Lompat ke isi

Alkalida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28377964; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Alkalida''' adalah [[senyawa kimia]] di mana atom [[logam alkali]] bertindak sebagai [[Ion#Anion dan kation|anion]] (ion negatif) dengan [[muatan listrik|muatan]] atau [[bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] −1. Hingga penemuan alkalida pertama pada tahun 1970-an, logam alkali diketahui muncul dalam [[garam (kimia)|garam]] hanya sebagai [[Ion#Anion dan kation|kation]] (ion positif) dengan muatan atau keadaan oksidasi +1. Jenis senyawa ini menarik secara teoretis karena [[stoikiometri]]nya yang tidak biasa dan [[energi ionisasi|potensial ionisasi]] yang rendah. Senyawa alkalida secara kimia terkait dengan [[elektrida]], garam di mana elektron yang terperangkap secara efektif adalah anion.
'''Alkalida''' adalah [[senyawa kimia]] di mana atom [[logam alkali]] bertindak sebagai [[Ion#Anion dan kation|anion]] (ion negatif) dengan [[muatan listrik|muatan]] atau [[bilangan oksidasi|keadaan oksidasi]] −1. Hingga penemuan alkalida pertama pada tahun 1970-an,<ref>J. L. Dye. ''Crystalline salt of the sodium anion (Na − )''. ''J. Am. Chem. Soc''. 1974. Vol. 96 (2). hlm. 608–609. doi:10.1021/ja00809a060.</ref><ref>F. J. Tehan. ''Alkali anions. Preparation and crystal structure of a compound which contains the cryptated sodium cation and the sodium anion''. ''J. Am. Chem. Soc''. 1974. Vol. 96 (23). hlm. 7203–7208. doi:10.1021/ja00830a005.</ref><ref>J. L. Dye. ''Compounds of Alkali Metal Anions''. ''Angew. Chem. Int. Ed. Engl''. 1979. Vol. 18 (8). hlm. 587–598. doi:10.1002/anie.197905871.</ref> logam alkali diketahui muncul dalam [[garam (kimia)|garam]] hanya sebagai [[Ion#Anion dan kation|kation]] (ion positif) dengan muatan atau keadaan oksidasi +1.<ref>Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. .</ref> Jenis senyawa ini menarik secara teoretis karena [[stoikiometri]]nya yang tidak biasa dan [[energi ionisasi|potensial ionisasi]] yang rendah. Senyawa alkalida secara kimia terkait dengan [[elektrida]], garam di mana elektron yang terperangkap secara efektif adalah anion.<ref>M. Y. Redko. ''Barium azacryptand sodide, the first alkalide with an alkaline Earth cation, also contains a novel dimer, (Na 2 ) 2−''. ''J. Am. Chem. Soc''. 2003. Vol. 125 (8). hlm. 2259–2263. doi:10.1021/ja027241m.</ref>
==Senyawa logam alkali "normal"==
==Senyawa logam alkali "normal"==
Logam alkali membentuk banyak garam stabil yang terkenal. [[Natrium klorida]] (garam dapur biasa), , menggambarkan peran biasa dari logam alkali seperti natrium. Dalam [[rumus empiris]] untuk [[senyawa ionik]] ini, [[natrium]] yang bermuatan positif diseimbangkan dengan ion [[klorida]] yang bermuatan negatif. Penjelasan tradisional mengapa  stabil adalah karena hilangnya satu [[elektron]] dari natrium elemental untuk menghasilkan kation dengan muatan +1 akan menghasilkan [[konfigurasi elektron]] [[Elektron valensi#Kulit valensi|kulit tertutup]] yang stabil.
Logam alkali membentuk banyak garam stabil yang terkenal. [[Natrium klorida]] (garam dapur biasa), , menggambarkan peran biasa dari logam alkali seperti natrium. Dalam [[rumus empiris]] untuk [[senyawa ionik]] ini, [[natrium]] yang bermuatan positif diseimbangkan dengan ion [[klorida]] yang bermuatan negatif. Penjelasan tradisional mengapa  stabil adalah karena hilangnya satu [[elektron]] dari natrium elemental untuk menghasilkan kation dengan muatan +1 akan menghasilkan [[konfigurasi elektron]] [[Elektron valensi#Kulit valensi|kulit tertutup]] yang stabil.
Baris 5: Baris 5:
Garam logam terbalik akan lebih sulit terbentuk karena reaktivitas yang tinggi oleh alkalida. Dengan ukuran ini sebagai contoh, garam terbalik dari natrium klorida, dikenal sebagai kloranium natrida atau kloranium sodida, , akan sangat sulit untuk disintesis, bukan hanya karena sifat kloranium yang sangat elektrofilik, tetapi juga reduktivitas ion natrida (sodida).
Garam logam terbalik akan lebih sulit terbentuk karena reaktivitas yang tinggi oleh alkalida. Dengan ukuran ini sebagai contoh, garam terbalik dari natrium klorida, dikenal sebagai kloranium natrida atau kloranium sodida, , akan sangat sulit untuk disintesis, bukan hanya karena sifat kloranium yang sangat elektrofilik, tetapi juga reduktivitas ion natrida (sodida).
==Tata nama dan kasus yang diketahui==
==Tata nama dan kasus yang diketahui==
Terdapat alkalida yang dikenal untuk beberapa logam alkali:
Terdapat alkalida yang dikenal untuk beberapa logam alkali:<ref>J. L. Dye. ''Compounds of Alkali Metal Anions''. ''Angew. Chem. Int. Ed. Engl''. 1979. Vol. 18 (8). hlm. 587–598. doi:10.1002/anie.197905871.</ref>
*Natrida atau sodida, [[natrium|natrium]]
*Natrida atau sodida, [[natrium|natrium]]
*Kalida atau potasida, [[kalium|kalium]]
*Kalida atau potasida, [[kalium|kalium]]
Baris 15: Baris 15:
*Fransida, [[fransium|fransium]]
*Fransida, [[fransium|fransium]]
==Contoh==
==Contoh==
Biasanya, alkalida bersifat labil secara termal karena reaktivitas anion alkalida yang tinggi, yang secara teoretis mampu memutuskan sebagian besar [[ikatan kovalen]] termasuk [[ikatan karbon–oksigen]] dalam kriptan yang khas. Pengenalan ligan kriptan khusus yang mengandung amina bukan ikatan eter telah memungkinkan isolasi kalida dan natrida yang stabil pada suhu kamar.
Biasanya, alkalida bersifat labil secara termal karena reaktivitas anion alkalida yang tinggi, yang secara teoretis mampu memutuskan sebagian besar [[ikatan kovalen]] termasuk [[ikatan karbon–oksigen]] dalam kriptan yang khas. Pengenalan ligan kriptan khusus yang mengandung amina bukan ikatan eter telah memungkinkan isolasi kalida dan natrida yang stabil pada suhu kamar.<ref>J. Kim. ''Crystalline Salts of Na − and K − (Alkalides) that Are Stable at Room Temperature''. ''J. Am. Chem. Soc''. 1999. Vol. 121 (45). hlm. 10666–10667. doi:10.1021/ja992667v.</ref>


Beberapa alkalida telah disintesis:
Beberapa alkalida telah disintesis:
*Suatu senyawa di mana ion hidrogen dikapsulkan oleh [[adamanzana]], dikenal sebagai hidrogen natrida atau [[Natrium hidrida#"Natrium hidrida terbalik"|"natrium hidrida terbalik"]] (hidrogen natrida atau hidrogen sodida ), telah teramati.
*Suatu senyawa di mana ion hidrogen dikapsulkan oleh [[adamanzana]], dikenal sebagai hidrogen natrida atau [[Natrium hidrida#"Natrium hidrida terbalik"|"natrium hidrida terbalik"]] (hidrogen natrida atau hidrogen sodida ), telah teramati.<ref>M. Y. Redko. ''"Inverse sodium hydride": a crystalline salt that contains H + and Na −''. ''J. Am. Chem. Soc''. 2002. Vol. 124 (21). hlm. 5928–5929. doi:10.1021/ja025655+.</ref>
*Natrium-kript natrida, [Na([[2.2.2-Kriptan|kriptan[2.2.2]]])]<sup>+</sup>Na<sup>−</sup>, telah teramati. Garam ini mengandung  dan . [[Kriptan]] tersebut akan mengisolasi dan menstabilkan , mencegahnya tereduksi oleh .
*Natrium-kript natrida, [Na([[2.2.2-Kriptan|kriptan[2.2.2]]])]<sup>+</sup>Na<sup>−</sup>, telah teramati. Garam ini mengandung  dan . [[Kriptan]] tersebut akan mengisolasi dan menstabilkan , mencegahnya tereduksi oleh .
*[[Barium]] azakriptan-natrida, Ba<sup>2+</sup>[H<sub>5</sub>Azakriptan[2.2.2]]<sup>−</sup>Na<sup>−</sup>⋅2CH<sub>3</sub>NH<sub>2</sub>, telah disintesis.
*[[Barium]] azakriptan-natrida, Ba<sup>2+</sup>[H<sub>5</sub>Azakriptan[2.2.2]]<sup>−</sup>Na<sup>−</sup>⋅2CH<sub>3</sub>NH<sub>2</sub>, telah disintesis.<ref>M. Y. Redko. ''Barium azacryptand sodide, the first alkalide with an alkaline Earth cation, also contains a novel dimer, (Na 2 ) 2−''. ''J. Am. Chem. Soc''. 2003. Vol. 125 (8). hlm. 2259–2263. doi:10.1021/ja027241m.</ref>
*Beberapa [[dimer]] natrium kationik dan anionik telah teramati.
*Beberapa [[dimer]] natrium kationik dan anionik telah teramati.<ref>M. Y. Redko. ''Barium azacryptand sodide, the first alkalide with an alkaline Earth cation, also contains a novel dimer, (Na 2 ) 2−''. ''J. Am. Chem. Soc''. 2003. Vol. 125 (8). hlm. 2259–2263. doi:10.1021/ja027241m.</ref>
==Referensi==
 


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alkalida&oldid=28377964 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28377964 (2025-11-07T23:14:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alkalida&oldid=28377964 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28377964 (2025-11-07T23:14:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.06

Alkalida adalah senyawa kimia di mana atom logam alkali bertindak sebagai anion (ion negatif) dengan muatan atau keadaan oksidasi −1. Hingga penemuan alkalida pertama pada tahun 1970-an,[1][2][3] logam alkali diketahui muncul dalam garam hanya sebagai kation (ion positif) dengan muatan atau keadaan oksidasi +1.[4] Jenis senyawa ini menarik secara teoretis karena stoikiometrinya yang tidak biasa dan potensial ionisasi yang rendah. Senyawa alkalida secara kimia terkait dengan elektrida, garam di mana elektron yang terperangkap secara efektif adalah anion.[5]

Senyawa logam alkali "normal"

Logam alkali membentuk banyak garam stabil yang terkenal. Natrium klorida (garam dapur biasa), , menggambarkan peran biasa dari logam alkali seperti natrium. Dalam rumus empiris untuk senyawa ionik ini, natrium yang bermuatan positif diseimbangkan dengan ion klorida yang bermuatan negatif. Penjelasan tradisional mengapa stabil adalah karena hilangnya satu elektron dari natrium elemental untuk menghasilkan kation dengan muatan +1 akan menghasilkan konfigurasi elektron kulit tertutup yang stabil.

Garam logam terbalik akan lebih sulit terbentuk karena reaktivitas yang tinggi oleh alkalida. Dengan ukuran ini sebagai contoh, garam terbalik dari natrium klorida, dikenal sebagai kloranium natrida atau kloranium sodida, , akan sangat sulit untuk disintesis, bukan hanya karena sifat kloranium yang sangat elektrofilik, tetapi juga reduktivitas ion natrida (sodida).

Tata nama dan kasus yang diketahui

Terdapat alkalida yang dikenal untuk beberapa logam alkali:[6]

Alkalida dari logam alkali lainnya belum ditemukan:

Contoh

Biasanya, alkalida bersifat labil secara termal karena reaktivitas anion alkalida yang tinggi, yang secara teoretis mampu memutuskan sebagian besar ikatan kovalen termasuk ikatan karbon–oksigen dalam kriptan yang khas. Pengenalan ligan kriptan khusus yang mengandung amina bukan ikatan eter telah memungkinkan isolasi kalida dan natrida yang stabil pada suhu kamar.[7]

Beberapa alkalida telah disintesis:

  • Suatu senyawa di mana ion hidrogen dikapsulkan oleh adamanzana, dikenal sebagai hidrogen natrida atau "natrium hidrida terbalik" (hidrogen natrida atau hidrogen sodida ), telah teramati.[8]
  • Natrium-kript natrida, [Na(kriptan[2.2.2])]+Na, telah teramati. Garam ini mengandung dan . Kriptan tersebut akan mengisolasi dan menstabilkan , mencegahnya tereduksi oleh .
  • Barium azakriptan-natrida, Ba2+[H5Azakriptan[2.2.2]]Na⋅2CH3NH2, telah disintesis.[9]
  • Beberapa dimer natrium kationik dan anionik telah teramati.[10]

Referensi

  1. J. L. Dye. Crystalline salt of the sodium anion (Na − ). J. Am. Chem. Soc. 1974. Vol. 96 (2). hlm. 608–609. doi:10.1021/ja00809a060.
  2. F. J. Tehan. Alkali anions. Preparation and crystal structure of a compound which contains the cryptated sodium cation and the sodium anion. J. Am. Chem. Soc. 1974. Vol. 96 (23). hlm. 7203–7208. doi:10.1021/ja00830a005.
  3. J. L. Dye. Compounds of Alkali Metal Anions. Angew. Chem. Int. Ed. Engl. 1979. Vol. 18 (8). hlm. 587–598. doi:10.1002/anie.197905871.
  4. Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. .
  5. M. Y. Redko. Barium azacryptand sodide, the first alkalide with an alkaline Earth cation, also contains a novel dimer, (Na 2 ) 2−. J. Am. Chem. Soc. 2003. Vol. 125 (8). hlm. 2259–2263. doi:10.1021/ja027241m.
  6. J. L. Dye. Compounds of Alkali Metal Anions. Angew. Chem. Int. Ed. Engl. 1979. Vol. 18 (8). hlm. 587–598. doi:10.1002/anie.197905871.
  7. J. Kim. Crystalline Salts of Na − and K − (Alkalides) that Are Stable at Room Temperature. J. Am. Chem. Soc. 1999. Vol. 121 (45). hlm. 10666–10667. doi:10.1021/ja992667v.
  8. M. Y. Redko. "Inverse sodium hydride": a crystalline salt that contains H + and Na −. J. Am. Chem. Soc. 2002. Vol. 124 (21). hlm. 5928–5929. doi:10.1021/ja025655+.
  9. M. Y. Redko. Barium azacryptand sodide, the first alkalide with an alkaline Earth cation, also contains a novel dimer, (Na 2 ) 2−. J. Am. Chem. Soc. 2003. Vol. 125 (8). hlm. 2259–2263. doi:10.1021/ja027241m.
  10. M. Y. Redko. Barium azacryptand sodide, the first alkalide with an alkaline Earth cation, also contains a novel dimer, (Na 2 ) 2−. J. Am. Chem. Soc. 2003. Vol. 125 (8). hlm. 2259–2263. doi:10.1021/ja027241m.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28377964 (2025-11-07T23:14:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.