Lompat ke isi

Tekstil: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29329492; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Karachi_-_Pakistan-market.jpg|thumb|right|280px|Karachi - Pakistan-market]]
'''Tekstil''' atau '''wastra''' adalah [[material]] [[fleksibel]] yang terbuat dari [[tenunan]] [[benang]]. Tekstil dibentuk dengan cara [[penyulaman]], [[penjahitan]], pengikatan, dan cara [[''pressing'']]. Istilah tekstil dalam pemakaiannya sehari-hari sering disamakan dengan istilah [[kain]]. Namun ada sedikit perbedaan antara dua istilah ini, tekstil dapat digunakan untuk menyebut bahan apa pun yang terbuat dari tenunan [[benang]], sedangkan [[kain]] merupakan hasil jadinya, yang sudah bisa digunakan.
'''Tekstil''' atau '''wastra''' adalah [[material]] [[fleksibel]] yang terbuat dari [[tenunan]] [[benang]]. Tekstil dibentuk dengan cara [[penyulaman]], [[penjahitan]], pengikatan, dan cara [[''pressing'']]. Istilah tekstil dalam pemakaiannya sehari-hari sering disamakan dengan istilah [[kain]]. Namun ada sedikit perbedaan antara dua istilah ini, tekstil dapat digunakan untuk menyebut bahan apa pun yang terbuat dari tenunan [[benang]], sedangkan [[kain]] merupakan hasil jadinya, yang sudah bisa digunakan.


Baris 14: Baris 16:


== Penggolongan Desain Tekstil ==
== Penggolongan Desain Tekstil ==
# Desain Struktur (''Structural Design'') adalah desain dari konstruksi tekstil itu sendiri, baik yang berwujud tekstil polos maupun dalam bentuk tekstil bercorak. Pada tekstil bercorak pembuatan corak dilakukan bersamaan dengan proses pembuatan lembaran tekstil tersebut. Desain struktur meliputi seluruh metode pembuatan tekstil, yaitu meliputi tekstil yang dibuat dari benang, tekstil yang dibuat tidak dari benang dan tekstil yang dibuat tanpa serat benang maupun filamen. Contoh desain struktur diantaranya yaitu tenun, tapestri, dan makrame.
# Desain Struktur (''Structural Design'') adalah desain dari konstruksi tekstil itu sendiri, baik yang berwujud tekstil polos maupun dalam bentuk tekstil bercorak. Pada tekstil bercorak pembuatan corak dilakukan bersamaan dengan proses pembuatan lembaran tekstil tersebut. Desain struktur meliputi seluruh metode pembuatan tekstil, yaitu meliputi tekstil yang dibuat dari benang, tekstil yang dibuat tidak dari benang dan tekstil yang dibuat tanpa serat benang maupun filamen. Contoh desain struktur diantaranya yaitu tenun, tapestri, dan makrame.
# Desain Permukaan (''Surface Design'') adalah desain yang dilakukan setelah proses pembuatan kain, umumnya dilakukan pada proses penyempurnaan lain. Mempelajari desain tekstil berarti mempelajari pembuatan kain tekstil dengan alat atau mesin yang diperlukan dan bahan yang sesuai. Teknik yang digunakan pada desain permukaan diantaranya: Teknik ''Printing'', Teknik ''Hand Printing'', Teknik Batik, Teknik ''Marbling'', dan Teknik Trapunto.
# Desain Permukaan (''Surface Design'') adalah desain yang dilakukan setelah proses pembuatan kain, umumnya dilakukan pada proses penyempurnaan lain. Mempelajari desain tekstil berarti mempelajari pembuatan kain tekstil dengan alat atau mesin yang diperlukan dan bahan yang sesuai. Teknik yang digunakan pada desain permukaan diantaranya: Teknik ''Printing'', Teknik ''Hand Printing'', Teknik Batik, Teknik ''Marbling'', dan Teknik Trapunto.<ref>Dinar Yuliawati. [https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/pustaka/102933/pengembangan-teknik-marbling-dengan-pewarna-alam-pada-produk-fashion.html Pengembangan Teknik Marbling dengan Pewarna Alam pada Produk Fashion]. ''Open Library Telkom University''. 2015. hlm. '9'.</ref>


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
Baris 23: Baris 24:
Linen merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari serat tanaman rami, dan telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Kain ini dikenal memiliki sifat yang kuat, tahan lama, dan tahan terhadap cuaca panas.
Linen merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari serat tanaman rami, dan telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Kain ini dikenal memiliki sifat yang kuat, tahan lama, dan tahan terhadap cuaca panas.


Teksil linen dari Mesir kuno ditemukan pada situs arkeologi dan terbuat dari serat rami yang diolah dengan teknik tradisional. Meskipun telah berusia ribuan tahun, kain tersebut masih terlihat relatif baik dan dapat memberikan informasi tentang teknik pembuatan kain pada masa lalu.
Teksil linen dari Mesir kuno ditemukan pada situs arkeologi dan terbuat dari serat rami yang diolah dengan teknik tradisional. Meskipun telah berusia ribuan tahun, kain tersebut masih terlihat relatif baik dan dapat memberikan informasi tentang teknik pembuatan kain pada masa lalu.<ref>[https://tasblacu.com/ Tas Blacu Alifine Konveksi/Pabrik Grosir Tas Blacu Harga Murah]. ''Tas Blacu Alifine''. 2017-08-08.</ref>
*  Introduction by Teresa Archuleta-Sagel. 196 pages with 125 black and white as well as color plates. Fisher is Curator Emirta, Textiles & Costumes of the [[Museum of International Folk Art]].
*  Introduction by Teresa Archuleta-Sagel. 196 pages with 125 black and white as well as color plates. Fisher is Curator Emirta, Textiles & Costumes of the [[Museum of International Folk Art]].
*
*


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tekstil&oldid=29329492 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29329492 (2026-06-09T02:46:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tekstil&oldid=29329492 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29329492 (2026-06-09T02:46:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.08

Karachi - Pakistan-market

Tekstil atau wastra adalah material fleksibel yang terbuat dari tenunan benang. Tekstil dibentuk dengan cara penyulaman, penjahitan, pengikatan, dan cara ''pressing''. Istilah tekstil dalam pemakaiannya sehari-hari sering disamakan dengan istilah kain. Namun ada sedikit perbedaan antara dua istilah ini, tekstil dapat digunakan untuk menyebut bahan apa pun yang terbuat dari tenunan benang, sedangkan kain merupakan hasil jadinya, yang sudah bisa digunakan.

Tekstil juga dapat diartikan jalinan antara lungsin dan pakan atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang mengikat satu sama lain, tenunan dan rajutan.

Tekstil dikelompokan menurut jenisnya, yaitu

1. Berdasarkan jenis produk atau bentuknya: serat staple, serat filamen, dan benang kain produk jadi.

2. Berdasarkan jenis bahannya: serat alam, serat sintetis dan serat campuran.

3. Berdasarkan jenis warna/motifnya: putih, berwarna, dan bermotif/bergambar. Dan

4. Berdasarkan jenis konstruksinya: tenun, rajut, renda, kempa, benang tunggal, dan benang gintir.

Penggolongan Desain Tekstil

  1. Desain Struktur (Structural Design) adalah desain dari konstruksi tekstil itu sendiri, baik yang berwujud tekstil polos maupun dalam bentuk tekstil bercorak. Pada tekstil bercorak pembuatan corak dilakukan bersamaan dengan proses pembuatan lembaran tekstil tersebut. Desain struktur meliputi seluruh metode pembuatan tekstil, yaitu meliputi tekstil yang dibuat dari benang, tekstil yang dibuat tidak dari benang dan tekstil yang dibuat tanpa serat benang maupun filamen. Contoh desain struktur diantaranya yaitu tenun, tapestri, dan makrame.
  2. Desain Permukaan (Surface Design) adalah desain yang dilakukan setelah proses pembuatan kain, umumnya dilakukan pada proses penyempurnaan lain. Mempelajari desain tekstil berarti mempelajari pembuatan kain tekstil dengan alat atau mesin yang diperlukan dan bahan yang sesuai. Teknik yang digunakan pada desain permukaan diantaranya: Teknik Printing, Teknik Hand Printing, Teknik Batik, Teknik Marbling, dan Teknik Trapunto.[1]

Bacaan lebih lanjut

Sebuah teksil tertua yang pernah ditemukan adalah linen yang berasal dari Mesir kuno. Diperkirakan teksil ini berusia lebih dari 4.000 tahun, dan merupakan bukti awal tentang keberadaan industri tekstil pada masa itu.

Linen merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari serat tanaman rami, dan telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu. Kain ini dikenal memiliki sifat yang kuat, tahan lama, dan tahan terhadap cuaca panas.

Teksil linen dari Mesir kuno ditemukan pada situs arkeologi dan terbuat dari serat rami yang diolah dengan teknik tradisional. Meskipun telah berusia ribuan tahun, kain tersebut masih terlihat relatif baik dan dapat memberikan informasi tentang teknik pembuatan kain pada masa lalu.[2]

  • Introduction by Teresa Archuleta-Sagel. 196 pages with 125 black and white as well as color plates. Fisher is Curator Emirta, Textiles & Costumes of the Museum of International Folk Art.

Referensi

  1. Dinar Yuliawati. Pengembangan Teknik Marbling dengan Pewarna Alam pada Produk Fashion. Open Library Telkom University. 2015. hlm. '9'.
  2. Tas Blacu Alifine Konveksi/Pabrik Grosir Tas Blacu Harga Murah. Tas Blacu Alifine. 2017-08-08.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29329492 (2026-06-09T02:46:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.