Pikul: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25715483; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''[[]] '''adalah satuan berat tradisional sekitar 62.5 kilogram, dipakai di Asia, ukuran berat pikul tidaklah tetap, pada umumnya beban 1 pikul ialah beban terberat di mana seorang manusia sanggup membawanya dengan cara memikul. Satuan pikul biasanya dipakai pada kalangan buruh atau petani yang ada di Indonesia. Dalam tradisi masyarakat [[Tiongkok]], pikul dikenal dengan sebutan '''tam''' (担)atau dalam [[bahasa Jepang]] disebut '''tan''' (担, たん). Satuan pikul sampai sekarang masih dipakai di Indonesia dan di negara-negara asia timur secara informal. | [[File:Arya.picul.pikul.2013.jpg|thumb|right|280px|Arya.picul.pikul.2013]] | ||
'''[[]] '''adalah satuan berat tradisional sekitar 62.5 kilogram, dipakai di Asia, ukuran berat pikul tidaklah tetap, pada umumnya beban 1 pikul ialah beban terberat di mana seorang manusia sanggup membawanya dengan cara memikul.<ref>[https://kbbi.kata.web.id/pikulan/ pikulan]. ''Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia''. 2014-07-02.</ref> Satuan pikul biasanya dipakai pada kalangan buruh atau petani yang ada di Indonesia. Dalam tradisi masyarakat [[Tiongkok]], pikul dikenal dengan sebutan '''tam''' (担)atau dalam [[bahasa Jepang]] disebut '''tan''' (担, たん). Satuan pikul sampai sekarang masih dipakai di Indonesia dan di negara-negara asia timur secara informal.<ref>[http://prpm.dbp.gov.my/cari1?keyword=pikul Carian Umum]. ''prpm.dbp.gov.my''.</ref> | |||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
Secara informal, pikul juga dipakai untuk mengukur beban dalam perdagangan lokal dan [[internasional]], pikul dianggap sebagai satuan berat yang mudah dan tidak perlu repot-repot untuk mengukur atau menimbangnya, dalam perdagangan satuan pikul harus digunakan dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli. | Secara informal, pikul juga dipakai untuk mengukur beban dalam perdagangan lokal dan [[internasional]], pikul dianggap sebagai satuan berat yang mudah dan tidak perlu repot-repot untuk mengukur atau menimbangnya, dalam perdagangan satuan pikul harus digunakan dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli. | ||
Pikul juga digunakan sebagai unit rujukan yang mudah bagi banyak jurnal perdagangan komersial pada abad ke-19. Salah satu dari banyak contoh adalah yang dikutip pada ''Hunts Merchant Magazine'' 1859 memberikan tabel rinci harga yang diharapkan dari berbagai komoditas dan barang seperti kopi, misalkan satu pikul kopi Jawa dijual dengan harga sekitar 8 sampai 8,50 dolar [[Spanyol]] di [[Batavia]] (Jakarta) dan Singapura. | Pikul juga digunakan sebagai unit rujukan yang mudah bagi banyak jurnal perdagangan komersial pada abad ke-19. Salah satu dari banyak contoh adalah yang dikutip pada ''Hunts Merchant Magazine'' 1859 memberikan tabel rinci harga yang diharapkan dari berbagai komoditas dan barang seperti kopi, misalkan satu pikul kopi Jawa dijual dengan harga sekitar 8 sampai 8,50 dolar [[Spanyol]] di [[Batavia]] (Jakarta) dan Singapura.<ref>[http://books.google.co.uk/books/download/Hunt_s_merchants__magazine_and_commercia.pdf?id=OYooAAAAYAAJ&output=pdf&sig=ACfU3U363vNMSBj7ygE11A-iXyEIm9wa5Q&source=gbs_v2_summary_r&cad=0 Hunt's Merchants' Magazine and Commercial Review].</ref> | ||
== Pikulan == | == Pikulan == | ||
[[Pikulan]] adalah alat ukur berupa kayu untuk membawa (menimbang) beban yang akan dipikul.<ref>[https://kbbi.kata.web.id/pikulan/ pikulan]. ''Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia''. 2014-07-02.</ref><ref>[http://kamus.sabda.org/kamus/pikulan pikulan (indonesia) - Kamus SABDA]. ''kamus.sabda.org''.</ref> | |||
[[Pikulan]] adalah alat ukur berupa kayu untuk membawa (menimbang) beban yang akan dipikul. | |||
== Definisi == | == Definisi == | ||
Pikul diperkirakan mulai dipakai di pulau [[Jawa]] sekitar pertengahan abad ke-9,<ref>[https://public.oed.com/help/ Help]. ''Oxford English Dictionary''.</ref> | |||
Pikul diperkirakan mulai dipakai di pulau [[Jawa]] sekitar pertengahan abad ke-9, | dengan definisi bahwa ''sepikul'' adalah suatu beban terberat yang bisa dibawa oleh manusia dengan cara memikul, yakni menggendongnya dengan bahu menggunakan pikulan atau tongkat pikul, sesuai dengan makna katanya secara harfiah ''pikul'' yakni menggendong beban di atas bahu.<ref>[https://kbbi.kata.web.id/pikulan/ pikulan]. ''Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia''. 2014-07-02.</ref> | ||
dengan definisi bahwa ''sepikul'' adalah suatu beban terberat yang bisa dibawa oleh manusia dengan cara memikul, yakni menggendongnya dengan bahu menggunakan pikulan atau tongkat pikul, sesuai dengan makna katanya secara harfiah ''pikul'' yakni menggendong beban di atas bahu. | |||
Dikarenakan tidak adanya aturan baku yang mengatur tentang satuan tradisional pikul, maka timbul berbagai permasalahan tentang penetapan berapa beban berat dalam satu pikul. | Dikarenakan tidak adanya aturan baku yang mengatur tentang satuan tradisional pikul, maka timbul berbagai permasalahan tentang penetapan berapa beban berat dalam satu pikul. | ||
Di Indonesia umumnya sepikul disepadankan dengan berat beban sebesar 62,5 kg. Namun pada zaman [[Hindia Belanda]] sampai akhir tahun 1831, sepikul diakui sebagai berat beban sebesar 60 kg. | Di Indonesia umumnya sepikul disepadankan dengan berat beban sebesar 62,5 kg.<ref>[https://kbbi.kata.web.id/pikulan/ pikulan]. ''Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia''. 2014-07-02.</ref> Namun pada zaman [[Hindia Belanda]] sampai akhir tahun 1831, sepikul diakui sebagai berat beban sebesar 60 kg.<ref>Abdul Rasyid Asba. ''Kopra Makassar: perebutan pusat dan daerah: kajian sejarah ekonomi politik regional di Indonesia.'' Yayasan Obor Indonesia, 2007. 9789794616345. 318 pages quoting Algemen Verslag Resdientie Banoemas 1831: ANRIJ and ANRIJ Makassar 291/18: Chinne ''Verslag van de Havenmeester''</ref> | ||
Pada zaman kekaisaran Cina, sepikul setara dengan berat 100 [[kati]]. Di [[Hong Kong]] satu pikul didefinisikan sebagai 60,478982 kilogram, dan pada ''Ordinance 22: 1884'', sepikul didefinisikan sebagai [[avoirdupois pound]]. Di Taiwan pikul diadopsi dengan definisi bahwa sepikul adalah setara dengan beban 60 kg. | Pada zaman kekaisaran Cina, sepikul setara dengan berat 100 [[kati]]. Di [[Hong Kong]] satu pikul didefinisikan sebagai 60,478982 kilogram,<ref>[http://www.elegislation.gov.hk/checkconfig/checkClientConfig.jsp?applicationId=RA001 Hong Kong e-Legislation]. ''www.elegislation.gov.hk''.</ref> dan pada ''Ordinance 22: 1884'', sepikul didefinisikan sebagai [[avoirdupois pound]]. Di Taiwan pikul diadopsi dengan definisi bahwa sepikul adalah setara dengan beban 60 kg.<ref>[http://www.gio.gov.tw/taiwan-website/5-gp/yearbook/2001/appendix6.htm Weights and Measures in Use in Taiwan] from the ''Republic of China Yearbook--Taiwan 2001.</ref> | ||
Sebelum mengadopsi [[sistem metrik]], negara-negara di Asia Tenggara seperti [[Malaysia]], [[Singapura]], dan [[Brunei]] juga menggunakan satuan pikul. | Sebelum mengadopsi [[sistem metrik]], negara-negara di Asia Tenggara seperti [[Malaysia]], [[Singapura]], dan [[Brunei]] juga menggunakan satuan pikul. | ||
| Baris 28: | Baris 27: | ||
* [[Tahil]]: beban 1/16 kati | * [[Tahil]]: beban 1/16 kati | ||
* [[Pikulan]]: alat pikul | * [[Pikulan]]: alat pikul | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pikul&oldid=25715483 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25715483 (2024-05-15T00:17:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.10

[[]] adalah satuan berat tradisional sekitar 62.5 kilogram, dipakai di Asia, ukuran berat pikul tidaklah tetap, pada umumnya beban 1 pikul ialah beban terberat di mana seorang manusia sanggup membawanya dengan cara memikul.[1] Satuan pikul biasanya dipakai pada kalangan buruh atau petani yang ada di Indonesia. Dalam tradisi masyarakat Tiongkok, pikul dikenal dengan sebutan tam (担)atau dalam bahasa Jepang disebut tan (担, たん). Satuan pikul sampai sekarang masih dipakai di Indonesia dan di negara-negara asia timur secara informal.[2]
Penggunaan
Secara informal, pikul juga dipakai untuk mengukur beban dalam perdagangan lokal dan internasional, pikul dianggap sebagai satuan berat yang mudah dan tidak perlu repot-repot untuk mengukur atau menimbangnya, dalam perdagangan satuan pikul harus digunakan dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli.
Pikul juga digunakan sebagai unit rujukan yang mudah bagi banyak jurnal perdagangan komersial pada abad ke-19. Salah satu dari banyak contoh adalah yang dikutip pada Hunts Merchant Magazine 1859 memberikan tabel rinci harga yang diharapkan dari berbagai komoditas dan barang seperti kopi, misalkan satu pikul kopi Jawa dijual dengan harga sekitar 8 sampai 8,50 dolar Spanyol di Batavia (Jakarta) dan Singapura.[3]
Pikulan
Pikulan adalah alat ukur berupa kayu untuk membawa (menimbang) beban yang akan dipikul.[4][5]
Definisi
Pikul diperkirakan mulai dipakai di pulau Jawa sekitar pertengahan abad ke-9,[6] dengan definisi bahwa sepikul adalah suatu beban terberat yang bisa dibawa oleh manusia dengan cara memikul, yakni menggendongnya dengan bahu menggunakan pikulan atau tongkat pikul, sesuai dengan makna katanya secara harfiah pikul yakni menggendong beban di atas bahu.[7]
Dikarenakan tidak adanya aturan baku yang mengatur tentang satuan tradisional pikul, maka timbul berbagai permasalahan tentang penetapan berapa beban berat dalam satu pikul.
Di Indonesia umumnya sepikul disepadankan dengan berat beban sebesar 62,5 kg.[8] Namun pada zaman Hindia Belanda sampai akhir tahun 1831, sepikul diakui sebagai berat beban sebesar 60 kg.[9]
Pada zaman kekaisaran Cina, sepikul setara dengan berat 100 kati. Di Hong Kong satu pikul didefinisikan sebagai 60,478982 kilogram,[10] dan pada Ordinance 22: 1884, sepikul didefinisikan sebagai avoirdupois pound. Di Taiwan pikul diadopsi dengan definisi bahwa sepikul adalah setara dengan beban 60 kg.[11]
Sebelum mengadopsi sistem metrik, negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei juga menggunakan satuan pikul.
Lihat pula
Referensi
- ↑ pikulan. Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2014-07-02.
- ↑ Carian Umum. prpm.dbp.gov.my.
- ↑ Hunt's Merchants' Magazine and Commercial Review.
- ↑ pikulan. Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2014-07-02.
- ↑ pikulan (indonesia) - Kamus SABDA. kamus.sabda.org.
- ↑ Help. Oxford English Dictionary.
- ↑ pikulan. Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2014-07-02.
- ↑ pikulan. Kamus KBBI Online, Makna Kata dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2014-07-02.
- ↑ Abdul Rasyid Asba. Kopra Makassar: perebutan pusat dan daerah: kajian sejarah ekonomi politik regional di Indonesia. Yayasan Obor Indonesia, 2007. 9789794616345. 318 pages quoting Algemen Verslag Resdientie Banoemas 1831: ANRIJ and ANRIJ Makassar 291/18: Chinne Verslag van de Havenmeester
- ↑ Hong Kong e-Legislation. www.elegislation.gov.hk.
- ↑ Weights and Measures in Use in Taiwan from the Republic of China Yearbook--Taiwan 2001.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25715483 (2024-05-15T00:17:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.