Lompat ke isi

Derik kematian: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27931747; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sekresi pernapasan terminal''' (atau '''sekresi terminal'''), dikenal dalam istilah awam sebagai '''derik kematian''' atau '''''death rattle''''', adalah suara serak yang sering dihasilkan oleh seseorang yang hampir [[mati]] sebagai akibat dari cairan seperti [[air liur]] dan sekresi bronkial yang terakumulasi di [[tenggorokan]] dan bagian atas [[dada]]. Orang yang [[sekarat]] mungkin kehilangan kemampuan untuk menelan dan mungkin mengalami peningkatan produksi sekresi bronkial, yang mengakibatkan akumulasi cairan semacam itu. Biasanya, dua atau tiga hari sebelumnya, gejala mendekati kematian dapat diamati, seperti air liur menumpuk di tenggorokan, sehingga sangat sulit untuk menelan, meski hanya sesendok air. Gejala terkait dapat mencakup sesak napas dan gerakan dada yang cepat. Meskipun ''death rattle'' merupakan indikasi kuat bahwa seseorang sedang sekarat dan hampir mati, derik kematian juga dapat dihasilkan oleh masalah lain yang menyebabkan gangguan pada refleks menelan, seperti cedera otak.
'''Sekresi pernapasan terminal''' (atau '''sekresi terminal'''),<ref>Clinical Working Party. [http://www.emrpcc.org.au/wp-content/uploads/2013/01/RespsecretionsfinalDec2010.pdf Guidelines for the management of respiratory secretions in an imminently dying patient]. Eastern Metropolitan Region Palliative Care Consortium (Victoria). December 2010.,</ref> dikenal dalam istilah awam sebagai '''derik kematian''' atau '''''death rattle''''',<ref>Elizabeth L Cobbs. [http://www.msdmanuals.com/home/fundamentals/death-and-dying/when-death-is-near When Death Is Near]. ''MSD Manuals''. MSD Manuals (Consumer Version).</ref> adalah suara serak yang sering dihasilkan oleh seseorang yang hampir [[mati]] sebagai akibat dari cairan seperti [[air liur]] dan sekresi bronkial yang terakumulasi di [[tenggorokan]] dan bagian atas [[dada]].<ref>Katherine Bickel. [https://www.mypcnow.org/blank-wz9l3 # 109 Death Rattle and Oral Secretions, 2nd ed]. ''Fast Facts''. End-of-Life/Palliative Education Resource Center.</ref> Orang yang [[sekarat]] mungkin kehilangan kemampuan untuk menelan dan mungkin mengalami peningkatan produksi sekresi bronkial, yang mengakibatkan akumulasi cairan semacam itu. Biasanya, dua atau tiga hari sebelumnya, gejala mendekati kematian dapat diamati, seperti air liur menumpuk di tenggorokan, sehingga sangat sulit untuk menelan, meski hanya sesendok air. Gejala terkait dapat mencakup sesak napas dan gerakan dada yang cepat. Meskipun ''death rattle'' merupakan indikasi kuat bahwa seseorang sedang sekarat dan hampir mati,<ref>B. Wee. ''Interventions for noisy breathing in patients near to death''. ''Cochrane Database of Systematic Reviews''. 2008. hlm. CD005177. doi:10.1002/14651858.CD005177.pub2.</ref> derik kematian juga dapat dihasilkan oleh masalah lain yang menyebabkan gangguan pada refleks menelan, seperti cedera otak.<ref>Katherine Bickel. [https://www.mypcnow.org/blank-wz9l3 # 109 Death Rattle and Oral Secretions, 2nd ed]. ''Fast Facts''. End-of-Life/Palliative Education Resource Center.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://faculty.etsu.edu/arnall/www/public_html/heartlung/breathsounds/contents.html Pulmonary Breath Sounds], a page that includes a death rattle sound clip (published by [[East Tennessee State University]])
* [http://faculty.etsu.edu/arnall/www/public_html/heartlung/breathsounds/contents.html Pulmonary Breath Sounds], a page that includes a death rattle sound clip (published by [[East Tennessee State University]])


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Derik+kematian&oldid=27931747 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27931747 (2025-10-07T04:34:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Derik+kematian&oldid=27931747 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27931747 (2025-10-07T04:34:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.15

Sekresi pernapasan terminal (atau sekresi terminal),[1] dikenal dalam istilah awam sebagai derik kematian atau death rattle,[2] adalah suara serak yang sering dihasilkan oleh seseorang yang hampir mati sebagai akibat dari cairan seperti air liur dan sekresi bronkial yang terakumulasi di tenggorokan dan bagian atas dada.[3] Orang yang sekarat mungkin kehilangan kemampuan untuk menelan dan mungkin mengalami peningkatan produksi sekresi bronkial, yang mengakibatkan akumulasi cairan semacam itu. Biasanya, dua atau tiga hari sebelumnya, gejala mendekati kematian dapat diamati, seperti air liur menumpuk di tenggorokan, sehingga sangat sulit untuk menelan, meski hanya sesendok air. Gejala terkait dapat mencakup sesak napas dan gerakan dada yang cepat. Meskipun death rattle merupakan indikasi kuat bahwa seseorang sedang sekarat dan hampir mati,[4] derik kematian juga dapat dihasilkan oleh masalah lain yang menyebabkan gangguan pada refleks menelan, seperti cedera otak.[5]

Pranala luar

Referensi

  1. Clinical Working Party. Guidelines for the management of respiratory secretions in an imminently dying patient. Eastern Metropolitan Region Palliative Care Consortium (Victoria). December 2010.,
  2. Elizabeth L Cobbs. When Death Is Near. MSD Manuals. MSD Manuals (Consumer Version).
  3. Katherine Bickel. # 109 Death Rattle and Oral Secretions, 2nd ed. Fast Facts. End-of-Life/Palliative Education Resource Center.
  4. B. Wee. Interventions for noisy breathing in patients near to death. Cochrane Database of Systematic Reviews. 2008. hlm. CD005177. doi:10.1002/14651858.CD005177.pub2.
  5. Katherine Bickel. # 109 Death Rattle and Oral Secretions, 2nd ed. Fast Facts. End-of-Life/Palliative Education Resource Center.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27931747 (2025-10-07T04:34:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.