Lompat ke isi

Isomer struktural: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26981796; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Isomer struktural''' (''structural isomers'') atau dikenal sebagai isomer konstitusional, adalah sebutan untuk jenis isomer yang berbeda dalam struktur dasar atau jenis ikatan-ligan yang tekait pada logam pusat dan melalui atom. Beberapa jenis isomerisme struktural (isomerisme ionisasi, isomerisme koordinasi, dan isomerisme tautan).
'''Isomer struktural''' (''structural isomers'') atau dikenal sebagai isomer konstitusional, adalah sebutan untuk jenis isomer yang berbeda dalam struktur dasar atau jenis ikatan-ligan yang tekait pada logam pusat dan melalui atom. Beberapa jenis isomerisme struktural (isomerisme ionisasi, isomerisme koordinasi, dan isomerisme tautan).<ref>Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. ''KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern ''Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA</ref>


== Isomerisme Ionisasi ==
== Isomerisme Ionisasi ==
 
Dua senyawa koordinasi yang rumusnya mempunyai ion pusat yang sama (Cr<sup>3+</sup>) dan lima dari enam ligannya ([[molekul]] NH<sub>3</sub>) adalah sama. Senyawa ini berbeda karena isomer pertama mempunyai ion SO<sub>4</sub><sup>2-</sup> sebagai ligan keenam, dengan ion netral Cl<sup>-</sup> menetralkan muatan ion kompleks, sedangkan isomer kedua memiliki Cl<sup>-</sup> sebagai ligan keenam dengan SO<sub>4</sub><sup>2-</sup> menetralkan muatan ion kompleks.<ref>Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. ''KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern ''Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA</ref>
Dua senyawa koordinasi yang rumusnya mempunyai ion pusat yang sama (Cr<sup>3+</sup>) dan lima dari enam ligannya ([[molekul]] NH<sub>3</sub>) adalah sama. Senyawa ini berbeda karena isomer pertama mempunyai ion SO<sub>4</sub><sup>2-</sup> sebagai ligan keenam, dengan ion netral Cl<sup>-</sup> menetralkan muatan ion kompleks, sedangkan isomer kedua memiliki Cl<sup>-</sup> sebagai ligan keenam dengan SO<sub>4</sub><sup>2-</sup> menetralkan muatan ion kompleks.
* [CrSO<sub>4</sub>(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>Cl]
* [CrSO<sub>4</sub>(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>Cl]
pentaaminasulfatokromium(III) klorida
pentaaminasulfatokromium(III) klorida
Baris 10: Baris 9:


== Isomer Koordinasi ==
== Isomer Koordinasi ==
 
Isomer koordinasi dapat muncul jika senyawa koordinasi tersusun atas kation kompleks dan anion kompleks. ligan dapat dikontribusikan secara berbeda di antara kedua ion, seperti NH<sub>3</sub>(aq) dan CN<sup>-</sup>.<ref>Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. ''KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern ''Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA</ref>
Isomer koordinasi dapat muncul jika senyawa koordinasi tersusun atas kation kompleks dan anion kompleks. ligan dapat dikontribusikan secara berbeda di antara kedua ion, seperti NH<sub>3</sub>(aq) dan CN<sup>-</sup>.
* [Co(NH<sub>3</sub>)<sub>6</sub>][Cr(CN)<sub>6</sub>]
* [Co(NH<sub>3</sub>)<sub>6</sub>][Cr(CN)<sub>6</sub>]
heksaaminakobalt(III) heksasianokromat(III)
heksaaminakobalt(III) heksasianokromat(III)
Baris 18: Baris 16:


== Isomerisme Tautan ==
== Isomerisme Tautan ==
 
Beberapa ligan dapat melekat pada ion logam atom pusat suatu ion kompleks dengan cara berbeda.<ref>Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. ''KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern ''Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA</ref>
Beberapa ligan dapat melekat pada ion logam atom pusat suatu ion kompleks dengan cara berbeda.
* [Co(NO<sub>2</sub>)(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>]<sup>2+</sup>
* [Co(NO<sub>2</sub>)(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>]<sup>2+</sup>
ion pentaaminanitrito-''N-''[[kobalt]](III)
ion pentaaminanitrito-''N-''[[kobalt]](III)
Baris 26: Baris 23:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isomer+struktural&oldid=26981796 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26981796 (2025-03-01T08:15:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isomer+struktural&oldid=26981796 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26981796 (2025-03-01T08:15:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.53

Isomer struktural (structural isomers) atau dikenal sebagai isomer konstitusional, adalah sebutan untuk jenis isomer yang berbeda dalam struktur dasar atau jenis ikatan-ligan yang tekait pada logam pusat dan melalui atom. Beberapa jenis isomerisme struktural (isomerisme ionisasi, isomerisme koordinasi, dan isomerisme tautan).[1]

Isomerisme Ionisasi

Dua senyawa koordinasi yang rumusnya mempunyai ion pusat yang sama (Cr3+) dan lima dari enam ligannya (molekul NH3) adalah sama. Senyawa ini berbeda karena isomer pertama mempunyai ion SO42- sebagai ligan keenam, dengan ion netral Cl- menetralkan muatan ion kompleks, sedangkan isomer kedua memiliki Cl- sebagai ligan keenam dengan SO42- menetralkan muatan ion kompleks.[2]

  • [CrSO4(NH3)5Cl]

pentaaminasulfatokromium(III) klorida

  • [CrSO4(NH3)5]SO4

pentaaminaklorokromium(III) sulfat

Isomer Koordinasi

Isomer koordinasi dapat muncul jika senyawa koordinasi tersusun atas kation kompleks dan anion kompleks. ligan dapat dikontribusikan secara berbeda di antara kedua ion, seperti NH3(aq) dan CN-.[3]

  • [Co(NH3)6][Cr(CN)6]

heksaaminakobalt(III) heksasianokromat(III)

  • [Cr(NH3)6][Co(CN)6]

heksaaminakromium(III) heksasianokobaltat(III)

Isomerisme Tautan

Beberapa ligan dapat melekat pada ion logam atom pusat suatu ion kompleks dengan cara berbeda.[4]

  • [Co(NO2)(NH3)5]2+

ion pentaaminanitrito-N-kobalt(III)

  • [Co(ONO)(NH3)5]2+

ion pentaaminanitrito-O-kobalt(III)

Referensi

  1. Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA
  2. Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA
  3. Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA
  4. Harwood, Herring, Madura, Petrucci. 2011. KIMIA DASAR Prinsip-Prinsip dan Aplikasi Modern Edisi Kesembilan Jilid Tiga. JAKARTA: ERLANGGA

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26981796 (2025-03-01T08:15:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.