Lompat ke isi

Termometer inframerah: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28864710; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:1024_Pyrometer-8445.jpg|thumb|right|280px|1024 Pyrometer-8445]]
'''Termometer inframerah''' adalah [[termometer]] yang menyimpulkan [[suhu]] dari sebagian [[radiasi termal]] (terkadang disebut [[radiasi benda-hitam]]) yang dipancarkan oleh objek yang diukur. Termometer ini juga kadang disebut '''termometer laser''' karena menggunakan [[laser]] untuk membantu mengarahkan termometer, serta '''termometer nonkontak''' atau '''termometer pistol''' untuk menggambarkan kemampuan perangkat ini untuk mengukur suhu dari jarak jauh. Dengan mengetahui jumlah energi [[inframerah]] yang dipancarkan oleh objek dan [[emisivitas]]nya, suhu suatu objek dapat diketahui dalam kisaran tertentu dari suhu aktualnya. Termometer inframerah merupakan bagian dari perangkat yang dikenal sebagai "termometer radiasi termal".
'''Termometer inframerah''' adalah [[termometer]] yang menyimpulkan [[suhu]] dari sebagian [[radiasi termal]] (terkadang disebut [[radiasi benda-hitam]]) yang dipancarkan oleh objek yang diukur. Termometer ini juga kadang disebut '''termometer laser''' karena menggunakan [[laser]] untuk membantu mengarahkan termometer, serta '''termometer nonkontak''' atau '''termometer pistol''' untuk menggambarkan kemampuan perangkat ini untuk mengukur suhu dari jarak jauh. Dengan mengetahui jumlah energi [[inframerah]] yang dipancarkan oleh objek dan [[emisivitas]]nya, suhu suatu objek dapat diketahui dalam kisaran tertentu dari suhu aktualnya. Termometer inframerah merupakan bagian dari perangkat yang dikenal sebagai "termometer radiasi termal".


Baris 6: Baris 8:
Termometer inframerah sering kali digunakan ketika objek yang akan diukur bergerak; ketika objek dikelilingi oleh [[medan elektromagnetik]], seperti pada [[pemanasan induksi]]; ketika objek terkandung dalam ruang [[hampa udara]] atau atmosfer terkontrol lainnya; atau ketika respons cepat diperlukan untuk mengukur suhu permukaan secara akurat, atau ketika suhu objek berada di atas batasan suhu yang disarankan untuk sensor kontak, atau ketika sentuhan fisik dapat merusak objek atau sensor atau dapat memengaruhi gradien suhu yang signifikan pada permukaan objek.
Termometer inframerah sering kali digunakan ketika objek yang akan diukur bergerak; ketika objek dikelilingi oleh [[medan elektromagnetik]], seperti pada [[pemanasan induksi]]; ketika objek terkandung dalam ruang [[hampa udara]] atau atmosfer terkontrol lainnya; atau ketika respons cepat diperlukan untuk mengukur suhu permukaan secara akurat, atau ketika suhu objek berada di atas batasan suhu yang disarankan untuk sensor kontak, atau ketika sentuhan fisik dapat merusak objek atau sensor atau dapat memengaruhi gradien suhu yang signifikan pada permukaan objek.


Termometer inframerah dapat digunakan untuk berbagai fungsi pemantauan suhu. Beberapa contohnya yaitu mendeteksi awan untuk operasi teleskop jarak jauh, memeriksa suhu dan titik panas peralatan mekanika atau listrik, mengukur suhu pasien di rumah sakit tanpa menyentuh mereka, memeriksa suhu pemanas atau oven, untuk melakukan [[kalibrasi]] dan kontrol, memeriksa titik panas saat pemadaman kebakaran, pemantauan bahan dalam proses yang melibatkan pemanasan atau pendinginan, dan mengukur suhu gunung berapi. Pada saat epidemi penyakit yang menyebabkan demam, seperti [[sindrom pernapasan akut berat]] (SARS) dan [[penyakit virus Ebola]], termometer inframerah telah digunakan untuk memeriksa wisatawan yang datang untuk mengetahui demam tanpa menyebabkan transmisi berbahaya di antara yang diuji.
Termometer inframerah dapat digunakan untuk berbagai fungsi pemantauan suhu. Beberapa contohnya yaitu mendeteksi awan untuk operasi teleskop jarak jauh, memeriksa suhu dan titik panas peralatan mekanika atau listrik, mengukur suhu pasien di rumah sakit tanpa menyentuh mereka, memeriksa suhu pemanas atau oven, untuk melakukan [[kalibrasi]] dan kontrol, memeriksa titik panas saat pemadaman kebakaran, pemantauan bahan dalam proses yang melibatkan pemanasan atau pendinginan, dan mengukur suhu gunung berapi. Pada saat epidemi penyakit yang menyebabkan demam, seperti [[sindrom pernapasan akut berat]] (SARS) dan [[penyakit virus Ebola]], termometer inframerah telah digunakan untuk memeriksa wisatawan yang datang untuk mengetahui demam tanpa menyebabkan transmisi berbahaya di antara yang diuji.<ref>R. James Seffrin. [https://irinfo.org/06-01-2003-seffrin/ Thermal Imaging for Detecting Potential SARS Infection]. ''IRINFO''. 30 Mei 2003.</ref><ref>[http://www.liberation.fr/societe/2014/10/18/a-roissy-le-thermometre-laser-pour-detecter-ebola_1124527 A Roissy, le "thermomètre laser" pour détecter Ebola]. Libération. 2014-10-18.</ref>


Pada tahun 2020 ketika [[pandemi COVID-19]] melanda dunia, termometer inframerah digunakan untuk memberikan pengujian yang aman dan cepat. Otoritas kesehatan masyarakat seperti [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) di Amerika Serikat menerbitkan aturan untuk memastikan akurasi dan konsistensi di antara termometer inframerah.
Pada tahun 2020 ketika [[pandemi COVID-19]] melanda dunia, termometer inframerah digunakan untuk memberikan pengujian yang aman dan cepat. Otoritas kesehatan masyarakat seperti [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) di Amerika Serikat menerbitkan aturan untuk memastikan akurasi dan konsistensi di antara termometer inframerah.<ref>Center for Devices and Radiological Health. [https://www.fda.gov/medical-devices/emergency-situations-medical-devices/non-contact-temperature-assessment-devices-during-covid-19-pandemic Non-contact Temperature Assessment Devices During the COVID-19 Pandemic]. ''FDA''. 2020-06-23.</ref>


Ada banyak jenis perangkat penginderaan suhu inframerah, baik untuk penggunaan portabel dan genggam dan sebagai instalasi tetap.
Ada banyak jenis perangkat penginderaan suhu inframerah, baik untuk penggunaan portabel dan genggam dan sebagai instalasi tetap.
Baris 24: Baris 26:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termometer+inframerah&oldid=28864710 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28864710 (2026-01-17T18:28:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termometer+inframerah&oldid=28864710 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28864710 (2026-01-17T18:28:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.08

Berkas:1024 Pyrometer-8445.jpg
1024 Pyrometer-8445

Termometer inframerah adalah termometer yang menyimpulkan suhu dari sebagian radiasi termal (terkadang disebut radiasi benda-hitam) yang dipancarkan oleh objek yang diukur. Termometer ini juga kadang disebut termometer laser karena menggunakan laser untuk membantu mengarahkan termometer, serta termometer nonkontak atau termometer pistol untuk menggambarkan kemampuan perangkat ini untuk mengukur suhu dari jarak jauh. Dengan mengetahui jumlah energi inframerah yang dipancarkan oleh objek dan emisivitasnya, suhu suatu objek dapat diketahui dalam kisaran tertentu dari suhu aktualnya. Termometer inframerah merupakan bagian dari perangkat yang dikenal sebagai "termometer radiasi termal".

Desain dasar perangkat ini terdiri atas lensa untuk memfokuskan radiasi termal inframerah menuju detektor, yang mengubah daya radiasi menjadi sinyal listrik yang dapat ditampilkan dalam satuan suhu setelah dikompensasi dengan suhu sekitar. Hal ini memungkinkan pengukuran suhu dari jarak jauh tanpa kontak dengan objek yang akan diukur. Termometer inframerah nonkontak berguna untuk mengukur ketika termokopel atau sensor tipe probe lainnya tidak dapat digunakan atau tidak menghasilkan data yang akurat karena berbagai alasan.

Penggunaan

Termometer inframerah sering kali digunakan ketika objek yang akan diukur bergerak; ketika objek dikelilingi oleh medan elektromagnetik, seperti pada pemanasan induksi; ketika objek terkandung dalam ruang hampa udara atau atmosfer terkontrol lainnya; atau ketika respons cepat diperlukan untuk mengukur suhu permukaan secara akurat, atau ketika suhu objek berada di atas batasan suhu yang disarankan untuk sensor kontak, atau ketika sentuhan fisik dapat merusak objek atau sensor atau dapat memengaruhi gradien suhu yang signifikan pada permukaan objek.

Termometer inframerah dapat digunakan untuk berbagai fungsi pemantauan suhu. Beberapa contohnya yaitu mendeteksi awan untuk operasi teleskop jarak jauh, memeriksa suhu dan titik panas peralatan mekanika atau listrik, mengukur suhu pasien di rumah sakit tanpa menyentuh mereka, memeriksa suhu pemanas atau oven, untuk melakukan kalibrasi dan kontrol, memeriksa titik panas saat pemadaman kebakaran, pemantauan bahan dalam proses yang melibatkan pemanasan atau pendinginan, dan mengukur suhu gunung berapi. Pada saat epidemi penyakit yang menyebabkan demam, seperti sindrom pernapasan akut berat (SARS) dan penyakit virus Ebola, termometer inframerah telah digunakan untuk memeriksa wisatawan yang datang untuk mengetahui demam tanpa menyebabkan transmisi berbahaya di antara yang diuji.[1][2]

Pada tahun 2020 ketika pandemi COVID-19 melanda dunia, termometer inframerah digunakan untuk memberikan pengujian yang aman dan cepat. Otoritas kesehatan masyarakat seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) di Amerika Serikat menerbitkan aturan untuk memastikan akurasi dan konsistensi di antara termometer inframerah.[3]

Ada banyak jenis perangkat penginderaan suhu inframerah, baik untuk penggunaan portabel dan genggam dan sebagai instalasi tetap.

Akurasi

Termometer inframerah diberi spesifikasi tertentu, termasuk akurasi dan jangkauan sudut. Instrumen yang lebih sederhana mungkin memiliki kesalahan pengukuran sekitar ±2 °C atau ±4 °F.

Rasio jarak ke titik (D:S) menunjukkan perbandingan antara jarak alat terhadap permukaan objek dengan diameter luas pengukuran panas. Contoh, apabila luas permukaan objek adalah satu cm persegi dan sensor tidak dapat ditempatkan lebih dekat dari 12 cm ke objek, dibutuhkan sensor dengan D:S 12:1 atau lebih. Fungsi yang lain ialah ada sensor yang memakai emisivitas konstan ada pula yang harus diatur. Untuk yang konstan, anda tidak dapat mengatur keakuratan pembacaan pada permukaan yang terang (sebagian besar sensor dirancang untuk permukaan gelap). Sensor emitivitas konstan dapat dipakai pada permukaan terang hanya dengan menambahkan pita gelap pada permukaan benda atau mengecatnya.

Jenis sensor

Variasi sensor yang umum termasuk:

  • Termometer Inframerah Titik, disebut juga Pyrometer Infra Merah, didesain untuk memonitor luasan sempit atau titik tertentu.
  • Sistem Pencitraan Garis Inframerah, biasanya membantu menentukan titik api yang penting pada pencerminan putar, untuk secara terus-menerus memindai permukaan yang luas pada ruang. Alat ini banyak digunakan pada manufaktur yang melibatkan konveyer atau proses jaring-jaring, seperti lembaran kaca besar atau logam yang keluar dari tungku, pabrik dan kertas, atau tumpukan material yang terus menerus sepanjang sabuk konveyer.
  • Kamera Inframerah, Termometer inframerah yang didesain khusus sebagai kamera, memonitor banyak titik pada saat yang sama, hasilnya berupa gambar 2 dimensi, di mana tiap pixel menunjukkan temperatur. Teknologi ini umumnya membutuhkan banyak prosesor dan software daripada sistem sebelumnya, digunakan memindai area yang luas. Aplikasi yang umum termasuk untuk memonitor batas negara bagi militer, pengawasan kualitas pada proses manufaktur, dan pengawasan peralatan atau ruang kerja yang panas/dingin untuk tujuan keselamatan dan pemeliharaan.

Referensi

  1. R. James Seffrin. Thermal Imaging for Detecting Potential SARS Infection. IRINFO. 30 Mei 2003.
  2. A Roissy, le "thermomètre laser" pour détecter Ebola. Libération. 2014-10-18.
  3. Center for Devices and Radiological Health. Non-contact Temperature Assessment Devices During the COVID-19 Pandemic. FDA. 2020-06-23.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28864710 (2026-01-17T18:28:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.