Suhu tubuh manusia: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29579761; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Suhu tubuh manusia normal''' ('''normotermia''', '''eutermia''') adalah rentang [[suhu]] khas yang ditemukan pada [[manusia]], yang umumnya dinyatakan sebagai . | '''Suhu tubuh manusia normal''' ('''normotermia''', '''eutermia''') adalah rentang [[suhu]] khas yang ditemukan pada [[manusia]], yang umumnya dinyatakan sebagai .<ref>C Ley. ''Defining usual oral temperature ranges in outpatients using an unsupervised learning algorithm''. ''JAMA Internal Medicine''. 5 September 2023. Vol. 183 (10). hlm. 1128–1135. doi:10.1001/jamainternmed.2023.4291.</ref> | ||
Suhu tubuh manusia bervariasi. Hal ini bergantung pada jenis kelamin, usia, waktu dalam sehari, tingkat aktivitas, status kesehatan (seperti penyakit dan menstruasi), bagian [[tubuh manusia|tubuh]] tempat pengukuran dilakukan, tingkat kesadaran (terjaga, tidur, disedasi), serta emosi. Suhu tubuh dipertahankan dalam rentang normal oleh fungsi [[homeostasis|homeostatis]] yang dikenal sebagai [[Termoregulasi pada manusia|termoregulasi]], yang di dalamnya penyesuaian suhu dipicu oleh [[sistem saraf pusat]]. | Suhu tubuh manusia bervariasi. Hal ini bergantung pada jenis kelamin, usia, waktu dalam sehari, tingkat aktivitas, status kesehatan (seperti penyakit dan menstruasi), bagian [[tubuh manusia|tubuh]] tempat pengukuran dilakukan, tingkat kesadaran (terjaga, tidur, disedasi), serta emosi. Suhu tubuh dipertahankan dalam rentang normal oleh fungsi [[homeostasis|homeostatis]] yang dikenal sebagai [[Termoregulasi pada manusia|termoregulasi]], yang di dalamnya penyesuaian suhu dipicu oleh [[sistem saraf pusat]]. | ||
== Metode pengukuran == | == Metode pengukuran == | ||
Pengukuran suhu merupakan bagian awal dari [[pemeriksaan klinis]] lengkap. Ada berbagai jenis [[termometer medis]], serta lokasi tubuh yang digunakan untuk pengukuran, yang meliputi: | Pengukuran suhu merupakan bagian awal dari [[pemeriksaan klinis]] lengkap. Ada berbagai jenis [[termometer medis]], serta lokasi tubuh yang digunakan untuk pengukuran, yang meliputi: | ||
* Di bawah ketiak (suhu aksila) | * Di bawah ketiak (suhu aksila) | ||
| Baris 16: | Baris 14: | ||
== Rerensi == | == Rerensi == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suhu+tubuh+manusia&oldid=29579761 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579761 (2026-08-15T01:54:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suhu+tubuh+manusia&oldid=29579761 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579761 (2026-08-15T01:54:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.11
Suhu tubuh manusia normal (normotermia, eutermia) adalah rentang suhu khas yang ditemukan pada manusia, yang umumnya dinyatakan sebagai .[1]
Suhu tubuh manusia bervariasi. Hal ini bergantung pada jenis kelamin, usia, waktu dalam sehari, tingkat aktivitas, status kesehatan (seperti penyakit dan menstruasi), bagian tubuh tempat pengukuran dilakukan, tingkat kesadaran (terjaga, tidur, disedasi), serta emosi. Suhu tubuh dipertahankan dalam rentang normal oleh fungsi homeostatis yang dikenal sebagai termoregulasi, yang di dalamnya penyesuaian suhu dipicu oleh sistem saraf pusat.
Metode pengukuran
Pengukuran suhu merupakan bagian awal dari pemeriksaan klinis lengkap. Ada berbagai jenis termometer medis, serta lokasi tubuh yang digunakan untuk pengukuran, yang meliputi:
- Di bawah ketiak (suhu aksila)
- Di dalam mulut (suhu oral)
- Di dalam rektum (suhu rektal)
- Di dalam telinga (suhu timpani)
- Pada kulit dahi di atas arteri temporalis
- Menggunakan sensor fluks panas
Rerensi
Referensi
- ↑ C Ley. Defining usual oral temperature ranges in outpatients using an unsupervised learning algorithm. JAMA Internal Medicine. 5 September 2023. Vol. 183 (10). hlm. 1128–1135. doi:10.1001/jamainternmed.2023.4291.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29579761 (2026-08-15T01:54:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.