Pembuatan purwarupa perangkat lunak: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29439362; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Pembuatan purwarupa perangkat lunak''' (''software prototyping'') atau '''daur hidup dengan pemurwarupaan''' (''life cycle using prototyping'') adalah salah satu metode [[SDLC|daur hidup pengembangan sistem]] yang didasarkan pada konsep model kerja (''working model''). Tujuannya adalah mengembangkan model menjadi sistem final. Artinya, sistem akan dikembangkan lebih cepat daripada metode tradisional dan biayanya menjadi lebih rendah. Ada banyak cara untuk membuat purwarupa, begitu pula dengan penggunaannya. Ciri khas metodologi ini adalah pengembang sistem, klien, dan [[pengguna]] dapat melihat dan melakukan percobaan dengan bagian dari sistem komputer dari sejak awal proses pengembangan. | '''Pembuatan purwarupa perangkat lunak''' (''software prototyping'') atau '''daur hidup dengan pemurwarupaan''' (''life cycle using prototyping'') adalah salah satu metode [[SDLC|daur hidup pengembangan sistem]] yang didasarkan pada konsep model kerja (''working model'').<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Tujuannya adalah mengembangkan model menjadi sistem final. Artinya, sistem akan dikembangkan lebih cepat daripada metode tradisional dan biayanya menjadi lebih rendah.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Ada banyak cara untuk membuat purwarupa, begitu pula dengan penggunaannya.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Ciri khas metodologi ini adalah pengembang sistem, klien, dan [[pengguna]] dapat melihat dan melakukan percobaan dengan bagian dari sistem komputer dari sejak awal proses pengembangan.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> | ||
Dengan purwarupa yang terbuka, model sebuah sistem (atau bagiannya) dikembangkan cepat dan dipoles dalam pembahasan yang berkali-kali dengan klien. Model tersebut menunjukkan kepada klien apa yang akan dilakukan oleh sistem, tetapi tidak didukung oleh rancangan struktur yang mendetil. Pada saat perancang dan klien melakukan percobaan dengan berbagai gagasan pada suatu model dan setuju dengan rancangan final, [[rancangan]] yang sesungguhnya dibuat tepat seperti model dengan kualitas yang lebih bagus. | Dengan purwarupa yang terbuka, model sebuah sistem (atau bagiannya) dikembangkan cepat dan dipoles dalam pembahasan yang berkali-kali dengan klien.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Model tersebut menunjukkan kepada klien apa yang akan dilakukan oleh sistem, tetapi tidak didukung oleh rancangan struktur yang mendetil.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Pada saat perancang dan klien melakukan percobaan dengan berbagai gagasan pada suatu model dan setuju dengan rancangan final, [[rancangan]] yang sesungguhnya dibuat tepat seperti model dengan kualitas yang lebih bagus.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> | ||
Pembuatan purwarupa membantu menemukan kebutuhan di tahap awal pengembangan, terutama jika klien tidak yakin dengan asal masalah. Selain itu, model ini juga berguna sebagai alat untuk merancang dan memperbaiki [[antarmuka pengguna]]—bagaimana sistem akan terlihat oleh pengguna. | Pembuatan purwarupa membantu menemukan kebutuhan di tahap awal pengembangan, terutama jika klien tidak yakin dengan asal masalah.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Selain itu, model ini juga berguna sebagai alat untuk merancang dan memperbaiki [[antarmuka pengguna]]—bagaimana sistem akan terlihat oleh pengguna.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> | ||
Metodologi ini, cepat atau lambat, akan disingkirkan dan hanya digunakan untuk tujuan [[dokumentasi]]. Kelemahannya adalah metode ini tidak memiliki analisis dan rancangan yang mendalam yang merupakan hal penting bagi sistem yang sudah kokoh, tepercaya, dan bisa dikelola. Jika seorang pengembang memutuskan untuk membangun jenis purwarupa ini, penting untuk memutuskan kapan dan bagaimana ia akan disingkirkan dan selanjutnya menjamin bahwa hal tersebut telah diselesaikan tepat pada waktunya. | Metodologi ini, cepat atau lambat, akan disingkirkan dan hanya digunakan untuk tujuan [[dokumentasi]].<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Kelemahannya adalah metode ini tidak memiliki analisis dan rancangan yang mendalam yang merupakan hal penting bagi sistem yang sudah kokoh, tepercaya, dan bisa dikelola.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Jika seorang pengembang memutuskan untuk membangun jenis purwarupa ini, penting untuk memutuskan kapan dan bagaimana ia akan disingkirkan dan selanjutnya menjamin bahwa hal tersebut telah diselesaikan tepat pada waktunya.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> | ||
== Tahapan == | == Tahapan == | ||
Setelah disetujui, kebutuhan awal dianalisis dan dibagi menjadi area-area berbeda untuk menyediakan basis bagi purwarupa dari berbagai bagian yang berbeda dari sistem; setiap purwarupa diperagakan kepada klien dan dipoles untuk memasukkan kebutuhan dan modifikasi lebih banyak. Daur demonstrasi dan pemolesan berlanjut sampai klien dan pengembang merasa puas. Proses ini dilaksanakan untuk setiap bagian sistem. Purwarupa final diintegrasikan dan sistem lengkap diuji dan akhirnya diserahkan kepada klien. | Setelah disetujui, kebutuhan awal dianalisis dan dibagi menjadi area-area berbeda untuk menyediakan basis bagi purwarupa dari berbagai bagian yang berbeda dari sistem; setiap purwarupa diperagakan kepada klien dan dipoles untuk memasukkan kebutuhan dan modifikasi lebih banyak.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Daur demonstrasi dan pemolesan berlanjut sampai klien dan pengembang merasa puas. Proses ini dilaksanakan untuk setiap bagian sistem.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> Purwarupa final diintegrasikan dan sistem lengkap diuji dan akhirnya diserahkan kepada klien.<ref>Carol Britton. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit Object-Oriented Systems Development]. McGraw-Hill. 2001. hlm. [https://archive.org/details/objectorientedsy0000brit/page/28 28]-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
< | <references /> | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembuatan+purwarupa+perangkat+lunak&oldid=29439362 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29439362 (2026-07-10T10:01:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembuatan+purwarupa+perangkat+lunak&oldid=29439362 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29439362 (2026-07-10T10:01:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.31
Pembuatan purwarupa perangkat lunak (software prototyping) atau daur hidup dengan pemurwarupaan (life cycle using prototyping) adalah salah satu metode daur hidup pengembangan sistem yang didasarkan pada konsep model kerja (working model).[1] Tujuannya adalah mengembangkan model menjadi sistem final. Artinya, sistem akan dikembangkan lebih cepat daripada metode tradisional dan biayanya menjadi lebih rendah.[2] Ada banyak cara untuk membuat purwarupa, begitu pula dengan penggunaannya.[3] Ciri khas metodologi ini adalah pengembang sistem, klien, dan pengguna dapat melihat dan melakukan percobaan dengan bagian dari sistem komputer dari sejak awal proses pengembangan.[4]
Dengan purwarupa yang terbuka, model sebuah sistem (atau bagiannya) dikembangkan cepat dan dipoles dalam pembahasan yang berkali-kali dengan klien.[5] Model tersebut menunjukkan kepada klien apa yang akan dilakukan oleh sistem, tetapi tidak didukung oleh rancangan struktur yang mendetil.[6] Pada saat perancang dan klien melakukan percobaan dengan berbagai gagasan pada suatu model dan setuju dengan rancangan final, rancangan yang sesungguhnya dibuat tepat seperti model dengan kualitas yang lebih bagus.[7]
Pembuatan purwarupa membantu menemukan kebutuhan di tahap awal pengembangan, terutama jika klien tidak yakin dengan asal masalah.[8] Selain itu, model ini juga berguna sebagai alat untuk merancang dan memperbaiki antarmuka pengguna—bagaimana sistem akan terlihat oleh pengguna.[9]
Metodologi ini, cepat atau lambat, akan disingkirkan dan hanya digunakan untuk tujuan dokumentasi.[10] Kelemahannya adalah metode ini tidak memiliki analisis dan rancangan yang mendalam yang merupakan hal penting bagi sistem yang sudah kokoh, tepercaya, dan bisa dikelola.[11] Jika seorang pengembang memutuskan untuk membangun jenis purwarupa ini, penting untuk memutuskan kapan dan bagaimana ia akan disingkirkan dan selanjutnya menjamin bahwa hal tersebut telah diselesaikan tepat pada waktunya.[12]
Tahapan
Setelah disetujui, kebutuhan awal dianalisis dan dibagi menjadi area-area berbeda untuk menyediakan basis bagi purwarupa dari berbagai bagian yang berbeda dari sistem; setiap purwarupa diperagakan kepada klien dan dipoles untuk memasukkan kebutuhan dan modifikasi lebih banyak.[13] Daur demonstrasi dan pemolesan berlanjut sampai klien dan pengembang merasa puas. Proses ini dilaksanakan untuk setiap bagian sistem.[14] Purwarupa final diintegrasikan dan sistem lengkap diuji dan akhirnya diserahkan kepada klien.[15]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
- ↑ Carol Britton. Object-Oriented Systems Development. McGraw-Hill. 2001. hlm. 28-29, 269. ISBN 0-07-709544-8.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29439362 (2026-07-10T10:01:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.