Lompat ke isi

Retakan Afrika Timur: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28070422; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Retakan Afrika Timur''' atau '''Sistem Retakan Afrika Timur''' adalah sebuah zona [[Retakan (geologi)|retakan benua]] di [[Afrika Timur]]. Retakan ini mulai berkembang pada awal [[Miosen]], sekitar 22-25 juta tahun lalu. Sebelumnya retakan ini dianggap sebagai bagian dari [[Lembah Celah Besar]] yang memanjang ke utara, ke [[Asia Minor]].
[[File:Tectonical_map_of_East_Africa.png|thumb|right|280px|Peta Afrika Timur menunjukkan beberapa gunung berapi yang aktif secara historis (ditandai dengan segitiga merah), dan Segitiga Afar (ditengah), yang merupakan sebuah retakan ''triple junction'', yang mana tiga lempeng saling tarik menarik]]


Retakan Afrika Timur adalah zona yang sempit, dan merupakan [[batas divergen]] [[lempeng tektonik]] berkembang, yang mana [[Lempeng Afrika]] sedang dalam proses berpisah menjadi dua lempeng tektonik berbeda, yang dikenal sebagai [[Lempeng Somali]] dan [[Lempeng Nubia]] pada kecepatan  per tahun. Sistem retakan ini terdiri dari diga mikrolempeng, yaitu [[Mikrolempeng Victoria]] di utara, dan  Mikrolempeng Rovuma serta Lwandle di selatan. Mikrolempeng Victoria berputar berkebalikan dengan arah jarum jam. Perputaran ini disebabkan oleh konfigurasi wilayah-wilayah litosfer yang secara mekanis lebih lemah dan lebih kuat di Retakan Afrika Timur.
'''Retakan Afrika Timur''' atau '''Sistem Retakan Afrika Timur''' adalah sebuah zona [[Retakan (geologi)|retakan benua]] di [[Afrika Timur]]. Retakan ini mulai berkembang pada awal [[Miosen]], sekitar 22-25 juta tahun lalu.<ref>Cynthia Ebinger. ''Continental break-up: The East African perspective''. ''Astronomy and Geophysics''. April 2005. Vol. 46 (2). hlm. 2.16–2.21. doi:10.1111/j.1468-4004.2005.46216.x.</ref> Sebelumnya retakan ini dianggap sebagai bagian dari [[Lembah Celah Besar]] yang memanjang ke utara, ke [[Asia Minor]].
 
Retakan Afrika Timur adalah zona yang sempit, dan merupakan [[batas divergen]] [[lempeng tektonik]] berkembang, yang mana [[Lempeng Afrika]] sedang dalam proses berpisah menjadi dua lempeng tektonik berbeda, yang dikenal sebagai [[Lempeng Somali]] dan [[Lempeng Nubia]] pada kecepatan  per tahun.<ref>R.M.S. Fernandes. ''Angular velocities of Nubia and Somalia from continuous GPS data: implications on present-day relative kinematics''. ''Earth and Planetary Science Letters''. 2004. Vol. 222 (1). hlm. 197–208. doi:10.1016/j.epsl.2004.02.008.</ref> Sistem retakan ini terdiri dari diga mikrolempeng, yaitu [[Mikrolempeng Victoria]] di utara, dan  Mikrolempeng Rovuma serta Lwandle di selatan. Mikrolempeng Victoria berputar berkebalikan dengan arah jarum jam. Perputaran ini disebabkan oleh konfigurasi wilayah-wilayah litosfer yang secara mekanis lebih lemah dan lebih kuat di Retakan Afrika Timur.<ref>Hannah Osborne. [https://www.newsweek.com/one-africas-tectonic-plates-rotating-different-direction-all-others-1509682 One of Africa's Tectonic Plates Is Rotating in a Different Direction to All the Others]. Newsweek. 9 June 2020.</ref><ref>GFZ GeoForschungsZentrum Potsdam, Helmholtz Centre (8 June 2020) [https://www.sciencedaily.com/releases/2020/06/200608092937.htm "Why the Victoria Plate in Africa rotates"] ''Science Daily''</ref>


Banyak [[Danau-Danau Besar (Afrika)|Danau-Danau Besar Afrika]] terletak di sistem retakan ini.
Banyak [[Danau-Danau Besar (Afrika)|Danau-Danau Besar Afrika]] terletak di sistem retakan ini.


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Retakan+Afrika+Timur&oldid=28070422 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28070422 (2025-10-17T14:14:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Retakan+Afrika+Timur&oldid=28070422 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28070422 (2025-10-17T14:14:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.10

Peta Afrika Timur menunjukkan beberapa gunung berapi yang aktif secara historis (ditandai dengan segitiga merah), dan Segitiga Afar (ditengah), yang merupakan sebuah retakan triple junction, yang mana tiga lempeng saling tarik menarik

Retakan Afrika Timur atau Sistem Retakan Afrika Timur adalah sebuah zona retakan benua di Afrika Timur. Retakan ini mulai berkembang pada awal Miosen, sekitar 22-25 juta tahun lalu.[1] Sebelumnya retakan ini dianggap sebagai bagian dari Lembah Celah Besar yang memanjang ke utara, ke Asia Minor.

Retakan Afrika Timur adalah zona yang sempit, dan merupakan batas divergen lempeng tektonik berkembang, yang mana Lempeng Afrika sedang dalam proses berpisah menjadi dua lempeng tektonik berbeda, yang dikenal sebagai Lempeng Somali dan Lempeng Nubia pada kecepatan per tahun.[2] Sistem retakan ini terdiri dari diga mikrolempeng, yaitu Mikrolempeng Victoria di utara, dan Mikrolempeng Rovuma serta Lwandle di selatan. Mikrolempeng Victoria berputar berkebalikan dengan arah jarum jam. Perputaran ini disebabkan oleh konfigurasi wilayah-wilayah litosfer yang secara mekanis lebih lemah dan lebih kuat di Retakan Afrika Timur.[3][4]

Banyak Danau-Danau Besar Afrika terletak di sistem retakan ini.

Referensi

  1. Cynthia Ebinger. Continental break-up: The East African perspective. Astronomy and Geophysics. April 2005. Vol. 46 (2). hlm. 2.16–2.21. doi:10.1111/j.1468-4004.2005.46216.x.
  2. R.M.S. Fernandes. Angular velocities of Nubia and Somalia from continuous GPS data: implications on present-day relative kinematics. Earth and Planetary Science Letters. 2004. Vol. 222 (1). hlm. 197–208. doi:10.1016/j.epsl.2004.02.008.
  3. Hannah Osborne. One of Africa's Tectonic Plates Is Rotating in a Different Direction to All the Others. Newsweek. 9 June 2020.
  4. GFZ GeoForschungsZentrum Potsdam, Helmholtz Centre (8 June 2020) "Why the Victoria Plate in Africa rotates" Science Daily

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28070422 (2025-10-17T14:14:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.