Lompat ke isi

Karbon-14: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29478046; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Karbon-14''', '''<sup>14</sup>C''', atau '''radiokarbon''', adalah [[radionuklida|isotop radioaktif]] [[karbon]] dengan [[inti atom|inti]] yang mengandung 6 [[proton]] dan 8 [[neutron]]. Keberadaannya dalam bahan organik adalah dasar dari metode [[penanggalan radiokarbon]] untuk memperkirakan umur pada sampel-sampel arkeologi, geologi, dan hidrogeologi. Karbon-14 ditemukan pada tanggal 27 Februari 1940 oleh [[Martin Kamen]] dan [[Sam Ruben]] dari [[Lawrence Berkeley National Laboratory|Laboratorium Radiasi]] [[Universitas California, Berkeley]], meskipun keberadaannya telah diduga sebelumnya oleh [[Franz Kurie]] pada tahun 1934.
'''Karbon-14''', '''<sup>14</sup>C''', atau '''radiokarbon''', adalah [[radionuklida|isotop radioaktif]] [[karbon]] dengan [[inti atom|inti]] yang mengandung 6 [[proton]] dan 8 [[neutron]]. Keberadaannya dalam bahan organik adalah dasar dari metode [[penanggalan radiokarbon]] untuk memperkirakan umur pada sampel-sampel arkeologi, geologi, dan hidrogeologi. Karbon-14 ditemukan pada tanggal 27 Februari 1940 oleh [[Martin Kamen]] dan [[Sam Ruben]] dari [[Lawrence Berkeley National Laboratory|Laboratorium Radiasi]] [[Universitas California, Berkeley]], meskipun keberadaannya telah diduga sebelumnya oleh [[Franz Kurie]] pada tahun 1934.<ref>Martin D. Kamen. ''Early History of Carbon-14: Discovery of this supremely important tracer was expected in the physical sense but not in the chemical sense''. ''Science''. 1963. Vol. 140 (3567). hlm. 584–590. doi:10.1126/science.140.3567.584.</ref>


Terdapat tiga macam [[isotop]] karbon yang terjadi secara alami di Bumi: 99% merupakan [[karbon-12]], 1% merupakan [[karbon-13]], sedangkan karbon-14 terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit, misalnya sejumlah 1 [[bagian-per notasi|bagian-per triliun]] (0,0000000001%) dari karbon yang ada di atmosfer. [[Waktu paruh]] karbon-14 adalah 5.730 ± 40 tahun. Ia meluruh menjadi [[nitrogen-14]] melalui [[peluruhan beta]]. Aktivitas ''standar radiokarbon modern'' adalah sekitar 14 disintegrasi per menit (dpm) per gram karbon.
Terdapat tiga macam [[isotop]] karbon yang terjadi secara alami di Bumi: 99% merupakan [[karbon-12]], 1% merupakan [[karbon-13]], sedangkan karbon-14 terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit, misalnya sejumlah 1 [[bagian-per notasi|bagian-per triliun]] (0,0000000001%) dari karbon yang ada di atmosfer. [[Waktu paruh]] karbon-14 adalah 5.730 ± 40 tahun. Ia meluruh menjadi [[nitrogen-14]] melalui [[peluruhan beta]].<ref>[http://www.nosams.whoi.edu/about/carbon_dating.html What is carbon dating?]. National Ocean Sciences Accelerator Mass Spectrometry Facility.</ref> Aktivitas ''standar radiokarbon modern''<ref>[http://www.c14dating.com/agecalc.html Carbon 14:age calculation]. C14dating.com.</ref> adalah sekitar 14 disintegrasi per menit (dpm) per gram karbon.<ref>[http://www.ldeo.columbia.edu/~martins/isohydro/c_14.html Class notes for Isotope Hydrology EESC W 4886: Radiocarbon 14 C]. Martin Stute's homepage at Columbia.</ref>


[[Massa atom]] karbon-14 adalah sekitar 14,003241 [[satuan massa atom|sma]]. Isotop-isotop [[karbon]] yang berbeda tidak memiliki perbedaan yang besar dalam sifat-sifat kimianya. Ini digunakan dalam riset kimia, yaitu dalam teknik yang disebut [[label karbon|pelabelan karbon]]: beberapa atom karbon-12 dari senyawa tertentu digantikan dengan atom-atom dari karbon-14 (atau beberapa atom dari [[karbon-13]]) dengan tujuan agar dapat memantaunya di sepanjang terjadinya reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada senyawa tersebut.
[[Massa atom]] karbon-14 adalah sekitar 14,003241 [[satuan massa atom|sma]]. Isotop-isotop [[karbon]] yang berbeda tidak memiliki perbedaan yang besar dalam sifat-sifat kimianya. Ini digunakan dalam riset kimia, yaitu dalam teknik yang disebut [[label karbon|pelabelan karbon]]: beberapa atom karbon-12 dari senyawa tertentu digantikan dengan atom-atom dari karbon-14 (atau beberapa atom dari [[karbon-13]]) dengan tujuan agar dapat memantaunya di sepanjang terjadinya reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada senyawa tersebut.
== Referensi ==


== Bacaan lanjutan ==
== Bacaan lanjutan ==
*
*  


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*  [http://www.nosams.whoi.edu/about/carbon_dating.html Apakah Penanggalan Karbon Itu?] , [[Woods Hole Oceanographic Institute]]
*  [http://www.nosams.whoi.edu/about/carbon_dating.html Apakah Penanggalan Karbon Itu?] , [[Woods Hole Oceanographic Institute]]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karbon-14&oldid=29478046 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29478046 (2026-07-20T02:55:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karbon-14&oldid=29478046 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29478046 (2026-07-20T02:55:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.08

Karbon-14, 14C, atau radiokarbon, adalah isotop radioaktif karbon dengan inti yang mengandung 6 proton dan 8 neutron. Keberadaannya dalam bahan organik adalah dasar dari metode penanggalan radiokarbon untuk memperkirakan umur pada sampel-sampel arkeologi, geologi, dan hidrogeologi. Karbon-14 ditemukan pada tanggal 27 Februari 1940 oleh Martin Kamen dan Sam Ruben dari Laboratorium Radiasi Universitas California, Berkeley, meskipun keberadaannya telah diduga sebelumnya oleh Franz Kurie pada tahun 1934.[1]

Terdapat tiga macam isotop karbon yang terjadi secara alami di Bumi: 99% merupakan karbon-12, 1% merupakan karbon-13, sedangkan karbon-14 terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit, misalnya sejumlah 1 bagian-per triliun (0,0000000001%) dari karbon yang ada di atmosfer. Waktu paruh karbon-14 adalah 5.730 ± 40 tahun. Ia meluruh menjadi nitrogen-14 melalui peluruhan beta.[2] Aktivitas standar radiokarbon modern[3] adalah sekitar 14 disintegrasi per menit (dpm) per gram karbon.[4]

Massa atom karbon-14 adalah sekitar 14,003241 sma. Isotop-isotop karbon yang berbeda tidak memiliki perbedaan yang besar dalam sifat-sifat kimianya. Ini digunakan dalam riset kimia, yaitu dalam teknik yang disebut pelabelan karbon: beberapa atom karbon-12 dari senyawa tertentu digantikan dengan atom-atom dari karbon-14 (atau beberapa atom dari karbon-13) dengan tujuan agar dapat memantaunya di sepanjang terjadinya reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada senyawa tersebut.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Referensi

  1. Martin D. Kamen. Early History of Carbon-14: Discovery of this supremely important tracer was expected in the physical sense but not in the chemical sense. Science. 1963. Vol. 140 (3567). hlm. 584–590. doi:10.1126/science.140.3567.584.
  2. What is carbon dating?. National Ocean Sciences Accelerator Mass Spectrometry Facility.
  3. Carbon 14:age calculation. C14dating.com.
  4. Class notes for Isotope Hydrology EESC W 4886: Radiocarbon 14 C. Martin Stute's homepage at Columbia.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29478046 (2026-07-20T02:55:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.