Fototrof: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29600419; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Dead_tree_river.jpg|thumb|right|280px|Dead tree river]] | |||
'''Fototrof''' (''[[bahasa Yunani Kuno|Yunani]]'': φῶς, φωτός = cahaya, τροϕή = makanan) adalah [[organisme]] yang melakukan [[fotosintesis]] untuk memperoleh energi. Mereka memanfaatkan [[energi]] dari [[cahaya|cahaya matahari]] untuk mengubah [[karbon dioksida]] dan [[air]] menjadi bahan organik yang akan digunakan dalam fungsi-fungsi [[sel (biologi)|sel]] seperti [[biosintesis]] dan [[pernapasan sel]]. | '''Fototrof''' (''[[bahasa Yunani Kuno|Yunani]]'': φῶς, φωτός = cahaya, τροϕή = makanan) adalah [[organisme]] yang melakukan [[fotosintesis]] untuk memperoleh energi. Mereka memanfaatkan [[energi]] dari [[cahaya|cahaya matahari]] untuk mengubah [[karbon dioksida]] dan [[air]] menjadi bahan organik yang akan digunakan dalam fungsi-fungsi [[sel (biologi)|sel]] seperti [[biosintesis]] dan [[pernapasan sel]]. | ||
Sebagian besar fototrof adalah [[autotrof]], juga dikenal sebagai fotoautotrof, dan mampu [[perbaikan karbon|memperbaiki karbon]]. Tanaman fotoautotrof berbeda dengan [[kemoautotrof]] yang memperoleh energinya melalui [[oksidasi]] [[donor elektron]] di lingkungannya. Tanaman fotoheterotrof menghasilkan [[Adenosin trifosfat|ATP]] melalui [[fotofosforilasi]] dan menggunakan [[senyawa organik]] untuk membangun strukturnya. Organisme fotoautotrof kadang disebut sebagai '''holofitik'''. | Sebagian besar fototrof adalah [[autotrof]], juga dikenal sebagai fotoautotrof, dan mampu [[perbaikan karbon|memperbaiki karbon]]. Tanaman fotoautotrof berbeda dengan [[kemoautotrof]] yang memperoleh energinya melalui [[oksidasi]] [[donor elektron]] di lingkungannya. Tanaman fotoheterotrof menghasilkan [[Adenosin trifosfat|ATP]] melalui [[fotofosforilasi]] dan menggunakan [[senyawa organik]] untuk membangun strukturnya.<ref>Neil A. Campbell. [https://archive.org/details/isbn_9780536785541 Biology]. 2008. hlm. 564. ISBN 978-0-8053-6844-4.</ref> Organisme fotoautotrof kadang disebut sebagai '''holofitik'''.<ref>Robert Hine. [https://archive.org/details/factsonfiledicti0000unse_a1k0 The Facts on File dictionary of biology]. Infobase Publishing. 2005. hlm. [https://archive.org/details/factsonfiledicti0000unse_a1k0/page/175 175]. ISBN 978-0-8160-5648-4.</ref> | ||
Dalam konteks [[ekologi]], organisme fototrof memberikan nutrisi kepada semua bentuk makhluk hidup (selain autotrof lain seperti [[kemotrof]]). Di lingkungan darat, [[tanaman]] adalah varietas yang paling dominan, sementara organisme fototrof di lingkungan air meliputi [[ganggang]] (misalnya ''[[Laminariales]]''), [[protista]] (misalnya [[euglena]]), [[fitoplankton]], dan [[bakteri]] (misalnya [[sianobakteri]]). | Dalam konteks [[ekologi]], organisme fototrof memberikan nutrisi kepada semua bentuk makhluk hidup (selain autotrof lain seperti [[kemotrof]]). Di lingkungan darat, [[tanaman]] adalah varietas yang paling dominan, sementara organisme fototrof di lingkungan air meliputi [[ganggang]] (misalnya ''[[Laminariales]]''), [[protista]] (misalnya [[euglena]]), [[fitoplankton]], dan [[bakteri]] (misalnya [[sianobakteri]]). | ||
| Baris 12: | Baris 14: | ||
== Tingkatan == | == Tingkatan == | ||
* [[Autotrof]] | * [[Autotrof]] | ||
** [[Kemoautotrof]] | ** [[Kemoautotrof]] | ||
| Baris 24: | Baris 25: | ||
* [[Prototrof]] | * [[Prototrof]] | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fototrof&oldid=29600419 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29600419 (2026-08-19T13:21:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.04

Fototrof (Yunani: φῶς, φωτός = cahaya, τροϕή = makanan) adalah organisme yang melakukan fotosintesis untuk memperoleh energi. Mereka memanfaatkan energi dari cahaya matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi bahan organik yang akan digunakan dalam fungsi-fungsi sel seperti biosintesis dan pernapasan sel.
Sebagian besar fototrof adalah autotrof, juga dikenal sebagai fotoautotrof, dan mampu memperbaiki karbon. Tanaman fotoautotrof berbeda dengan kemoautotrof yang memperoleh energinya melalui oksidasi donor elektron di lingkungannya. Tanaman fotoheterotrof menghasilkan ATP melalui fotofosforilasi dan menggunakan senyawa organik untuk membangun strukturnya.[1] Organisme fotoautotrof kadang disebut sebagai holofitik.[2]
Dalam konteks ekologi, organisme fototrof memberikan nutrisi kepada semua bentuk makhluk hidup (selain autotrof lain seperti kemotrof). Di lingkungan darat, tanaman adalah varietas yang paling dominan, sementara organisme fototrof di lingkungan air meliputi ganggang (misalnya Laminariales), protista (misalnya euglena), fitoplankton, dan bakteri (misalnya sianobakteri).
Hasil dari proses ini adalah amilum, yaitu bentuk simpanan atau cadangan dari karbon, yang dapat digunakan ketika cahaya yang ada sangat sedikit untuk memenuhi kebutuhan sebuah organisme. Bakteri fotosintetik memiliki suatu zat bernama bakterioklorofil, hidup di danau dan kolam, dan memanfaatkan hidrogen dari hidrogen sulfida, untuk proses kimiawinya (pigmen bakterioklorofil menyerap cahaya di bagian-bagian spektrum UV dan inframerah ekstrem di luar jangkauan yang digunakan klorofil normal). Sianobakteri hidup di air tawar, laut, tanah, dan lumut, dan melakukan fotosintesis yang serupa dengan tanaman.
Sebuah autotrof fotolitotropis adalah organisme autotrof yang memanfaatkan energi cahaya, dan donor elektron inorganik (e.g., H2O, H2, H2S), dan CO2 sebagai sumber karbonnya.
Zona kedalaman yang dapat ditembus cahaya matahari atau cahaya buatan agar fotosintesis terjadi dikenal sebagai zona fotik.
Tingkatan
- Autotrof
- Kemoautotrof
- Fotoautotrof
- Heterotrof
Lihat pula
Referensi
- ↑ Neil A. Campbell. Biology. 2008. hlm. 564. ISBN 978-0-8053-6844-4.
- ↑ Robert Hine. The Facts on File dictionary of biology. Infobase Publishing. 2005. hlm. 175. ISBN 978-0-8160-5648-4.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29600419 (2026-08-19T13:21:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.