Lompat ke isi

Makna (filsafat): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29228739; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[filsafat bahasa]], '''makna''' "adalah suatu hubungan antara dua jenis hal: tanda-tanda dan jenis hal yang mereka maksudkan, ungkapkan, atau lambangkan."
Dalam [[filsafat bahasa]], '''makna''' "adalah suatu hubungan antara dua jenis hal: tanda-tanda dan jenis hal yang mereka maksudkan, ungkapkan, atau lambangkan."<ref>Richard E Morehouse, ''Beginning Interpretive Inquiry'', Routledge, 2012, hlm. 32.</ref>


Jenis-jenis makna berbeda-beda bergantung pada jenis hal yang diwakilinya. Terdapat:
Jenis-jenis makna berbeda-beda bergantung pada jenis hal yang diwakilinya. Terdapat:
Baris 13: Baris 13:
*penggunaan, serta petunjuk bagi penggunaannya;
*penggunaan, serta petunjuk bagi penggunaannya;
*[[pengukuran]], perhitungan, atau operasi.
*[[pengukuran]], perhitungan, atau operasi.
==Referensi==


==Bacaan lanjutan==
==Bacaan lanjutan==
Baris 35: Baris 32:


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*  
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makna+%28filsafat%29&oldid=29228739 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29228739 (2026-05-15T01:34:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Makna+%28filsafat%29&oldid=29228739 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29228739 (2026-05-15T01:34:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.02

Dalam filsafat bahasa, makna "adalah suatu hubungan antara dua jenis hal: tanda-tanda dan jenis hal yang mereka maksudkan, ungkapkan, atau lambangkan."[1]

Jenis-jenis makna berbeda-beda bergantung pada jenis hal yang diwakilinya. Terdapat:

  • hal-hal yang mungkin memiliki makna;
  • hal-hal yang juga menjadi tanda bagi hal-hal lain, dan karena itu selalu bermakna (yakni, tanda-tanda alami dari dunia fisik serta gagasan-gagasan di dalam pikiran);
  • hal-hal yang secara niscaya bermakna, seperti kata-kata dan simbol nonverbal.

Pandangan-pandangan utama dalam wacana makna masa kini mencakup beberapa pemaknaan parsial berikut:

Bacaan lanjutan

  • Akmajian, Adrian et al (1995), Linguistics: an introduction to language and communication (fourth edition), Cambridge: MIT Press.
  • Allan, Keith (1986), Linguistic Meaning, Volume One, New York: Routledge & Kegan Paul.
  • Arena, Leonardo Vittorio (2012), Nonsense as the Meaning (ebook).
  • Austin, J. L. (1962), How to Do Things With Words, Cambridge: Harvard University Press.
  • Berger, Peter and Thomas Luckmann (1967), The Social Construction of Reality : A Treatise in the Sociology of Knowledge (first edition: 240 pages), Anchor Books.
  • Davidson, Donald (2001), Inquiries into Truth and Interpretation (second edition), Oxford: Oxford University Press.
  • Dummett, Michael (1981), Frege: Philosophy of Language (second edition), Cambridge: Harvard University Press.
  • Frege, Gottlob (ed. Michael Beaney, 1997), The Frege Reader, Oxford: Blackwell.
  • Gauker, Christopher (2003), Words without Meaning, MIT Press.
  • Goffman, Erving (1959), Presentation of Self in Everyday Life, Anchor Books.
  • Grice, Paul (1989), Studies in the Way of Words, Cambridge: Harvard University Press.
  • Searle, John and Daniel Vanderveken (1985), Foundations of Illocutionary Logic, Cambridge: Cambridge University Press.
  • Searle, John (1969), Speech Acts, Cambridge: Cambridge University Press.
  • Searle, John (1979), Expression and Meaning, Cambridge: Cambridge University Press.
  • Stonier, Tom (1997), Information and Meaning: An Evolutionary Perspective, London: Springer.

Pranala luar

Referensi

  1. Richard E Morehouse, Beginning Interpretive Inquiry, Routledge, 2012, hlm. 32.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29228739 (2026-05-15T01:34:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.