Lompat ke isi

Pengapian fusi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26785164; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pengapian fusi''' atau '''penyalaan fusi''' adalah suatu titik di mana reaksi [[fusi nuklir]] [[Reaksi rantai nuklir|mampu menopang dirinya sendiri]]. Pengapian fusi terjadi ketika [[energi]] yang dilepaskan oleh reaksi [[Fusi nuklir|fusi]] dapat memanaskan [[Fraksi massa bahan bakar|massa bahan bakar]] lebih cepat dari berbagai mekanisme yang menyebabkan hilangnya panas. Pada titik ini, energi eksternal yang diperlukan untuk memanaskan bahan bakar untuk menjaga temperatur reaksi fusi tidak lagi diperlukan. Karena laju fusi bervariasi mengikuti temperatur, titik penyalaan untuk setiap mesin tertentu biasanya dinyatakan sebagai temperatur.
'''Pengapian fusi''' atau '''penyalaan fusi''' adalah suatu titik di mana reaksi [[fusi nuklir]] [[Reaksi rantai nuklir|mampu menopang dirinya sendiri]]. Pengapian fusi terjadi ketika [[energi]] yang dilepaskan oleh reaksi [[Fusi nuklir|fusi]] dapat memanaskan [[Fraksi massa bahan bakar|massa bahan bakar]] lebih cepat dari berbagai mekanisme yang menyebabkan hilangnya panas. Pada titik ini, energi eksternal yang diperlukan untuk memanaskan bahan bakar untuk menjaga temperatur reaksi fusi tidak lagi diperlukan.<ref>David L. Chandler. [http://web.mit.edu/newsoffice/2010/fusion-ignition-0510.html New project aims for fusion ignition]. ''MIT News''. MIT. May 10, 2010.</ref> Karena laju fusi bervariasi mengikuti temperatur, titik penyalaan untuk setiap mesin tertentu biasanya dinyatakan sebagai temperatur.


== Keterangan hasil penyalaan fusi ==
== Keterangan hasil penyalaan fusi ==
Dalam sebuah temu wicara untuk Pertemuan Tahunan ke-63 [[American Physical Society]] Division of Plasma Physics pada 8 November 2021, [[National Ignition Facility]] di [[Laboratorium Nasional Lawrence Livermore]] di [[California]] mengklaim telah memicu penyalaan di laboratorium pada hari Minggu, 8 Agustus 2021 untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun sejarah program ICF. Pada pengapian tersebut telah dihasilkan 1,3 [[Joule|megajoule]] energi fusi, atau 8 kali lipat lebih besar dari pengujian yang dilakukan pada [[musim semi]] 2021. NIF memperkirakan bahwa 230&nbsp;kJ energi mencapai kapsul bahan bakar, yang menghasilkan keluaran energi hampir 6 kali lipat dari kapsul tersebut. Seorang peneliti dari [[Imperial College London]] menyatakan bahwa mayoritas peneliti pada bidang ini setuju bahwa pengapian fusi telah terdemonstrasikan. Pada Agustus 2022, hasil percobaan telah terkonfirmasi dalam tiga makalah peer-review: satu di ''Physical Review Letters'' dan dua di ''Physical Review E''. Para peneliti di NIF mencoba mereplikasi hasil Agustus, tetapi tanpa hasil. Namun, pada 11 Desember 2022, [[Departemen Energi Amerika Serikat]] mengatakan akan mengumumkan "terobosan ilmiah besar", yang diyakini bahwa para ilmuwan di National Ignition Facility berhasil memicu penyalaan fusi. Pada 13 Desember 2022, Departemen Energi AS mengonfirmasi dalam pengumuman di [[Twitter]] bahwa pengapian fusi telah tercapai.
Dalam sebuah temu wicara untuk Pertemuan Tahunan ke-63 [[American Physical Society]] Division of Plasma Physics pada 8 November 2021,<ref>[https://meetings.aps.org/Meeting/DPP21/Session/AR01?showAbstract Session AR01: Review: Creating A Burning Plasma on the National Ignition Facility]. ''Bulletin of the American Physical Society''. November 8, 2021. Vol. 66 (13).</ref> [[National Ignition Facility]] di [[Laboratorium Nasional Lawrence Livermore]] di [[California]] mengklaim<ref>Katherine Wright. [https://physics.aps.org/articles/v14/168 Ignition First in a Fusion Reaction]. ''Physics''. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.</ref> telah memicu penyalaan di laboratorium pada hari Minggu, 8 Agustus 2021 untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun sejarah program ICF.<ref>Hayley Dunning. [https://phys.org/news/2021-08-major-nuclear-fusion-milestone-ignition.html Major nuclear fusion milestone reached as 'ignition' triggered in a lab]. ''Phys.org''. 17 August 2021.</ref><ref>Breanna Bishop. [https://www.llnl.gov/news/national-ignition-facility-experiment-puts-researchers-threshold-fusion-ignition National Ignition Facility experiment puts researchers at threshold of fusion ignition]. ''Lawrence Livermore National Laboratory''. 18 August 2021.</ref> Pada pengapian tersebut telah dihasilkan 1,3 [[Joule|megajoule]] energi fusi, atau 8 kali lipat lebih besar dari pengujian yang dilakukan pada [[musim semi]] 2021.<ref>Katherine Wright. [https://physics.aps.org/articles/v14/168 Ignition First in a Fusion Reaction]. ''Physics''. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.</ref> NIF memperkirakan bahwa 230&nbsp;kJ energi mencapai kapsul bahan bakar, yang menghasilkan keluaran energi hampir 6 kali lipat dari kapsul tersebut.<ref>Katherine Wright. [https://physics.aps.org/articles/v14/168 Ignition First in a Fusion Reaction]. ''Physics''. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.</ref> Seorang peneliti dari [[Imperial College London]] menyatakan bahwa mayoritas peneliti pada bidang ini setuju bahwa pengapian fusi telah terdemonstrasikan.<ref>Katherine Wright. [https://physics.aps.org/articles/v14/168 Ignition First in a Fusion Reaction]. ''Physics''. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.</ref> Pada Agustus 2022, hasil percobaan telah terkonfirmasi dalam tiga makalah peer-review: satu di ''Physical Review Letters'' dan dua di ''Physical Review E''.<ref>Michael Padilla. [https://www.llnl.gov/news/three-peer-reviewed-papers-highlight-scientific-results-national-ignition-facility-record Three peer-reviewed papers highlight scientific results of National Ignition Facility record yield shot]. ''Lawrence Livermore National Laboratory''. 8 August 2022.</ref> Para peneliti di NIF mencoba mereplikasi hasil Agustus, tetapi tanpa hasil.<ref>David Kramer. [https://physicstoday.scitation.org/do/10.1063/PT.6.2.20211203a/full/ Lawrence Livermore's latest attempts at ignition fall short]. ''Physics Today''. 3 December 2021. Vol. 2021 (2). hlm. 1203a. doi:10.1063/PT.6.2.20211203a.</ref> Namun, pada 11 Desember 2022, [[Departemen Energi Amerika Serikat]] mengatakan akan mengumumkan "terobosan ilmiah besar", yang diyakini bahwa para ilmuwan di National Ignition Facility berhasil memicu penyalaan fusi.<ref>Nicola Davis. [https://www.theguardian.com/environment/2022/dec/12/breakthrough-in-nuclear-fusion-could-mean-near-limitless-energy Breakthrough in nuclear fusion could mean 'near-limitless energy']. ''The Guardian''. 2022-12-12.</ref> Pada 13 Desember 2022, Departemen Energi AS mengonfirmasi dalam pengumuman di [[Twitter]] bahwa pengapian fusi telah tercapai.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengapian+fusi&oldid=26785164 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


== Riset terkini ==
== Riset terkini ==
Pengapian dalam hal ini tidak boleh disamakan dengan ''[[Faktor perolehan energi fusi|titik impas]]'', konsep serupa yang membandingkan total energi yang dilepaskan dengan energi yang digunakan untuk memanaskan bahan bakar. Perbedaan utama adalah bahwa titik impas mengabaikan kerugian lingkungan, yang tidak berkontribusi pada pemanasan bahan bakar, dan dengan demikian tidak mampu membuat reaksi yang menopang dirinya sendiri. Titik impas adalah tujuan penting dalam bidang [[Tenaga fusi|energi fusi]], tetapi pengapian diperlukan untuk desain penghasil energi yang praktis.<ref>[https://lasers.llnl.gov/about/nif/ The National Ignition Facility: Ushering in a New Age for Science]. ''Lawrence Livermore National Laboratory''.</ref>


Pengapian dalam hal ini tidak boleh disamakan dengan ''[[Faktor perolehan energi fusi|titik impas]]'', konsep serupa yang membandingkan total energi yang dilepaskan dengan energi yang digunakan untuk memanaskan bahan bakar. Perbedaan utama adalah bahwa titik impas mengabaikan kerugian lingkungan, yang tidak berkontribusi pada pemanasan bahan bakar, dan dengan demikian tidak mampu membuat reaksi yang menopang dirinya sendiri. Titik impas adalah tujuan penting dalam bidang [[Tenaga fusi|energi fusi]], tetapi pengapian diperlukan untuk desain penghasil energi yang praktis.
Laboratorium Nasional Lawrence Livermore memiliki sistem laser 1,8 [[Joule|MJ]] yang bekerja dengan kekuatan penuh. Sistem laser ini dirancang untuk memadatkan dan memanaskan campuran [[deuterium]] dan [[tritium]], yang keduanya adalah [[isotop]] [[hidrogen]], untuk memampatkan isotop menjadi berukuran jauh lebih kecil dari ukuran aslinya dan menggabungkannya menjadi atom helium, serta melepaskan [[neutron]] dalam prosesnya.<ref>National Research Council (U.S.). Plasma Committee. [https://books.google.com/books?id=UQ_CHDJplHkC&q=%22fusion+ignition%22&pg=PT44 Plasma Science: Advancing Knowledge in the National Interest]. The National Academic Press. 20 December 2007. hlm. 24. ISBN 978-0-309-16436-8.</ref>


Laboratorium Nasional Lawrence Livermore memiliki sistem laser 1,8 [[Joule|MJ]] yang bekerja dengan kekuatan penuh. Sistem laser ini dirancang untuk memadatkan dan memanaskan campuran [[deuterium]] dan [[tritium]], yang keduanya adalah [[isotop]] [[hidrogen]], untuk memampatkan isotop menjadi berukuran jauh lebih kecil dari ukuran aslinya dan menggabungkannya menjadi atom helium, serta melepaskan [[neutron]] dalam prosesnya.
Pada bulan Januari 2012, Direktur National Ignition Facility Mike Dunne meramalkan dalam temu wicara pleno Photonics West 2012 bahwa pengapian akan tercapai di NIF pada Oktober 2012.<ref>Mike Hatcher. [http://optics.org/news/3/1/37 PW 2012: fusion laser on track for 2012 burn]. ''Optics.org''. 26 January 2012.</ref>


Pada bulan Januari 2012, Direktur National Ignition Facility Mike Dunne meramalkan dalam temu wicara pleno Photonics West 2012 bahwa pengapian akan tercapai di NIF pada Oktober 2012.
Pusat [[KSTAR|tokamak KSTAR]] juga telah meraih pencapaian penting dalam mengembangkan reaktor mereka. Proyek di Korea Selatan ini sangat berkaitan dengan ITER. Pada September 2022, tokamak KSTAR telah mencapai dan mempertahankan suhu 100 juta derajat C selama 30 detik tanpa mengalami kerusakan operasional.<ref>Matthew Sparkes. [https://www.newscientist.com/article/2336385-korean-nuclear-fusion-reactor-achieves-100-millionc-for-30-seconds/?utm_source=rakuten&utm_medium=affiliate&utm_campaign=2116208:Skimlinks.com&utm_content=10&ranMID=47192&ranEAID=TnL5HPStwNw&ranSiteID=TnL5HPStwNw-HnlBdhlP3tOOk1OOlTzgFg Korean nuclear fusion reactor achieves 100 million°C for 30 seconds]. ''New Scientist''.</ref><ref>Caroline Delbert. [https://www.popularmechanics.com/science/energy/a41191247/koreas-fusion-reactor-sustained-temperatures-7-times-hotter-than-the-sun-for-30-seconds/ Korea's Fusion Reactor Sustained Temperatures 7 Times Hotter Than the Sun for 30 Seconds]. ''Popular Mechanics''. Hearst Magazine Media, Inc. 13 September 2022.</ref>
 
Pusat [[KSTAR|tokamak KSTAR]] juga telah meraih pencapaian penting dalam mengembangkan reaktor mereka. Proyek di Korea Selatan ini sangat berkaitan dengan ITER. Pada September 2022, tokamak KSTAR telah mencapai dan mempertahankan suhu 100 juta derajat C selama 30 detik tanpa mengalami kerusakan operasional.
 
Para ahli percaya bahwa mencapai pengapian fusi adalah langkah pertama menuju pembangkitan listrik menggunakan [[tenaga fusi]].
 
== Referensi ==


Para ahli percaya bahwa mencapai pengapian fusi adalah langkah pertama menuju pembangkitan listrik menggunakan [[tenaga fusi]].<ref>National Research Council (U.S.). Plasma Committee. [https://books.google.com/books?id=UQ_CHDJplHkC&q=%22fusion+ignition+in+a+single+fuel+capsule%22&pg=PT44 Plasma Science: Advancing Knowledge in the National Interest]. The National Academic Press. 20 December 2007. ISBN 978-0-309-16436-8.</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [https://lasers.llnl.gov/ National Ignition Facility]
* [https://lasers.llnl.gov/ National Ignition Facility]
* [http://www-lmj.cea.fr/ Laser Megajoule] (Dalam Bahasa Prancis)
* [http://www-lmj.cea.fr/ Laser Megajoule] (Dalam Bahasa Prancis)


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengapian+fusi&oldid=26785164 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26785164 (2025-01-13T01:01:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengapian+fusi&oldid=26785164 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26785164 (2025-01-13T01:01:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 04.11

Pengapian fusi atau penyalaan fusi adalah suatu titik di mana reaksi fusi nuklir mampu menopang dirinya sendiri. Pengapian fusi terjadi ketika energi yang dilepaskan oleh reaksi fusi dapat memanaskan massa bahan bakar lebih cepat dari berbagai mekanisme yang menyebabkan hilangnya panas. Pada titik ini, energi eksternal yang diperlukan untuk memanaskan bahan bakar untuk menjaga temperatur reaksi fusi tidak lagi diperlukan.[1] Karena laju fusi bervariasi mengikuti temperatur, titik penyalaan untuk setiap mesin tertentu biasanya dinyatakan sebagai temperatur.

Keterangan hasil penyalaan fusi

Dalam sebuah temu wicara untuk Pertemuan Tahunan ke-63 American Physical Society Division of Plasma Physics pada 8 November 2021,[2] National Ignition Facility di Laboratorium Nasional Lawrence Livermore di California mengklaim[3] telah memicu penyalaan di laboratorium pada hari Minggu, 8 Agustus 2021 untuk pertama kalinya dalam lebih dari 60 tahun sejarah program ICF.[4][5] Pada pengapian tersebut telah dihasilkan 1,3 megajoule energi fusi, atau 8 kali lipat lebih besar dari pengujian yang dilakukan pada musim semi 2021.[6] NIF memperkirakan bahwa 230 kJ energi mencapai kapsul bahan bakar, yang menghasilkan keluaran energi hampir 6 kali lipat dari kapsul tersebut.[7] Seorang peneliti dari Imperial College London menyatakan bahwa mayoritas peneliti pada bidang ini setuju bahwa pengapian fusi telah terdemonstrasikan.[8] Pada Agustus 2022, hasil percobaan telah terkonfirmasi dalam tiga makalah peer-review: satu di Physical Review Letters dan dua di Physical Review E.[9] Para peneliti di NIF mencoba mereplikasi hasil Agustus, tetapi tanpa hasil.[10] Namun, pada 11 Desember 2022, Departemen Energi Amerika Serikat mengatakan akan mengumumkan "terobosan ilmiah besar", yang diyakini bahwa para ilmuwan di National Ignition Facility berhasil memicu penyalaan fusi.[11] Pada 13 Desember 2022, Departemen Energi AS mengonfirmasi dalam pengumuman di Twitter bahwa pengapian fusi telah tercapai.[12]

Riset terkini

Pengapian dalam hal ini tidak boleh disamakan dengan titik impas, konsep serupa yang membandingkan total energi yang dilepaskan dengan energi yang digunakan untuk memanaskan bahan bakar. Perbedaan utama adalah bahwa titik impas mengabaikan kerugian lingkungan, yang tidak berkontribusi pada pemanasan bahan bakar, dan dengan demikian tidak mampu membuat reaksi yang menopang dirinya sendiri. Titik impas adalah tujuan penting dalam bidang energi fusi, tetapi pengapian diperlukan untuk desain penghasil energi yang praktis.[13]

Laboratorium Nasional Lawrence Livermore memiliki sistem laser 1,8 MJ yang bekerja dengan kekuatan penuh. Sistem laser ini dirancang untuk memadatkan dan memanaskan campuran deuterium dan tritium, yang keduanya adalah isotop hidrogen, untuk memampatkan isotop menjadi berukuran jauh lebih kecil dari ukuran aslinya dan menggabungkannya menjadi atom helium, serta melepaskan neutron dalam prosesnya.[14]

Pada bulan Januari 2012, Direktur National Ignition Facility Mike Dunne meramalkan dalam temu wicara pleno Photonics West 2012 bahwa pengapian akan tercapai di NIF pada Oktober 2012.[15]

Pusat tokamak KSTAR juga telah meraih pencapaian penting dalam mengembangkan reaktor mereka. Proyek di Korea Selatan ini sangat berkaitan dengan ITER. Pada September 2022, tokamak KSTAR telah mencapai dan mempertahankan suhu 100 juta derajat C selama 30 detik tanpa mengalami kerusakan operasional.[16][17]

Para ahli percaya bahwa mencapai pengapian fusi adalah langkah pertama menuju pembangkitan listrik menggunakan tenaga fusi.[18]

Pranala luar

Referensi

  1. David L. Chandler. New project aims for fusion ignition. MIT News. MIT. May 10, 2010.
  2. Session AR01: Review: Creating A Burning Plasma on the National Ignition Facility. Bulletin of the American Physical Society. November 8, 2021. Vol. 66 (13).
  3. Katherine Wright. Ignition First in a Fusion Reaction. Physics. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.
  4. Hayley Dunning. Major nuclear fusion milestone reached as 'ignition' triggered in a lab. Phys.org. 17 August 2021.
  5. Breanna Bishop. National Ignition Facility experiment puts researchers at threshold of fusion ignition. Lawrence Livermore National Laboratory. 18 August 2021.
  6. Katherine Wright. Ignition First in a Fusion Reaction. Physics. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.
  7. Katherine Wright. Ignition First in a Fusion Reaction. Physics. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.
  8. Katherine Wright. Ignition First in a Fusion Reaction. Physics. 30 November 2021. Vol. 14. hlm. 168. doi:10.1103/Physics.14.168.
  9. Michael Padilla. Three peer-reviewed papers highlight scientific results of National Ignition Facility record yield shot. Lawrence Livermore National Laboratory. 8 August 2022.
  10. David Kramer. Lawrence Livermore's latest attempts at ignition fall short. Physics Today. 3 December 2021. Vol. 2021 (2). hlm. 1203a. doi:10.1063/PT.6.2.20211203a.
  11. Nicola Davis. Breakthrough in nuclear fusion could mean 'near-limitless energy'. The Guardian. 2022-12-12.
  12. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  13. The National Ignition Facility: Ushering in a New Age for Science. Lawrence Livermore National Laboratory.
  14. National Research Council (U.S.). Plasma Committee. Plasma Science: Advancing Knowledge in the National Interest. The National Academic Press. 20 December 2007. hlm. 24. ISBN 978-0-309-16436-8.
  15. Mike Hatcher. PW 2012: fusion laser on track for 2012 burn. Optics.org. 26 January 2012.
  16. Matthew Sparkes. Korean nuclear fusion reactor achieves 100 million°C for 30 seconds. New Scientist.
  17. Caroline Delbert. Korea's Fusion Reactor Sustained Temperatures 7 Times Hotter Than the Sun for 30 Seconds. Popular Mechanics. Hearst Magazine Media, Inc. 13 September 2022.
  18. National Research Council (U.S.). Plasma Committee. Plasma Science: Advancing Knowledge in the National Interest. The National Academic Press. 20 December 2007. ISBN 978-0-309-16436-8.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26785164 (2025-01-13T01:01:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.