Lompat ke isi

Kalium hidroksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29621532; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Potassium-hydroxide-xtal-3D-vdW.png|thumb|right|280px|Potassium-hydroxide-xtal-3D-vdW]]
'''Kalium hidroksida''' adalah suatu [[senyawa anorganik]] dengan [[rumus kimia]] [[kalium|K]][[hidroksida|OH]], dan umumnya disebut sebagai '''''potash'' kaustik'''.
'''Kalium hidroksida''' adalah suatu [[senyawa anorganik]] dengan [[rumus kimia]] [[kalium|K]][[hidroksida|OH]], dan umumnya disebut sebagai '''''potash'' kaustik'''.


Bersama dengan [[natrium hidroksida]] (NaOH), padatan tak berwarna ini adalah suatu [[basa|basa kuat]]. Senyawa ini memiliki banyak aplikasi industri dan niche, sebagian besar yang memanfaatkan sifat korosif dan reaktivitasnya terhadap [[asam]]. Diperkirakan 700,000 hingga 800,000 [[ton]] telah diproduksi pada tahun 2005. Sekitar 100 kali lebih banyak NaOH dibanding KOH diproduksi setiap tahunnya. KOH penting sebagai prekursor dalam pembuatan [[sabun]] yang paling lembut dan cair serta berbagai bahan kimia yang mengandung kalium.
Bersama dengan [[natrium hidroksida]] (NaOH), padatan tak berwarna ini adalah suatu [[basa|basa kuat]]. Senyawa ini memiliki banyak aplikasi industri dan niche, sebagian besar yang memanfaatkan sifat korosif dan reaktivitasnya terhadap [[asam]]. Diperkirakan 700,000 hingga 800,000 [[ton]] telah diproduksi pada tahun 2005. Sekitar 100 kali lebih banyak NaOH dibanding KOH diproduksi setiap tahunnya.<ref>H. Schultz, G. Bauer, E. Schachl, F. Hagedorn, P. Schmittinger "Potassium Compounds" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2005, Wiley-VCH, Weinheim.</ref> KOH penting sebagai prekursor dalam pembuatan [[sabun]] yang paling lembut dan cair serta berbagai bahan kimia yang mengandung kalium.


== Sifat dan struktur ==
== Sifat dan struktur ==
Kalium hidroksida dapat ditemukan dalam bentuk murni dengan mereaksikan [[natrium hidroksida]] dengan [[kalium]] tidak murni. Hal ini biasanya dijual sebagai pelet tembus pandang, yang akan menjadi lekat di udara karena KOH merupakan [[higroskopis]]. Akibatnya, KOH biasanya mengandung berbagai jumlah [[air]] (serta karbonat, lihat di bawah). Kelarutan dalam air merupakan sangat [[eksotermik]]. larutan berair ini terkadang disebut [[alkali|cairan alkali]] (''lye'') kalium. Bahkan pada suhu tinggi, padatan KOH tidak mengalami [[dehidrasi]] dengan mudah.
Kalium hidroksida dapat ditemukan dalam bentuk murni dengan mereaksikan [[natrium hidroksida]] dengan [[kalium]] tidak murni. Hal ini biasanya dijual sebagai pelet tembus pandang, yang akan menjadi lekat di udara karena KOH merupakan [[higroskopis]]. Akibatnya, KOH biasanya mengandung berbagai jumlah [[air]] (serta karbonat, lihat di bawah). Kelarutan dalam air merupakan sangat [[eksotermik]]. larutan berair ini terkadang disebut [[alkali|cairan alkali]] (''lye'') kalium. Bahkan pada suhu tinggi, padatan KOH tidak mengalami [[dehidrasi]] dengan mudah.<ref>Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. ISBN 0-12-352651-5.</ref>


Larutan kalium hidroksida dengan konsentrasi sekitar 0.5 sampai 2.0% tersebut mengiritasi ketika bersentuhan dengan kulit, sedangkan konsentrasi yang lebih tinggi dari 2% bersifat [[korosif]].
Larutan kalium hidroksida dengan konsentrasi sekitar 0.5 sampai 2.0% tersebut mengiritasi ketika bersentuhan dengan kulit, sedangkan konsentrasi yang lebih tinggi dari 2% bersifat [[korosif]].<ref>[http://www.fass.se/LIF/product?8&userType=0&nplId=20091117000032&docType=6 Potassium hydroxide, SIDS Initial Assessment Report For SIAM 13. Bern, Switzerland, 6-9 November 2001.] By Dr. Thaly LAKHANISKY. Date of last Update: February 2002</ref>


=== Struktur ===
=== Struktur ===
Pada suhu tinggi, padatan KOH [[kristalisasi|membentuk kristal]] dalam [[struktur kristal]] [[NaCl]]. Gugus OH baik secara cepat atau secara acak menjadi tidak teratur sehingga gugus  secara efektif merupakan [[anion]] sferis dengan radius 1.53 Å (antara  dan  berdasarkan ukuran). Pada suhu kamar, gugus  teratur dan lingkungan di sekitar pusat  terdistorsi, dengan jarak  memiliki rentang antara 2.69 hingga 3.15 Å, bergantung pada orientasi gugus OH. KOH membentuk suatu deretan [[hidrat]] kristalin, bernama monohidrat KOH·, dihidrat KOH·2 , dan tetrahedrat KOH·4 .
Pada suhu tinggi, padatan KOH [[kristalisasi|membentuk kristal]] dalam [[struktur kristal]] [[NaCl]]. Gugus OH baik secara cepat atau secara acak menjadi tidak teratur sehingga gugus  secara efektif merupakan [[anion]] sferis dengan radius 1.53 Å (antara  dan  berdasarkan ukuran). Pada suhu kamar, gugus  teratur dan lingkungan di sekitar pusat  terdistorsi, dengan jarak  memiliki rentang antara 2.69 hingga 3.15 Å, bergantung pada orientasi gugus OH. KOH membentuk suatu deretan [[hidrat]] kristalin, bernama monohidrat KOH·, dihidrat KOH·2 , dan tetrahedrat KOH·4 .<ref>Wells, A.F. (1984), Structural Inorganic Chemistry, Oxford: Clarendon Press. ISBN 0-19-855370-6.</ref>


=== Kelarutan dan sifat desikasi ===
=== Kelarutan dan sifat desikasi ===
Baris 24: Baris 26:
:Ca(OH)<sub>2</sub> + K<sub>2</sub>CO<sub>3</sub> → CaCO<sub>3</sub> + 2 KOH
:Ca(OH)<sub>2</sub> + K<sub>2</sub>CO<sub>3</sub> → CaCO<sub>3</sub> + 2 KOH


Penyaringan dari endapan kalsium karbonat dan mendidihkan larutan tersebut menghasilkan kalium hidroksida ("potas dikalsinasi atau potas api"). Hal ini adalah metode yang paling penting dari produksi kalium hidroksida sampai akhir abad ke-19, ketika sebagian besar digantikan saat ini oleh metode [[elektrolisis]] larutan [[kalium klorida]].
Penyaringan dari endapan kalsium karbonat dan mendidihkan larutan tersebut menghasilkan kalium hidroksida ("potas dikalsinasi atau potas api"). Hal ini adalah metode yang paling penting dari produksi kalium hidroksida sampai akhir abad ke-19, ketika sebagian besar digantikan saat ini oleh metode [[elektrolisis]] larutan [[kalium klorida]].<ref>H. Schultz, G. Bauer, E. Schachl, F. Hagedorn, P. Schmittinger "Potassium Compounds" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2005, Wiley-VCH, Weinheim.</ref>


:2 KCl + 2 H<sub>2</sub>O → 2 KOH + Cl<sub>2</sub> + H<sub>2</sub>
:2 KCl + 2 H<sub>2</sub>O → 2 KOH + Cl<sub>2</sub> + H<sub>2</sub>


Gas [[hidrogen]] terbentuk sebagai produk samping pada [[katode]]; bersamaan, oksidasi anodik dari ion [[klorida]] berlangsung, membentuk gas [[klorin]] sebagai produk samping. Pemisahan ruang anodik dan katodik dalam sel elektrolisis adalah penting dalam proses ini.
Gas [[hidrogen]] terbentuk sebagai produk samping pada [[katode]]; bersamaan, oksidasi anodik dari ion [[klorida]] berlangsung, membentuk gas [[klorin]] sebagai produk samping. Pemisahan ruang anodik dan katodik dalam sel elektrolisis adalah penting dalam proses ini.<ref>Römpp Chemie-Lexikon, 9th Ed. (in german)</ref>


== Penggunaan ==
== Penggunaan ==
KOH dan NaOH dapat digunakan secara bergantian untuk sejumlah aplikasi, meskipun dalam industri, NaOH lebih disukai karena biaya yang lebih rendah.
KOH dan NaOH dapat digunakan secara bergantian untuk sejumlah aplikasi, meskipun dalam industri, NaOH lebih disukai karena biaya yang lebih rendah.


=== Prekursor bagi senyawa kalium lain ===
=== Prekursor bagi senyawa kalium lain ===
Banyak garam kalium dibuat dengan reaksi netralisasi melibatkan KOH. Garam kalium dari [[kalium karbonat|karbonat]], [[kalium sianida|sianida]], [[kalium permanganat|permanganat]], [[kalium fosfat|fosfat]], dan berbagai silikat disusun dengan cara memperlakukan baik oksidanya atau asamnya dengan KOH. Kelarutan tinggi kalium fosfat diharapkan dalam [[pupuk]].
Banyak garam kalium dibuat dengan reaksi netralisasi melibatkan KOH. Garam kalium dari [[kalium karbonat|karbonat]], [[kalium sianida|sianida]], [[kalium permanganat|permanganat]], [[kalium fosfat|fosfat]], dan berbagai silikat disusun dengan cara memperlakukan baik oksidanya atau asamnya dengan KOH.<ref>H. Schultz, G. Bauer, E. Schachl, F. Hagedorn, P. Schmittinger "Potassium Compounds" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2005, Wiley-VCH, Weinheim.</ref> Kelarutan tinggi kalium fosfat diharapkan dalam [[pupuk]].


=== Pembuatan biodiesel ===
=== Pembuatan biodiesel ===
Meskipun lebih mahal daripada menggunakan natrium hidroksida, KOH bekerja dengan baik dalam pembuatan [[biodiesel]] melalui [[transesterifikasi]] dari trigliserida dalam [[minyak nabati]]. [[Gliserol|Gliserin]] dari biodiesel diproses-kalium hidroksida berguna sebagai suplemen makanan murah untuk ternak, setelah metanol beracun dihilangkan.
Meskipun lebih mahal daripada menggunakan natrium hidroksida, KOH bekerja dengan baik dalam pembuatan [[biodiesel]] melalui [[transesterifikasi]] dari trigliserida dalam [[minyak nabati]]. [[Gliserol|Gliserin]] dari biodiesel diproses-kalium hidroksida berguna sebagai suplemen makanan murah untuk ternak, setelah metanol beracun dihilangkan.<ref>James K. Drackley [http://www.livestocktrail.uiuc.edu/uploads/dairynet/papers/2007%20dd%20Glycerin.pdf Glycerin as a potential feed ingredient for dairy cattle]</ref>


=== Pembuatan sabun ===
=== Pembuatan sabun ===
[[Saponifikasi]] dari [[lemak]] dengan KOH digunakan untuk mempersiapkan "[[sabun]] kalium" yang sesuai, yang lebih lembut dibandingkan sabun pada umumnya - berasal dari [[natrium hidroksida]]. Karena kelembutan dan kelarutan yang lebih besar, sabun kalium membutuhkan lebih sedikit air untuk mencairkan, dan dengan demikian dapat berisi agen pembersih lebih banyak dibandingkan sabun cair natrium.
[[Saponifikasi]] dari [[lemak]] dengan KOH digunakan untuk mempersiapkan "[[sabun]] kalium" yang sesuai, yang lebih lembut dibandingkan sabun pada umumnya - berasal dari [[natrium hidroksida]]. Karena kelembutan dan kelarutan yang lebih besar, sabun kalium membutuhkan lebih sedikit air untuk mencairkan, dan dengan demikian dapat berisi agen pembersih lebih banyak dibandingkan sabun cair natrium.<ref>K. Schumann, K. Siekmann "Soaps" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry 2005, Wiley-VCH, Weinheim.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 49: Baris 50:
* [[Sabun]]
* [[Sabun]]
* [[Saponifikasi]]
* [[Saponifikasi]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*[http://www.newscientistspace.com/article/dn10104 Newscientist article dn10104]
*[http://www.newscientistspace.com/article/dn10104 Newscientist article dn10104]
*[http://hazard.com/msds/mf/baker/baker/files/p5884.htm MSDS dari JTBaker]
*[http://hazard.com/msds/mf/baker/baker/files/p5884.htm MSDS dari JTBaker]
*[http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0523.html CDC - NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards]
*[http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0523.html CDC - NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalium+hidroksida&oldid=29621532 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29621532 (2026-08-23T12:42:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalium+hidroksida&oldid=29621532 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29621532 (2026-08-23T12:42:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.00

Potassium-hydroxide-xtal-3D-vdW

Kalium hidroksida adalah suatu senyawa anorganik dengan rumus kimia KOH, dan umumnya disebut sebagai potash kaustik.

Bersama dengan natrium hidroksida (NaOH), padatan tak berwarna ini adalah suatu basa kuat. Senyawa ini memiliki banyak aplikasi industri dan niche, sebagian besar yang memanfaatkan sifat korosif dan reaktivitasnya terhadap asam. Diperkirakan 700,000 hingga 800,000 ton telah diproduksi pada tahun 2005. Sekitar 100 kali lebih banyak NaOH dibanding KOH diproduksi setiap tahunnya.[1] KOH penting sebagai prekursor dalam pembuatan sabun yang paling lembut dan cair serta berbagai bahan kimia yang mengandung kalium.

Sifat dan struktur

Kalium hidroksida dapat ditemukan dalam bentuk murni dengan mereaksikan natrium hidroksida dengan kalium tidak murni. Hal ini biasanya dijual sebagai pelet tembus pandang, yang akan menjadi lekat di udara karena KOH merupakan higroskopis. Akibatnya, KOH biasanya mengandung berbagai jumlah air (serta karbonat, lihat di bawah). Kelarutan dalam air merupakan sangat eksotermik. larutan berair ini terkadang disebut cairan alkali (lye) kalium. Bahkan pada suhu tinggi, padatan KOH tidak mengalami dehidrasi dengan mudah.[2]

Larutan kalium hidroksida dengan konsentrasi sekitar 0.5 sampai 2.0% tersebut mengiritasi ketika bersentuhan dengan kulit, sedangkan konsentrasi yang lebih tinggi dari 2% bersifat korosif.[3]

Struktur

Pada suhu tinggi, padatan KOH membentuk kristal dalam struktur kristal NaCl. Gugus OH baik secara cepat atau secara acak menjadi tidak teratur sehingga gugus secara efektif merupakan anion sferis dengan radius 1.53 Å (antara dan berdasarkan ukuran). Pada suhu kamar, gugus teratur dan lingkungan di sekitar pusat terdistorsi, dengan jarak memiliki rentang antara 2.69 hingga 3.15 Å, bergantung pada orientasi gugus OH. KOH membentuk suatu deretan hidrat kristalin, bernama monohidrat KOH·, dihidrat KOH·2 , dan tetrahedrat KOH·4 .[4]

Kelarutan dan sifat desikasi

Kira-kira 121 g KOH akan larut dalam 100 ml air pada suhu kamar dibandingkan dengan 100 g NaOH dalam volume yang sama (secara molar, KOH sedikit lebih larut dari NaOH). Alkohol dengan berat molekul lebih rendah seperti metanol, etanol, dan propanol juga merupakan pelarut yang sangat baik.

Karena tingginya afinitas untuk air, KOH berfungsi sebagai pengering dalam laboratorium. Hal ini sering digunakan untuk mengeringkan pelarut basa, terutama amina dan piridina: distilasi cairan basa ini dari bubur KOH menghasilkan pereaksi anhidrat.

Stabilitas termal

Seperti NaOH, KOH memperlihatkan stabilitas termal yang tinggi. Spesi gas merupakan dimer. Karena kestabilannya yang tinggi dan titik leleh yang relatif rendah, senyawa ini sering dicetak-leleh sebagai pelet atau batang, bentuk yang memiliki luas permukaan rendah dan sifat kemudahan dalam penanganannya.

Produksi

Dalam sejarah, KOH dibuat dengan menambahkan kalium karbonat (potash) dengan larutan kuat kalsium hidroksida, mengarah pada reaksi metatesis yang menyebabkan kalsium karbonat mengendap, meninggalkan kalium hidroksida dalam larutan:

Ca(OH)2 + K2CO3 → CaCO3 + 2 KOH

Penyaringan dari endapan kalsium karbonat dan mendidihkan larutan tersebut menghasilkan kalium hidroksida ("potas dikalsinasi atau potas api"). Hal ini adalah metode yang paling penting dari produksi kalium hidroksida sampai akhir abad ke-19, ketika sebagian besar digantikan saat ini oleh metode elektrolisis larutan kalium klorida.[5]

2 KCl + 2 H2O → 2 KOH + Cl2 + H2

Gas hidrogen terbentuk sebagai produk samping pada katode; bersamaan, oksidasi anodik dari ion klorida berlangsung, membentuk gas klorin sebagai produk samping. Pemisahan ruang anodik dan katodik dalam sel elektrolisis adalah penting dalam proses ini.[6]

Penggunaan

KOH dan NaOH dapat digunakan secara bergantian untuk sejumlah aplikasi, meskipun dalam industri, NaOH lebih disukai karena biaya yang lebih rendah.

Prekursor bagi senyawa kalium lain

Banyak garam kalium dibuat dengan reaksi netralisasi melibatkan KOH. Garam kalium dari karbonat, sianida, permanganat, fosfat, dan berbagai silikat disusun dengan cara memperlakukan baik oksidanya atau asamnya dengan KOH.[7] Kelarutan tinggi kalium fosfat diharapkan dalam pupuk.

Pembuatan biodiesel

Meskipun lebih mahal daripada menggunakan natrium hidroksida, KOH bekerja dengan baik dalam pembuatan biodiesel melalui transesterifikasi dari trigliserida dalam minyak nabati. Gliserin dari biodiesel diproses-kalium hidroksida berguna sebagai suplemen makanan murah untuk ternak, setelah metanol beracun dihilangkan.[8]

Pembuatan sabun

Saponifikasi dari lemak dengan KOH digunakan untuk mempersiapkan "sabun kalium" yang sesuai, yang lebih lembut dibandingkan sabun pada umumnya - berasal dari natrium hidroksida. Karena kelembutan dan kelarutan yang lebih besar, sabun kalium membutuhkan lebih sedikit air untuk mencairkan, dan dengan demikian dapat berisi agen pembersih lebih banyak dibandingkan sabun cair natrium.[9]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. H. Schultz, G. Bauer, E. Schachl, F. Hagedorn, P. Schmittinger "Potassium Compounds" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2005, Wiley-VCH, Weinheim.
  2. Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. ISBN 0-12-352651-5.
  3. Potassium hydroxide, SIDS Initial Assessment Report For SIAM 13. Bern, Switzerland, 6-9 November 2001. By Dr. Thaly LAKHANISKY. Date of last Update: February 2002
  4. Wells, A.F. (1984), Structural Inorganic Chemistry, Oxford: Clarendon Press. ISBN 0-19-855370-6.
  5. H. Schultz, G. Bauer, E. Schachl, F. Hagedorn, P. Schmittinger "Potassium Compounds" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2005, Wiley-VCH, Weinheim.
  6. Römpp Chemie-Lexikon, 9th Ed. (in german)
  7. H. Schultz, G. Bauer, E. Schachl, F. Hagedorn, P. Schmittinger "Potassium Compounds" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2005, Wiley-VCH, Weinheim.
  8. James K. Drackley Glycerin as a potential feed ingredient for dairy cattle
  9. K. Schumann, K. Siekmann "Soaps" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry 2005, Wiley-VCH, Weinheim.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29621532 (2026-08-23T12:42:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.