Desikan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 19574353; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Molecular_Sieve5.jpg|thumb|right|280px|Molecular Sieve5]] | |||
'''Desikan ''' adalah zat [[higroskopis]] yang digunakan untuk menginduksi atau mempertahankan kondisi di sekitarnya tetap [[pengeringan|kering]], zat ini kebalikan dari [[humektan]]. Desikan yang telah dikemas biasanya berupa padatan yang [[Absorpsi (kimia)|menyerap]] [[air]], dan umumnya ditemui dalam wadah obat agar tetap kering atau kantong makanan untuk mempertahankan kerenyahannya. | '''Desikan ''' adalah zat [[higroskopis]] yang digunakan untuk menginduksi atau mempertahankan kondisi di sekitarnya tetap [[pengeringan|kering]], zat ini kebalikan dari [[humektan]]. Desikan yang telah dikemas biasanya berupa padatan yang [[Absorpsi (kimia)|menyerap]] [[air]], dan umumnya ditemui dalam wadah obat agar tetap kering atau kantong makanan untuk mempertahankan kerenyahannya. | ||
| Baris 4: | Baris 6: | ||
== Jenis desikan == | == Jenis desikan == | ||
Meskipun beberapa desikan secara kimia bersifat [[lengai]], akan tetapi desikan lainnya sangat reaktif dan memerlukan teknik penanganan khusus. Desikan yang paling umum adalah [[silika]], padatan putih yang [[lengai]] dan tidak larut dalam air. Puluhan ribu ton desikan diproduksi setiap tahunnya. Desikan yang umum lainnya adalah [[karbon aktif|arang aktif]], [[kalsium sulfat]], [[kalsium klorida]], dan [[saringan molekuler]] (biasanya, [[zeolit]]). Desikan dapat dikategorikan berdasarkan jenisnya, I, II, III, IV, atau V. Jenis-jenis ini menunjukkan fungsi dari bentuk [[isoterm serapan kelembapan]] desikan. | Meskipun beberapa desikan secara kimia bersifat [[lengai]], akan tetapi desikan lainnya sangat reaktif dan memerlukan teknik penanganan khusus. Desikan yang paling umum adalah [[silika]], padatan putih yang [[lengai]] dan tidak larut dalam air. Puluhan ribu ton desikan diproduksi setiap tahunnya.<ref>Otto W. Flörke, et al. "Silica" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2008, Weinheim: Wiley-VCH, . .</ref> Desikan yang umum lainnya adalah [[karbon aktif|arang aktif]], [[kalsium sulfat]], [[kalsium klorida]], dan [[saringan molekuler]] (biasanya, [[zeolit]]). Desikan dapat dikategorikan berdasarkan jenisnya, I, II, III, IV, atau V. Jenis-jenis ini menunjukkan fungsi dari bentuk [[isoterm serapan kelembapan]] desikan. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Desikan&oldid=19574353 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 19574353 (2021-12-20T08:45:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.53

Desikan adalah zat higroskopis yang digunakan untuk menginduksi atau mempertahankan kondisi di sekitarnya tetap kering, zat ini kebalikan dari humektan. Desikan yang telah dikemas biasanya berupa padatan yang menyerap air, dan umumnya ditemui dalam wadah obat agar tetap kering atau kantong makanan untuk mempertahankan kerenyahannya.
Desikan untuk tujuan khusus, selain berbentuk padat, dan dapat bekerja dengan menggunakan prinsip-prinsip lain, digunakan untuk ikatan kimia molekul air. Di industri, desikan banyak dipakai untuk mengontrol tingkat air dalam aliran gas.
Jenis desikan
Meskipun beberapa desikan secara kimia bersifat lengai, akan tetapi desikan lainnya sangat reaktif dan memerlukan teknik penanganan khusus. Desikan yang paling umum adalah silika, padatan putih yang lengai dan tidak larut dalam air. Puluhan ribu ton desikan diproduksi setiap tahunnya.[1] Desikan yang umum lainnya adalah arang aktif, kalsium sulfat, kalsium klorida, dan saringan molekuler (biasanya, zeolit). Desikan dapat dikategorikan berdasarkan jenisnya, I, II, III, IV, atau V. Jenis-jenis ini menunjukkan fungsi dari bentuk isoterm serapan kelembapan desikan.
Referensi
- ↑ Otto W. Flörke, et al. "Silica" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, 2008, Weinheim: Wiley-VCH, . .
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 19574353 (2021-12-20T08:45:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.