Kuantisasi kanonik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28534118; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kuantisasi kanonik''' adalah salah satu metode kuantisasi sistem dengan menerapkan hubungan balikan urutan peubah kanonis sistem. Metode kuantisasi kanonik telah berhasil diterapkan pada kuantisasi [[Fisika partikel|teori medan]] dengan menggunakan Formalisme Hamiltonian untuk [[partikel]] dengan [[spin]] lebih kecil dari dua. Contoh spin ini adalah [[Elektrodinamika kuantum|Elektrodinamik Kuantum]] dan [[Kromodinamika kuantum|Kromodinamik Kuantum]]. Aturan kuantisasi kanonik dapat diterpakan pada percobaan-percobaan untuk [[relativitas umum]]. Formalisme Hamiltonian dalam relativitas umum disebut sebagai Formalisme Arnowitt-Deser-Misner (ADM) yang ditemukan oleh Arnowitt, Deser, dan Misner (1962). Metode kuantisasi dengan perhitungan kanonik ini memunculkan masalah-masalah yang belum mampu terpecahkan dan menjadi kendala dalam menetapkan teori [[gravitasi kuantum]] seperti masalah produk dalam, masalah waktu, dan masalah penormalan kembali. Kuantisasi kanonik dapat diterapkan untuk perhitungan angka partikel dan perhitungan relativitas umum. Distribusi Kanonik memiliki perbedaan pada [[energi]] dengan [[Peluang (matematika)|probabilitas]] terbesar pada masing-masing energi. Probabilitas maksimum diperoleh saat terjadi pergeseran perubahan energi. | '''Kuantisasi kanonik''' adalah salah satu metode kuantisasi sistem dengan menerapkan hubungan balikan urutan peubah kanonis sistem.<ref>Muslim dan Pramudita, A. [https://repositori.kemdikbud.go.id/2899/1/kamus%20fisika%20%3B%20mekanika%20kuantum%20%20-%20%20113h.pdf Kamus Fisika: Mekanika Kuantum]. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1993. hlm. 45. ISBN 979-459-354-0.</ref> Metode kuantisasi kanonik telah berhasil diterapkan pada kuantisasi [[Fisika partikel|teori medan]] dengan menggunakan Formalisme Hamiltonian untuk [[partikel]] dengan [[spin]] lebih kecil dari dua. Contoh spin ini adalah [[Elektrodinamika kuantum|Elektrodinamik Kuantum]] dan [[Kromodinamika kuantum|Kromodinamik Kuantum]]. Aturan kuantisasi kanonik dapat diterpakan pada percobaan-percobaan untuk [[relativitas umum]]. Formalisme Hamiltonian dalam relativitas umum disebut sebagai Formalisme Arnowitt-Deser-Misner (ADM) yang ditemukan oleh Arnowitt, Deser, dan Misner (1962). Metode kuantisasi dengan perhitungan kanonik ini memunculkan masalah-masalah yang belum mampu terpecahkan dan menjadi kendala dalam menetapkan teori [[gravitasi kuantum]] seperti masalah produk dalam, masalah waktu, dan masalah penormalan kembali. Kuantisasi kanonik dapat diterapkan untuk perhitungan angka partikel dan perhitungan relativitas umum.<ref>Benz Edi Kusuma. ''Formalisme Arnowitt-Deser-Misner (ADM) dalam Relativitas Umum''. FMIPA ITB. 2005. hlm. 5-6.</ref> Distribusi Kanonik memiliki perbedaan pada [[energi]] dengan [[Peluang (matematika)|probabilitas]] terbesar pada masing-masing energi. Probabilitas maksimum diperoleh saat terjadi pergeseran perubahan energi.<ref>Gertshen, H.O. Kneser, dan Vogel, H. [https://repositori.kemdikbud.go.id/2516/1/Fisika%20Modern%20II%20%20%20%20449a.pdf Fisika Modern II]. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1996. hlm. 367-368. ISBN 979-459-655-8.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kuantisasi+kanonik&oldid=28534118 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28534118 (2025-11-18T11:41:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kuantisasi+kanonik&oldid=28534118 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28534118 (2025-11-18T11:41:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.21
Kuantisasi kanonik adalah salah satu metode kuantisasi sistem dengan menerapkan hubungan balikan urutan peubah kanonis sistem.[1] Metode kuantisasi kanonik telah berhasil diterapkan pada kuantisasi teori medan dengan menggunakan Formalisme Hamiltonian untuk partikel dengan spin lebih kecil dari dua. Contoh spin ini adalah Elektrodinamik Kuantum dan Kromodinamik Kuantum. Aturan kuantisasi kanonik dapat diterpakan pada percobaan-percobaan untuk relativitas umum. Formalisme Hamiltonian dalam relativitas umum disebut sebagai Formalisme Arnowitt-Deser-Misner (ADM) yang ditemukan oleh Arnowitt, Deser, dan Misner (1962). Metode kuantisasi dengan perhitungan kanonik ini memunculkan masalah-masalah yang belum mampu terpecahkan dan menjadi kendala dalam menetapkan teori gravitasi kuantum seperti masalah produk dalam, masalah waktu, dan masalah penormalan kembali. Kuantisasi kanonik dapat diterapkan untuk perhitungan angka partikel dan perhitungan relativitas umum.[2] Distribusi Kanonik memiliki perbedaan pada energi dengan probabilitas terbesar pada masing-masing energi. Probabilitas maksimum diperoleh saat terjadi pergeseran perubahan energi.[3]
Referensi
- ↑ Muslim dan Pramudita, A. Kamus Fisika: Mekanika Kuantum. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1993. hlm. 45. ISBN 979-459-354-0.
- ↑ Benz Edi Kusuma. Formalisme Arnowitt-Deser-Misner (ADM) dalam Relativitas Umum. FMIPA ITB. 2005. hlm. 5-6.
- ↑ Gertshen, H.O. Kneser, dan Vogel, H. Fisika Modern II. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1996. hlm. 367-368. ISBN 979-459-655-8.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28534118 (2025-11-18T11:41:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.