Paratethys: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29393973; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Mediterranean_Rupelian.jpg|thumb|right|280px|Mediterranean Rupelian]] | |||
= | {|style="float: right; margin: 10px; border: 1px #808080 solid" | ||
| | |||
|- | |||
|[[Paleogeografi]] [[Samudra Tethys]] pada masa [[Rupelia]] (33,9-28,4<br> juta tahun yang lalu). Garis-garis hitam adalah wilayah pesisir saat ini sebagai perbandingan.<ref>; '''1999''': ''Mediterranean and Paratethys. Facts and hypotheses of an Oligocene to Miocene paleogeography (Short Overview)'', Geologica Carpathica '''50(4)''', hlm. 339– 349.</ref> | |||
|} | |||
'''Samudra Paratethys''', '''laut Paratethys''', atau '''Paratethys''' saja, adalah laut dangkal yang besar dan terbentang dari wilayah utara [[Alpen]] di [[Eropa Tengah]] hingga [[Laut Aral]] di [[Asia Tengah]]. Laut ini terbentuk pada tahap [[Oxford (periode)|Oxford]] selama periode [[Jura Akhir]] dan merupakan perpanjangan celah yang membentuk [[Samudra Atlantik]] Tengah. Laut ini mulai terisolasi pada masa [[Oligosen]] (sekitar 34 juta tahun yang lalu).<ref>Gérard Stampfli. [http://www.unil.ch/webdav/site/igp/shared/Research/Geodynamics_-_Stampfli/155.pdf 155 Ma - Late Oxfordian (an. M25)]. University of Lausanne.</ref> Paratethys dipisahkan dari [[Samudra Tethys]] di selatan oleh [[orogeni Alpen|pembentukan Pegunungan Alpen]], [[Carpathia]], [[Dinaride]], [[Pegunungan Taurus|Taurus]], dan [[Elburz]]. Kadang-kadang laut ini sempat terhubung kembali dengan Tethys atau penerusnya, [[Laut Tengah]] atau [[Samudra Hindia]]. Semenjak periode [[Pliosen]] (setelah 5 juta tahun yang lalu), laut Paratethys menjadi semakin dangkal. [[Laut Hitam]], [[Laut Kaspia]], [[Laut Aral]], [[Danau Urmia]], dan [[Danau Namak]] modern merupakan sisa-sisa Laut Paratethys. | |||
== Bacaan lanjut == | == Bacaan lanjut == | ||
* | * | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Paratethys&oldid=29393973 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29393973 (2026-06-27T18:39:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.07

| Paleogeografi Samudra Tethys pada masa Rupelia (33,9-28,4 juta tahun yang lalu). Garis-garis hitam adalah wilayah pesisir saat ini sebagai perbandingan.[1] |
Samudra Paratethys, laut Paratethys, atau Paratethys saja, adalah laut dangkal yang besar dan terbentang dari wilayah utara Alpen di Eropa Tengah hingga Laut Aral di Asia Tengah. Laut ini terbentuk pada tahap Oxford selama periode Jura Akhir dan merupakan perpanjangan celah yang membentuk Samudra Atlantik Tengah. Laut ini mulai terisolasi pada masa Oligosen (sekitar 34 juta tahun yang lalu).[2] Paratethys dipisahkan dari Samudra Tethys di selatan oleh pembentukan Pegunungan Alpen, Carpathia, Dinaride, Taurus, dan Elburz. Kadang-kadang laut ini sempat terhubung kembali dengan Tethys atau penerusnya, Laut Tengah atau Samudra Hindia. Semenjak periode Pliosen (setelah 5 juta tahun yang lalu), laut Paratethys menjadi semakin dangkal. Laut Hitam, Laut Kaspia, Laut Aral, Danau Urmia, dan Danau Namak modern merupakan sisa-sisa Laut Paratethys.
Bacaan lanjut
Pranala luar
Referensi
- ↑ ; 1999: Mediterranean and Paratethys. Facts and hypotheses of an Oligocene to Miocene paleogeography (Short Overview), Geologica Carpathica 50(4), hlm. 339– 349.
- ↑ Gérard Stampfli. 155 Ma - Late Oxfordian (an. M25). University of Lausanne.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29393973 (2026-06-27T18:39:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.