Asam guanidinopropionik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25324227; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Guanidinopropionic_acid.svg|thumb|right|280px|Guanidinopropionic acid]] | |||
'''β-asam guanidinopropionik''', ('''beta-asam guanidinopropionik''' atau disingkat '''β-GPA''') juga mengacu pada '''asam guanidinopropionik''', yang merupakan [[suplemen makanan]]. | '''β-asam guanidinopropionik''', ('''beta-asam guanidinopropionik''' atau disingkat '''β-GPA''') juga mengacu pada '''asam guanidinopropionik''', yang merupakan [[suplemen makanan]]. | ||
β-GPA berbentuk bubuk kristal putih yang dapat larut dalam air (50 mg/ml-bening, solusi tidak berwarna). | β-GPA berbentuk bubuk kristal putih yang dapat larut dalam air (50 mg/ml-bening, solusi tidak berwarna).<ref>Bergeron, R.; Ren, J. M.; Cadman, K. S.; Moore, I. K.; Perret, P.; Pypaert, M.; Young, L. H.; Semenkovich, C. F.; Shulman, G. I. ''Chronic Activation of AMP Kinase Results in NRF-1 Activation and Mitochondrial Biogenesis''. ''American Journal of Physiology. Endocrinology and Metabolism''. 2001. Vol. 281 (6). hlm. E1340–E1346. doi:10.1152/ajpendo.2001.281.6.e1340.</ref> | ||
Studi pada hewan (tikus, monyet, dan [[hamster]]) menunjukkan bahwa turunan guanidina yang bersifat asam seperti β-GPA, dapat memperbaiki [[hiperglikemia]] pada hewan dari [[diabetes]] yang tidak tergantung [[insulin]]. | Studi pada hewan (tikus, monyet, dan [[hamster]]) menunjukkan bahwa turunan guanidina yang bersifat asam seperti β-GPA, dapat memperbaiki [[hiperglikemia]] pada hewan dari [[diabetes]] yang tidak tergantung [[insulin]].<ref>Meglasson, M. D.; Wilson, J. M.; Yu, J. H.; Robinson, D. D.; Wyse, B. M.; de Souza, C. J. ''Antihyperglycemic Action of Guanidinoalkanoic Acids: 3-Guanidinopropionic Acid Ameliorates Hyperglycemia in Diabetic KKAy and C57BL6Job/ob Mice and Increases Glucose Disappearance in Rhesus Monkeys''. ''The Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics''. September 1993. Vol. 266 (3). hlm. 1454–1462.</ref> | ||
Meskipun [[bioavailabilitas|ketersediaan oral]] β-GPA sudah mapan, mekanisme serapan dasarnya masih belum dipelajari lebih lanjut. | Meskipun [[bioavailabilitas|ketersediaan oral]] β-GPA sudah mapan, mekanisme serapan dasarnya masih belum dipelajari lebih lanjut.<ref>Metzner, L. ''The Orally Active Antihyperglycemic Drug β-Guanidinopropionic Acid is Transported by the Human Proton-Coupled Amino Acid Transporter hPAT1''. ''Molecular Pharmaceutics''. April 2009. Vol. 6 (3). hlm. 1006–1011. doi:10.1021/mp9000684.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+guanidinopropionik&oldid=25324227 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25324227 (2024-02-18T04:33:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.51
β-asam guanidinopropionik, (beta-asam guanidinopropionik atau disingkat β-GPA) juga mengacu pada asam guanidinopropionik, yang merupakan suplemen makanan.
β-GPA berbentuk bubuk kristal putih yang dapat larut dalam air (50 mg/ml-bening, solusi tidak berwarna).[1]
Studi pada hewan (tikus, monyet, dan hamster) menunjukkan bahwa turunan guanidina yang bersifat asam seperti β-GPA, dapat memperbaiki hiperglikemia pada hewan dari diabetes yang tidak tergantung insulin.[2]
Meskipun ketersediaan oral β-GPA sudah mapan, mekanisme serapan dasarnya masih belum dipelajari lebih lanjut.[3]
Referensi
- ↑ Bergeron, R.; Ren, J. M.; Cadman, K. S.; Moore, I. K.; Perret, P.; Pypaert, M.; Young, L. H.; Semenkovich, C. F.; Shulman, G. I. Chronic Activation of AMP Kinase Results in NRF-1 Activation and Mitochondrial Biogenesis. American Journal of Physiology. Endocrinology and Metabolism. 2001. Vol. 281 (6). hlm. E1340–E1346. doi:10.1152/ajpendo.2001.281.6.e1340.
- ↑ Meglasson, M. D.; Wilson, J. M.; Yu, J. H.; Robinson, D. D.; Wyse, B. M.; de Souza, C. J. Antihyperglycemic Action of Guanidinoalkanoic Acids: 3-Guanidinopropionic Acid Ameliorates Hyperglycemia in Diabetic KKAy and C57BL6Job/ob Mice and Increases Glucose Disappearance in Rhesus Monkeys. The Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics. September 1993. Vol. 266 (3). hlm. 1454–1462.
- ↑ Metzner, L. The Orally Active Antihyperglycemic Drug β-Guanidinopropionic Acid is Transported by the Human Proton-Coupled Amino Acid Transporter hPAT1. Molecular Pharmaceutics. April 2009. Vol. 6 (3). hlm. 1006–1011. doi:10.1021/mp9000684.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25324227 (2024-02-18T04:33:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.