Lompat ke isi

Perawakan kristal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29137762; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[mineralogi]], '''perawakan kristal''' adalah bentuk luar dari suatu [[kristal]] tunggal atau agregat kristal. Perawakan suatu kristal bergantung pada [[kristal|bentuk kristal]] dan kondisi pertumbuhannya yang umumnya menimbulkan ketidakteraturan akibat terbatasnya ruang dalam [[Kristalisasi|pengkristalan]] yang biasanya terdapat dalam [[batu]]an).
[[File:Garnet,_quartz,_feldspar_8.jpg|thumb|right|280px|Garnet, quartz, feldspar 8]]
 
Dalam [[mineralogi]], '''perawakan kristal''' adalah bentuk luar dari suatu [[kristal]] tunggal atau agregat kristal. Perawakan suatu kristal bergantung pada [[kristal|bentuk kristal]] dan kondisi pertumbuhannya yang umumnya menimbulkan ketidakteraturan akibat terbatasnya ruang dalam [[Kristalisasi|pengkristalan]] yang biasanya terdapat dalam [[batu]]an).<ref>Klein, Cornelis, 2007, ''Minerals and Rocks: Exercises in Crystal and Mineral Chemistry, Crystallography, X-ray Powder Diffraction, Mineral and Rock Identification, and Ore Mineralogy,'' Wiley, third edition,</ref><ref>Wenk, Hans-Rudolph and Andrei Bulakh, 2004, ''Minerals: Their Constitution and Origin,'' Cambridge, first edition,</ref>


== Bentuk kristal ==
== Bentuk kristal ==
Pengamatan perawakan kristal dapat mengidentifikasi dan mendeskripsi mineral, karena perawakan kristal merupakan representasi eksternal dari [[Struktur kristal|susunan atom internal]]. Namun, kebanyakan kristal alami tidak menampilkan bentuk ideal dan umumnya berbentuk tidak sempurna. Kualitas bentuk suatu kristal dalam spesimen mineral dapat dideskripsikan sebagai berikut
Pengamatan perawakan kristal dapat mengidentifikasi dan mendeskripsi mineral, karena perawakan kristal merupakan representasi eksternal dari [[Struktur kristal|susunan atom internal]].<ref>Klein, Cornelis, 2007, ''Minerals and Rocks: Exercises in Crystal and Mineral Chemistry, Crystallography, X-ray Powder Diffraction, Mineral and Rock Identification, and Ore Mineralogy,'' Wiley, third edition,</ref> Namun, kebanyakan kristal alami tidak menampilkan bentuk ideal dan umumnya berbentuk tidak sempurna. Kualitas bentuk suatu kristal dalam spesimen mineral dapat dideskripsikan sebagai berikut


* [[Euhedral]]: kristal yang seluruhnya dibatasi oleh bidang-bidang khasnya, terbentuk sempurna. Istilah sinonim: idiomorfik, automorfik.
* [[Euhedral]]: kristal yang seluruhnya dibatasi oleh bidang-bidang khasnya, terbentuk sempurna. Istilah sinonim: idiomorfik, automorfik.
Baris 9: Baris 11:


==Faktor pengubah==
==Faktor pengubah==
Faktor-faktor yang memengaruhi habitus meliputi kombinasi dua atau lebih bentuk kristal; pengotor selama pertumbuhan; [[kembaran kristal]] dan kondisi pertumbuhan (misalnya, panas, tekanan, ruang); serta kecenderungan pertumbuhan spesifik seperti [[Gores (mineralogi)|goresan]] pertumbuhan. Mineral yang termasuk dalam [[sistem kristal]] yang sama belum tentu menunjukkan perawakan yang sama.
Faktor-faktor yang memengaruhi habitus meliputi kombinasi dua atau lebih bentuk kristal; pengotor selama pertumbuhan; [[kembaran kristal]] dan kondisi pertumbuhan (misalnya, panas, tekanan, ruang); serta kecenderungan pertumbuhan spesifik seperti [[Gores (mineralogi)|goresan]] pertumbuhan. Mineral yang termasuk dalam [[sistem kristal]] yang sama belum tentu menunjukkan perawakan yang sama.


Baris 16: Baris 16:


Beberapa mineral dapat menggantikan mineral lain yang sudah ada sambil mempertahankan habitus aslinya, yaitu penggantian [[pseudomorf]]. Contoh klasiknya adalah kuarsa mata harimau, yaitu [[krokidolit]] asbes yang digantikan oleh [[silika]]. Sementara [[kuarsa]] biasanya membentuk kristal ''prismatik'' (memanjang seperti prisma), pada mata harimau, bentuk ''serabut'' asli dari [[krokidolit]] tetap dipertahankan.
Beberapa mineral dapat menggantikan mineral lain yang sudah ada sambil mempertahankan habitus aslinya, yaitu penggantian [[pseudomorf]]. Contoh klasiknya adalah kuarsa mata harimau, yaitu [[krokidolit]] asbes yang digantikan oleh [[silika]]. Sementara [[kuarsa]] biasanya membentuk kristal ''prismatik'' (memanjang seperti prisma), pada mata harimau, bentuk ''serabut'' asli dari [[krokidolit]] tetap dipertahankan.


== Agregat ==
== Agregat ==
 
{| class="wikitable"
!Perawakan
!Gambar
!Deskripsi
!Contoh umum
|-
|[[Acicular (habitus kristal)|Acicular]]
|
|Seperti jarum, ramping, dan prisma meruncing di ujung yang tumbuh dengan pola radial/membulat.
|[[natrolit]], [[scolecit]], [[yuanfuliit]]
|-
|[[Arboresen]]
|
|Kristal seperti pohon yang tumbuh menyerupai cabang.
|[[tembaga]], [[emas]], [[perak]]
|-
|Kapiler/[[Filiform]]
|
|Seperti rambut atau seperti benang, sangat halus
| [[bissolit]], [[milerit]]
|-
|Koloform/Nodular/[[Tuberose]]
|
|Endapan membulat, bergaris halus dengan tonjolan konsentris tidak beraturan
| [[akik]], [[barit]], [[sfalerit]]
|-
|[[Konsentris]]
|
|Agregat cincin melingkar di sekitar pusat. Perawakan ini ditemukan pada penampang melintang dari perawakan reniform/mamiler, dan juga dari stalaktit memanjang [[kecubung]] (kuarsa), malakit, rhodokrosit, dan lainnya
|[[akik]], [[kuarsa]], [[malakit]], [[rhodokrosit]]
|-
|[[Dendritik]]
|
|Seperti akar, bercabang ke satu atau lebih arah dari titik pusat
| [[tembaga]], [[emas]], [[romanechit]], [[magnesit]], [[perak]]
|-
|[[Druse (geologi)|Druse]]/Lapisan Kerak
|
|Agregat kristal melapisi permukaan atau rongga, biasanya ditemukan dalam [[geode]] dan beberapa [[fosil]]
|[[azurit]], [[selestin]], [[kalsit]], [[uvarovit]], [[malakit]], [[kuarsa]]
|-
|Serabut/[[Asbestiform]]
|
|Prisma sangat ramping membentuk serat seperti otot
|[[aktinolit]], [[asbes]], [[barit]], [[cianit]], [[gipsum]], [[nitratin]], [[stilbit]], [[kelompok serpentin]]
|-
|Berdaun/Mikaseus/[[Lamellar]]
|
|Bidang kristal berlapis, terbelah menjadi lembaran tipis
|[[biotit]], [[hematit]], [[muskovit]], [[lepidolit]], [[molibdenit]]
|-
|[[Granular]]
|
|Agregat kristal anhedral kecil dalam [[Matriks (geologi)|matriks]] atau permukaan lain
|[[andradit]], [[bornit]], [[scheelit]], [[kuarsa]], [[uvarovit]]
|-
|[[Kristal hopper|Hopper]]
|
|Bagian luar kubus tumbuh lebih cepat daripada bagian dalam, menciptakan cekungan mirip [[Hopper (wadah penampung partikel)|corong]]
|[[bismut]] (buatan), [[halit]], [[galena]]
|-
|[[Oolitik]]
|
|Bola-bola kecil atau butiran (umumnya pipih) menyerupai telur
|[[aragonit]], [[kalsit]]
|-
|[[Pisolitik]]
|
|Nodul konsentris membulat sering ditemukan di batuan sedimen. Jauh lebih besar daripada oolitik
| [[aragonit]], [[bauksit]], [[kalsit]], [[pisolit]]
|-
|Lempeng/[[Tabular]]/Blocky
|
|Datar, berbentuk seperti tablet, pinakoid menonjol
|[[barit]], [[feldspar]], [[topaz]], [[vanadinit]], [[wulfenit]]
|-
|[[Plumose]]
|
|Sisik halus seperti bulu
|[[aurikalsit]], [[okenit]], [[mottramit]]
|-
|Radial/Menjalar/[[Divergen]]
|
|Menjalar keluar dari titik pusat tanpa menghasilkan bintang (kristal umumnya terpisah dan memiliki panjang berbeda).
|[[aenigmatit]], [[atakamit]], [[epidot]], [[pirofilit]], [[stibnit]]
|-
|[[Retikulat]]
|
|Kristal membentuk pertumbuhan antar jala segitiga seperti jaring.
|[[serusit]], [[rutil]]
|-
|Roset/[[Lentikular]]
|
|Lempeng, agregat seperti mawar menjalar (juga kristal berbentuk lensa)
|[[gipsum]], [[barit]], [[kalsit]]
|-
|[[Stalaktitik]]
|
|Terbentuk sebagai [[stalaktit]] atau [[stalagmit]]; silindris atau berbentuk kerucut. Penampang melintangnya sering mengungkapkan pola "konsentris"
|[[kalsit]], [[kalsedon]], [[krisokola]], [[goetit]], [[malakit]], [[romanechit]]
|-
|[[Stelat]]
|
|Seperti bintang, serat radial ditemukan di dalam perawakan bulat, seperti mamiler atau reniform.
| [[hematit]], [[pektolit]], [[shattuckit]], [[wavellit]]
|-
|}


== Perawakan Asimetris/Tidak Beraturan==
== Perawakan Asimetris/Tidak Beraturan==
 
{| class="wikitable"
!Perawakan
!Gambar
!Deskripsi
!Contoh umum
|-
|[[Amigdal]]oidal
|
|Seperti [[kacang almond]] yang tertanam
|[[heulandit]], [[stilbit]], [[zirkon]]
|-
|Hemimorfik
|
|Kristal berujung dua dengan dua ujung yang berbeda bentuknya
|[[elbait]], [[hemimorfit]], [[olivin]]
|-
|Massif/Kompak
|
|Tanpa bentuk, tidak ada bentuk kristal luar yang khas
|[[limonit]], [[pirus]], [[sinabar]], [[kuarsa]], [[realgar]], [[lazurit]]
|-
|Bertongkat (Sceptered)
|
|Pertumbuhan kristal berhenti dan berlanjut di bagian atas kristal, tetapi tidak di bagian bawah. Agregat luar biasa dari perawakan ini (seperti kuarsa) sering disebut sebagai "Elestial".
|[[barit]], [[kalsit]], [[markasit]], [[kuarsa]]
|-
|}


== Perawakan Simetris ==
== Perawakan Simetris ==
 
{| class="wikitable"
!Perawakan
!Gambar
!Deskripsi
!Contoh umum
|-
|Kubik
|
|Berbentuk [[Kubus]]
|[[fluorit]], [[pirit]], [[galena]], [[halit]]
|-
|Dodekahedral
|
|Berbentuk [[Dodekahedron]], 12 sisi. Sisi tengah dapat bervariasi.
|[[garnet]], [[pirit]]
|-
|Enantiomorfik
|
|Habitus bayangan cermin (yaitu [[kembar kristal]]) dan karakteristik optik; kristal tangan kanan dan kiri
|[[aragonit]], [[gipsum]], [[kuarsa]], [[plagioklas]], [[staurolit]]
|-
|Heksagonal
|
|Prisma [[Heksagon]] (enam sisi)
|[[beril]], [[galena]], [[kuarsa]], [[hanksit]], [[vanadinit]]
|-
|Ikositetrahedral
|
|Berbentuk [[Ikositetrahedron deltoidal|Ikositetrahedron]], 24 sisi
|[[analcime]], [[spessartin]]
|-
|Oktahedral
|
|Berbentuk [[Oktahedron]], [[bipiramida]] persegi (delapan sisi)
|[[intan]], [[fluorin]], [[fluorit]], [[magnetit]], [[pirit]]
|-
|Prismatik
|
|Memanjang, seperti prisma: mungkin atau tidak memiliki bidang kristal yang berkembang baik sejajar dengan sumbu vertikal
|[[beril]], [[turmalin]], [[vanadinit]]
|-
|Rombohedral
|
|Berbentuk [[Rombohedron]] (enam sisi belah ketupat)
|[[kalsit]], [[magnesit]], [[rhodokrosit]], [[siderit]]
|-
|Skalenohedral
|
|Berbentuk [[Skalenohedron]], ujung runcing
|[[kalsit]], [[rhodokrosit]], [[titanit]]
|-
|Tetrahedral
|
|Berbentuk [[Tetrahedron]], piramida segitiga (empat sisi)
|[[kalkopirit]], [[tetrahedrit]], [[sfalerit]], [[magnetit]]
|-
|}


== Perawakan Membulat/Bulat ==
== Perawakan Membulat/Bulat ==
 
{| class="wikitable"
!Perawakan
!Gambar
!Deskripsi
!Contoh umum
|-
|[[Botrioidal]]
|
|Seperti buah anggur, massa setengah bola besar dan kecil, hampir terdiferensiasi/terpisah satu sama lain
|[[kalsit]], [[kalsedon]], [[halit]], [[plumbogummit]], [[smithsonit]]
|-
|Global (Globular)
|
|Setengah bola atau bola terisolasi
|[[kalsit]], [[fluorit]], [[girolit]]
|-
|Mamiler
|
|Bulat parsial yang saling berpotongan, versi lebih besar dari botrioidal dan/atau reniform, juga agregat berlapis konsentris.
|[[kalsedon]], [[hematit]], [[malakit]]
|-
|Reniform
|
|Massa bulat tidak beraturan seperti [[ginjal]]
|[[kassiterit]], [[kalsedon]], [[krisokola]], [[hematit]], [[hemimorfit]] [[fluorit]], [[goetit]], [[greenockit]], [[malakit]], [[rhodokrosit]], [[smithsonit]], [[mottramit]], [[wavellit]]
|-
|}


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perawakan+kristal&oldid=29137762 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29137762 (2026-04-17T17:56:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perawakan+kristal&oldid=29137762 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29137762 (2026-04-17T17:56:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.08

Garnet, quartz, feldspar 8

Dalam mineralogi, perawakan kristal adalah bentuk luar dari suatu kristal tunggal atau agregat kristal. Perawakan suatu kristal bergantung pada bentuk kristal dan kondisi pertumbuhannya yang umumnya menimbulkan ketidakteraturan akibat terbatasnya ruang dalam pengkristalan yang biasanya terdapat dalam batuan).[1][2]

Bentuk kristal

Pengamatan perawakan kristal dapat mengidentifikasi dan mendeskripsi mineral, karena perawakan kristal merupakan representasi eksternal dari susunan atom internal.[3] Namun, kebanyakan kristal alami tidak menampilkan bentuk ideal dan umumnya berbentuk tidak sempurna. Kualitas bentuk suatu kristal dalam spesimen mineral dapat dideskripsikan sebagai berikut

  • Euhedral: kristal yang seluruhnya dibatasi oleh bidang-bidang khasnya, terbentuk sempurna. Istilah sinonim: idiomorfik, automorfik.
  • Subhedral: kristal yang sebagian dibatasi oleh bidang-bidang khasnya dan sebagian oleh permukaan tidak beraturan. Istilah sinonim: hipidiomorfik, hipautomorfik;
  • Anhedral: kristal yang tidak memiliki bidang khas sama sekali, bentuknya sama sekali tidak sempurna. Istilah sinonim: alotriomorfik, xenomorfik

Faktor pengubah

Faktor-faktor yang memengaruhi habitus meliputi kombinasi dua atau lebih bentuk kristal; pengotor selama pertumbuhan; kembaran kristal dan kondisi pertumbuhan (misalnya, panas, tekanan, ruang); serta kecenderungan pertumbuhan spesifik seperti goresan pertumbuhan. Mineral yang termasuk dalam sistem kristal yang sama belum tentu menunjukkan perawakan yang sama.

Beberapa perawakan suatu mineral unik untuk varietas dan lokalitasnya: Sebagai contoh, sementara sebagian besar nilam membentuk kristal memanjang seperti tong, yang ditemukan di Montana membentuk kristal tabular yang kekar. Biasanya, habitus yang terakhir hanya terlihat pada delima (ruby). Nilam dan delima sama-sama merupakan varietas dari mineral yang sama: korundum.

Beberapa mineral dapat menggantikan mineral lain yang sudah ada sambil mempertahankan habitus aslinya, yaitu penggantian pseudomorf. Contoh klasiknya adalah kuarsa mata harimau, yaitu krokidolit asbes yang digantikan oleh silika. Sementara kuarsa biasanya membentuk kristal prismatik (memanjang seperti prisma), pada mata harimau, bentuk serabut asli dari krokidolit tetap dipertahankan.

Agregat

Perawakan Gambar Deskripsi Contoh umum
Acicular Seperti jarum, ramping, dan prisma meruncing di ujung yang tumbuh dengan pola radial/membulat. natrolit, scolecit, yuanfuliit
Arboresen Kristal seperti pohon yang tumbuh menyerupai cabang. tembaga, emas, perak
Kapiler/Filiform Seperti rambut atau seperti benang, sangat halus bissolit, milerit
Koloform/Nodular/Tuberose Endapan membulat, bergaris halus dengan tonjolan konsentris tidak beraturan akik, barit, sfalerit
Konsentris Agregat cincin melingkar di sekitar pusat. Perawakan ini ditemukan pada penampang melintang dari perawakan reniform/mamiler, dan juga dari stalaktit memanjang kecubung (kuarsa), malakit, rhodokrosit, dan lainnya akik, kuarsa, malakit, rhodokrosit
Dendritik Seperti akar, bercabang ke satu atau lebih arah dari titik pusat tembaga, emas, romanechit, magnesit, perak
Druse/Lapisan Kerak Agregat kristal melapisi permukaan atau rongga, biasanya ditemukan dalam geode dan beberapa fosil azurit, selestin, kalsit, uvarovit, malakit, kuarsa
Serabut/Asbestiform Prisma sangat ramping membentuk serat seperti otot aktinolit, asbes, barit, cianit, gipsum, nitratin, stilbit, kelompok serpentin
Berdaun/Mikaseus/Lamellar Bidang kristal berlapis, terbelah menjadi lembaran tipis biotit, hematit, muskovit, lepidolit, molibdenit
Granular Agregat kristal anhedral kecil dalam matriks atau permukaan lain andradit, bornit, scheelit, kuarsa, uvarovit
Hopper Bagian luar kubus tumbuh lebih cepat daripada bagian dalam, menciptakan cekungan mirip corong bismut (buatan), halit, galena
Oolitik Bola-bola kecil atau butiran (umumnya pipih) menyerupai telur aragonit, kalsit
Pisolitik Nodul konsentris membulat sering ditemukan di batuan sedimen. Jauh lebih besar daripada oolitik aragonit, bauksit, kalsit, pisolit
Lempeng/Tabular/Blocky Datar, berbentuk seperti tablet, pinakoid menonjol barit, feldspar, topaz, vanadinit, wulfenit
Plumose Sisik halus seperti bulu aurikalsit, okenit, mottramit
Radial/Menjalar/Divergen Menjalar keluar dari titik pusat tanpa menghasilkan bintang (kristal umumnya terpisah dan memiliki panjang berbeda). aenigmatit, atakamit, epidot, pirofilit, stibnit
Retikulat Kristal membentuk pertumbuhan antar jala segitiga seperti jaring. serusit, rutil
Roset/Lentikular Lempeng, agregat seperti mawar menjalar (juga kristal berbentuk lensa) gipsum, barit, kalsit
Stalaktitik Terbentuk sebagai stalaktit atau stalagmit; silindris atau berbentuk kerucut. Penampang melintangnya sering mengungkapkan pola "konsentris" kalsit, kalsedon, krisokola, goetit, malakit, romanechit
Stelat Seperti bintang, serat radial ditemukan di dalam perawakan bulat, seperti mamiler atau reniform. hematit, pektolit, shattuckit, wavellit

Perawakan Asimetris/Tidak Beraturan

Perawakan Gambar Deskripsi Contoh umum
Amigdaloidal Seperti kacang almond yang tertanam heulandit, stilbit, zirkon
Hemimorfik Kristal berujung dua dengan dua ujung yang berbeda bentuknya elbait, hemimorfit, olivin
Massif/Kompak Tanpa bentuk, tidak ada bentuk kristal luar yang khas limonit, pirus, sinabar, kuarsa, realgar, lazurit
Bertongkat (Sceptered) Pertumbuhan kristal berhenti dan berlanjut di bagian atas kristal, tetapi tidak di bagian bawah. Agregat luar biasa dari perawakan ini (seperti kuarsa) sering disebut sebagai "Elestial". barit, kalsit, markasit, kuarsa

Perawakan Simetris

Perawakan Gambar Deskripsi Contoh umum
Kubik Berbentuk Kubus fluorit, pirit, galena, halit
Dodekahedral Berbentuk Dodekahedron, 12 sisi. Sisi tengah dapat bervariasi. garnet, pirit
Enantiomorfik Habitus bayangan cermin (yaitu kembar kristal) dan karakteristik optik; kristal tangan kanan dan kiri aragonit, gipsum, kuarsa, plagioklas, staurolit
Heksagonal Prisma Heksagon (enam sisi) beril, galena, kuarsa, hanksit, vanadinit
Ikositetrahedral Berbentuk Ikositetrahedron, 24 sisi analcime, spessartin
Oktahedral Berbentuk Oktahedron, bipiramida persegi (delapan sisi) intan, fluorin, fluorit, magnetit, pirit
Prismatik Memanjang, seperti prisma: mungkin atau tidak memiliki bidang kristal yang berkembang baik sejajar dengan sumbu vertikal beril, turmalin, vanadinit
Rombohedral Berbentuk Rombohedron (enam sisi belah ketupat) kalsit, magnesit, rhodokrosit, siderit
Skalenohedral Berbentuk Skalenohedron, ujung runcing kalsit, rhodokrosit, titanit
Tetrahedral Berbentuk Tetrahedron, piramida segitiga (empat sisi) kalkopirit, tetrahedrit, sfalerit, magnetit

Perawakan Membulat/Bulat

Perawakan Gambar Deskripsi Contoh umum
Botrioidal Seperti buah anggur, massa setengah bola besar dan kecil, hampir terdiferensiasi/terpisah satu sama lain kalsit, kalsedon, halit, plumbogummit, smithsonit
Global (Globular) Setengah bola atau bola terisolasi kalsit, fluorit, girolit
Mamiler Bulat parsial yang saling berpotongan, versi lebih besar dari botrioidal dan/atau reniform, juga agregat berlapis konsentris. kalsedon, hematit, malakit
Reniform Massa bulat tidak beraturan seperti ginjal kassiterit, kalsedon, krisokola, hematit, hemimorfit fluorit, goetit, greenockit, malakit, rhodokrosit, smithsonit, mottramit, wavellit

Referensi

  1. Klein, Cornelis, 2007, Minerals and Rocks: Exercises in Crystal and Mineral Chemistry, Crystallography, X-ray Powder Diffraction, Mineral and Rock Identification, and Ore Mineralogy, Wiley, third edition,
  2. Wenk, Hans-Rudolph and Andrei Bulakh, 2004, Minerals: Their Constitution and Origin, Cambridge, first edition,
  3. Klein, Cornelis, 2007, Minerals and Rocks: Exercises in Crystal and Mineral Chemistry, Crystallography, X-ray Powder Diffraction, Mineral and Rock Identification, and Ore Mineralogy, Wiley, third edition,

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29137762 (2026-04-17T17:56:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.