Lompat ke isi

Fondasi dangkal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29347759; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Fundament_IMGP8210.jpg|thumb|right|280px|Fundament IMGP8210]]
'''Fondasi dangkal''' adalah jenis [[Fondasi (arsitektur)|fondasi]] yang pemasangannya pada kedalaman yang relatif dangkal di bawah [[permukaan tanah]]. Pada fondasi dangkal, beban bangunan diteruskan langsung ke tanah. Terdapat beberapa jenis fondasi dangkal, antara lain fondasi lajur, fondasi cakar ayam dan fondasi telapak. Pemakaian fondasi dangkal umumnya pada rumah tinggal dengan konstruksi yang sederhana atau bangunan dengan kondisi tanah yang keras. Penggalian tanah untuk pembuatan fondasi dangkal dapat dilakukan dengan tenaga manusia atau menggunakan [[alat berat]].
'''Fondasi dangkal''' adalah jenis [[Fondasi (arsitektur)|fondasi]] yang pemasangannya pada kedalaman yang relatif dangkal di bawah [[permukaan tanah]]. Pada fondasi dangkal, beban bangunan diteruskan langsung ke tanah. Terdapat beberapa jenis fondasi dangkal, antara lain fondasi lajur, fondasi cakar ayam dan fondasi telapak. Pemakaian fondasi dangkal umumnya pada rumah tinggal dengan konstruksi yang sederhana atau bangunan dengan kondisi tanah yang keras. Penggalian tanah untuk pembuatan fondasi dangkal dapat dilakukan dengan tenaga manusia atau menggunakan [[alat berat]].


== Karakteristik ==
== Karakteristik ==
=== Ukuran ===
=== Ukuran ===
Fondasi dangkal merupakan jenis [[Fondasi (arsitektur)|fondasi]] bila ditinjau dari kondisi lapisan [[tanah]]. Definisi dari fondasi dangkal berbeda-beda pada peneliti yang berbeda, sehingga tidak memiliki defenisi yang sifatnya khusus. Pada dasarnya, fondasi dangkal memiliki perbadingan antara kedalaman dengan lebar yang hampir sama ukurannya. Batas umum perbandingan pondasi dangkal ialah ukuran kedalaman fondasi tidak melebih ukuran lebar fondasi. Kedalaman fondasi dangkal ke dalam tanah sifatnya relatif dangkal dan tidak melebihi dari 3 meter.
Fondasi dangkal merupakan jenis [[Fondasi (arsitektur)|fondasi]] bila ditinjau dari kondisi lapisan [[tanah]].<ref>Hanafiah, Jaya, Z., dan Reza, M. [https://www.google.co.id/books/edition/Rekayasa_Fondasi/gJgCEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&printsec=frontcover Rekayasa Fondasi]. Penerbit ANDI. 2020. hlm. 2. ISBN 978-623-01-0326-1.</ref> Definisi dari fondasi dangkal berbeda-beda pada peneliti yang berbeda, sehingga tidak memiliki defenisi yang sifatnya khusus.<ref>Kurniawan, P., dan Hadimuljono, B. [https://www.google.co.id/books/edition/Applied_Geotechnics_for_Engineers_2/5n4GEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA2&printsec=frontcover Applied Ghetechnics for Engineers 2]. Penerbit ANDI. 2020. hlm. 2. ISBN 978-623-01-1037-5.</ref> Pada dasarnya, fondasi dangkal memiliki perbadingan antara kedalaman dengan lebar yang hampir sama ukurannya.<ref>Alaska, M., dkk. [https://www.google.co.id/books/edition/Implementasi_Digitalisasi_Teknologi_Pada/4iZmEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PR56&printsec=frontcover Impelementasi Digitalisasi Teknologi pada Bangunan Tinggi untuk Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 di Indonesia]. Media Nusa Creative. Agustus 2019. hlm. 331. ISBN 978-602-462-289-3.</ref> Batas umum perbandingan pondasi dangkal ialah ukuran kedalaman fondasi tidak melebih ukuran lebar fondasi.<ref>Agung Sujatmoko. [https://www.google.co.id/books/edition/Catatan_Praktis_Pebisnis_Kontraktor/GuhPDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA64&printsec=frontcover Catatan Praktis Pebisnis Kontraktor]. Penerbit PT Elex Media Komputindo. 2018. hlm. 64. ISBN 978-602-04-5426-9.</ref> Kedalaman fondasi dangkal ke dalam tanah sifatnya relatif dangkal dan tidak melebihi dari 3 meter.<ref>Yoyok Rahayu Basuki. [https://www.google.co.id/books/edition/DASAR_DASAR_KONSTRUKSI_BANGUNAN_+_K3/9mpCEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA49&printsec=frontcover Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan dan Keselataman dan Kesehatan kerja]. Azhar Publisher. 2021. hlm. 49.</ref>


=== Pembebanan ===
=== Pembebanan ===
Pembuatan fondasi dangkal hanya pada konstruksi bangunan dengan beban yang ringan. Fondasi dangkal dibangun secara mandiri tanpa elemen [[struktur]] lainnya. Sehingga beban bangunan diteruskan secara langsung pada fondasi dangkal. Batas daya dukung tanah terhadap pondasi dangkal dapat dijelaskan melalui teori daya dukung tanah yang dikemukakan oleh Karl von Terzaghi. Penurunan maksimal yang dapat terjadi akibat pembebanan fondasi dangkal sekitar 10% dari lebar fondasi.  
Pembuatan fondasi dangkal hanya pada konstruksi bangunan dengan beban yang ringan.<ref>K. Zainuri Ihsan. [https://www.google.co.id/books/edition/Panduan_Praktis_Menghitung_RAB_untuk_Mem/VD1AEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA20&printsec=frontcover Panduan Praktis Menghitung RAB untuk Membangun Rumah]. Media Pressindo. 2013. hlm. 20. ISBN 978-979-911-310-8.</ref> Fondasi dangkal dibangun secara mandiri tanpa elemen [[struktur]] lainnya.<ref>Ahyar, J., dan Muzir. [https://www.google.co.id/books/edition/Kamus_istilah_ilmiah_dilengkapi_kata_bak/TLbPDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA256&printsec=frontcover Kamus Istilah Ilmiah: Dilengkapi Kata Baku dan Tidak Baku, Unsur Serapan, Singkatan dan Akronim, dan Peribahasa]. CV. Jejak. April 2019. hlm. 256. ISBN 978-602-474-705-3.</ref> Sehingga beban bangunan diteruskan secara langsung pada fondasi dangkal.<ref>Juniarso, dkk. [https://www.google.co.id/books/edition/PERENCANAAN_FONDASI_TIANG_BOR_Pada_Tanah/yCajEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA11&printsec=frontcover Perencanaan Fondasi Tiang Bor pada Tanah Lanau Kelempungan]. CV. Azka Pustaka. November 2022. hlm. 11. ISBN 978-623-8044-41-2.</ref> Batas daya dukung tanah terhadap pondasi dangkal dapat dijelaskan melalui teori daya dukung tanah yang dikemukakan oleh Karl von Terzaghi. Penurunan maksimal yang dapat terjadi akibat pembebanan fondasi dangkal sekitar 10% dari lebar fondasi.<ref>Supiyono. [https://www.google.co.id/books/edition/Keselamatan_Lalu_Lintas_Jalan_Raya/fgR0DwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA103&printsec=frontcover Keselamatan Lalu Lintas]. Polinema Press. September 2018. hlm. 103. ISBN 978-602-5952-22-7.</ref>  


== Jenis ==
== Jenis ==
=== Fondasi lajur ===
=== Fondasi lajur ===
Fondasi lajur dibuat dari papsangan [[batu kali]] atau [[Batu Batayo, Pinogaluman, Bolaang Mongondow Utara|batu bata]]. Pembuatan fondasi lajur pada kedalaman tanah mencapai 1,5 meter di bawah permukaan tanah dengna kondisi tanah yang kuat. Jika kondisi tanah yang kuat mencapai kedalaman 2 meter, fondasi jalur dapat dibuat di atas timbunan pasir. Setiap ketinggian 20 cm, lapisan pasir dipadatkan.
Fondasi lajur dibuat dari papsangan [[batu kali]] atau [[Batu Batayo, Pinogaluman, Bolaang Mongondow Utara|batu bata]]. Pembuatan fondasi lajur pada kedalaman tanah mencapai 1,5 meter di bawah permukaan tanah dengna kondisi tanah yang kuat. Jika kondisi tanah yang kuat mencapai kedalaman 2 meter, fondasi jalur dapat dibuat di atas timbunan pasir. Setiap ketinggian 20 cm, lapisan pasir dipadatkan.<ref>Ali Asroni. [https://www.google.co.id/books/edition/Teori_dan_Desain_Kolom_Fondasi_Balok_T/hcdVDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA132&printsec=frontcover Teori dan Desain Kolom Fondasi Balok "T" Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847-2013]. Muhammadiyah University Press. 2017. hlm. 132. ISBN 978-602-361-112-6.</ref>


Fondasi lajur pasangan batu kali digunakan pada tanah untuk bangunan sederhana. Kedalaman pemasangan fondasinya antara 60–80 cm. Tinggi fondasi sama dengan lebar tapaknya. Bahan yang digunakan adalah batu belah, pasir pasang dan [[semen portland]]. Batu belah yang dijadikan bahan pembuatannya dapat berupa batu kali atau batu gunung. Sementara itu, fondasi pasangan batu bata hanya digunakan untuk beban bangunan yang ringan. Kekuatan penopangnya tidak dapat diandalkan sehingga hanya digunakan untuk menyeimbangkan posisi tepi lantai. Fondasi lajur pasangana batu bata hanya sesuai untuk mencegah amblas di lantai [[emper mobil]] atau teras.  
Fondasi lajur pasangan batu kali digunakan pada tanah untuk bangunan sederhana.<ref>Anik Rahmawati Wahyuningsih. [https://www.google.co.id/books/edition/Langkah_Runtut_Menghitung_Rencana_Anggar/UDNqEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA7&printsec=frontcover Langkah Runtut Menghitung Rencana Anggaran Biaya Bangunan: Contoh Kasusu Rumah Tipe 36]. Penerbit Deepublish. 2022. hlm. 7. ISBN 978-623-02-0798-3.</ref> Kedalaman pemasangan fondasinya antara 60–80 cm. Tinggi fondasi sama dengan lebar tapaknya. Bahan yang digunakan adalah batu belah, pasir pasang dan [[semen portland]]. Batu belah yang dijadikan bahan pembuatannya dapat berupa batu kali atau batu gunung.<ref>Susanta K,, G., dan Kusjuliadi P., D. [https://www.google.co.id/books/edition/Cara_Praktis_Menghitung_Kebutuan_Matteri/SrmTmuX-f4oC?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA15&printsec=frontcover Cara Praktis Menghitung Kebutuhan Material Rumah]. Niaga Swadaya. 2008. hlm. 16. ISBN 978-979-263-622-2.</ref> Sementara itu, fondasi pasangan batu bata hanya digunakan untuk beban bangunan yang ringan. Kekuatan penopangnya tidak dapat diandalkan sehingga hanya digunakan untuk menyeimbangkan posisi tepi lantai. Fondasi lajur pasangana batu bata hanya sesuai untuk mencegah amblas di lantai [[emper mobil]] atau teras.<ref>Matondang, Z., Siagian, V. L. B., dan Putra, A. N. [https://www.google.co.id/books/edition/KONSTRUKSI_BANGUNAN_GEDUNG_Tutorial_Pemb/l_NIEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA8&printsec=frontcover Konstruksi Bangunan Gedung: Tutorial Pembuatan Elemen Konstruksi Bangunan Gedung]. Cipta Media Nusantara. Oktober 2021. hlm. 9. ISBN 978-623-5647-04-3.</ref>  


=== Fondasi cakar ayam ===
=== Fondasi cakar ayam ===
Fondasi cakar ayam merupakan hasil penemuan dari seorang insinyur Indonesia, [[Sedyatmo]]. Ia menyelesaikan desain fondasi cakar ayam pada tahun 1962. Fondasi cakar ayam dibuat dari susunan struktur berbentuk kaki ayam atau cakar sepanjang 2–3 meter. Di atas struktur ini dipasangi pelat dasar yang kemudian menjadi pemikul beban bangunan. Dua tokoh yang mengembangkan desain fondasi cakar ayam ialah [[Roosseno Soerjohadikoesoemo]] dan [[Sedyatmo]]. Hasil pengembangan kedua tokoh ini berbeda dari segi pemikulan beban. Pada desain fondasi cakar ayam buatan Rosseno, pemikulan beban yang diperhitungkan meliputi gaya lintang dan momen. Sementara pada desain fondasi cakar ayam buatan Sedyatmo, tidak diperhitungkan pemikulan momen.
Fondasi cakar ayam merupakan hasil penemuan dari seorang insinyur Indonesia, [[Sedyatmo]]. Ia menyelesaikan desain fondasi cakar ayam pada tahun 1962.<ref>Apri Subagio. [https://www.google.co.id/books/edition/Go_Go_Indonesia_101_Alasan_Bangga_Jadi_A/R271CQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA165&printsec=frontcover Go Go Indonesia: 101 Alasan Aku Bangga Jadi Anak Indonesia]. Cerdas Interaktif. 2013. hlm. 166. ISBN 978-979-788-360-7.</ref> Fondasi cakar ayam dibuat dari susunan struktur berbentuk kaki ayam atau cakar sepanjang 2–3 meter. Di atas struktur ini dipasangi pelat dasar yang kemudian menjadi pemikul beban bangunan. Dua tokoh yang mengembangkan desain fondasi cakar ayam ialah [[Roosseno Soerjohadikoesoemo]] dan [[Sedyatmo]]. Hasil pengembangan kedua tokoh ini berbeda dari segi pemikulan beban. Pada desain fondasi cakar ayam buatan Rosseno, pemikulan beban yang diperhitungkan meliputi gaya lintang dan momen. Sementara pada desain fondasi cakar ayam buatan Sedyatmo, tidak diperhitungkan pemikulan momen.<ref>[https://www.google.co.id/books/edition/Roosseno_jembatan_dan_menjembatani/gHNAUI1PNCcC?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA90&printsec=frontcover Roosseno: Jembatan dan Menjembatani]. Yayasan Obor Indonesia. Juli 2008. hlm. 90. ISBN 978-979-461-693-2.</ref>


Fondasi cakar ayam sesuai untuk diterapkan pada tanah di kawasan pantai dan [[rawa]]. Namun fondasi cakar ayam tidak sesuai untuk diterapkan pada jalan tol. Karena fondasi cakar ayam tidak mampu menahan gaya gerak dari beban yang bergerak.
Fondasi cakar ayam sesuai untuk diterapkan pada tanah di kawasan pantai dan [[rawa]]. Namun fondasi cakar ayam tidak sesuai untuk diterapkan pada jalan tol. Karena fondasi cakar ayam tidak mampu menahan gaya gerak dari beban yang bergerak.<ref>Sulitstijo Sudarto Mulyo. [https://www.google.co.id/books/edition/Bangunan_yang_Runtuh_Studi_Kasus_Kesalah/gNxMDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA54&printsec=frontcover Bangunan yang Runtuh]. Penerbit PT Elex Media Komputindo. 2014. hlm. 54. ISBN 978-602-02-3172-3.</ref>


=== Fondasi telapak ===
=== Fondasi telapak ===
Fondasi telapak hanya tersusun dari beton tidak bertulang. Beton dibentuk [[limas]] dengan [[Alas (geometri)|alas]] berbentuk [[segi empat]]. Fondasi telapak hanya digunakan pada rumah sederhana dengan beban bangunan yang tidak berat. Pemakaiannya umum ditemukan pada berbagai jenis [[rumah panggung]] di [[Indonesia]]. Fungsi fondasi telapak adalah menopang [[kolom]] secara mandiri. Beban bangunan diteruskan ke bawah dari permukaaan ke fondasi telapak hingga ke lapisan tanah yang keras. Fondasi telapak tidak dianjurkan untuk digunakan pada daerah yang tanahnya memiliki kemungkinan mengalami gerusan atau terpengaruh oleh gerusan. Salah satu jenis bangunan yang sesuai untuk memakai fondasi telapak ialah masjid.
Fondasi telapak hanya tersusun dari beton tidak bertulang. Beton dibentuk [[limas]] dengan [[Alas (geometri)|alas]] berbentuk [[segi empat]]. Fondasi telapak hanya digunakan pada rumah sederhana dengan beban bangunan yang tidak berat. Pemakaiannya umum ditemukan pada berbagai jenis [[rumah panggung]] di [[Indonesia]].<ref>Rio Manullang. [https://www.google.co.id/books/edition/Dari_tanah_jadi_rumah/M32gEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PT34&printsec=frontcover Dari Tanah Jadi Rumah: Panduan Tepat Membangun Rumah Idaman]. Penerbit ANDI. 2016. hlm. 26. ISBN 978-979-29-5856-0.</ref> Fungsi fondasi telapak adalah menopang [[kolom]] secara mandiri.<ref>Koespiadi, dkk. [https://www.google.co.id/books/edition/Fondasi_Pracetak_Trapesium/fH8rEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PR6&printsec=frontcover Fondasi Cetak Trapesium]. Narotama University Press. November 2018. hlm. 3. ISBN 978-602-6557-44-5.</ref> Beban bangunan diteruskan ke bawah dari permukaaan ke fondasi telapak hingga ke lapisan tanah yang keras.<ref>Tutang Muhtar Kamaludin. [https://www.google.co.id/books/edition/BEST_PARCTICE_PENGENDALIAN_BIAYA_DAN_WAK/MShQEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA57&printsec=frontcover Best Practice Pengendalian Biaya dan Waktu Menggunakan Earned Value Concept]. Penerbit Adab. Oktober 2021. hlm. 57. ISBN 978-623-5687-08-7.</ref> Fondasi telapak tidak dianjurkan untuk digunakan pada daerah yang tanahnya memiliki kemungkinan mengalami gerusan atau terpengaruh oleh gerusan.<ref>Salmani, dkk. [https://www.google.co.id/books/edition/Teknik_Pelaksanaan_Pekerjaan_Jembatan/QEhtEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA35&printsec=frontcover Teknik Pelaksanaan Pekerjaan Jembatan]. Penerbit Deepublish. Januari 2022. hlm. 35. ISBN 978-623-02-4081-2.</ref> Salah satu jenis bangunan yang sesuai untuk memakai fondasi telapak ialah masjid.<ref>Mistra. [https://www.google.co.id/books/edition/Panduan_Membangun_Rumah/2gWRmDBBXJMC?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA40&printsec=frontcover Panduan Membangun Rumah]. Penebar Swadaya. April 2008. hlm. 40. ISBN 978-979-26-3624-6.</ref>


== Pengerjaan ==
== Pengerjaan ==
=== Perencanaan ===
=== Perencanaan ===
[[Perencanaan]] fondasi dangkal salah satunya menggunakan parameter pengujian kekuatan tekan bebas.  
[[Perencanaan]] fondasi dangkal salah satunya menggunakan parameter pengujian kekuatan tekan bebas.<ref>Panjaitan, N. H., Suhairiani, dan Sinaga, E. K. [https://www.google.co.id/books/edition/Modul_Pembelajaran_Stabilisasi_Tanah_Lem/_mLLDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA48&printsec=frontcover Modul Pembelajaran Stabilisasi Tanah Lempung]. Yayasan Kita Menulis. Januari 2020. hlm. 48. ISBN 978-623-764-526-9.</ref>  


=== Penggalian tanah ===
=== Penggalian tanah ===
Pengerjaan pembuatan fondasi dangkal juga lebih cepat dibandingkan dengan pembuatan fondasi dalam. Pembuatan fondasi dangkal hanya memerlukan volume galian tanah yang tidak besar. Sehingga penggalian tanah ntuk pembuatan fondasi dangkal dapat dilakukan hanya dengan tenaga [[manusia]]. Pada bangunan berukuran besar dan luas, jenis fondasi dangkal yang dapat digunakan salah satunya yang sesuai ialah fondasi pelat. Namun, pemakaiannya memerlukan alat berat karena volume galian yang besar. Alat berat yang digunakan ialah [[ekskavator]] terutama yang menggali ke arah belakang.
Pengerjaan pembuatan fondasi dangkal juga lebih cepat dibandingkan dengan pembuatan fondasi dalam.<ref>Wahyudin. [https://www.google.co.id/books/edition/A_to_Z_Anak_Kreatif/ihQ8IpkTYnoC?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA6&printsec=frontcover A to Z Anak Kreatif]. Gema Insani Press. 2007. hlm. 6. ISBN 979-56-0231-4.</ref> Pembuatan fondasi dangkal hanya memerlukan volume galian tanah yang tidak besar. Sehingga penggalian tanah ntuk pembuatan fondasi dangkal dapat dilakukan hanya dengan tenaga [[manusia]].<ref>Fatriady, dkk. [https://www.google.co.id/books/edition/Teknologi_Bangunan_dan_Material/I2JbEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA35&printsec=frontcover Teknologi Bangunan dan Material]. Tohar Media. Januari 2022. hlm. 35. ISBN 978-623-560-307-0.</ref> Pada bangunan berukuran besar dan luas, jenis fondasi dangkal yang dapat digunakan salah satunya yang sesuai ialah fondasi pelat. Namun, pemakaiannya memerlukan alat berat karena volume galian yang besar. Alat berat yang digunakan ialah [[ekskavator]] terutama yang menggali ke arah belakang.<ref>Diah Lydianingtias. [https://www.google.co.id/books/edition/Alat_berat/NPtxDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA33&printsec=frontcover Alat Berat]. Polinema Press. Juli 2018. hlm. 33-34. ISBN 978-602-5952-08-1.</ref>


== Pemakaian ==
== Pemakaian ==
Fondasi dangkal dapat dibuat ketika kondisi tanah di dasar bawah bangunan sesuai untuk pengalihan beban bangunan. Pada umumnya, biaya untuk pembuatan fondasi dangkal lebih murah dibandingkan dengan biaya untuk pembuatan [[fondasi dalam]]. Pembuatan fondasi dangkal secara umum pada rumah tinggal yang memiliki konstruksi bangunan yang sederhana. Fondasi dangkal tidak dapat dibuat untuk bangunan yang terlalu tinggi. Kondisi lain yang memungkinkan untuk menggunakan fondasi dangkal adalah kondisi tanah yang keras. Selain itu, tanah yang dijadikan lokasi fondasi dangkal harus cukup stabil. Di [[lahan basah]] atau gambut, pondasi dangkal dapat digunakan dengan aman dengan menambahkan kayu galam sebagai landasannya.
Fondasi dangkal dapat dibuat ketika kondisi tanah di dasar bawah bangunan sesuai untuk pengalihan beban bangunan. Pada umumnya, biaya untuk pembuatan fondasi dangkal lebih murah dibandingkan dengan biaya untuk pembuatan [[fondasi dalam]].<ref>Edward Allen. [https://www.google.co.id/books/edition/Dasar_2_Konstruksi_Jl_1/tSxaXogX1X4C?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA36&printsec=frontcover Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan Jilid 1: Bahan-Bahan dan Metodenya]. Penerbit Erlangga. 2005. hlm. 36. ISBN 979-741-906-1.</ref> Pembuatan fondasi dangkal secara umum pada rumah tinggal yang memiliki konstruksi bangunan yang sederhana.<ref>Rio Manullang. [https://www.google.co.id/books/edition/Pintar_Membangun_dan_Mendesain_Rumah/m4paCnKjzVIC?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA39&printsec=frontcover Pintar Membangun dan Mendesain Rumah]. Transmedia. hlm. 39. ISBN 978-979-799-234-7.</ref> Fondasi dangkal tidak dapat dibuat untuk bangunan yang terlalu tinggi.<ref>Heru Susanto. [https://www.google.co.id/books/edition/101_Kebiasaan_Penjual_yang_Sukses/cH1cDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA148&printsec=frontcover 101 Kebiasaan Penjual yang Sukses]. Penerbit PT Elex Media Komputindo. 2008. hlm. 148. ISBN 978-979-27-2523-0.</ref> Kondisi lain yang memungkinkan untuk menggunakan fondasi dangkal adalah kondisi tanah yang keras.<ref>Gatut Susanta. [https://www.google.co.id/books/edition/PANDUAN_LENGKAP_membangun_RUMAH/CErTJ5N5eoAC?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA36&printsec=frontcover Panduan Lengkap Membangun Rumah]. Penebar Swadaya. Juni 2008. hlm. 36. ISBN 978-979-26-3633-8.</ref> Selain itu, tanah yang dijadikan lokasi fondasi dangkal harus cukup stabil.<ref>Purnama, S., dkk. [https://www.google.co.id/books/edition/Desain_Interior_dan_Eksterior_Pendidikan/WDl2EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA67&printsec=frontcover Desain Interior dan Eksterior Pendidikan Anak Usia Dini]. Rina Roudhotul Jannah. hlm. 67. ISBN 978-623-929-180-8.</ref> Di [[lahan basah]] atau gambut, pondasi dangkal dapat digunakan dengan aman dengan menambahkan kayu galam sebagai landasannya.<ref>Rinaldi, A., dan Irawan, D. E. [https://www.google.co.id/books/edition/Hidrogeologi_Tanah_Tak_Jenuh_Air_Unsatur/E-QNEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA44&printsec=frontcover Hidrogeologi Tanah Tak Jenuh Air (Unsaturated Hydrogeology)]. ITB Press. 2020. hlm. 44. ISBN 978-623-297-011-3.</ref>


=== Pangkal pilar jembatan kereta api ===
=== Pangkal pilar jembatan kereta api ===
Pangkal pilar jembatan kereta api di [[pegunungan]] dapat menggunakan pondasi dangkal berbentuk blok T memanjang ke belakang atau berbentuk sayap. Pemakaian pondasi dangkal untuk pembuatan dangkal pilar jembatan kereta api mempersyaratkan tanah yang keras di kedalaman yang dangkal.
Pangkal pilar jembatan kereta api di [[pegunungan]] dapat menggunakan pondasi dangkal berbentuk blok T memanjang ke belakang atau berbentuk sayap. Pemakaian pondasi dangkal untuk pembuatan dangkal pilar jembatan kereta api mempersyaratkan tanah yang keras di kedalaman yang dangkal.<ref>Suwandi. [https://www.google.co.id/books/edition/Pengenalan_Jembatan_Kereta_Api_Edisi_Rev/0ccnEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=fondasi+dangkal&pg=PA54&printsec=frontcover Pengenalan Jembatan Kereta Api]. Penerbit Deepublish. Maret 2021. hlm. 54. ISBN 978-623-02-2536-9.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fondasi+dangkal&oldid=29347759 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29347759 (2026-06-15T06:50:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fondasi+dangkal&oldid=29347759 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29347759 (2026-06-15T06:50:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.12

Fundament IMGP8210

Fondasi dangkal adalah jenis fondasi yang pemasangannya pada kedalaman yang relatif dangkal di bawah permukaan tanah. Pada fondasi dangkal, beban bangunan diteruskan langsung ke tanah. Terdapat beberapa jenis fondasi dangkal, antara lain fondasi lajur, fondasi cakar ayam dan fondasi telapak. Pemakaian fondasi dangkal umumnya pada rumah tinggal dengan konstruksi yang sederhana atau bangunan dengan kondisi tanah yang keras. Penggalian tanah untuk pembuatan fondasi dangkal dapat dilakukan dengan tenaga manusia atau menggunakan alat berat.

Karakteristik

Ukuran

Fondasi dangkal merupakan jenis fondasi bila ditinjau dari kondisi lapisan tanah.[1] Definisi dari fondasi dangkal berbeda-beda pada peneliti yang berbeda, sehingga tidak memiliki defenisi yang sifatnya khusus.[2] Pada dasarnya, fondasi dangkal memiliki perbadingan antara kedalaman dengan lebar yang hampir sama ukurannya.[3] Batas umum perbandingan pondasi dangkal ialah ukuran kedalaman fondasi tidak melebih ukuran lebar fondasi.[4] Kedalaman fondasi dangkal ke dalam tanah sifatnya relatif dangkal dan tidak melebihi dari 3 meter.[5]

Pembebanan

Pembuatan fondasi dangkal hanya pada konstruksi bangunan dengan beban yang ringan.[6] Fondasi dangkal dibangun secara mandiri tanpa elemen struktur lainnya.[7] Sehingga beban bangunan diteruskan secara langsung pada fondasi dangkal.[8] Batas daya dukung tanah terhadap pondasi dangkal dapat dijelaskan melalui teori daya dukung tanah yang dikemukakan oleh Karl von Terzaghi. Penurunan maksimal yang dapat terjadi akibat pembebanan fondasi dangkal sekitar 10% dari lebar fondasi.[9]  

Jenis

Fondasi lajur

Fondasi lajur dibuat dari papsangan batu kali atau batu bata. Pembuatan fondasi lajur pada kedalaman tanah mencapai 1,5 meter di bawah permukaan tanah dengna kondisi tanah yang kuat. Jika kondisi tanah yang kuat mencapai kedalaman 2 meter, fondasi jalur dapat dibuat di atas timbunan pasir. Setiap ketinggian 20 cm, lapisan pasir dipadatkan.[10]

Fondasi lajur pasangan batu kali digunakan pada tanah untuk bangunan sederhana.[11] Kedalaman pemasangan fondasinya antara 60–80 cm. Tinggi fondasi sama dengan lebar tapaknya. Bahan yang digunakan adalah batu belah, pasir pasang dan semen portland. Batu belah yang dijadikan bahan pembuatannya dapat berupa batu kali atau batu gunung.[12] Sementara itu, fondasi pasangan batu bata hanya digunakan untuk beban bangunan yang ringan. Kekuatan penopangnya tidak dapat diandalkan sehingga hanya digunakan untuk menyeimbangkan posisi tepi lantai. Fondasi lajur pasangana batu bata hanya sesuai untuk mencegah amblas di lantai emper mobil atau teras.[13]  

Fondasi cakar ayam

Fondasi cakar ayam merupakan hasil penemuan dari seorang insinyur Indonesia, Sedyatmo. Ia menyelesaikan desain fondasi cakar ayam pada tahun 1962.[14] Fondasi cakar ayam dibuat dari susunan struktur berbentuk kaki ayam atau cakar sepanjang 2–3 meter. Di atas struktur ini dipasangi pelat dasar yang kemudian menjadi pemikul beban bangunan. Dua tokoh yang mengembangkan desain fondasi cakar ayam ialah Roosseno Soerjohadikoesoemo dan Sedyatmo. Hasil pengembangan kedua tokoh ini berbeda dari segi pemikulan beban. Pada desain fondasi cakar ayam buatan Rosseno, pemikulan beban yang diperhitungkan meliputi gaya lintang dan momen. Sementara pada desain fondasi cakar ayam buatan Sedyatmo, tidak diperhitungkan pemikulan momen.[15]

Fondasi cakar ayam sesuai untuk diterapkan pada tanah di kawasan pantai dan rawa. Namun fondasi cakar ayam tidak sesuai untuk diterapkan pada jalan tol. Karena fondasi cakar ayam tidak mampu menahan gaya gerak dari beban yang bergerak.[16]

Fondasi telapak

Fondasi telapak hanya tersusun dari beton tidak bertulang. Beton dibentuk limas dengan alas berbentuk segi empat. Fondasi telapak hanya digunakan pada rumah sederhana dengan beban bangunan yang tidak berat. Pemakaiannya umum ditemukan pada berbagai jenis rumah panggung di Indonesia.[17] Fungsi fondasi telapak adalah menopang kolom secara mandiri.[18] Beban bangunan diteruskan ke bawah dari permukaaan ke fondasi telapak hingga ke lapisan tanah yang keras.[19] Fondasi telapak tidak dianjurkan untuk digunakan pada daerah yang tanahnya memiliki kemungkinan mengalami gerusan atau terpengaruh oleh gerusan.[20] Salah satu jenis bangunan yang sesuai untuk memakai fondasi telapak ialah masjid.[21]

Pengerjaan

Perencanaan

Perencanaan fondasi dangkal salah satunya menggunakan parameter pengujian kekuatan tekan bebas.[22]  

Penggalian tanah

Pengerjaan pembuatan fondasi dangkal juga lebih cepat dibandingkan dengan pembuatan fondasi dalam.[23] Pembuatan fondasi dangkal hanya memerlukan volume galian tanah yang tidak besar. Sehingga penggalian tanah ntuk pembuatan fondasi dangkal dapat dilakukan hanya dengan tenaga manusia.[24] Pada bangunan berukuran besar dan luas, jenis fondasi dangkal yang dapat digunakan salah satunya yang sesuai ialah fondasi pelat. Namun, pemakaiannya memerlukan alat berat karena volume galian yang besar. Alat berat yang digunakan ialah ekskavator terutama yang menggali ke arah belakang.[25]

Pemakaian

Fondasi dangkal dapat dibuat ketika kondisi tanah di dasar bawah bangunan sesuai untuk pengalihan beban bangunan. Pada umumnya, biaya untuk pembuatan fondasi dangkal lebih murah dibandingkan dengan biaya untuk pembuatan fondasi dalam.[26] Pembuatan fondasi dangkal secara umum pada rumah tinggal yang memiliki konstruksi bangunan yang sederhana.[27] Fondasi dangkal tidak dapat dibuat untuk bangunan yang terlalu tinggi.[28] Kondisi lain yang memungkinkan untuk menggunakan fondasi dangkal adalah kondisi tanah yang keras.[29] Selain itu, tanah yang dijadikan lokasi fondasi dangkal harus cukup stabil.[30] Di lahan basah atau gambut, pondasi dangkal dapat digunakan dengan aman dengan menambahkan kayu galam sebagai landasannya.[31]

Pangkal pilar jembatan kereta api

Pangkal pilar jembatan kereta api di pegunungan dapat menggunakan pondasi dangkal berbentuk blok T memanjang ke belakang atau berbentuk sayap. Pemakaian pondasi dangkal untuk pembuatan dangkal pilar jembatan kereta api mempersyaratkan tanah yang keras di kedalaman yang dangkal.[32]

Referensi

  1. Hanafiah, Jaya, Z., dan Reza, M. Rekayasa Fondasi. Penerbit ANDI. 2020. hlm. 2. ISBN 978-623-01-0326-1.
  2. Kurniawan, P., dan Hadimuljono, B. Applied Ghetechnics for Engineers 2. Penerbit ANDI. 2020. hlm. 2. ISBN 978-623-01-1037-5.
  3. Alaska, M., dkk. Impelementasi Digitalisasi Teknologi pada Bangunan Tinggi untuk Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 di Indonesia. Media Nusa Creative. Agustus 2019. hlm. 331. ISBN 978-602-462-289-3.
  4. Agung Sujatmoko. Catatan Praktis Pebisnis Kontraktor. Penerbit PT Elex Media Komputindo. 2018. hlm. 64. ISBN 978-602-04-5426-9.
  5. Yoyok Rahayu Basuki. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan dan Keselataman dan Kesehatan kerja. Azhar Publisher. 2021. hlm. 49.
  6. K. Zainuri Ihsan. Panduan Praktis Menghitung RAB untuk Membangun Rumah. Media Pressindo. 2013. hlm. 20. ISBN 978-979-911-310-8.
  7. Ahyar, J., dan Muzir. Kamus Istilah Ilmiah: Dilengkapi Kata Baku dan Tidak Baku, Unsur Serapan, Singkatan dan Akronim, dan Peribahasa. CV. Jejak. April 2019. hlm. 256. ISBN 978-602-474-705-3.
  8. Juniarso, dkk. Perencanaan Fondasi Tiang Bor pada Tanah Lanau Kelempungan. CV. Azka Pustaka. November 2022. hlm. 11. ISBN 978-623-8044-41-2.
  9. Supiyono. Keselamatan Lalu Lintas. Polinema Press. September 2018. hlm. 103. ISBN 978-602-5952-22-7.
  10. Ali Asroni. Teori dan Desain Kolom Fondasi Balok "T" Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847-2013. Muhammadiyah University Press. 2017. hlm. 132. ISBN 978-602-361-112-6.
  11. Anik Rahmawati Wahyuningsih. Langkah Runtut Menghitung Rencana Anggaran Biaya Bangunan: Contoh Kasusu Rumah Tipe 36. Penerbit Deepublish. 2022. hlm. 7. ISBN 978-623-02-0798-3.
  12. Susanta K,, G., dan Kusjuliadi P., D. Cara Praktis Menghitung Kebutuhan Material Rumah. Niaga Swadaya. 2008. hlm. 16. ISBN 978-979-263-622-2.
  13. Matondang, Z., Siagian, V. L. B., dan Putra, A. N. Konstruksi Bangunan Gedung: Tutorial Pembuatan Elemen Konstruksi Bangunan Gedung. Cipta Media Nusantara. Oktober 2021. hlm. 9. ISBN 978-623-5647-04-3.
  14. Apri Subagio. Go Go Indonesia: 101 Alasan Aku Bangga Jadi Anak Indonesia. Cerdas Interaktif. 2013. hlm. 166. ISBN 978-979-788-360-7.
  15. Roosseno: Jembatan dan Menjembatani. Yayasan Obor Indonesia. Juli 2008. hlm. 90. ISBN 978-979-461-693-2.
  16. Sulitstijo Sudarto Mulyo. Bangunan yang Runtuh. Penerbit PT Elex Media Komputindo. 2014. hlm. 54. ISBN 978-602-02-3172-3.
  17. Rio Manullang. Dari Tanah Jadi Rumah: Panduan Tepat Membangun Rumah Idaman. Penerbit ANDI. 2016. hlm. 26. ISBN 978-979-29-5856-0.
  18. Koespiadi, dkk. Fondasi Cetak Trapesium. Narotama University Press. November 2018. hlm. 3. ISBN 978-602-6557-44-5.
  19. Tutang Muhtar Kamaludin. Best Practice Pengendalian Biaya dan Waktu Menggunakan Earned Value Concept. Penerbit Adab. Oktober 2021. hlm. 57. ISBN 978-623-5687-08-7.
  20. Salmani, dkk. Teknik Pelaksanaan Pekerjaan Jembatan. Penerbit Deepublish. Januari 2022. hlm. 35. ISBN 978-623-02-4081-2.
  21. Mistra. Panduan Membangun Rumah. Penebar Swadaya. April 2008. hlm. 40. ISBN 978-979-26-3624-6.
  22. Panjaitan, N. H., Suhairiani, dan Sinaga, E. K. Modul Pembelajaran Stabilisasi Tanah Lempung. Yayasan Kita Menulis. Januari 2020. hlm. 48. ISBN 978-623-764-526-9.
  23. Wahyudin. A to Z Anak Kreatif. Gema Insani Press. 2007. hlm. 6. ISBN 979-56-0231-4.
  24. Fatriady, dkk. Teknologi Bangunan dan Material. Tohar Media. Januari 2022. hlm. 35. ISBN 978-623-560-307-0.
  25. Diah Lydianingtias. Alat Berat. Polinema Press. Juli 2018. hlm. 33-34. ISBN 978-602-5952-08-1.
  26. Edward Allen. Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan Jilid 1: Bahan-Bahan dan Metodenya. Penerbit Erlangga. 2005. hlm. 36. ISBN 979-741-906-1.
  27. Rio Manullang. Pintar Membangun dan Mendesain Rumah. Transmedia. hlm. 39. ISBN 978-979-799-234-7.
  28. Heru Susanto. 101 Kebiasaan Penjual yang Sukses. Penerbit PT Elex Media Komputindo. 2008. hlm. 148. ISBN 978-979-27-2523-0.
  29. Gatut Susanta. Panduan Lengkap Membangun Rumah. Penebar Swadaya. Juni 2008. hlm. 36. ISBN 978-979-26-3633-8.
  30. Purnama, S., dkk. Desain Interior dan Eksterior Pendidikan Anak Usia Dini. Rina Roudhotul Jannah. hlm. 67. ISBN 978-623-929-180-8.
  31. Rinaldi, A., dan Irawan, D. E. Hidrogeologi Tanah Tak Jenuh Air (Unsaturated Hydrogeology). ITB Press. 2020. hlm. 44. ISBN 978-623-297-011-3.
  32. Suwandi. Pengenalan Jembatan Kereta Api. Penerbit Deepublish. Maret 2021. hlm. 54. ISBN 978-623-02-2536-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29347759 (2026-06-15T06:50:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.