Lompat ke isi

ONIOM: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28482218; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''ONIOM''' merupakan kependekan dari "our own n-layered integrated molecular orbital and molecular mechanics" yakni suatu pendekatan komputasi yang dikembangkan oleh [[Morokuma]] dan rekan-rekan kerjanya. ONIOM sebetulnya [[metode hibrid]] yang menyertakan beragam [[level teori]] dalam perhitungannya tetapi diterapkan pada atom-atom atau subunit yang berbeda dalam molekul. Sama halnya ketika mengupas bawang, maka dapat diperoleh berbagai lapisan yang satu sama lain saling berkaitan.
'''ONIOM''' merupakan kependekan dari "our own n-layered integrated molecular orbital and molecular mechanics" yakni suatu pendekatan komputasi yang dikembangkan oleh [[Morokuma]] dan rekan-rekan kerjanya. ONIOM sebetulnya [[metode hibrid]] yang menyertakan beragam [[level teori]] dalam perhitungannya tetapi diterapkan pada atom-atom atau subunit yang berbeda dalam molekul. Sama halnya ketika mengupas bawang, maka dapat diperoleh berbagai lapisan yang satu sama lain saling berkaitan.<ref>Dapprich, I. Komaromi, K.S. Byun, K. Morokuma, and M.J. Frisch. ''A new ONIOM implementation in Gaussian98. Part I. The calculation of energies, gradients, vibrational frequencies and electric field derivatives''. ''Journal of Molecular Structure: THEOCHEM''. 1999. Vol. 461-462. hlm. 1. doi:10.1016/S0166-1280(98)00475-8.</ref><ref>T Vreven. ''Chapter 3 Hybrid Methods: ONIOM(QM:MM) and QM/MM''. ''Annual Reports in Computational Chemistry''. 2006. Vol. 2. hlm. 35. doi:10.1016/S1574-1400(06)02003-2.</ref><ref>Mats Svensson. ''ONIOM: A Multilayered Integrated MO + MM Method for Geometry Optimizations and Single Point Energy Predictions. A Test for Diels−Alder Reactions and Pt(P(t-Bu)3)2+ H2Oxidative Addition''. ''The Journal of Physical Chemistry''. 1996. Vol. 100 (50). hlm. 19357. doi:10.1021/jp962071j.</ref>
Dalam mengkaji molekul besar menggunakan [[komputasi kuantum]], tentu ONIOM merupakan metode yang mutakhir, bahkan [[biomolekul]] juga sudah banyak dihitung menggunakan metode ONIOM. serta untuk kompleks logam transisi dan katalisis. Secara Umum, ONIOM dapat digolongkan menjadi ONIOM dua lapis dan ONIOM tiga lapis. Adapun penggolongan tersebut berdasarkan kebutuhan untuk mencapai akurasi yang baik dan "computational cost" yang rendah.
Dalam mengkaji molekul besar menggunakan [[komputasi kuantum]], tentu ONIOM merupakan metode yang mutakhir, bahkan [[biomolekul]] juga sudah banyak dihitung menggunakan metode ONIOM.<ref>H Senn. ''QM/MM studies of enzymes''. ''Current Opinion in Chemical Biology''. 2007. Vol. 11 (2). hlm. 182–7. doi:10.1016/j.cbpa.2007.01.684.</ref> serta untuk kompleks logam transisi dan katalisis.<ref>Valentine P. Ananikov. ''Real size of ligands, reactants and catalysts: Studies of structure, reactivity and selectivity by ONIOM and other hybrid computational approaches☆''. ''Journal of Molecular Catalysis A: Chemical''. 2010. Vol. 324. hlm. 104. doi:10.1016/j.molcata.2010.03.015.</ref> Secara Umum, ONIOM dapat digolongkan menjadi ONIOM dua lapis dan ONIOM tiga lapis. Adapun penggolongan tersebut berdasarkan kebutuhan untuk mencapai akurasi yang baik dan "computational cost" yang rendah.


== Perangkat Lunak ==
== Perangkat Lunak ==
Baris 8: Baris 8:
* [[NWChem]]
* [[NWChem]]


== Rujukan ==
== Referensi ==
 
<references />
 
[[ko:하트리-폭]]
[[zh:哈特里-福克方程]]
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=ONIOM&oldid=28482218 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28482218 (2025-11-14T07:53:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=ONIOM&oldid=28482218 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28482218 (2025-11-14T07:53:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.32

ONIOM merupakan kependekan dari "our own n-layered integrated molecular orbital and molecular mechanics" yakni suatu pendekatan komputasi yang dikembangkan oleh Morokuma dan rekan-rekan kerjanya. ONIOM sebetulnya metode hibrid yang menyertakan beragam level teori dalam perhitungannya tetapi diterapkan pada atom-atom atau subunit yang berbeda dalam molekul. Sama halnya ketika mengupas bawang, maka dapat diperoleh berbagai lapisan yang satu sama lain saling berkaitan.[1][2][3] Dalam mengkaji molekul besar menggunakan komputasi kuantum, tentu ONIOM merupakan metode yang mutakhir, bahkan biomolekul juga sudah banyak dihitung menggunakan metode ONIOM.[4] serta untuk kompleks logam transisi dan katalisis.[5] Secara Umum, ONIOM dapat digolongkan menjadi ONIOM dua lapis dan ONIOM tiga lapis. Adapun penggolongan tersebut berdasarkan kebutuhan untuk mencapai akurasi yang baik dan "computational cost" yang rendah.

Perangkat Lunak

Berbagai perangkat lunak yang mendukung untuk menggunakan ONIOM yang diketahui hingga saat ini:

Referensi

  1. Dapprich, I. Komaromi, K.S. Byun, K. Morokuma, and M.J. Frisch. A new ONIOM implementation in Gaussian98. Part I. The calculation of energies, gradients, vibrational frequencies and electric field derivatives. Journal of Molecular Structure: THEOCHEM. 1999. Vol. 461-462. hlm. 1. doi:10.1016/S0166-1280(98)00475-8.
  2. T Vreven. Chapter 3 Hybrid Methods: ONIOM(QM:MM) and QM/MM. Annual Reports in Computational Chemistry. 2006. Vol. 2. hlm. 35. doi:10.1016/S1574-1400(06)02003-2.
  3. Mats Svensson. ONIOM: A Multilayered Integrated MO + MM Method for Geometry Optimizations and Single Point Energy Predictions. A Test for Diels−Alder Reactions and Pt(P(t-Bu)3)2+ H2Oxidative Addition. The Journal of Physical Chemistry. 1996. Vol. 100 (50). hlm. 19357. doi:10.1021/jp962071j.
  4. H Senn. QM/MM studies of enzymes. Current Opinion in Chemical Biology. 2007. Vol. 11 (2). hlm. 182–7. doi:10.1016/j.cbpa.2007.01.684.
  5. Valentine P. Ananikov. Real size of ligands, reactants and catalysts: Studies of structure, reactivity and selectivity by ONIOM and other hybrid computational approaches☆. Journal of Molecular Catalysis A: Chemical. 2010. Vol. 324. hlm. 104. doi:10.1016/j.molcata.2010.03.015.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28482218 (2025-11-14T07:53:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.