Lompat ke isi

Alexandre Edmond Becquerel: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28422157; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Edmond_Becquerel_by_Nadar.jpg|thumb|right|280px|Alexandre Edmond Becquerel]]
'''Alexandre Edmond Becquerel''' (1820-1891) adalah seorang [[fisikawan]] berkewarganegaraan [[Prancis]].  Ia dikenal atas gagasan mengenai pengetahuan atas bahan-bahan yang dapat menampilkan fenomena [[luminesensi]] dan efek fotovoltaik. Edmond Becquerel merupakan penemu dari [[sel surya]] sederhana yang mampu mengubah [[intensitas cahaya]] menjadi [[energi listrik]] dari [[elektroda]] berbahan [[perak klorida]] dan [[perak bromida]].
'''Alexandre Edmond Becquerel''' (1820-1891) adalah seorang [[fisikawan]] berkewarganegaraan [[Prancis]].  Ia dikenal atas gagasan mengenai pengetahuan atas bahan-bahan yang dapat menampilkan fenomena [[luminesensi]] dan efek fotovoltaik. Edmond Becquerel merupakan penemu dari [[sel surya]] sederhana yang mampu mengubah [[intensitas cahaya]] menjadi [[energi listrik]] dari [[elektroda]] berbahan [[perak klorida]] dan [[perak bromida]].


== Keluarga ==
== Keluarga ==
Alexandre Edmond Becquerel merupakan anak dari seorang [[fisikawan]]. Ayahnya bernama Antoine Cesar Becquerel.
Alexandre Edmond Becquerel merupakan anak dari seorang [[fisikawan]]. Ayahnya bernama Antoine Cesar Becquerel.<ref>Philip R. Wolfe. [https://ieeexplore.ieee.org/document/8360687 What Is Photovoltaics?]. ''IEEE Xplore''. Wiley-IEEE Press. 2018. doi:10.1002/9781119425618.ch2.</ref>


== Gagasan ==
== Gagasan ==
=== Luminesensi ===
=== Luminesensi ===
Alexandre Edmond Becquerel (1820-1891) menjadi salah satu ilmuwan yang mengadakan penyelidikan ilmiah mengenai fenomena [[luminesensi]] pada abad ke-19 M. Ia mengadakan penyelidikannya di [[Prancis]]. Pada masa yang sama, ilmuwan lain yang menyelidiki luminesensi secara ilmiah ialah George Gabriel Stokes (1819-1903) di [[Inggris]].
Alexandre Edmond Becquerel (1820-1891) menjadi salah satu ilmuwan yang mengadakan penyelidikan ilmiah mengenai fenomena [[luminesensi]] pada abad ke-19 M. Ia mengadakan penyelidikannya di [[Prancis]]. Pada masa yang sama, ilmuwan lain yang menyelidiki luminesensi secara ilmiah ialah George Gabriel Stokes (1819-1903) di [[Inggris]].<ref>[https://ftp.idu.ac.id/wp-content/uploads/ebook/tdg/BUKU%20REE/The%20Rare%20Earth%20Elements%20_%20Fundamentals%20and%20Applications%20(%20PDFDrive%20).pdf The Rare Earth Elements: Fundamentals and Applications]. John Wiley & Sons Ltd. 2012. hlm. 112. ISBN 978-1-119-95097-4.</ref>


=== Efek fotovoltaik ===
=== Efek fotovoltaik ===
Pada tahun 1839, Alexandre Edmond Becquerel menggagas pengetahuan bahwa pengubahan [[cahaya]] menjadi listrik dapat terjadi menggunakan bahan tertentu. Ketika itu, ia masih berusia 19 tahun. Ia mengadakan percobaan dan pengamatan lalu mencatat bahwa ketika salah satu dari dua elektrode yang identik disinari di dalam larutan konduktif lemah, maka akan timbul [[tegangan listrik]]. Ini merupakan efek fotovoltaik yang pertama kali diamati sebagai suatu fenomena fisika. Dalam suatu tulisannya pada tahun 1839, Edmond Becquerel menyatakan bahwa suatu tegangan listrik dapat dihasilkan melalui suatu berkas cahaya. Caranya dengan mengarahkan cahaya ke  elektrode-elektrode yang disimpan dalam suatu larutan [[elektrolit]].
Pada tahun 1839, Alexandre Edmond Becquerel menggagas pengetahuan bahwa pengubahan [[cahaya]] menjadi listrik dapat terjadi menggunakan bahan tertentu. Ketika itu, ia masih berusia 19 tahun.<ref>[https://www.adb.org/sites/default/files/publication/153201/rooftop-solar-development-handbook.pdf Handbook for Rooftop Solar Development in Asia]. Asian Development Bank. 2014. hlm. 25. ISBN 978-92-9254-848-3.</ref> Ia mengadakan percobaan dan pengamatan lalu mencatat bahwa ketika salah satu dari dua elektrode yang identik disinari di dalam larutan konduktif lemah, maka akan timbul [[tegangan listrik]]. Ini merupakan efek fotovoltaik yang pertama kali diamati sebagai suatu fenomena fisika.<ref>Widyawati, A., Purwantiasning, dan Bahri, S. [http://repository.umj.ac.id/354/2/ISI%20KAJIAN%20TOD-compressed.pdf Kajian Konsep TOD Pada Kawasan Bersejarah]. Arsitektur UMJ Press. 2019. hlm. 70. ISBN 978-602-5428-25-8.</ref> Dalam suatu tulisannya pada tahun 1839, Edmond Becquerel menyatakan bahwa suatu tegangan listrik dapat dihasilkan melalui suatu berkas cahaya. Caranya dengan mengarahkan cahaya ke  elektrode-elektrode yang disimpan dalam suatu larutan [[elektrolit]].<ref>Irwin Bizzy. [https://repository.unsri.ac.id/93072/1/2020%20BUKU%20TEKNOLOGI%20TENAGA%20SURYA-IRWIN%20BIZZY%202020-LENGKAP.pdf Teknologi Tenaga Surya]. Unsri Press. 2020. hlm. 21. ISBN 978-979-587-887-2.</ref>


== Penemuan ==
== Penemuan ==
=== Sel surya ===
=== Sel surya ===
Alexandre Edmond Becquerel berhasil menemukan [[sel surya]] sederhana melalui gagasan untuk mengadakan pemanfaatan energi secara tidak langsung. Ia menetapkan pengadaan penemuan peralatan yang mampu menyerap panas dan [[sinar matahari]] untuk disimpan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi. Peralatan ini akan digunakan untuk mempermudah kehidupan manusia. Pada tahun 1839, Becquerel menemukan cara memperoleh tenaga listrik dari sinar matahari melalu sebuah percobaan fisika. Ia menyinari dua unit elektrode dengan berbagai macam cahaya. Elektrode yang disinari dibalut dengan dua bahan yang sensitif ketika terkena cahaya yaitu [[perak klorida]] dan [[perak bromida]]. Percobaan diadakan di dalam [[kotak hitam]] yang sekelilingnya telah diberi larutan asam. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan intensitas cahaya selalu diikuti oleh peningkatan tenaga listrik pada bahan yang sensitif terhadap cahaya. Penemuan ini menjadi landasan bagi pengembangan teknologi sel surya oleh peneliti-peneliti lainnya.
Alexandre Edmond Becquerel berhasil menemukan [[sel surya]] sederhana melalui gagasan untuk mengadakan pemanfaatan energi secara tidak langsung. Ia menetapkan pengadaan penemuan peralatan yang mampu menyerap panas dan [[sinar matahari]] untuk disimpan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi. Peralatan ini akan digunakan untuk mempermudah kehidupan manusia.<ref>Christina E. Mediastika. [https://repository.petra.ac.id/16424/3/buku2.pdf Hemat Energi dan Lestari Lingkungan melalui Bangunan]. Penerbit ANDI. 2013. hlm. 16. ISBN 978-979-29-3465-6.</ref> Pada tahun 1839, Becquerel menemukan cara memperoleh tenaga listrik dari sinar matahari melalu sebuah percobaan fisika. Ia menyinari dua unit elektrode dengan berbagai macam cahaya. Elektrode yang disinari dibalut dengan dua bahan yang sensitif ketika terkena cahaya yaitu [[perak klorida]] dan [[perak bromida]]. Percobaan diadakan di dalam [[kotak hitam]] yang sekelilingnya telah diberi larutan asam. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan intensitas cahaya selalu diikuti oleh peningkatan tenaga listrik pada bahan yang sensitif terhadap cahaya. Penemuan ini menjadi landasan bagi pengembangan teknologi sel surya oleh peneliti-peneliti lainnya.<ref>Safitri, N., Rihayat, T., dan Riskina, S. [https://www.researchgate.net/publication/341909134_BUKU_TEKNOLOGI_PHOTOVOLTAIC Teknologi Photovoltaik]. Yayasan Puga Aceh Riset. 2019. hlm. 1. ISBN 978-623-91323-0-9.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alexandre+Edmond+Becquerel&oldid=28422157 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28422157 (2025-11-12T07:22:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alexandre+Edmond+Becquerel&oldid=28422157 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28422157 (2025-11-12T07:22:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.03

Berkas:Edmond Becquerel by Nadar.jpg
Alexandre Edmond Becquerel

Alexandre Edmond Becquerel (1820-1891) adalah seorang fisikawan berkewarganegaraan Prancis. Ia dikenal atas gagasan mengenai pengetahuan atas bahan-bahan yang dapat menampilkan fenomena luminesensi dan efek fotovoltaik. Edmond Becquerel merupakan penemu dari sel surya sederhana yang mampu mengubah intensitas cahaya menjadi energi listrik dari elektroda berbahan perak klorida dan perak bromida.

Keluarga

Alexandre Edmond Becquerel merupakan anak dari seorang fisikawan. Ayahnya bernama Antoine Cesar Becquerel.[1]

Gagasan

Luminesensi

Alexandre Edmond Becquerel (1820-1891) menjadi salah satu ilmuwan yang mengadakan penyelidikan ilmiah mengenai fenomena luminesensi pada abad ke-19 M. Ia mengadakan penyelidikannya di Prancis. Pada masa yang sama, ilmuwan lain yang menyelidiki luminesensi secara ilmiah ialah George Gabriel Stokes (1819-1903) di Inggris.[2]

Efek fotovoltaik

Pada tahun 1839, Alexandre Edmond Becquerel menggagas pengetahuan bahwa pengubahan cahaya menjadi listrik dapat terjadi menggunakan bahan tertentu. Ketika itu, ia masih berusia 19 tahun.[3] Ia mengadakan percobaan dan pengamatan lalu mencatat bahwa ketika salah satu dari dua elektrode yang identik disinari di dalam larutan konduktif lemah, maka akan timbul tegangan listrik. Ini merupakan efek fotovoltaik yang pertama kali diamati sebagai suatu fenomena fisika.[4] Dalam suatu tulisannya pada tahun 1839, Edmond Becquerel menyatakan bahwa suatu tegangan listrik dapat dihasilkan melalui suatu berkas cahaya. Caranya dengan mengarahkan cahaya ke elektrode-elektrode yang disimpan dalam suatu larutan elektrolit.[5]

Penemuan

Sel surya

Alexandre Edmond Becquerel berhasil menemukan sel surya sederhana melalui gagasan untuk mengadakan pemanfaatan energi secara tidak langsung. Ia menetapkan pengadaan penemuan peralatan yang mampu menyerap panas dan sinar matahari untuk disimpan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi. Peralatan ini akan digunakan untuk mempermudah kehidupan manusia.[6] Pada tahun 1839, Becquerel menemukan cara memperoleh tenaga listrik dari sinar matahari melalu sebuah percobaan fisika. Ia menyinari dua unit elektrode dengan berbagai macam cahaya. Elektrode yang disinari dibalut dengan dua bahan yang sensitif ketika terkena cahaya yaitu perak klorida dan perak bromida. Percobaan diadakan di dalam kotak hitam yang sekelilingnya telah diberi larutan asam. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan intensitas cahaya selalu diikuti oleh peningkatan tenaga listrik pada bahan yang sensitif terhadap cahaya. Penemuan ini menjadi landasan bagi pengembangan teknologi sel surya oleh peneliti-peneliti lainnya.[7]

Referensi

  1. Philip R. Wolfe. What Is Photovoltaics?. IEEE Xplore. Wiley-IEEE Press. 2018. doi:10.1002/9781119425618.ch2.
  2. The Rare Earth Elements: Fundamentals and Applications. John Wiley & Sons Ltd. 2012. hlm. 112. ISBN 978-1-119-95097-4.
  3. Handbook for Rooftop Solar Development in Asia. Asian Development Bank. 2014. hlm. 25. ISBN 978-92-9254-848-3.
  4. Widyawati, A., Purwantiasning, dan Bahri, S. Kajian Konsep TOD Pada Kawasan Bersejarah. Arsitektur UMJ Press. 2019. hlm. 70. ISBN 978-602-5428-25-8.
  5. Irwin Bizzy. Teknologi Tenaga Surya. Unsri Press. 2020. hlm. 21. ISBN 978-979-587-887-2.
  6. Christina E. Mediastika. Hemat Energi dan Lestari Lingkungan melalui Bangunan. Penerbit ANDI. 2013. hlm. 16. ISBN 978-979-29-3465-6.
  7. Safitri, N., Rihayat, T., dan Riskina, S. Teknologi Photovoltaik. Yayasan Puga Aceh Riset. 2019. hlm. 1. ISBN 978-623-91323-0-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28422157 (2025-11-12T07:22:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.