan bahwa, "Orang-orang tersebut merupakan kontributor pada sejarah dunia yang kita lihat saat ini, dan tidak terlalu peduli pada hal-hal kecil. Mungkin karena itu, unggul karena, bukan terlepas dari gagap ]."[10]
Sumber
- Studies in Tachyphemia, An Investigation of Cluttering and General Language Disability. Speech Rehabilitation Institute. New York, 1963.
- Myers, F. and K. St. Louis, (1992) Cluttering: A Clinical Perspective, Leicester, England: Far Communications
Pranala luar
- Cluttering: Some Guidelines
- Overview of Cluttering
- International Cluttering Association page
- ASHA Cluttering Updated Article
- ISAD presentation on cluttering experience
- Computer Aided Assessment of Cluttering Severity
Referensi
- ↑ David A. Daly. Stuttering and Related Disorders of Fluency. Thieme. 1999. hlm. 222. ISBN 0-86577-764-0.
- ↑ St. Louis, K. O., Myers, F. L., Bakker, K., & Raphael, L. J. (2007). Understanding and treating cluttering. In E. G. Conture & R. F. Curlee (Eds.) Stuttering and related disorders of fluency, 3rd ed. (pp. 297-325). NY: Thieme.
- ↑ When speech is too cluttered - British Stammering Association.
- ↑ David A. Daly. Stuttering and Related Disorders of Fluency. Thieme. 1999. hlm. 233. ISBN 0-86577-764-0.
- ↑ Fluency Disorders: Stuttering vs Cluttering.
- ↑ Deso Weiss. Cluttering. Prentice Hall, Inc. 1964. hlm. 1.
- ↑ Deso Weiss. Cluttering. Prentice Hall, Inc. 1964. hlm. 20.
- ↑ First World Conference on Cluttering.
- ↑ News and Information Services - WVU Today » Press Release
- ↑ Deso Weiss. Cluttering. Prentice Hall, Inc. 1964. hlm. 58.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28654694 (2025-12-03T01:28:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.