Lompat ke isi

Pengeringan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29132465; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pengeringan''' adalah proses [[perpindahan massa]] air atau pelarut lainnya dari suatu zat [[padat]] atau [[semi padat]] dengan menggunakan [[penguapan]]. Proses ini sering kali merupakan tahap akhir proses prduksi sebelum dikemas atau dijual ke konsumen. Benda yang telah dikeringkan akan menjadi benda yang padat dalam wujud bubuk (misal [[susu bubuk]]) maupun potongan besar (misal [[kayu]]) meski bahan awal sebelum pengeringan adalah benda semi padat (misal [[keju]] "hijau"). Sumber panas dan cara penghantaran panas dibutuhkan dalam pengeringan.
'''Pengeringan''' adalah proses [[perpindahan massa]] air atau pelarut lainnya dari suatu zat [[padat]] atau [[semi padat]] dengan menggunakan [[penguapan]].<ref>[http://www.thefreedictionary.com/drying drying - definition of drying by the Free Online Dictionary, Thesaurus and Encyclopedia]. Farlex.</ref> Proses ini sering kali merupakan tahap akhir proses prduksi sebelum dikemas atau dijual ke konsumen. Benda yang telah dikeringkan akan menjadi benda yang padat dalam wujud bubuk (misal [[susu bubuk]]) maupun potongan besar (misal [[kayu]]) meski bahan awal sebelum pengeringan adalah benda semi padat (misal [[keju]] "hijau"). Sumber panas dan cara penghantaran panas dibutuhkan dalam pengeringan.


Dalam pengeringan konveksi, aliran gas (misal udara) dipanaskan lalu dipaparkan ke bahan yang akan dikeringkan sehingga gas tersebut membawa uap air. [[Pengeringan vakum]] memanaskan bahan secara [[konduksi]] atau [[radiasi]] sementara uap air diisap keluar. Metode tidak langsung lainnya adalah [[pengeringan drum]]. Metode lain dalam ekstraksi cairan seperti menggunakan [[sentrifugasi]] tidak disebut sebagai proses pengeringan.
Dalam pengeringan konveksi, aliran gas (misal udara) dipanaskan lalu dipaparkan ke bahan yang akan dikeringkan sehingga gas tersebut membawa uap air. [[Pengeringan vakum]] memanaskan bahan secara [[konduksi]] atau [[radiasi]] sementara uap air diisap keluar. Metode tidak langsung lainnya adalah [[pengeringan drum]]. Metode lain dalam ekstraksi cairan seperti menggunakan [[sentrifugasi]] tidak disebut sebagai proses pengeringan.
Baris 7: Baris 7:


== Metode pengeringan ==
== Metode pengeringan ==
Beberapa metode pengeringan yang umum
Beberapa metode pengeringan yang umum
* Penjemuran
* Penjemuran
Baris 18: Baris 16:


== Tujuan pengeringan ==
== Tujuan pengeringan ==
Bahan pangan dikeringkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri sehingga memperlambat pembusukan. Tingkat [[pengawetan makanan]] dari proses pengeringan sangat bergantung pada jenis produk; meski kadar air sudah tidak ada, tetapi keberadaan lemak dan protein masih mampu menghidupi bakteri. Produk seperti [[susu bubuk]] harus dikeringkan hingga ke kadar air yang sangat rendah untuk mencegah susu bubuk menjadi lengket dalam penanganannya, dan kadar air ini jauh lebih rendah dari kebutuhan dalam mencegah pertumbuhan bakteri. Bahan lain, seperti [[biskuit]] dikeringkan hingga mencapai tingkat kerenyahan yang disukai oleh konsumen. Kayu dikeringkan untuk mencegah pelapukan, memperingan, dan memperkuat kayu.
Bahan pangan dikeringkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri sehingga memperlambat pembusukan. Tingkat [[pengawetan makanan]] dari proses pengeringan sangat bergantung pada jenis produk; meski kadar air sudah tidak ada, tetapi keberadaan lemak dan protein masih mampu menghidupi bakteri. Produk seperti [[susu bubuk]] harus dikeringkan hingga ke kadar air yang sangat rendah untuk mencegah susu bubuk menjadi lengket dalam penanganannya, dan kadar air ini jauh lebih rendah dari kebutuhan dalam mencegah pertumbuhan bakteri. Bahan lain, seperti [[biskuit]] dikeringkan hingga mencapai tingkat kerenyahan yang disukai oleh konsumen. Kayu dikeringkan untuk mencegah pelapukan, memperingan, dan memperkuat kayu.
== Referensi ==


== Bahan bacaan terkait ==
== Bahan bacaan terkait ==
#
#  
#
#  
#
#  


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 34: Baris 28:
* [http://solidswiki.com/index.php?title=Category:Drying Machinery for drying solid materials]
* [http://solidswiki.com/index.php?title=Category:Drying Machinery for drying solid materials]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengeringan&oldid=29132465 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29132465 (2026-04-15T18:29:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengeringan&oldid=29132465 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29132465 (2026-04-15T18:29:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.08

Pengeringan adalah proses perpindahan massa air atau pelarut lainnya dari suatu zat padat atau semi padat dengan menggunakan penguapan.[1] Proses ini sering kali merupakan tahap akhir proses prduksi sebelum dikemas atau dijual ke konsumen. Benda yang telah dikeringkan akan menjadi benda yang padat dalam wujud bubuk (misal susu bubuk) maupun potongan besar (misal kayu) meski bahan awal sebelum pengeringan adalah benda semi padat (misal keju "hijau"). Sumber panas dan cara penghantaran panas dibutuhkan dalam pengeringan.

Dalam pengeringan konveksi, aliran gas (misal udara) dipanaskan lalu dipaparkan ke bahan yang akan dikeringkan sehingga gas tersebut membawa uap air. Pengeringan vakum memanaskan bahan secara konduksi atau radiasi sementara uap air diisap keluar. Metode tidak langsung lainnya adalah pengeringan drum. Metode lain dalam ekstraksi cairan seperti menggunakan sentrifugasi tidak disebut sebagai proses pengeringan.

Mekanisme pengeringan

Beberapa bahan yang memiliki kadar air awal yang relatif tinggi, pengurangan kadar air awal secara linear dapat dihitung berdasarkan fungsinya berdasarkan waktu pada interval waktu tertentu, yang disebut dengan "periode laju pengeringan konstan". Biasanya pada periode ini, kadar air permukaan di luar partikel sedang berpindah dari bahan. Laju pengeringan pada periode ini bergantung pada laju pindah panas dari bahan. Jika pengeringan dilanjutkan, kemiringan kurva akan berubah menjadi lebih landai (laju pengeringan berkurang) dan tidak menjadi linear, hingga akhirnya kurva menjadi datar. Kadar air produk lalu berada pada kondisi konstan yang disebut dengan kadar air kesetimbangan. Selama periode berkurangnya laju pengeringan, migrasi air dari bagian dalam ke permukaan bahan terjadi secara difusi molekular di mana bagian yang lebih basah (bagian dalam) memindahkan air ke bagian yang lebih kering (bagian permukaan). Bahan yang dikeringkan umumnya akan mengalami perubahan bentuk dan ukuran yang signifikan, kecuali pada proses pengeringan beku.

Metode pengeringan

Beberapa metode pengeringan yang umum

  • Penjemuran
  • Aplikasi udara panas (pengeringan secara konveksi). Udara yang dipanaskan meningkatkan kelembapan relatif udara, sehingga mampu mengangkat uap air dari bahan yang terpanaskan oleh udara.
  • Pengeringan kontak (melalui dinding yang terpanaskan) pada pengeringan drum dan pengeringan vakum.
  • Pengeringan dielektrik, di mana frekuensi radio atau gelombang mikro diserap oleh bahan.
  • Pengeringan beku di mana cairan dibekukan sebelum dikeringkan secara sublimasi (es langsung menjadi uap).
  • Pengeringan superkritis

Tujuan pengeringan

Bahan pangan dikeringkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri sehingga memperlambat pembusukan. Tingkat pengawetan makanan dari proses pengeringan sangat bergantung pada jenis produk; meski kadar air sudah tidak ada, tetapi keberadaan lemak dan protein masih mampu menghidupi bakteri. Produk seperti susu bubuk harus dikeringkan hingga ke kadar air yang sangat rendah untuk mencegah susu bubuk menjadi lengket dalam penanganannya, dan kadar air ini jauh lebih rendah dari kebutuhan dalam mencegah pertumbuhan bakteri. Bahan lain, seperti biskuit dikeringkan hingga mencapai tingkat kerenyahan yang disukai oleh konsumen. Kayu dikeringkan untuk mencegah pelapukan, memperingan, dan memperkuat kayu.

Bahan bacaan terkait

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29132465 (2026-04-15T18:29:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.