Pencahayaan listrik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29466053; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Pencahayaan listrik''' adalah alat yang menghasilkan [[cahaya|cahaya terlihat]] melalui aliran [[arus listrik]]. Pencahayaan ini merupakan bentuk paling umum dari [[pencahayaan buatan]] dan sangat penting untuk kehidupan masyarakat modern, menyediakan cahaya interior untuk bangunan dan cahaya eksterior di malam hari. Untuk penggunaan teknis, komponen yang menghasilkan cahaya dari listrik disebut sebagai '''lampu'''. Lampu biasanya memiliki dasar yang terdiri dari keramik, logam, kaca, atau plastik, yang mengunci lampu di dalam soketnya. Sambungan listrik ke soket dapat berupa ''screw-thread base'', ''two metal pins'', ''two metal caps'' atau bayonet. | '''Pencahayaan listrik''' adalah alat yang menghasilkan [[cahaya|cahaya terlihat]] melalui aliran [[arus listrik]]. Pencahayaan ini merupakan bentuk paling umum dari [[pencahayaan buatan]] dan sangat penting untuk kehidupan masyarakat modern,<ref>Sarah Reisert. [http://www.chemheritage.org/discover/media/distillations-magazine/01-3-10-let-there-be-light.aspx Let there be light]. ''Distillations Magazine''. 2015. Vol. 1 (3). hlm. 44–45.</ref> menyediakan cahaya interior untuk bangunan dan cahaya eksterior di malam hari. Untuk penggunaan teknis, komponen yang menghasilkan cahaya dari listrik disebut sebagai '''lampu'''.<ref>[http://dictionary.reference.com/browse/lamp Lamp]. ''Dictionary.com''.</ref> Lampu biasanya memiliki dasar yang terdiri dari keramik, logam, kaca, atau plastik, yang mengunci lampu di dalam soketnya. Sambungan listrik ke soket dapat berupa ''screw-thread base'', ''two metal pins'', ''two metal caps'' atau bayonet. | ||
Tiga kategori utama lampu listrik adalah [[lampu pijar]], cahaya dihasilkan oleh [[filamen listrik]] yang dipanaskan dengan arus listrik, [[lampu lucutan gas]], cahaya dihasilkan dari [[busur listrik]] melalui gas, dan [[lampu LED]], yang menghasilkan cahaya melalui aliran elektron yang melewati celah pada semikonduktor. | Tiga kategori utama lampu listrik adalah [[lampu pijar]], cahaya dihasilkan oleh [[filamen listrik]] yang dipanaskan dengan arus listrik, [[lampu lucutan gas]], cahaya dihasilkan dari [[busur listrik]] melalui gas, dan [[lampu LED]], yang menghasilkan cahaya melalui aliran elektron yang melewati celah pada semikonduktor. | ||
Sebelum penerangan listrik menjadi umum diawal abad ke-20, manusia menggunakan [[lilin]], [[penerangan gas|cahaya gas]], [[lampu minyak]], dan [[api]]. [[Humphry Davy]] mengembangkan cahaya pijar pertama tahun 1802, diikuti oleh penggunaan [[lampu busur]] pertama tahun 1806. Pada tahun 1870-an, lampu busur buatan Davy telah sukses dikomersialkan dan digunakan untuk menerangi banyak ruangan publik. Pengembangan filamen bercahaya yang cocok untuk penerangan interior berjalan lambat, tetapi diawal abad ke-20 para penemu telah sukses mengembangkannya, menggantikan lampu busur dengan lampu pijar. | Sebelum penerangan listrik menjadi umum diawal abad ke-20, manusia menggunakan [[lilin]], [[penerangan gas|cahaya gas]], [[lampu minyak]], dan [[api]].<ref>Ernest Freebert. [https://archive.org/details/ageofedisonelect0000free The age of Edison : electric light and the invention of modern America]. Penguin Books. 2014. ISBN 978-0143124443.</ref> [[Humphry Davy]] mengembangkan cahaya pijar pertama tahun 1802, diikuti oleh penggunaan [[lampu busur]] pertama tahun 1806. Pada tahun 1870-an, lampu busur buatan Davy telah sukses dikomersialkan dan digunakan untuk menerangi banyak ruangan publik. Pengembangan filamen bercahaya yang cocok untuk penerangan interior berjalan lambat, tetapi diawal abad ke-20 para penemu telah sukses mengembangkannya, menggantikan lampu busur dengan lampu pijar.<ref>Sarah Reisert. [http://www.chemheritage.org/discover/media/distillations-magazine/01-3-10-let-there-be-light.aspx Let there be light]. ''Distillations Magazine''. 2015. Vol. 1 (3). hlm. 44–45.</ref><ref>Ernest Freebert. [https://archive.org/details/ageofedisonelect0000free The age of Edison : electric light and the invention of modern America]. Penguin Books. 2014. ISBN 978-0143124443.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 10: | Baris 10: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pencahayaan+listrik&oldid=29466053 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29466053 (2026-07-16T15:00:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pencahayaan+listrik&oldid=29466053 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29466053 (2026-07-16T15:00:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.16
Pencahayaan listrik adalah alat yang menghasilkan cahaya terlihat melalui aliran arus listrik. Pencahayaan ini merupakan bentuk paling umum dari pencahayaan buatan dan sangat penting untuk kehidupan masyarakat modern,[1] menyediakan cahaya interior untuk bangunan dan cahaya eksterior di malam hari. Untuk penggunaan teknis, komponen yang menghasilkan cahaya dari listrik disebut sebagai lampu.[2] Lampu biasanya memiliki dasar yang terdiri dari keramik, logam, kaca, atau plastik, yang mengunci lampu di dalam soketnya. Sambungan listrik ke soket dapat berupa screw-thread base, two metal pins, two metal caps atau bayonet.
Tiga kategori utama lampu listrik adalah lampu pijar, cahaya dihasilkan oleh filamen listrik yang dipanaskan dengan arus listrik, lampu lucutan gas, cahaya dihasilkan dari busur listrik melalui gas, dan lampu LED, yang menghasilkan cahaya melalui aliran elektron yang melewati celah pada semikonduktor.
Sebelum penerangan listrik menjadi umum diawal abad ke-20, manusia menggunakan lilin, cahaya gas, lampu minyak, dan api.[3] Humphry Davy mengembangkan cahaya pijar pertama tahun 1802, diikuti oleh penggunaan lampu busur pertama tahun 1806. Pada tahun 1870-an, lampu busur buatan Davy telah sukses dikomersialkan dan digunakan untuk menerangi banyak ruangan publik. Pengembangan filamen bercahaya yang cocok untuk penerangan interior berjalan lambat, tetapi diawal abad ke-20 para penemu telah sukses mengembangkannya, menggantikan lampu busur dengan lampu pijar.[4][5]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Sarah Reisert. Let there be light. Distillations Magazine. 2015. Vol. 1 (3). hlm. 44–45.
- ↑ Lamp. Dictionary.com.
- ↑ Ernest Freebert. The age of Edison : electric light and the invention of modern America. Penguin Books. 2014. ISBN 978-0143124443.
- ↑ Sarah Reisert. Let there be light. Distillations Magazine. 2015. Vol. 1 (3). hlm. 44–45.
- ↑ Ernest Freebert. The age of Edison : electric light and the invention of modern America. Penguin Books. 2014. ISBN 978-0143124443.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29466053 (2026-07-16T15:00:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.