Kerapuhan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28744991; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 5: | Baris 5: | ||
Zat yang lebih keras seperti [[beton]] juga dapat digiling secara mekanis dan direduksi menjadi debu mineral yang sangat halus. Namun, zat-zat tersebut umumnya tidak dianggap rapuh karena tingkat kesulitan yang terlibat dalam memecah [[ikatan kimia]] zat tersebut melalui cara mekanis. Beberapa zat seperti busa [[poliuretana]], menunjukkan peningkatan kerapuhan dengan paparan radiasi [[ultraungu|ultraviolet]], seperti [[sinar matahari]]. | Zat yang lebih keras seperti [[beton]] juga dapat digiling secara mekanis dan direduksi menjadi debu mineral yang sangat halus. Namun, zat-zat tersebut umumnya tidak dianggap rapuh karena tingkat kesulitan yang terlibat dalam memecah [[ikatan kimia]] zat tersebut melalui cara mekanis. Beberapa zat seperti busa [[poliuretana]], menunjukkan peningkatan kerapuhan dengan paparan radiasi [[ultraungu|ultraviolet]], seperti [[sinar matahari]]. | ||
Rapuh terkadang digunakan secara metaforis untuk menggambarkan kepribadian yang "[[kegetasan|getas]]" yang dapat "digosok" oleh rangsangan yang tampaknya kecil untuk menghasilkan respons emosional yang ekstrem. | Rapuh terkadang digunakan secara metaforis untuk menggambarkan kepribadian yang "[[kegetasan|getas]]" yang dapat "digosok" oleh rangsangan yang tampaknya kecil untuk menghasilkan respons emosional yang ekstrem.<ref>Lauren. [http://thecommonparlance.blogspot.ca/2008/01/friable-v-frangible.html The Common Parlance]. ''thecommonparlance.blogspot.ca''. 9 January 2008.</ref> | ||
==Umum== | ==Umum== | ||
| Baris 32: | Baris 32: | ||
==Farmaseutika== | ==Farmaseutika== | ||
Pengujian friabilitas adalah teknik [[laboratorium]] yang digunakan oleh [[farmasi industri|industri farmasi]] untuk menguji daya tahan [[tablet]] selama pengiriman. Pengujian ini melibatkan menjatuhkan sampel tablet berulang kali dalam waktu tertentu, menggunakan roda berputar dengan sekat. Hasilnya diperiksa untuk tablet yang pecah, dan persentase massa tablet yang hilang akibat pecah. Spesifikasi umum akan mengizinkan persentase pecah yang bukan nol, dan nol tablet yang pecah. | Pengujian friabilitas adalah teknik [[laboratorium]] yang digunakan oleh [[farmasi industri|industri farmasi]] untuk menguji daya tahan [[tablet]] selama pengiriman. Pengujian ini melibatkan menjatuhkan sampel tablet berulang kali dalam waktu tertentu, menggunakan roda berputar dengan sekat. Hasilnya diperiksa untuk tablet yang pecah, dan persentase massa tablet yang hilang akibat pecah. Spesifikasi umum akan mengizinkan persentase pecah yang bukan nol, dan nol tablet yang pecah. | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
* [http://www.hse.gov.uk/aboutus/meetings/iacs/acts/211102/paper45.pdf UK Advisory Committee Treatise On Friable Ceramic Fibres] | * [http://www.hse.gov.uk/aboutus/meetings/iacs/acts/211102/paper45.pdf UK Advisory Committee Treatise On Friable Ceramic Fibres] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerapuhan&oldid=28744991 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28744991 (2025-12-27T02:52:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerapuhan&oldid=28744991 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28744991 (2025-12-27T02:52:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.06
Dalam ilmu material, kerapuhan, keregasan, atau friabilitas merupakan kondisi mudah rapuh, menggambarkan kecenderungan suatu zat padat untuk pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil di bawah tegangan atau kontak, terutama dengan gesekan. Kebalikan dari mudah hancur adalah keras.
Zat-zat yang dikategorikan berbahaya, seperti asbes atau silika kristalin, sering dikatakan mudah hancur jika partikel-partikel kecil mudah terlepas dan menjadi partikel di udara, sehingga dapat terhirup (mampu masuk ke paru-paru manusia), sehingga menimbulkan bahaya kesehatan.
Zat yang lebih keras seperti beton juga dapat digiling secara mekanis dan direduksi menjadi debu mineral yang sangat halus. Namun, zat-zat tersebut umumnya tidak dianggap rapuh karena tingkat kesulitan yang terlibat dalam memecah ikatan kimia zat tersebut melalui cara mekanis. Beberapa zat seperti busa poliuretana, menunjukkan peningkatan kerapuhan dengan paparan radiasi ultraviolet, seperti sinar matahari.
Rapuh terkadang digunakan secara metaforis untuk menggambarkan kepribadian yang "getas" yang dapat "digosok" oleh rangsangan yang tampaknya kecil untuk menghasilkan respons emosional yang ekstrem.[1]
Umum
Zat yang mudah rapuh adalah zat apa pun yang dapat direduksi menjadi serat atau partikel yang lebih halus dengan sedikit tekanan atau gesekan, seperti menggosok atau secara tidak sengaja menyentuh zat tersebut. Istilah ini juga dapat diterapkan pada bahan apa pun yang menunjukkan sifat-sifat ini, seperti:
- Zat lterikat ionik yang memiliki massa jenis kurang dari 1 kg/L
- Tablet tanah liat
- Kraker
- Serat mineral
- Poliuretana (busa)
- Aerogel
Geologi
"Rapuh" dan "mengeras" adalah istilah yang umum digunakan dalam geologi batuan lunak, terutama pada batu pasir, batu lumpur, dan batu serpih untuk menggambarkan seberapa baik fragmen batuan penyusunnya saling terikat.
Contoh:
- Gumpalan tanah liat kering
- Kapur
- Perlit
Medis
Istilah "rapuh" juga digunakan untuk menggambarkan tumor dalam bidang kedokteran. Ini merupakan penentuan penting karena tumor yang mudah hancur memiliki risiko keganasan dan metastasis yang lebih tinggi.
Contoh:
- Beberapa bentuk kanker, seperti miksoma atrium
- Radang kantung empedu
Farmaseutika
Pengujian friabilitas adalah teknik laboratorium yang digunakan oleh industri farmasi untuk menguji daya tahan tablet selama pengiriman. Pengujian ini melibatkan menjatuhkan sampel tablet berulang kali dalam waktu tertentu, menggunakan roda berputar dengan sekat. Hasilnya diperiksa untuk tablet yang pecah, dan persentase massa tablet yang hilang akibat pecah. Spesifikasi umum akan mengizinkan persentase pecah yang bukan nol, dan nol tablet yang pecah.
Pranala luar
Referensi
- ↑ Lauren. The Common Parlance. thecommonparlance.blogspot.ca. 9 January 2008.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28744991 (2025-12-27T02:52:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.