Lompat ke isi

Sutra: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28083331; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Silk_from_Mawangdui.jpg|thumb|right|280px|Silk from Mawangdui]]
'''Sutra''' atau '''sutera''' adalah [[serat]] [[protein]] alami yang dapat di[[tenun]] menjadi [[tekstil]]. Jenis sutra yang paling umum adalah sutra dari [[kepompong]] yang dihasilkan [[larva]] [[ulat sutra]] [[murbei]] (''Bombyx mori'') yang diternak (peternakan ulat itu disebut serikultur). Sutra memiliki tekstur mulus, lembut, tetapi tidak licin. Rupa berkilauan yang menjadi daya tarik sutra berasal dari struktur seperti [[prisma (optik)|prisma]] segitiga dalam serat tersebut yang membuat kain sutra dapat membiaskan cahaya dari berbagai [[sudut]].
'''Sutra''' atau '''sutera''' adalah [[serat]] [[protein]] alami yang dapat di[[tenun]] menjadi [[tekstil]]. Jenis sutra yang paling umum adalah sutra dari [[kepompong]] yang dihasilkan [[larva]] [[ulat sutra]] [[murbei]] (''Bombyx mori'') yang diternak (peternakan ulat itu disebut serikultur). Sutra memiliki tekstur mulus, lembut, tetapi tidak licin. Rupa berkilauan yang menjadi daya tarik sutra berasal dari struktur seperti [[prisma (optik)|prisma]] segitiga dalam serat tersebut yang membuat kain sutra dapat membiaskan cahaya dari berbagai [[sudut]].


"Sutra liar" dihasilkan oleh [[ulat]] selain ulat sutra murbei dan dapat pula diolah. Berbagai sutra liar dikenali dan digunakan di [[Cina]], [[Asia Selatan]], dan [[Eropa]] sejak dahulu, tetapi skala produksinya selalu jauh lebih kecil daripada sutra ternakan. Sutra liar berbeda dari sutra ternakan dari segi warna dan tekstur, serta kepompong liar yang dikumpulkan biasanya sudah dirusak oleh [[ngengat]] yang keluar sebelum kepompong tersebut diambil, sehingga [[benang]] sutra yang membentuk kepompong itu sudah terputus menjadi pendek. Ulat sutra ternakan dibunuh dengan dicelup ke dalam air mendidih sebelum keluarnya ngengat dewasa, atau ditusuk dengan jarum, sehingga seluruh kepompong dapat diurai menjadi sehelai benang yang tak terputus. Ini membuat sutra bisa ditenun menjadi kain yang lebih kuat. Sutra liar biasanya juga lebih sukar dicelup warna daripada sutra ternakan.
"Sutra liar" dihasilkan oleh [[ulat]] selain ulat sutra murbei dan dapat pula diolah. Berbagai sutra liar dikenali dan digunakan di [[Cina]], [[Asia Selatan]], dan [[Eropa]] sejak dahulu, tetapi skala produksinya selalu jauh lebih kecil daripada sutra ternakan. Sutra liar berbeda dari sutra ternakan dari segi warna dan tekstur, serta kepompong liar yang dikumpulkan biasanya sudah dirusak oleh [[ngengat]] yang keluar sebelum kepompong tersebut diambil, sehingga [[benang]] sutra yang membentuk kepompong itu sudah terputus menjadi pendek. Ulat sutra ternakan dibunuh dengan dicelup ke dalam air mendidih sebelum keluarnya ngengat dewasa, atau ditusuk dengan jarum, sehingga seluruh kepompong dapat diurai menjadi sehelai benang yang tak terputus. Ini membuat sutra bisa ditenun menjadi kain yang lebih kuat. Sutra liar biasanya juga lebih sukar dicelup warna daripada sutra ternakan.


Sutra juga dihasilkan oleh beberapa jenis serangga lain, tetapi hanya jenis sutra dari ulat sutra yang digunakan untuk pembuatan tekstil. Pernah juga dijalankan kajian terhadap sutra-sutra lain yang menampakkan perbedaan dari aspek molekul. Sutra dihasilkan terutama oleh [[larva]] serangga yang ber[[metamorfosis]] lengkap, tetapi juga dihasilkan oleh beberapa serangga dewasa seperti ''[[Embioptera]]''. Produksi sutra juga kerap dijumpai khususnya pada serangga ordo [[hymenoptera]] ([[lebah]], [[tabuhan]], dan [[semut]]), dan kadang kala digunakan untuk membuat sarang. Jenis-jenis [[arthropoda]] yang lain juga menghasilkan sutra, terutama [[arachnida]] seperti [[laba-laba]]. Untuk kain sutra dari jaring laba-laba atau disebut Qmonos (sarang laba-laba dalam bahasa Jepang) diklaim memiliki kekuatan tiga kali lebih kuat dari Kevlar (bahan yang biasa digunakan untuk rompi anti peluru) serta lima kali lebih kuat dari baja.
Sutra juga dihasilkan oleh beberapa jenis serangga lain, tetapi hanya jenis sutra dari ulat sutra yang digunakan untuk pembuatan tekstil. Pernah juga dijalankan kajian terhadap sutra-sutra lain yang menampakkan perbedaan dari aspek molekul. Sutra dihasilkan terutama oleh [[larva]] serangga yang ber[[metamorfosis]] lengkap, tetapi juga dihasilkan oleh beberapa serangga dewasa seperti ''[[Embioptera]]''. Produksi sutra juga kerap dijumpai khususnya pada serangga ordo [[hymenoptera]] ([[lebah]], [[tabuhan]], dan [[semut]]), dan kadang kala digunakan untuk membuat sarang. Jenis-jenis [[arthropoda]] yang lain juga menghasilkan sutra, terutama [[arachnida]] seperti [[laba-laba]]. Untuk kain sutra dari jaring laba-laba atau disebut Qmonos (sarang laba-laba dalam bahasa Jepang) diklaim memiliki kekuatan tiga kali lebih kuat dari Kevlar (bahan yang biasa digunakan untuk rompi anti peluru) serta lima kali lebih kuat dari baja.


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*  [http://www.wormspit.com Peternakan ulat sutra (dengan foto-foto)]
*  [http://www.wormspit.com Peternakan ulat sutra (dengan foto-foto)]
*  [http://www.geospace.co.uk/silk/worldsilk.html Peta perdagangan global sutra]
*  [http://www.geospace.co.uk/silk/worldsilk.html Peta perdagangan global sutra]


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sutra&oldid=28083331 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28083331 (2025-10-17T20:59:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sutra&oldid=28083331 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28083331 (2025-10-17T20:59:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.12

Silk from Mawangdui

Sutra atau sutera adalah serat protein alami yang dapat ditenun menjadi tekstil. Jenis sutra yang paling umum adalah sutra dari kepompong yang dihasilkan larva ulat sutra murbei (Bombyx mori) yang diternak (peternakan ulat itu disebut serikultur). Sutra memiliki tekstur mulus, lembut, tetapi tidak licin. Rupa berkilauan yang menjadi daya tarik sutra berasal dari struktur seperti prisma segitiga dalam serat tersebut yang membuat kain sutra dapat membiaskan cahaya dari berbagai sudut.

"Sutra liar" dihasilkan oleh ulat selain ulat sutra murbei dan dapat pula diolah. Berbagai sutra liar dikenali dan digunakan di Cina, Asia Selatan, dan Eropa sejak dahulu, tetapi skala produksinya selalu jauh lebih kecil daripada sutra ternakan. Sutra liar berbeda dari sutra ternakan dari segi warna dan tekstur, serta kepompong liar yang dikumpulkan biasanya sudah dirusak oleh ngengat yang keluar sebelum kepompong tersebut diambil, sehingga benang sutra yang membentuk kepompong itu sudah terputus menjadi pendek. Ulat sutra ternakan dibunuh dengan dicelup ke dalam air mendidih sebelum keluarnya ngengat dewasa, atau ditusuk dengan jarum, sehingga seluruh kepompong dapat diurai menjadi sehelai benang yang tak terputus. Ini membuat sutra bisa ditenun menjadi kain yang lebih kuat. Sutra liar biasanya juga lebih sukar dicelup warna daripada sutra ternakan.

Sutra juga dihasilkan oleh beberapa jenis serangga lain, tetapi hanya jenis sutra dari ulat sutra yang digunakan untuk pembuatan tekstil. Pernah juga dijalankan kajian terhadap sutra-sutra lain yang menampakkan perbedaan dari aspek molekul. Sutra dihasilkan terutama oleh larva serangga yang bermetamorfosis lengkap, tetapi juga dihasilkan oleh beberapa serangga dewasa seperti Embioptera. Produksi sutra juga kerap dijumpai khususnya pada serangga ordo hymenoptera (lebah, tabuhan, dan semut), dan kadang kala digunakan untuk membuat sarang. Jenis-jenis arthropoda yang lain juga menghasilkan sutra, terutama arachnida seperti laba-laba. Untuk kain sutra dari jaring laba-laba atau disebut Qmonos (sarang laba-laba dalam bahasa Jepang) diklaim memiliki kekuatan tiga kali lebih kuat dari Kevlar (bahan yang biasa digunakan untuk rompi anti peluru) serta lima kali lebih kuat dari baja.

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28083331 (2025-10-17T20:59:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.