Persamaan Fresnel: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28428075; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Fresnel.svg|thumb|right|280px|Parameter yang digunakan pada persamaan Fresnel]] | |||
'''Persamaan Fresnel''' adalah deduksi matematis oleh [[Augustin Jean Fresnel]] hasil pengamatan perilaku [[gelombang cahaya]] ketika merambat antara [[medium]] yang mempunyai [[indeks bias]] yang berbeda. Persamaan Fresnel berlaku hanya pada [[indeks bias]] yang bernilai real, yaitu pada [[medium]] yang tidak menyerap [[gelombang cahaya]]. [[Indeks bias]] dapat mempunyai nilai imajiner dan bernilai kompleks, seperti pada [[medium]] [[logam]] atau [[semikonduktor]] yang menyerap [[gelombang cahaya]]. Persamaan ini juga berlaku hanya pada [[medium]] yang bersifat non magnetik dengan asumsi tidak terjadi [[interferensi]]. | '''Persamaan Fresnel''' adalah deduksi matematis oleh [[Augustin Jean Fresnel]] hasil pengamatan perilaku [[gelombang cahaya]] ketika merambat antara [[medium]] yang mempunyai [[indeks bias]] yang berbeda. Persamaan Fresnel berlaku hanya pada [[indeks bias]] yang bernilai real, yaitu pada [[medium]] yang tidak menyerap [[gelombang cahaya]]. [[Indeks bias]] dapat mempunyai nilai imajiner dan bernilai kompleks, seperti pada [[medium]] [[logam]] atau [[semikonduktor]] yang menyerap [[gelombang cahaya]]. Persamaan ini juga berlaku hanya pada [[medium]] yang bersifat non magnetik dengan asumsi tidak terjadi [[interferensi]]. | ||
Saat [[gelombang cahaya]] merambat dari [[medium]] dengan [[indeks bias]] n<sub>1</sub> ke [[medium]] dengan [[indeks bias]] n<sub>2</sub>, [[Augustin Jean Fresnel|Fresnel]] berpendapat bahwa [[gelombang cahaya]] mengalami [[refleksi]] dan [[refraksi]] bersamaan. Pendapat ini berbeda dengan [[hukum Snellius]] yang menjelaskan bahwa [[partikel]] [[cahaya]] hanya membias pada kondisi yang sama. | Saat [[gelombang cahaya]] merambat dari [[medium]] dengan [[indeks bias]] n<sub>1</sub> ke [[medium]] dengan [[indeks bias]] n<sub>2</sub>, [[Augustin Jean Fresnel|Fresnel]] berpendapat bahwa [[gelombang cahaya]] mengalami [[refleksi]] dan [[refraksi]] bersamaan. Pendapat ini berbeda dengan [[hukum Snellius]] yang menjelaskan bahwa [[partikel]] [[cahaya]] hanya membias pada kondisi yang sama. | ||
[[Intensitas]] fraksi [[gelombang cahaya]] yang mengalami [[refleksi]] dari antarmuka ditentukan oleh [[reflektansi]] ''R'' dan fraksi [[gelombang cahaya]] yang mengalami [[refraksi]] ditentukan oleh [[transmitansi]] ''T''. | [[Intensitas]] fraksi [[gelombang cahaya]] yang mengalami [[refleksi]] dari antarmuka ditentukan oleh [[reflektansi]] ''R'' dan fraksi [[gelombang cahaya]] yang mengalami [[refraksi]] ditentukan oleh [[transmitansi]] ''T''.<ref>Hecht (1987), p. 100.</ref> | ||
Perhitungan ''R'' bergantung pada [[polarisasi]] [[sinar]] insiden, disebut '''Refleksi Fresnel'''. Jika [[gelombang]] [[cahaya]] dipolarisasi oleh [[medan listrik]] yang tegak lurus bidang diagram (polarisasi-''s''), [[koefisien refleksi]] '''persamaan Fresnel''' menjadi: | Perhitungan ''R'' bergantung pada [[polarisasi]] [[sinar]] insiden, disebut '''Refleksi Fresnel'''. Jika [[gelombang]] [[cahaya]] dipolarisasi oleh [[medan listrik]] yang tegak lurus bidang diagram (polarisasi-''s''), [[koefisien refleksi]] '''persamaan Fresnel''' menjadi: | ||
: <math>R_s = \left[ \frac{\sin (\theta_t - \theta_i)}{\sin (\theta_t + \theta_i)} \right]^2 | : <math>R_s = \left[ \frac{\sin (\theta_t - \theta_i)}{\sin (\theta_t + \theta_i)} \right]^2 | ||
| Baris 18: | Baris 19: | ||
=\left[\frac{n_1\sqrt{1-\left(\frac{n_1}{n_2} \sin\theta_i\right)^2}-n_2\cos\theta_i}{n_1\sqrt{1-\left(\frac{n_1}{n_2} \sin\theta_i\right)^2}+n_2\cos\theta_i}\right]^2</math> | =\left[\frac{n_1\sqrt{1-\left(\frac{n_1}{n_2} \sin\theta_i\right)^2}-n_2\cos\theta_i}{n_1\sqrt{1-\left(\frac{n_1}{n_2} \sin\theta_i\right)^2}+n_2\cos\theta_i}\right]^2</math> | ||
[[Koefisien transmisi]] untuk tiap-tiap bidang [[polarisasi]] dapat dihitung dengan aritmetika: ''T''<sub>s</sub> = 1 − ''R''<sub>s</sub> dan ''T''<sub>p</sub> = 1 − ''R''<sub>p</sub>. | [[Koefisien transmisi]] untuk tiap-tiap bidang [[polarisasi]] dapat dihitung dengan aritmetika: ''T''<sub>s</sub> = 1 − ''R''<sub>s</sub> dan ''T''<sub>p</sub> = 1 − ''R''<sub>p</sub>.<ref>Hecht (1987), p. 102.</ref> | ||
Jika [[sinar]] insiden tidak ter[[polarisasi]] (mempunyai nilai polarisasi-''s'' dan -''p''), [[koefisien refleksi]] menjadi ''R'' = (''R''<sub>s</sub> + ''R''<sub>p</sub>)/2. | Jika [[sinar]] insiden tidak ter[[polarisasi]] (mempunyai nilai polarisasi-''s'' dan -''p''), [[koefisien refleksi]] menjadi ''R'' = (''R''<sub>s</sub> + ''R''<sub>p</sub>)/2. | ||
'''Persamaan Fresnell''' untuk [[koefisien refleksi]] dengan [[koefisien amplitudo]] [[medan listrik]] menjadi: | '''Persamaan Fresnell''' untuk [[koefisien refleksi]] dengan [[koefisien amplitudo]] [[medan listrik]] menjadi:<ref>Hecht (2002), p. 120.</ref> | ||
: <math>R=r^2\ \mathrm{and}\ T=\left(\frac{n_2\cos\theta_t}{n_1\cos\theta_i}\right)t^2</math> | : <math>R=r^2\ \mathrm{and}\ T=\left(\frac{n_2\cos\theta_t}{n_1\cos\theta_i}\right)t^2</math> | ||
| Baris 29: | Baris 30: | ||
Ketika [[gelombang cahaya]] merambat ke [[medium]] yang lebih renggang, ''n''<sub>1</sub> > ''n''<sub>2</sub>, pada sudut insiden di atas ''sudut kritis'' semua [[gelombang cahaya]] mengalami [[refleksi]] dan ''R''<sub>s</sub> = ''R''<sub>p</sub> = 1. Fenomena ini disebut ''total internal reflection''. Sudut kritis untuk [[kaca]] dan [[udara]] sekitar 41°. | Ketika [[gelombang cahaya]] merambat ke [[medium]] yang lebih renggang, ''n''<sub>1</sub> > ''n''<sub>2</sub>, pada sudut insiden di atas ''sudut kritis'' semua [[gelombang cahaya]] mengalami [[refleksi]] dan ''R''<sub>s</sub> = ''R''<sub>p</sub> = 1. Fenomena ini disebut ''total internal reflection''. Sudut kritis untuk [[kaca]] dan [[udara]] sekitar 41°. | ||
[[Koefisien refleksi]] dan [[koefisien transmisi]] pada sudut insiden mendekati normal antarmuka (θ<sub>i</sub> ≈ θ<sub>t</sub> ≈ 0) dapat dihitung dengan persamaan: | [[Koefisien refleksi]] dan [[koefisien transmisi]] pada sudut insiden mendekati normal antarmuka (θ<sub>i</sub> ≈ θ<sub>t</sub> ≈ 0) dapat dihitung dengan persamaan: | ||
| Baris 36: | Baris 36: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persamaan+Fresnel&oldid=28428075 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28428075 (2025-11-12T10:58:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.05
Persamaan Fresnel adalah deduksi matematis oleh Augustin Jean Fresnel hasil pengamatan perilaku gelombang cahaya ketika merambat antara medium yang mempunyai indeks bias yang berbeda. Persamaan Fresnel berlaku hanya pada indeks bias yang bernilai real, yaitu pada medium yang tidak menyerap gelombang cahaya. Indeks bias dapat mempunyai nilai imajiner dan bernilai kompleks, seperti pada medium logam atau semikonduktor yang menyerap gelombang cahaya. Persamaan ini juga berlaku hanya pada medium yang bersifat non magnetik dengan asumsi tidak terjadi interferensi.
Saat gelombang cahaya merambat dari medium dengan indeks bias n1 ke medium dengan indeks bias n2, Fresnel berpendapat bahwa gelombang cahaya mengalami refleksi dan refraksi bersamaan. Pendapat ini berbeda dengan hukum Snellius yang menjelaskan bahwa partikel cahaya hanya membias pada kondisi yang sama.
Intensitas fraksi gelombang cahaya yang mengalami refleksi dari antarmuka ditentukan oleh reflektansi R dan fraksi gelombang cahaya yang mengalami refraksi ditentukan oleh transmitansi T.[1]
Perhitungan R bergantung pada polarisasi sinar insiden, disebut Refleksi Fresnel. Jika gelombang cahaya dipolarisasi oleh medan listrik yang tegak lurus bidang diagram (polarisasi-s), koefisien refleksi persamaan Fresnel menjadi:
di mana ?t dapat diturunkan dari ?i dengan hukum Snellius dan disederhanakan menggunakan identitas trigonometrik. Koefisien refleksi untuk polarisasi medan listrik pada bidang diagram (polarisasi-p) menjadi:
Koefisien transmisi untuk tiap-tiap bidang polarisasi dapat dihitung dengan aritmetika: Ts = 1 − Rs dan Tp = 1 − Rp.[2]
Jika sinar insiden tidak terpolarisasi (mempunyai nilai polarisasi-s dan -p), koefisien refleksi menjadi R = (Rs + Rp)/2.
Persamaan Fresnell untuk koefisien refleksi dengan koefisien amplitudo medan listrik menjadi:[3]
Pada sudut insiden tertentu, Rp bernilai nol. Hal ini menandakan refleksi keseluruhan dari gelombang cahaya pada bidang p. Sudut ini dikenal sebagai sudut Brewster, sekitar 56° untuk medium kaca dan udara.
Ketika gelombang cahaya merambat ke medium yang lebih renggang, n1 > n2, pada sudut insiden di atas sudut kritis semua gelombang cahaya mengalami refleksi dan Rs = Rp = 1. Fenomena ini disebut total internal reflection. Sudut kritis untuk kaca dan udara sekitar 41°.
Koefisien refleksi dan koefisien transmisi pada sudut insiden mendekati normal antarmuka (θi ≈ θt ≈ 0) dapat dihitung dengan persamaan:
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28428075 (2025-11-12T10:58:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.