Aneksasi Krimea 2014: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29227469; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Putin_with_Vladimir_Konstantinov,_Sergey_Aksyonov_and_Alexey_Chaly_4.jpeg|thumb|right|280px|Putin with Vladimir Konstantinov, Sergey Aksyonov and Alexey Chaly 4]] | |||
'''Aneksasi Krimea oleh Federasi Rusia''' adalah proses pengambilan dengan paksa wilayah keseluruhan semenanjung [[Krimea]] oleh [[Rusia]] yang terlaksana pada tahun 2014. Banyak negara di dunia menentangnya dan menyebutnya sebagai '''[[aneksasi]]''' atau '''pencaplokan''' wilayah Krimea yang diklaim Ukraina oleh Rusia. Mulai tanggal 21 Maret 2014 Rusia memerintah Krimea sebagai dua subjek federal: [[Republik Krimea]] dan kota federal [[Sevastopol]]. | '''Aneksasi Krimea oleh Federasi Rusia''' adalah proses pengambilan dengan paksa wilayah keseluruhan semenanjung [[Krimea]] oleh [[Rusia]] yang terlaksana pada tahun 2014. Banyak negara di dunia menentangnya dan menyebutnya sebagai '''[[aneksasi]]''' atau '''pencaplokan''' wilayah Krimea yang diklaim Ukraina oleh Rusia. Mulai tanggal 21 Maret 2014 Rusia memerintah Krimea sebagai dua subjek federal: [[Republik Krimea]] dan kota federal [[Sevastopol]]. | ||
Penggabungan ini terjadi pada puncak kritis dalam Krisis Krimea 2014 yang disebabkan oleh intervensi militer Rusia di Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol pada bulan Maret 2014. Kedua daerah ini sebelumnya merupakan bagian administrasi Ukraina. Pasukan bertopeng hijau tanpa penanda, yang diidentifikasi sebagai militer Rusia oleh banyak sumber internasional, menduduki gedung Majelis Tinggi Krimea, yang mengakibatkan diangkatnya sebuah pemerintahan pro Rusia pimpinan [[Sergey Aksyonov|Aksyonov]] di Krimea, Proklamasi Kemerdekaan Republik Krimea dan pengadaan sebuah referendum yang tidak sesuai dengan Undang-undang Dasar Krimea, dan disebut oleh seorang wartawan [[BBC News]] yang bernama [[John Simpson (wartawan)|John Simpson]] sebagai sebuah [[kudeta]] yang "luar biasa, cepat, dan sebagian besar tanpa pertumpahan darah". | Penggabungan ini terjadi pada puncak kritis dalam Krisis Krimea 2014 yang disebabkan oleh intervensi militer Rusia di Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol pada bulan Maret 2014. Kedua daerah ini sebelumnya merupakan bagian administrasi Ukraina. Pasukan bertopeng hijau tanpa penanda, yang diidentifikasi sebagai militer Rusia oleh banyak sumber internasional, menduduki gedung Majelis Tinggi Krimea,<ref>[http://time.com/19097/putin-crimea-russia-ukraine-aksyonov/ Putin's Man in Crimea Is Ukraine’s Worst Nightmare]. Time.</ref><ref>[https://www.reuters.com/article/ukraine-crisis-russia-aksyonov-idINL6N0M93AH20140313 RPT-INSIGHT-How the separatists delivered Crimea to Moscow]. ''Reuters''. March 13, 2014.</ref> yang mengakibatkan diangkatnya sebuah pemerintahan pro Rusia pimpinan [[Sergey Aksyonov|Aksyonov]] di Krimea, Proklamasi Kemerdekaan Republik Krimea dan pengadaan sebuah referendum yang tidak sesuai dengan Undang-undang Dasar Krimea, dan disebut oleh seorang wartawan [[BBC News]] yang bernama [[John Simpson (wartawan)|John Simpson]] sebagai sebuah [[kudeta]] yang "luar biasa, cepat, dan sebagian besar tanpa pertumpahan darah".<ref>[http://www.bbc.com/news/world-europe-26644082 BBC News - Russia's Crimea plan detailed, secret and successful]</ref> | ||
Peristiwa ini banyak mengundang kontroversi di banyak kalangan dunia internasional dan dikecam oleh banyak pemimpin dunia pula, begitu pula oleh NATO, yang menganggapnya sebagai sebuah pencaplokan ilegal wilayah Ukraina. Hal ini dianggap bertentangan dengan [[Memorandum Budapes 1994]] mengenai kedaulatan dan keutuhan wilayah Ukraina yang telah ditandatangani Rusia.<ref>[http://www.brookings.edu/blogs/brookings-now/posts/2014/03/nato-secretary-general-russia-annexation-crimea-illegal-illegitimate NATO Secretary-General: Russia's Annexation of Crimea Is Illegal and Illegitimate]. Brookings. 19 Maret 2014.</ref> Selain itu, Pemerintahan Yatsenyuk yang saat itu bertanggung-jawab atas urusan dalam negeri Ukraina menegaskan bahwa dalam proses ini ada tujuh pasal dari Konstitusi Ukraina yang dilanggar, termasuk kewajiban Krimea untuk meminta pemulihan dari Ukraina sebelumnya, sebelum diberikan hak resmi untuk melaksanakan proses yang melampaui hak politik dalam hal ini. | |||
Di sisi lain, Rusia mengecam keras bahwa proses integrasi ini dicap sebagai "pencaplokan", karena hal ini "menghina penduduk Semenanjung Krimea",<ref>[http://www.vz.ru/news/2014/3/21/678310.html Лавров назвал оскорбительными заявления Запада об аннексии Крыма]. ''vz.ru''. 21 March 2014.</ref> dan menganggap proses ini sebagai integrasi Republik Krimea yang merdeka setelah Krimea dan Sevastopol bergabung dan lalu meminta izin untuk masuk ke Rusia sesuai dengan pemilihan rakyat, yang menurut pendapat Rusia mencerminkan keinginan rakyat bergabung dengan negara yang lebih besar. Ukraina membantah hal ini, karena tidak mengakui kemerdekaan Republik Krimea atau integrasi tersebut dengan Rusia sebagai hal yang sah secara hukum.<ref>Oleksandr Turchynov. [http://zakon1.rada.gov.ua/laws/show/1139-18 Декларація "Про боротьбу за звільнення України" (Declaration "Of the Struggle for the Liberation of Ukraine")]. Parliament of Ukraine. 20 Mar 2014.</ref> Sesi Umum PBB juga menolak pemilihan dan aneksasi ini, lalu menyetujui sebuah resolusi yang tidak mengikat yang menekankan "keutuhan wilayah Ukraina sesuai dengan perbatasan-perbatasannya yang diakui secara internasional".<ref>[http://english.cntv.cn/2014/03/28/ARTI1395947928472439.shtml UN General Assembly adopts resolution affirming Ukraine's territorial integrity] , China Central Television (28 Maret 2014)</ref><ref>[http://daccess-dds-ny.un.org/doc/UNDOC/GEN/N13/455/19/PDF/N1345519.pdf?OpenElement United Nations A/RES/68/262 General Assembly]. United Nations. 1 Apr 2014.</ref> | |||
== Latar belakang == | == Latar belakang == | ||
Dari tahun 1783, Krimea merupakan wilayah [[Kekaisaran Rusia]], yang dimasukkan ke dalamnya sebagai . Pada tahun 1796, Krimea dilebur masuk ke Kegubernuran Novorossiysk, dan pada tahun 1802, daerah ini dipisahkan lagi dan dijadikan [[Kegubernuran Taurida]]. Setelah Revolusi Oktober 1917, pada tahap-tahap awal Perang Saudara Rusia, beberapa bentuk pemerintahan yang tidak tahan lama didirikan ([[Republik Rakyat Krimea]], [[Pemerintahan Daerah Krimea]], [[Republik Sosialis Soviet Krimea]]). Namun kemudian bentuk-bentuk pemerintahan ini disusul dengan pemerintahan Rusia Putih ([[Komando Umum Angkatan Bersenjata Rusia Selatan]]), lalu [[Pemerintahan Rusia Selatan]], dan akhirnya integrasi Republik Otonom Soviet Sosialis Krimea ke Uni Soviet. Setelah [[Perang Dunia 2]] dan deportasi suku bangsa Tatar Krimea, status Republik Otonom Soviet Sosialis Krimea diturunkan derajatnya, otonominya dihapus pada tahun 1946, dan dijadikan sebagai Oblast saja. | Dari tahun 1783, Krimea merupakan wilayah [[Kekaisaran Rusia]], yang dimasukkan ke dalamnya sebagai . Pada tahun 1796, Krimea dilebur masuk ke Kegubernuran Novorossiysk, dan pada tahun 1802, daerah ini dipisahkan lagi dan dijadikan [[Kegubernuran Taurida]]. Setelah Revolusi Oktober 1917, pada tahap-tahap awal Perang Saudara Rusia, beberapa bentuk pemerintahan yang tidak tahan lama didirikan ([[Republik Rakyat Krimea]], [[Pemerintahan Daerah Krimea]], [[Republik Sosialis Soviet Krimea]]). Namun kemudian bentuk-bentuk pemerintahan ini disusul dengan pemerintahan Rusia Putih ([[Komando Umum Angkatan Bersenjata Rusia Selatan]]), lalu [[Pemerintahan Rusia Selatan]], dan akhirnya integrasi Republik Otonom Soviet Sosialis Krimea ke Uni Soviet. Setelah [[Perang Dunia 2]] dan deportasi suku bangsa Tatar Krimea, status Republik Otonom Soviet Sosialis Krimea diturunkan derajatnya, otonominya dihapus pada tahun 1946, dan dijadikan sebagai Oblast saja. | ||
Pada tahun 1954, Oblast Krimea dipindahkan hak miliknya dari [[Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia]] ke [[Republik Sosialis Soviet Ukraina]] sesuai dekret Presidium Soviet Tertinggi negara Uni Soviet. Namun kurang jelas waktu itu, apakah pemindahan hak ini juga menyangkut kota terbesar di semenanjung ini, yaitu Sevastopol, yang memiliki status istimewa di Uni Soviet pasca perang<ref>Lihat, sebagai contohnya, A. V. Fedorov. [http://sevkrimrus.narod.ru/texstes/fedorov.htm#3-2 3.2: Правовой статус Севастополя в составе РСФСР]. Universitas Negeri Moskow Publishing. 1997.</ref> dan pada tahun 1993 oleh [[Majelis Soviet Tertinggi Rusia]] diklaim sebagai bagian dari [[Rusia]]<ref>[http://www.observer.materik.ru/observer/N21_93/21_01.HTM Севастополь: вчера и сегодня в документах]. RAU Corporation. 1993.</ref> sehingga menghasilkan sebuah persengketaan wilayah dengan Ukraina.<ref>Ihor Losiev. [https://day.kyiv.ua/uk/article/podrobici/nadnahabnist-spracyuie "Наднахабність" спрацює? Севастополь: псевдоюридичні аргументи Ю.М. Лужкова]. ''day.kyiv.ua''. 19 September 2008.</ref> | |||
Pada tahun 1989, di bawah [[perestroika]], Majelis Soviet Tertinggi menyatakan deportasi suku bangsa Krimea Tatar yang dilakukan di bawah pemerintahan [[Josef Stalin]] adalah ilegal,<ref>[http://www.alexanderyakovlev.org/fond/issues-doc/67942 Декларация Верховного Совета СССР "О признании незаконными и преступными репрессивных актов против народов, подвергшихся насильственному переселению, и обеспечении их прав"]. 1989.</ref> dan suku bangsa ini, yang pada umumnya beragama Islam, diperbolehkan kembali ke Krimea.<ref>"Orang-orang Tatar Krimea lalu mulai berhijrah kembali ke tanah asal mereka secara massal pada akhir dasawarsa 1980-an dan dilanjutkan pada awal dasawarsa 1990-an. Penduduk Tatar di Krimea lalu secara cepat melonjak naik menjadi 250.000 dan akhirnya mencapai 270.000 jiwa dan tetap sejumlah demikian pada saat menulis [2001]. Diperkirakan ada sekitar 30.000 sampai 100.000 jiwa yang masih berada di mantan tempat pembuangan mereka di Asia Tengah." Greta Lynn Uehling, ''The Crimean Tatars'' (Encyclopedia of the Minorities, Chicago: Fitzroy Dearborn) [http://www.iccrimea.org/scholarly/krimtatars.html iccrimea.org]</ref> | |||
Pada tahun 1989, di bawah [[perestroika]], Majelis Soviet Tertinggi menyatakan deportasi suku bangsa Krimea Tatar yang dilakukan di bawah pemerintahan [[Josef Stalin]] adalah ilegal, dan suku bangsa ini, yang pada umumnya beragama Islam, diperbolehkan kembali ke Krimea. | |||
Pada tahun 1990, Majelis Soviet Krimea mengusulkan supaya Republik Soviet Sosialis Otonom Krimea dipulihkan lagi.<ref>[http://sevkrimrus.narod.ru/ZAKON/1990obl.htm ДЕКЛАРАЦИЯ О ГОСУДАРСТВЕННОМ И ПРАВОВОМ СТАТУСЕ КРЫМА]. 1990.</ref> Oblast ini lalu mengadakan sebuah referendum pada tahun 1991, di mana ditanyakan setuju atau tidak setuju Krimea derajatnya dinaikkan menjadi penandatangan [[Perjanjian Uni Baru]] (maksudnya menjadi sebuah Republik di Uni Soviet). Namun pada saat itu [[pembubaran Uni Soviet]] telah berlangsung. Republik Otonom Sosialis Soviet Krimea baru dipulihkan kurang dari setahun sebelum Ukraina memerdekakan diri pada tahun 1991. Ukraina yang baru saja merdeka melanjutkan status otonom Krimea,<ref>[http://zakon4.rada.gov.ua/laws/show/1213%D0%B0-12 Про внесення змін і доповнень до Конституції... від 19.06.1991 № 1213а-XII]. 19 June 1991.</ref> sementara Majelis Tertinggi Krimea menekankan "kedaulatan negara" di semenanjung ini.<ref>Parlemen Ukraina. [http://zakon1.rada.gov.ua/krym/show/rb001d002-91 Декларация о государственном суверенитете Крыма]. Pemerintahan Ukraina.</ref><ref>Parlemen Ukraina. [http://zakon1.rada.gov.ua/krym/show/rb0019002-92 О Республике Крым как официальном названии демократического государства Крым]. Pemerintah Ukraina. 20 Oct 1999.</ref> | |||
Pada tanggal 21 Mei 1992, Majelis Soviet Tertinggi [[Rusia]] menyetujui sebuah [[s:Постановление ВС РФ от 21.05.1992 № 2809-1|resolusi]] yang menyatakan bahwa pemindahan hak Krimea pada tahun 1954 tidak berlaku dan menyerukan negosiasi tiga partai mengenai status semenanjung ini. Konfrontasi antara presiden dan parlemen Rusia, yang berkembang menjadi krisis konstitusi Rusia pada tahun 1993, mencegah pernyataan berpengaruh di Krimea ataupun Ukraina. | Pada tanggal 21 Mei 1992, Majelis Soviet Tertinggi [[Rusia]] menyetujui sebuah [[s:Постановление ВС РФ от 21.05.1992 № 2809-1|resolusi]] yang menyatakan bahwa pemindahan hak Krimea pada tahun 1954 tidak berlaku dan menyerukan negosiasi tiga partai mengenai status semenanjung ini. Konfrontasi antara presiden dan parlemen Rusia, yang berkembang menjadi krisis konstitusi Rusia pada tahun 1993, mencegah pernyataan berpengaruh di Krimea ataupun Ukraina.<ref>Alexander Gamov. [http://www.kp.ru/daily/26205/3091201 Руслан Хасбулатов — "КП": Передайте Обаме — Крым и Севастополь могли войти в Россию ещё 20 лет назад! // KP.RU]. ''kp.ru''. 12 Maret 2014.</ref> | ||
Dari tahun 1992 sampai 1994, beberapa gerakan politik Rusia mencoba memisahkan Krimea dari Ukraina. Pemilu kedaerahan tahun 1994 mewakili titik tinggi bagi faksi politik pro Rusia di Krimea. Namun pemilu ini hadir pada sebuah waktu yang sulit bagi orang-orang Krimea yang ingin bergabung lagi dengan Rusia, sebab pemerintahan Rusia sedang terlibat politik pendekatan dengan dunia Barat, dan pemerintahan Ukraina bertekad bulat membela kedaulatannya. Faktor-faktor ini memungkinkan pihak berwenang Ukraina untuk menghapuskan kepresidenan dan konstitusi Krimea pada tahun 1995, tanpa campur tangan atau protes berarti dari negara jiran Rusia di sebelah timur. Sesudah itu, gerakan pro Rusia sebagian besar menyusut, dan pada tahun 1998, kaum separatis kalah dalam pemilu Majelis Tertinggi Krimea. | Dari tahun 1992 sampai 1994, beberapa gerakan politik Rusia mencoba memisahkan Krimea dari Ukraina. Pemilu kedaerahan tahun 1994 mewakili titik tinggi bagi faksi politik pro Rusia di Krimea.<ref>Полунов, Александр Юрьевич. [http://e-journal.spa.msu.ru/uploads/vestnik/2009/vipusk__21._dekabr_2009_g./polunov.pdf Общественные организации русского Крыма: политическая деятельность, стратегии взаимоотношений с властью]. Государственное управление. Выпуск № 21. Декабрь 2009 года.</ref> Namun pemilu ini hadir pada sebuah waktu yang sulit bagi orang-orang Krimea yang ingin bergabung lagi dengan Rusia, sebab pemerintahan Rusia sedang terlibat politik pendekatan dengan dunia Barat, dan pemerintahan Ukraina bertekad bulat membela kedaulatannya. Faktor-faktor ini memungkinkan pihak berwenang Ukraina untuk menghapuskan kepresidenan dan konstitusi Krimea pada tahun 1995,<ref>[http://zakon1.rada.gov.ua/laws/show/171/94-%D0%B2%D1%80 Про внесення змін і доповнень до Конституції (Основного Закону) України. Верховна Рада України; Закон від 21.09.1994 № 171/94-ВР]</ref><ref>[http://zakon4.rada.gov.ua/laws/show/92/95-%D0%B2%D1%80 Про скасування Конституції і деяких законів Автономної Республіки Крим Верховна Рада України; Закон від 17.03.1995 № 92/95-ВР]. 18 March 1995.</ref> tanpa campur tangan atau protes berarti dari negara jiran Rusia di sebelah timur. Sesudah itu, gerakan pro Rusia sebagian besar menyusut, dan pada tahun 1998, kaum separatis kalah dalam pemilu Majelis Tertinggi Krimea.<ref>Полунов, Александр Юрьевич. [http://e-journal.spa.msu.ru/uploads/vestnik/2009/vipusk__21._dekabr_2009_g./polunov.pdf Общественные организации русского Крыма: политическая деятельность, стратегии взаимоотношений с властью]. Государственное управление. Выпуск № 21. Декабрь 2009 года.</ref> | ||
Pada dasawarsa 2000-an, ketika ketegangan antara Rusia dan beberapa tetangganya meningkat, kemungkinan terjadinya konflik Rusia-Ukraina mengenai Krimea pun ikut meningkat. Sebuah laporan ''[[Council on Foreign Relations]]'' yang diterbitkan pada tahun 2009 mengutarakan sebuah skenario di mana Rusia bisa saja mengintervensi di Krimea untuk "melindungi sesama warga Rusia", kemungkinan dengan dukungan suku bangsa Tatar Krimea. | Pada dasawarsa 2000-an, ketika ketegangan antara Rusia dan beberapa tetangganya meningkat, kemungkinan terjadinya konflik Rusia-Ukraina mengenai Krimea pun ikut meningkat. Sebuah laporan ''[[Council on Foreign Relations]]'' yang diterbitkan pada tahun 2009 mengutarakan sebuah skenario di mana Rusia bisa saja mengintervensi di Krimea untuk "melindungi sesama warga Rusia", kemungkinan dengan dukungan suku bangsa Tatar Krimea.<ref>Steven Pifer. [http://www.cfr.org/content/publications/attachments/CPA_contingencymemo_3.pdf Crisis Between Ukraine and Russia]. Center for Preventive Action of the Council on Foreign Affairs. Juli 2009.</ref> | ||
== Euromaidan dan Revolusi Ukraina 2014 == | == Euromaidan dan Revolusi Ukraina 2014 == | ||
Gerakan [[Euromaidan]] bermula pada akhir bulan November 2013 dengan unjuk rasa di [[Kyiv]] melawan Presiden [[Viktor Yanukovych]], yang memenangi pemilihan presiden 2010 di Ukraina dengan dukungan kuat dari Republik Otonom Krimea dan Ukraina bagian selatan serta timur. | Gerakan [[Euromaidan]] bermula pada akhir bulan November 2013 dengan unjuk rasa di [[Kyiv]] melawan Presiden [[Viktor Yanukovych]], yang memenangi pemilihan presiden 2010 di Ukraina dengan dukungan kuat dari Republik Otonom Krimea dan Ukraina bagian selatan serta timur. | ||
Pemerintahan Krimea sangat mendukung Yanukovych dan mengecam keras aksi unjuk rasa: "Mereka mengancam kestabilan politik negara". Dewan Tertinggi Krimea mendukung keputusan Pemerintahan Azarov dalam menunda negosiasi Kesepakatan Asosiasi Ukraine-Uni Eropa dan mendesak warga Krimea untuk "menguatkan tali persahabatan dengan daerah-daerah Rusia". | Pemerintahan Krimea sangat mendukung Yanukovych dan mengecam keras aksi unjuk rasa: "Mereka mengancam kestabilan politik negara". Dewan Tertinggi Krimea mendukung keputusan Pemerintahan Azarov dalam menunda negosiasi Kesepakatan Asosiasi Ukraine-Uni Eropa dan mendesak warga Krimea untuk "menguatkan tali persahabatan dengan daerah-daerah Rusia".<ref>[https://www.pravda.com.ua/news/2013/11/27/7003199/ Кримський парламент вирішив ще раз підтримати Азарова і затаврувати опозицію] — Українська правда, 27 ноября 2013</ref><ref>[http://www.rada.crimea.ua/act/11433 Решение ВР АРК от 27.11.2013 № 1477-6/13 "О политической ситуации"]. ''rada.crimea.ua''. 27 November 2013.</ref><ref>[http://www.rada.crimea.ua/act/11551 Заявление ВР АРК от 22.01.2014 № 29-6/14-ВР "О политической ситуации"]. ''rada.crimea.ua''. 22 Januari 2014.</ref> | ||
Pada tanggal 4 Februari 2014, Presidium Majelis Tertinggi Krimea mempertimbangkan untuk mengadakan sebuah referendum mengenai status semenanjung ini, dan meminta pemerintahan Rusia untuk menjamin pemilihan yang akan berjalan. Dinas intelijen Ukraina menanggapinya dengan memulai sebuah kasus kriminal untuk menyelidiki kemungkinan "subversi" keutuhan wilayah Ukraina. | Pada tanggal 4 Februari 2014, Presidium Majelis Tertinggi Krimea mempertimbangkan untuk mengadakan sebuah referendum mengenai status semenanjung ini, dan meminta pemerintahan Rusia untuk menjamin pemilihan yang akan berjalan.<ref>[http://www.rada.crimea.ua/news/04_02_14_3 Защитить статус и полномочия Крыма!]. Dewan Tertinggi Krimea. 4 February 2014.</ref> Dinas intelijen Ukraina menanggapinya dengan memulai sebuah kasus kriminal untuk menyelidiki kemungkinan "subversi" keutuhan wilayah Ukraina.<ref>[http://www.unian.net/politics/884848-kryimskie-tataryi-gotovyi-dat-otpor-popyitkam-ottorjeniya-avtonomii-ot-ukrainyi-chubarov.html Крымские татары готовы дать отпор попыткам отторжения автономии от Украины — Чубаров. УНИАН, 16.02.2014]. Unian.net.</ref> | ||
Protes Euromaidan memuncak pada bulan Februari 2014, dan Yanukovych bersama banyak menterinya melarikan diri dari ibu kota. Setelah faksi-faksi oposisi dan pembelot dari partai-partai di daerah-daerah pimpinan Yanukovych menggalang sebuah kuorum parlemen di [[Verkhovna Rada]], pada tanggal 22 Februari badan legislatif nasional ini memilih untuk mencopot Viktor Yanukovich dari jabatannya dengan alasan bahwa ia tidak bisa melaksanakan tugas-tugasnya, meskipun kuorum badan legislatif ini saat itu kurang dari tiga perempat jumlah total kursi anggota parlemennya yang diperlukan sesuai konstitusi yang berlaku saat itu. Mengenai hal ini, Rada juga memilih untuk menghapus pembatasan ini. | Protes Euromaidan memuncak pada bulan Februari 2014, dan Yanukovych bersama banyak menterinya melarikan diri dari ibu kota. Setelah faksi-faksi oposisi dan pembelot dari partai-partai di daerah-daerah pimpinan Yanukovych menggalang sebuah kuorum parlemen di [[Verkhovna Rada]], pada tanggal 22 Februari badan legislatif nasional ini memilih untuk mencopot Viktor Yanukovich dari jabatannya dengan alasan bahwa ia tidak bisa melaksanakan tugas-tugasnya,<ref>[http://www.nytimes.com/2014/02/23/world/europe/ukraine.html?_r=0 Archrival Is Freed as Ukraine Leader Flees]. ''The New York Times''. 22 February 2014.</ref> meskipun kuorum badan legislatif ini saat itu kurang dari tiga perempat jumlah total kursi anggota parlemennya yang diperlukan sesuai konstitusi yang berlaku saat itu. Mengenai hal ini, Rada juga memilih untuk menghapus pembatasan ini.<ref>John Feffer. [http://www.huffingtonpost.com/john-feffer/who-are-these-people-anyw_b_4964526.html Who Are These 'People,' Anyway? | John Feffer]. Huffingtonpost.com.</ref><ref>[http://en.interfax.com.ua/news/general/192030.html Rada removes Yanukovych from office, schedules new elections for May 25], Interfax-Ukraine (24 February 2014)</ref><ref>Daisy Sindelar. [http://www.rferl.org/content/was-yanukovychs-ouster-constitutional/25274346.html Was Yanukovych's Ouster Constitutional?]. Radio Free Europe, Radio Liberty (Rferl.org). 23 Februari 2014.</ref> | ||
Keputusan ini dianggap sebagai [[kudeta]] oleh banyak orang di Ukraina dan Rusia, meskipun hal ini di dunia internasional diakui secara luas. | Keputusan ini dianggap sebagai [[kudeta]] oleh banyak orang di Ukraina dan Rusia,<ref>[http://rt.com/news/lavrov-crimea-ukraine-west-181/ Lavrov: If West accepts coup-appointed Kiev govt, it must accept a Russian Crimea — RT News]. Rt.com. 2014-03-30.</ref> meskipun hal ini di dunia internasional diakui secara luas.<ref>[http://www.theguardian.com/world/2014/feb/23/ukraine-crisis-yanukovych-tymoshenko-live-updates Ukraine MPs appoint interim president as Yanukovych allies dismissed – 23 February as it happened]. 23 Februari 2014.</ref> | ||
== Perubahan pemerintahan daerah dan intervensi Rusia == | == Perubahan pemerintahan daerah dan intervensi Rusia == | ||
Revolusi Ukraina pada tahun 2014 ini melawan Yanukovich memicu sebuah krisis politik di Krimea yang awalnya bermula dengan unjuk rasa menentang pemerintahan pusat yang baru, tetapi segera bereskalasi berkat dukungan Rusia yang terang-terangan terhadap kaum separatis, sebuah keadaan yang tidak ada dalam 20 tahun sebelumnya. | Revolusi Ukraina pada tahun 2014 ini melawan Yanukovich memicu sebuah krisis politik di Krimea yang awalnya bermula dengan unjuk rasa menentang pemerintahan pusat yang baru, tetapi segera bereskalasi berkat dukungan Rusia yang terang-terangan terhadap kaum separatis, sebuah keadaan yang tidak ada dalam 20 tahun sebelumnya. | ||
Pada tanggal 27 Februari, pasukan yang tidak dikenal dan diduga keras sebagai para komando Rusia merebut gedung Dewan Tertinggi Krimea (DPRD) dan gedung-gedung kementerian lainnya di [[Simferopol]]. bendera-bendera Rusia lalu dinaikkan ke atas gedung-gedung ini, lalu barikade-barikade didirikan di luarnya. Sementara pasukan tidak dikenal ini masih menduduki gedung-gedung pemerintahan di Simferopol, Dewan Tertinggi Krimea membubarkan pemerintahan, lalu melalui rapat memilih [[Sergey Aksyonov]], ketua Partai Persatuan Rusia yang merupakan partai minoritas, sebagai Perdana Menteri Krimea. Pengangkatan ini dianggap cacat hukum oleh [[pemerintah Ukraina]]. Baik Aksyonov maupun ketua parlemen, [[Vladimir Konstantinov]], menyatakan bahwa mereka menganggap Viktor Yanukovych sebagai presiden Ukraina secara ''de jure'', dan mereka bisa meminta bantuan Rusia melaluinya. Pada hari yang sama, semakin banyak pasukan dengan seragam yang tak ditandai mendirikan pos penjagaan keamanan di Tanah Genting Perekop dan Semenanjung Chongar yang memisahkan Krimea dari daratan Ukraina. Kali ini mereka dibantu oleh ''Berkut'', polisi anti huru-hara Krimea. Dalam waktu beberapa jam saja, Ukraina hubungannya diputus secara efektif dari Krimea. | Pada tanggal 27 Februari, pasukan yang tidak dikenal dan diduga keras sebagai para komando Rusia merebut gedung Dewan Tertinggi Krimea (DPRD) dan gedung-gedung kementerian lainnya di [[Simferopol]].<ref>http://www.nytimes.com/2014/02/28/world/europe/crimea-ukraine.html?_r=0</ref><ref>[http://estonianworld.com/security/lessons-identified-crimea-estonias-national-defence-model-meet-needs/ Lessons identified in Crimea – does Estonia‘s national defence model meet our needs?]. 5 May 2014.</ref> bendera-bendera Rusia lalu dinaikkan ke atas gedung-gedung ini,<ref>Marie-Louise Gumuchian. [http://edition.cnn.com/2014/02/27/world/europe/ukraine-politics/ Gunmen seize government buildings in Ukraine's Crimea, raise Russian flag]. CNN. 27 Februari 2014.</ref> lalu barikade-barikade didirikan di luarnya.<ref>[http://lenta.ru/news/2014/02/27/berkut/ Украинский депутат объявил о бунте крымского «Беркута»]</ref> Sementara pasukan tidak dikenal ini masih menduduki gedung-gedung pemerintahan di Simferopol, Dewan Tertinggi Krimea membubarkan pemerintahan, lalu melalui rapat memilih [[Sergey Aksyonov]], ketua Partai Persatuan Rusia yang merupakan partai minoritas, sebagai Perdana Menteri Krimea. Pengangkatan ini dianggap cacat hukum oleh [[pemerintah Ukraina]].<ref>[http://obozrevatel.com/politics/08249-turchinov-izdal-ukaz-o-nezakonnosti-izbraniya-novogo-premera-kryima.htm Турчинов издал указ о незаконности избрания нового премьера Крыма]. 1 March 2014.</ref> Baik Aksyonov maupun ketua parlemen, [[Vladimir Konstantinov]], menyatakan bahwa mereka menganggap Viktor Yanukovych sebagai presiden Ukraina secara ''de jure'', dan mereka bisa meminta bantuan Rusia melaluinya.<ref>[http://lenta.ru/news/2014/02/27/truepresident/ Крымские власти объявили о подчинении Януковичу]. ''lenta.ru''. 28 February 2014.</ref> Pada hari yang sama, semakin banyak pasukan dengan seragam yang tak ditandai mendirikan pos penjagaan keamanan di Tanah Genting Perekop dan Semenanjung Chongar yang memisahkan Krimea dari daratan Ukraina. Kali ini mereka dibantu oleh ''Berkut'', polisi anti huru-hara Krimea.<ref>[http://lenta.ru/news/2014/02/27/berkut/ Украинский депутат объявил о бунте крымского «Беркута»]</ref><ref>[http://vizit.ks.ua/news/post_chongar_kontroliruet_krymskij_berkut_podchinennyj_janukovichu/2014-02-27-3148 ПОСТ "ЧОНГАР" КОНТРОЛИРУЕТ КРЫМСКИЙ "БЕРКУТ" ПОДЧИНЕННЫЙ ЯНУКОВИЧУ видео - 27 Февраля 2014 - "Новый Визит" Генический информационный портал].</ref><ref>[http://news.allcrimea.net/news/2014/2/27/na-chongarskom-perevale-dezhurit-berkut-i-nekie-grazhdanskie-litsa-6025/ На Чонгарском перешейке дежурит «Беркут» и некие гражданские лица]</ref><ref>[http://armyansk.info/news/news-archive/120-2014/4592-pod-armyansk-styanulis-siloviki-iz-berkuta Под Армянск стянулись силовики из «Беркута»]</ref><ref>[http://lenta.ru/news/2014/02/28/blockpost/ Lenta.ru: Бывший СССР: Украина: СМИ сообщили о блокпостах «Беркута» на въездах в Крым]</ref> Dalam waktu beberapa jam saja, Ukraina hubungannya diputus secara efektif dari Krimea. | ||
Pada tanggal 1 Maret 2014, Aksyonov mendeklarasikan bahwa pihak berwenang ''de facto'' Krimea baru akan memerintah wewenangnya di semua markas militer Ukraina di semenanjung Krimea. Ia juga meminta Presiden Rusia, [[Vladimir Putin]], pendukung utama Yanukovych secara internasional dan penjaminnya, untuk "membantu menjamin kedamaian dan ketertiban umum" di Krimea. | Pada tanggal 1 Maret 2014, Aksyonov mendeklarasikan bahwa pihak berwenang ''de facto'' Krimea baru akan memerintah wewenangnya di semua markas militer Ukraina di semenanjung Krimea. Ia juga meminta Presiden Rusia, [[Vladimir Putin]], pendukung utama Yanukovych secara internasional dan penjaminnya, untuk "membantu menjamin kedamaian dan ketertiban umum" di Krimea.<ref>[http://itar-tass.com/mezhdunarodnaya-panorama/1013127 Премьер-министр Крыма попросил Путина о помощи]. ''ITAR-TASS''.</ref> | ||
Putin segera mendapatkan otorisasi dari [[Dewan Federasi Rusia]] untuk memerintahkan sebuah intervensi Rusia di Ukraina pada tahun 2014 tersebut "sampai normalisasi suasana sosio-politik negara itu". | Putin segera mendapatkan otorisasi dari [[Dewan Federasi Rusia]] untuk memerintahkan sebuah intervensi Rusia di Ukraina pada tahun 2014 tersebut "sampai normalisasi suasana sosio-politik negara itu".<ref>[http://www.kremlin.ru/news/20353 Владимир Путин внёс обращение в Совет Федерации]. ''kremlin.ru''.</ref><ref>[http://council.gov.ru/media/documents/pdf/41d4c5222e07062d3f21.pdf Постановление Совета Федерации Федерального Собрания Российской Федерации от 1 марта 2014 года № 48-СФ "Об использовании Вооруженных Сил Российской Федерации на территории Украины"]. ''council.gov.ru''.</ref> | ||
Gerakan militer Putin yang cepat mengakibatkan protes dari para intelektual, dan demonstrasi-demonstrasi terjadi di Moskow menentang kampanye militer Rusia di Krimea. Pada tanggal 2 Maret 2014, pasukan Rusia bergerak dari markas Angkatan Laut di Sevastopol, dan dengan dibantu pasukan, kendaraan lapis baja, dan helikopter dari daratan Rusia, berhasil menguasai Semenanjung Krimea. | Gerakan militer Putin yang cepat mengakibatkan protes dari para intelektual, dan demonstrasi-demonstrasi terjadi di Moskow menentang kampanye militer Rusia di Krimea. Pada tanggal 2 Maret 2014, pasukan Rusia bergerak dari markas Angkatan Laut di Sevastopol, dan dengan dibantu pasukan, kendaraan lapis baja, dan helikopter dari daratan Rusia, berhasil menguasai Semenanjung Krimea. | ||
<ref>[http://www.thehindu.com/news/international/world/russian-parliament-approves-use-of-force-in-crimea/article5739708.ece Russian Parliament approves use of army in Ukraine].</ref><ref>Shaun Walker. [http://www.theguardian.com/world/2014/mar/04/ukraine-crisis-russian-troops-crimea-john-kerry-kiev Russian takeover of Crimea will not descend into war, says Vladimir Putin]. ''The Guardian''. 4 March 2014.</ref><ref>Sangwon Yoon. [http://www.bloomberg.com/news/2014-03-04/russia-calls-ukraine-intervention-legal-citing-yanukovych-letter.html Russia Stays in Ukraine as Putin Channels Yanukovych Request]. ''Bloomberg News''. 4 March 2014.</ref> Pasukan Rusia bergerak di Krimea tanpa menggunakan tanda pengenal. Walau banyak media yang melaporkannya dan ada pernyataan-pernyataan dari pemerintah Ukraina dan asing yang menyebut pasukan-pasukan ini sebagai tentara Rusia, pihak berwenang Rusia membantahnya dan mengeklaim bahwa mereka adalah "satuan-satuan bela diri", maka pemerintah Rusia tidak punya wewenang atas mereka.<ref>[http://www.reuters.com/article/2014/03/05/us-ukraine-crisis-lavrov-spain-idUSBREA240NF20140305 Russia says cannot order Crimean 'self-defense' units back to base].</ref> Bahkan sampai tanggal 17 April, Menteri Luar Negeri Rusia, Lavrov, masih menyatakan bahwa tidak ada pasukan cadangan Angkatan Bersenjata Rusia yang berada di wilayah Krimea.<ref>[http://www.mid.ru/brp_4.nsf/0/F34A66F8958B302544257CBF00438FD7 Speech by the Russian Foreign Minister Sergey Lavrov and his answers to questions from the mass media summarising the meeting with EU, Russian, US and Ukrainian representatives, Geneva, 17 April 2014].</ref> | |||
Namun pada akhirnya pihak berwenang Rusia mengakui keberadaan pasukan mereka. Pada tanggal 17 April 2014, Putin mengaku bahwa militer Rusia mendukung milisi separatis Krimea, dengan berkata bahwa intervensi Rusia diperlukan "untuk memastikan suasana yang layak bagi rakyat Krimea agar dapat mengutarakan keinginan mereka". Menteri Pertahanan Rusia, [[Sergey Shoygu]], menyatakan bahwa aksi-aksi militer Rusia di Krimea dilaksanakan oleh pasukan-pasukan dari Armada Laut Hitam, dan bisa dibenarkan karena adanya "ancaman terhadap kehidupan warga Krimea" dan "bahaya disitanya prasarana militer Rusia oleh kaum ekstrimis". | Namun pada akhirnya pihak berwenang Rusia mengakui keberadaan pasukan mereka. Pada tanggal 17 April 2014, Putin mengaku bahwa militer Rusia mendukung milisi separatis Krimea, dengan berkata bahwa intervensi Rusia diperlukan "untuk memastikan suasana yang layak bagi rakyat Krimea agar dapat mengutarakan keinginan mereka".<ref>[http://eng.kremlin.ru/news/7034 Direct Line with Vladimir Putin]. ''kremlin.ru''. 17 April 2014.</ref> Menteri Pertahanan Rusia, [[Sergey Shoygu]], menyatakan bahwa aksi-aksi militer Rusia di Krimea dilaksanakan oleh pasukan-pasukan dari Armada Laut Hitam, dan bisa dibenarkan karena adanya "ancaman terhadap kehidupan warga Krimea" dan "bahaya disitanya prasarana militer Rusia oleh kaum ekstrimis".<ref>[http://itar-tass.com/politika/1097051 Шойгу: действия Минобороны РФ в Крыму были вызваны угрозой жизни мирного населения]. ITAR-TASS. 4 April 2014.</ref> | ||
Ukraina mengeluh bahwa dengan menaikkan jumlah pasukannya di Krimea, Rusia melanggar perjanjian mengenai penempatan markas besar Armada Laut Hitam-nya di Sevastopol dan dengan demikian melanggar kedaulatan Ukraina. | Ukraina mengeluh bahwa dengan menaikkan jumlah pasukannya di Krimea, Rusia melanggar perjanjian mengenai penempatan markas besar Armada Laut Hitam-nya di Sevastopol<ref>[http://www.ukrinform.ua/eng/news/russia_redeploys_ships_of_baltic_and_northern_fleets_to_sevastopol_violates_agreement_with_ukraine_317983 Russia redeploys ships of Baltic and Northern fleets to Sevastopol, violates agreement with Ukraine]. ''Ukrinform''. 3 Marer 2014.</ref> dan dengan demikian melanggar kedaulatan Ukraina.<ref>[http://blogs.telegraph.co.uk/news/charlescrawford/100262865/vladimir-putins-illegal-occupation-of-crimea-is-an-attempt-to-put-europes-borders-up-for-grabs/ telegraph.co.uk: "Vladimir Putin's illegal occupation of Crimea is an attempt to put Europe's borders up for grabs" (Crawford) 10 Mar 2014]. ''blogs.telegraph.co.uk''.</ref> | ||
Amerika Serikat dan Britania Raya juga menuduh Rusia melanggar pasal-pasal Memorandum Budapes mengenai Jaminan Keamanan, di mana Rusia, AS, dan Britania Raya telah menekankan kewajiban mereka untuk berpantang menggunakan kekerasan atau melanggar kedaulatan wilayah atau mengancam kemerdekaan Ukraina. Pemerintah Rusia menyatakan bahwa Memorandum Budapes ini tidak menyangkut "proses internal yang rumit" di Krimea. | Amerika Serikat dan Britania Raya juga menuduh Rusia melanggar pasal-pasal Memorandum Budapes mengenai Jaminan Keamanan, di mana Rusia, AS, dan Britania Raya telah menekankan kewajiban mereka untuk berpantang menggunakan kekerasan atau melanggar kedaulatan wilayah atau mengancam kemerdekaan Ukraina.<ref>[http://mfa.gov.ua/en/news-feeds/foreign-offices-news/20572-spilyna-zajava-ukrajini-ta-spoluchenih-shtativ-ameriki Joint Statement by the United States and Ukraine] . Kementerian Luar Negeri Ukraina</ref> Pemerintah Rusia menyatakan bahwa Memorandum Budapes ini tidak menyangkut "proses internal yang rumit" di Krimea.<ref>[http://www.bbc.co.uk/russian/rolling_news/2014/05/140520_rn_medvedev_ukraine.shtml Медведев: Россия не гарантирует целостность Украины, BBC]</ref><ref>[http://mid.ru/BDOMP/Brp_4.nsf/arh/B173CC77483EDEB944257CAF004E64C1?OpenDocument Pernyataan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia]</ref> | ||
== Kendala hukum penggabungan dengan Rusia == | == Kendala hukum penggabungan dengan Rusia == | ||
Menurut Undang-undang Dasar Rusia, bergabungnya subjek-subjek federal baru diatur oleh undang-undang konstitusi federal (pasal 65.2).<ref>[http://constitution.garant.ru/english/ Constitution of the Russian Federation].</ref> Undang-undang ini diterima pada tahun 2001, dan menjabarkan bahwa bergabungnya sebuah negara baru atau bagian dari negara tersebut ke Rusia, akan berdasarkan kesepakatan bersama antara Federasi Rusia dan negara yang bersangkutan serta akan berlangsung sesuai dengan kesepakatan internasional antara dua negara. Selain itu, hal ini harus diawali oleh negara yang bersangkutan, bukan oleh suatu bagiannya atau oleh Rusia..<ref>[http://www.venice.coe.int/webforms/documents/default.aspx?pdffile=CDL-AD(2014)004-e Opinion on "Whether Draft Federal constitutional Law No. 462741-6 on amending the Federal constitutional Law of the Russian Federation on the procedure of admission to the Russian Federation and creation of a new subject within the Russian Federation is compatible with international law" endorsed by the Venice Commission at its 98th Plenary Session (Venice, 21-22 March 2014)]. Komisi Venesia. 21–22 Maret 2014.</ref> Undang-undang ini tampaknya mewajibkan Ukraina untuk memulai negosiasi bersangkutan dengan penggabungan Krimea ke Rusia. | |||
Pada tanggal 28 Februari 2014, anggota parlemen Rusia, [[Sergey Mironov]], bersama beberapa anggota [[Duma]] lainnya, memperkenalkan sebuah rancangan undang-undang untuk mengubah prosedur penambahan subjek federal ke Rusia. Sesuai rancangan undang-undang ini, penggabungan bisa dilakukan oleh sebuah bagian dari sebuah negara, dengan syarat bahwa "tidak ada pemerintah berdaulat yang memerintah secara efisien di negara asing"; permintaan ini bisa diminta oleh lembaga-lembaga daerah tingkat bawah dari negara yang bersangkutan atau berdasarkan referendum yang telah diadakan di daerah tingkat bawah, sesuai dengan hukum nasional yang bersangkutan.<ref>[http://www.venice.coe.int/webforms/documents/?pdf=CDL-REF(2014)011-e Draft Federal Constitutional Law of the Russian Federation "amending the Federal Constitutional Law on the Procedure of Admission to the Russian Federation and creation of a new subject of the Russian Federation in its composition" of the Russian Federation (translation)]. 10 Maret 2014.</ref> Komisi Venesia menyatakan bahwa rancangan undang-undang ini melanggar "terutama asas-asas dasar keutuhan wilayah, kedaulatan nasional, asas non-intervensi atau tidak turut mencampuri urusan negara lain, dan ''[[pacta sunt servanda]]''", dan dengan demikian tidak sesuai dengan hukum internasional.<ref>[http://www.venice.coe.int/webforms/documents/?pdf=CDL-AD(2014)004-e CDL-AD(2014)004-e Opinion on "Whether Draft Federal constitutional Law No. 462741-6 on amending the Federal constitutional Law of the Russian Federation on the procedure of admission to the Russian Federation and creation of a new subject within the Russian Federation is compatible with international law" endorsed by the Venice Commission at its 98th Plenary Session (Venice, 21-22 March 2014)]. Venice Commission. Maret 2014.</ref> | |||
Pada tanggal 11 Maret 2014, baik Dewan Tertinggi Krimea dan Dewan Kota Sevastopol menyetujui proklamasi kemerdekaan, yang menyatakan keinginan mereka untuk merdeka dan meminta bergabung dengan Rusia apabila permintaan penggabungan yang akan ditanyakan di dalam referendum yang direncanakan mendapatkan hasil mayoritas. Proklamasi ini secara langsung menyinggung preseden Kemerdekaan Kosovo, di mana warga Albania di Provinsi Otonom Kosovo dan Metohiya menyatakan kemerdekaan mereka dari Serbia (sekutu Rusia) sebagai Republik Kosovo. Aksi unilateral ini ditentang oleh Rusia secara sengit. Banyak analis memandang proklamasi kemerdekaan Krimea ini sebagai suatu usaha terselubung untuk merintis jalan pencaplokan Krimea oleh Rusia.<ref>[http://www.vedomosti.ru/politics/news/23794101/verhovnyj-sovet-kryma-prinyal-deklaraciyu-nezavisimosti Крым определился, каким способом войдет в Россию]. Vedomosti. 11 Maret 2014.</ref> | |||
Rencana pihak berwenang Krimea untuk memproklamasikan kemerdekaan dari Ukraina membuat rancangan undang-undang Mironov tidak diperlukan lagi. Maka pada tanggal 20 Maret 2014, dua hari setelah perjanjian penggabungan ditandatangani, rancangan undang-undang ini lalu ditarik oleh para pengusulnya.<ref>[http://asozd2.duma.gov.ru/main.nsf/%28SpravkaNew%29?OpenAgent&RN=462741-6&02 Законопроект № 462741-6 О внесении изменений в Федеральный конституционный закон "О порядке принятия в Российскую Федерацию и образования в ее составе нового субъекта Российской Федерации" (в части расширения предмета правового регулирования названного Федерального конституционного закона)]. ''duma.gov.ru''.</ref> | |||
Rencana pihak berwenang Krimea untuk memproklamasikan kemerdekaan dari Ukraina membuat rancangan undang-undang Mironov tidak diperlukan lagi. Maka pada tanggal 20 Maret 2014, dua hari setelah perjanjian penggabungan ditandatangani, rancangan undang-undang ini lalu ditarik oleh para pengusulnya. | |||
== Referendum status Krimea == | == Referendum status Krimea == | ||
Pada tanggal 27 Februari, setelah pengambilalihan gedung, Dewan Tertinggi Krimea memilih untuk mengadakan referendum pada tanggal 25 Mei, dengan pertanyaan pertama apakah Krimea harus menaikkan derajat otonominya di dalam Ukraina.<ref>[http://www.rada.crimea.ua/act/11610 Постановление ВР АРК "Об организации и проведении республиканского (местного) референдума по вопросам усовершенствования статуса и полномочий Автономной Республики Крым"]. Rada.crimea.ua.</ref> Tanggal referendum ini lalu dimajukan dari 25 Mei ke 30 Maret.<ref>[http://www.interfax.ru/world/362023 Аксенов: перенос референдума в Крыму связан с тем, что конфликт вышел за пределы разумного]. ''Interfax''.</ref> Sebuah pengadilan Ukraina menyatakan referendum ini melanggar hukum.<ref>[http://www.unian.net/politics/892973-sud-priznal-nezakonnyimi-naznachenie-aksenova-premerom-i-provedenie-referenduma-v-kryimu.html Суд признал незаконными назначение Аксенова премьером и проведение референдума в Крыму]. Unian.net.</ref> | |||
Pada tanggal | Pada tanggal 4 Maret, Presiden Rusia, [[Vladimir Putin]], menyatakan bahwa Rusia tidak punya rencana mencaplok Krimea. Ia mengatakan mengenai semenanjung ini bahwa "hanya warga Krimea dengan persyaratan memiliki hak mengungkapkan keinginan dan keamanan yang bisa menetapkan masa depan mereka".<ref>[http://www.interfax.ru/362633 Россия не рассматривает вариант присоединения Крыма к России]. Interfax. 4 Maret 2014.</ref> Putin lalu mengaku bahwa pada bulan Maret awal ada "jajak pendapat rahasia" yang diadakan di Krimea, di mana menurutnya, membuahkan hasil bahwa mayoritas besar penduduk mendukung penggabungan Krimea dengan Rusia.<ref>[http://itar-tass.com/politika/1111359 Путин: Россия не планировала присоединять Крым]. ITAR-TASS. 10 April 2014.</ref> | ||
Pada tanggal | Pada tanggal 6 Maret, jadwal referendum dimajukan menjadi 16 Maret oleh Dewan Tertinggi Krimea dan tujuannya diubah dengan ditambahi pertanyaan apakah Krimea harus berintegrasi dengan Rusia atau kembali kepada Konstitusi tahun 1992 yang baru saja ditangguhkan oleh pemerintah Ukraina. Berbeda dengan referendum sebelumnya, referendum ini tidak memuat opsi untuk mempertahankan ''status quo'' kepemerintahan seperti termaktub dalam Konstitusi tahun 1998.<ref>[http://www.golos-ameriki.ru/content/world-ukraine-crisis-referendum/1869197.html Референдум в Крыму: ответ "нет" не предусмотрен]. ''Voice of America''.</ref> | ||
Pada tanggal | Pada tanggal 14 Maret, Referendum Status Krimea dianggap melanggar UUD oleh Mahkamah Konstitusi Ukraina,<ref>[http://24tv.ua/home/showSingleNews.do?ks_priznal_nekonstitutsionnim_postanovlenie_o_provedenii_referenduma_v_krimu&objectId=420886&lang=ru КС признал неконституционным постановление о проведении референдума в Крыму - Видео].</ref> dan sehari kemudian, [[Verkhovna Rada]] secara resmi membubarkan parlemen Krimea.<ref>[http://zakon4.rada.gov.ua/laws/show/891-18 Про дострокове припинення повноважень Верховної Ради Автономної Республіки Крим].</ref> | ||
Meski ditentang oleh Kyiv, referendum tetap diadakan. Hasil resmi menunjukkan 95% pemilih di Krimea dan Sevastopol ingin bergabung dengan Rusia.<ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/16/polls-open-in-crimea-referendum-amid-high-tensions/ Crimea referendum Wide condemnation after region votes to split from Ukraine Fox News]. Fox News. 16 Maret 2014.</ref> Oleh beberapa pihak, hasil referendum ini dipertanyakan.<ref>Halimah Halimah. [http://www.cnn.com/2014/03/17/world/europe/ukraine-vote-legality/ Crimea's vote: Was it legal?]. ''CNN''. 17 Maret 2014.</ref> Sebuah laporan yang ditulis oleh Evgeny Bobrov, anggota Dewan HAM lembaga kepresidenan Rusia, memberikan kesan bahwa hasil resmi ini dibesar-besarkan; sejatinya hanya 15-30% penduduk Krimea yang memilih bergabung dengan Rusia.<ref>[http://www.forbes.com/sites/paulroderickgregory/2014/05/05/putins-human-rights-council-accidentally-posts-real-crimean-election-results-only-15-voted-for-annexation/ "Putin's 'Human Rights Council' Accidentally Posts Real Crimean Election Results"]</ref><ref>[http://www.washingtonpost.com/news/volokh-conspiracy/wp/2014/05/06/russian-government-agency-reveals-fraudulent-nature-of-the-crimean-referendum-results/ "Russian government agency reveals fraudulent nature of the Crimean referendum results."]</ref><ref>[http://www.president-sovet.ru/structure/gruppa_po_migratsionnoy_politike/materialy/problemy_zhiteley_kryma.php Проблемы жителей Крыма]</ref> | |||
Dasar untuk melaksanakan referendum juga dikritik secara luas oleh pemerintah asing dan pers Ukraina serta internasional. Siapapun yang memiliki kewarganegaraan Rusia, apakah bertempat tinggal di Krimea atau tidak, dibolehkan ikut pemilu. Walau demikian, Rusia membela integritas proses pemilu, dan sejumlah pengamat Eropa, terutama dari kalangan sayap kanan dan partai politik kanan jauh yang beraliansi dengan Putin, menyatakan bahwa referendum ini dilaksanakan secara bebas dan adil.<ref>[http://www.opendemocracy.net/od-russia/anton-shekhovtsov/kremlin%E2%80%99s-marriage-of-convenience-with-european-far-right The Kremlin’s marriage of convenience with the European far right]. 28 April 2014.</ref><ref>[http://deredactie.be/cm/vrtnieuws/buitenland/1.1908165 Extreemrechtse partijen uitgenodigd op referendum Krim]. 13 Maret 2014.</ref><ref>[http://www.dw.de/referendum-day-in-crimeas-simferopol/a-17500378 Referendum day in Crimea's Simferopol]. 16 Maret 2014.</ref> | |||
Dasar untuk melaksanakan referendum juga dikritik secara luas oleh pemerintah asing dan pers Ukraina serta internasional. Siapapun yang memiliki kewarganegaraan Rusia, apakah bertempat tinggal di Krimea atau tidak, dibolehkan ikut pemilu. Walau demikian, Rusia membela integritas proses pemilu, dan sejumlah pengamat Eropa, terutama dari kalangan sayap kanan dan partai politik kanan jauh yang beraliansi dengan Putin, menyatakan bahwa referendum ini dilaksanakan secara bebas dan adil. | |||
== Republik yang telah memisahkan diri == | == Republik yang telah memisahkan diri == | ||
Pada tanggal 17 Maret, setelah ada pengumuman resmi hasil referendum, Dewan Tertinggi Krimea resmi memproklamasikan kemerdekaan Republik Krimea, yang terdiri atas wilayah Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol, yang memiliki status istimewa di di dalam republik ini.<ref>[http://www.rada.crimea.ua/act/11748 Постановление Верховной Рады Автономной Республики Крым от 17 марта 2014 года № 1745-6/14 "О независимости Крыма"]. ''www.rada.crimea.ua''.</ref> Parlemen Krimea mengumumkan "penangguhan sebagian Undang-undang Ukraina" dan mulai menasionalisasikan beberapa BUMN dan BUHN Ukraina yang terletak di Semenanjung Krimea seperti, pelabuhan-pelabuhan Ukraina<ref>[http://nbnews.com.ua/ru/news/115865/ Парламент Крыма национализировал порты полуострова и их имущество]. ''nbnews.com.ua''. 17 March 2014.</ref> dan properti Chornomornaftogaz.<ref>[http://glavred.info/ekonomika/krym-nacionaliziroval-chernomorneftegaz-274301.html Крым национализировал "Черноморнефтегаз"]. ''glavred.info''. 17 March 2014.</ref> Parlemen juga secara resmi meminta kepada pemerintah Rusia untuk menerima negara yang baru saja memerdekakan diri ini di Federasi Rusia.<ref>[http://www.theguardian.com/world/2014/mar/17/ukraine-crimea-russia-referendum-complain-result Crimea applies to be part of Russian Federation after vote to leave Ukraine]. The Guardian. 17 March 2014.</ref> Pada hari yang sama, Dewan Tertinggi Krimea secara ''de facto'' mengubah namanya menjadi Dewan Negara Krimea,<ref>[http://ria.ru/world/20140317/999851464.html#ixzz2x3HYXyPo Крым начал процедуру присоединения к РФ, объявив о независимости]. RIA Novosti. 17 March 2014.</ref> dan memutuskan Rubel Rusia sebagai mata uang resmi bersama dengan Hryvnia Ukraina,<ref>[http://en.itar-tass.com/economy/723938" Russian ruble announced Crimea’s official currency]. ITAR-TASS. 17 Maret 2014.</ref> serta mengumumkan Krimea akan mengubah waktunya mengikuti Waktu Moswa (UTC+4) pada 30 Maret.<ref>[http://lenta.ru/news/2014/03/17/time/ Названа дата перехода Крыма на московское время]. ''Lenta.ru''. 17 Maret 2014.</ref> | |||
Secara resmi Putin mengakui Republik Krimea melalui Dekret Presiden<ref>[http://eng.kremlin.ru/news/6884 Executive Order on recognising Republic of Crimea]. 17 Maret 2014.</ref> dan menyetujui masuknya Krimea dan Sevastopol sebagai subjek federal Rusia.<ref>at www.pravo.gov.ru</ref> | |||
Secara resmi Putin mengakui Republik Krimea melalui Dekret Presiden dan menyetujui masuknya Krimea dan Sevastopol sebagai subjek federal Rusia. | |||
== Perjanjian penggabungan dan dampaknya == | == Perjanjian penggabungan dan dampaknya == | ||
Perjanjian Integrasi Republik Krimea ke Rusia ditandatangai antara wakil Republik Krimea (termasuk Sevastopol, yang bergabung secara singkat dengan Krimea) dan Federasi Rusia pada 18 Maret 2014 yang menjabarkan persyaratan-persyaratan untuk penggabungan langsung Republik Krimea dan Sevastopol sebagai subjek federal Rusia dan bagian dari Federasi Rusia. Perjanjian ini diratifikasi oleh Majelis Federal pada tanggal 21 Maret 2014.<ref>[http://kremlin.ru/news/20605 Договор между Российской Федерацией и Республикой Крым о принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов]. Kremlin.ru.</ref><ref>[http://www.bbc.com/news/world-europe-26630062 Ukraine crisis: Putin signs Russia-Crimea treaty], BBC, 18 Maret 2014</ref> | |||
Pada tanggal 19 Maret, Putin mengirimkan rancangan Perjanjian Reunifikasi Krimea dengan Rusia ke majelis rendah parlemen dan sebuah amendemen konstitusi untuk mendirikan dua daerah tambahan Federasi Rusia.<ref>[http://en.itar-tass.com/russia/724381 Putin submits Treaty on Crimea’s accession, new constitutional amendment to State Duma]. En.itar-tass.com.</ref> Mahkamah Konstitusi Rusia berpendapat bahwa perjanjian ini sesuai dengan Undang-undang Dasar Rusia. Mahkamah mengadakan rapat dalam sebuah sesi darurat setelah diminta secara resmi oleh Presiden Vladimir Putin untuk membahas konstitusionalitas perjanjian ini.<ref>[http://en.itar-tass.com/russia/724320 Treaty on Crimea’s accession to Russia corresponds to Russian Constitution]. En.itar-tass.com.</ref><ref>[http://en.ria.ru/russia/20140319/188570695/Russian-Constitutional-Court-Backs-Crimea-Reunification.html Russian Constitutional Court Backs Crimea Reunification, RIA NOVOSTI]. En.ria.ru.</ref> | |||
Setelah Mahkamah Konstitusi Rusia menetapkan konstitusionalitas perjanjian ini, Duma Negara juga meratifikasinya pada tanggal 20 Maret 2014.<ref>[http://en.itar-tass.com/russia/724601 State Duma ratifies treaty on admission of Crimea into Russia]. ITAR TASS. 20 March 2014.</ref><ref>[http://www.rg.ru/2014/03/20/zakon-krim.html Госдума приняла закон о присоединении Крыма]. Rossiyskaya Gazeta. 20 Maret 2014.</ref> Duma juga menyetujui rancangan undang-undang konstitusi federal yang menerima Krimea dan Sevastopol serta menetapkannya sebagai subjek federal.<ref>[http://vote.duma.gov.ru/vote/85091 Справка о голосовании по вопросу:О проекте федерального конституционного закона № 475944-6 "О принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов - Республики Крым и города федерального значения Севастополя" (первое чтение)]. Vote.duma.gov.ru.</ref><ref>[http://vote.duma.gov.ru/vote/85092 Справка о голосовании по вопросу: О проекте федерального конституционного закона № 475944-6 "О принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов - Республики Крым и города федерального значения Севастополя" (в целом)]. Vote.duma.gov.ru. 20 Maret 2014.</ref> | |||
Hanya [[Ilya Ponomarev]], anggota Duma dari Partai Rusia Yang Benar (Cправедливая Poccия ''Spravedlivaya Rossiya''), yang menentang. Sehari kemudian, perjanjian ini dan amendemen yang diperlukan untuk mengubah Pasal 65 UUD Rusia (yang menyenaraikan subjek-subjek Federal Rusia) diratifikasi oleh Dewan Federasi,<ref>[http://en.itar-tass.com/russia/724749 Russian Federation Council ratifies treaty on Crimea’s entry to Russia]. ITAR TASS. 21 Maret 2014.</ref> dan hampir secara langsung ditandatangani menjadi undang-undang yang berlaku oleh Putin.<ref>[http://kremlin.ru/news/20625 Подписаны законы о принятии Крыма и Севастополя в состав России] kremlin.ru</ref> Bergabungnya Krimea ke Federasi Rusia dianggap berlaku surut sejak 18 Maret 2014, ketika Putin dan para pemimpin Krimea menandatangani draf perjanjian.<ref>[http://base.garant.ru/70618342/ Федеральный конституционный закон от 21 марта 2014 г. N 6-ФКЗ "О принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов - Республики Крым и города федерального значения Севастополя"].</ref> | |||
Pada tanggal 24 Maret, Ukraina memerintahkan penarikan semua anggota Angkatan Bersenjatanya dari Krimea.<ref>[http://edition.cnn.com/2014/03/24/world/europe/ukraine-crisis/ Ukraine orders Crimea troop withdrawal as Russia seizes naval base]. CNN. 24 March 2014.</ref> Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa kurang-lebih setengah dari pasukan Ukraina di Krimea membelot ke Rusia.<ref>[http://un.ua/eng/article/500186.html Ukranian News - Defense Ministry: 50% Of Ukrainian Troops In Crimea Defect To Russia]. Un.ua. 24 Maret 2014.</ref><ref>Jonathan Marcus. [http://www.bbc.com/news/world-europe-26713727 BBC News - Ukrainian forces withdraw from Crimea]. Bbc.com. 24 Maret 2014.</ref> | |||
Pada tanggal 27 Maret 2014, Sidang Umum PBB menyetujui sebuah resolusi yang tidak mengikat, yang menyatakan bahwa Referendum Krimea dan penggantian statusnya tidaklah sah, dengan perbandingan suara 100 lawan 11 serta 58 abstain dan 24 tidak hadir.<ref>[http://www.un.org/apps/news/story.asp?NewsID=47443&Cr=Ukraine&Cr1= United Nations News Centre - Backing Ukraine’s territorial integrity, UN Assembly declares Crimea referendum invalid]. Un.org.</ref><ref>Louis Charbonneau. [http://www.reuters.com/article/2014/03/27/us-ukraine-crisis-un-idUSBREA2Q1GA20140327 U.N. General Assembly declares Crimea secession vote invalid]. Reuters.</ref> | |||
Krimea dan Sevastopol berpindah waktu ke Waktu Moskow pada akhir Maret.<ref>[http://www.1tv.ru/news/social/255292 В 22.00 в Крыму и в Севастополе стрелки часов переведут на два часа вперёд – на московское время]. 29 March 2014.</ref><ref>[http://www.business-standard.com/article/pti-stories/crimea-to-set-clocks-to-russia-time-114033000014_1.html Crimea to set clocks to Russia time].</ref> | |||
Pada tanggal 2 April 2014, Rusia secara resmi menangguhkan Pakta Kharkov 2010 dan Perjanjian Pembagian terhadap status dan kondisi Armada Laut Hitam.<ref>[http://kremlin.ru/acts/20673 Прекращено действие соглашений, касающихся пребывания Черноморского флота на Украине] Kremlin.ru</ref> Putin mengutip "integrasi Republik Krimea dan Sevastopol ke Rusia" yang menghasilkan "berakhirnya hubungan penyewaan" sebagai alasan penangguhan.<ref>Lihat [http://asozd2.duma.gov.ru/main.nsf/(ViewDoc)?OpenAgent&work/dz.nsf/ByID&FB317FAF2E70539D43257CAA0031A71B Keterangan Presiden terhadap undang-undang penangguhan]</ref> Pada hari yang sama, ia menandatangai sebuah dekret yang secara resmi merehabilitasi orang-orang Tatar Krimea yang dideportasi dari tanah mereka pada tahun 1944, beserta suku-suku minoritas yaitu suku bangsa Armenia, Jerman, Yunani, dan Bulgaria di daerah yang sama, yang juga dideportasi oleh Stalin pada dasawarsa 1940-an. | |||
Pada tanggal 11 April 2014, Konstitusi Republik Krimea dan Undang-undang Kota Sevastopol disetujui,<ref>Vadim Nikiforov. [http://www.kommersant.ru/doc/2451537 Крым и Севастополь ожидают представления свыше]. Kommersant. 12 Maret 2014.</ref> dan pada hari yang sama, subjek-subjek federal yang baru ini ikut disenaraikan di UUD Rusia baru yang telah direvisi dan diterbitkan.<ref>Ivan Nezamyatnyj. [http://www.mk.ru/politics/russia/article/2014/04/11/1012747-kryim-propisalsya-v-konstitutsii-rossii.html Крым прописался в конституции России]. ''mk.ru''. 11 April 2014.</ref> | |||
Pada tanggal 11 April 2014, Konstitusi Republik Krimea dan Undang-undang Kota Sevastopol disetujui, dan pada hari yang sama, subjek-subjek federal yang baru ini ikut disenaraikan di UUD Rusia baru yang telah direvisi dan diterbitkan. | |||
== Transisi dan dampaknya == | == Transisi dan dampaknya == | ||
Jumlah wisatawan yang mengunjungi Krimea pada tahun 2014 diperkirakan akan lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya karena adanya kekhawatiran terhadap situasi politik. Pemerintah Krimea berharap wisatawan Rusia akan mengalir masuk. Pemerintah Rusia juga berencana untuk mempromosikan Krimea sebagai resor dan menyediakan tamasya bersubsidi bagi anak-anak dan pegawai negeri. | Jumlah wisatawan yang mengunjungi Krimea pada tahun 2014 diperkirakan akan lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya karena adanya kekhawatiran terhadap situasi politik.<ref>[http://www.kp.ru/daily/26207.5/3092655/ Российские туристы поедут в Крым, если ...смогут туда добраться]. ''Komsomolskaya Pravda''. 17 Juli 2013.</ref> Pemerintah Krimea berharap wisatawan Rusia akan mengalir masuk.<ref>[http://ria56.ru/posts/45547575473754735.htm Крым готовится к референдуму и ожидает Русских сезонов]. РИА Оренбуржье. 17 March 2014.</ref> Pemerintah Rusia juga berencana untuk mempromosikan Krimea sebagai resor dan menyediakan tamasya bersubsidi bagi anak-anak dan pegawai negeri.<ref>[http://www.vz.ru/society/2014/3/17/677499.html Снова в "Артек"]. Vzglyad. 17 Maret 2014.</ref> | ||
Kantor berita Novinite dari [[Sofia]] menyatakan bahwa menurut surat kabar Jerman ''Die Welt'', pencaplokan Krimea secara ekonomi merugikan Federasi Rusia, yang harus mengeluarkan miliaran Euro per tahun untuk membayar gaji dan pensiun. Selain itu, Rusia harus melaksanakan proyek-proyek besar untuk menghubungkan Krimea ke saluran air dan jaringan energi Rusia, sebab Krimea tidak memiliki hubungan tanah langsung dengan Rusia dan pada saat ini mendapatkan air, gas, dan listrik dari daratan Ukraina. Ini mengharuskan Rusia untuk membangun jembatan dan pipa air di Selat Kerch. Selain itu, Novinite juga melaporkan bahwa seorang pakar Ukraina bercerita kepada ''Die Welt'' bahwa Krimea "tidak akan bisa menarik wisatawan". | Kantor berita Novinite dari [[Sofia]] menyatakan bahwa menurut surat kabar Jerman ''Die Welt'', pencaplokan Krimea secara ekonomi merugikan Federasi Rusia, yang harus mengeluarkan miliaran Euro per tahun untuk membayar gaji dan pensiun. Selain itu, Rusia harus melaksanakan proyek-proyek besar untuk menghubungkan Krimea ke saluran air dan jaringan energi Rusia, sebab Krimea tidak memiliki hubungan tanah langsung dengan Rusia dan pada saat ini mendapatkan air, gas, dan listrik dari daratan Ukraina. Ini mengharuskan Rusia untuk membangun jembatan dan pipa air di Selat Kerch. Selain itu, Novinite juga melaporkan bahwa seorang pakar Ukraina bercerita kepada ''Die Welt'' bahwa Krimea "tidak akan bisa menarik wisatawan".<ref>[http://www.novinite.com/articles/159004/Die+Welt%3A+Crimea's+Accession+Will+Cost+Russia+Billions Die Welt: Crimea's Accession Will Cost Russia Billions]. Novinite. 17 Maret 2014.</ref> | ||
Surat kabar bisnis Rusia, ''[[Kommersant]]'', menyatakan pendapat bahwa Rusia tidak akan mendapatkan apa-apa secara ekonomi dengan bergabungnya Krimea, yang secara industri belum begitu berkembang. Di sana hanya ada beberapa pabrik besar, dan produksi brutonya per tahun hanya $ 4 miliar. Surat kabar ini juga menyatakan bahwa semuanya harus dibawa ke sana melalui laut dari Rusia, dan ini akan menghasilkan naiknya semua harga. Selain itu, untuk menanggulangi turunnya standar hidup warga Krimea, Rusia harus menyubsidi warga Krimea selama beberapa bulan. Secara total, Kommersant memperkirakan biaya integrasi Krimea ke Rusia berjumlah kurang lebih $ 30 miliar untuk dasawarsa mendatang, alias $3 miliar per tahunnya. | Surat kabar bisnis Rusia, ''[[Kommersant]]'', menyatakan pendapat bahwa Rusia tidak akan mendapatkan apa-apa secara ekonomi dengan bergabungnya Krimea, yang secara industri belum begitu berkembang. Di sana hanya ada beberapa pabrik besar, dan produksi brutonya per tahun hanya $ 4 miliar. Surat kabar ini juga menyatakan bahwa semuanya harus dibawa ke sana melalui laut dari Rusia, dan ini akan menghasilkan naiknya semua harga. Selain itu, untuk menanggulangi turunnya standar hidup warga Krimea, Rusia harus menyubsidi warga Krimea selama beberapa bulan. Secara total, Kommersant memperkirakan biaya integrasi Krimea ke Rusia berjumlah kurang lebih $ 30 miliar untuk dasawarsa mendatang, alias $3 miliar per tahunnya.<ref>[http://www.kommersant.ru/doc/2425287 Расходный полуостров]. ''Kommersant''. 7 Maret 2014.</ref> | ||
Di sisi lain, pakar minyak barat memperkirakan bahwa dengan berintegrasinya Krimea ke Rusia, yang berarti penguasaan daerah di Laut Hitam yang lebih dari tiga kali wilayah tanah Krimea, Rusia mendapatkan akses ke cadangan minyak dan gas bumi yang kemungkinan besar bernilai triliunan dolar. Hal ini juga mencabut peluang Ukraina untuk bisa mandiri dalam kebutuhan energinya. Secara langsung, menurut para analis, integrasi Krimea memungkinkan Moskow untuk mengubah rute pipa ''[[Aliran Selatan]]'', dan dengan ini Rusia bisa menghemat uang, waktu, dan tantangan pembangunan. Selain itu, hal ini juga memungkinkan Rusia untuk menghindar membangun pipa di wilayah teritorial Turki. Pada rancangan aslinya, hal ini wajib dilakukan untuk menghindari wilayah Ukraina. | Di sisi lain, pakar minyak barat memperkirakan bahwa dengan berintegrasinya Krimea ke Rusia, yang berarti penguasaan daerah di Laut Hitam yang lebih dari tiga kali wilayah tanah Krimea, Rusia mendapatkan akses ke cadangan minyak dan gas bumi yang kemungkinan besar bernilai triliunan dolar. Hal ini juga mencabut peluang Ukraina untuk bisa mandiri dalam kebutuhan energinya. Secara langsung, menurut para analis, integrasi Krimea memungkinkan Moskow untuk mengubah rute pipa ''[[Aliran Selatan]]'', dan dengan ini Rusia bisa menghemat uang, waktu, dan tantangan pembangunan. Selain itu, hal ini juga memungkinkan Rusia untuk menghindar membangun pipa di wilayah teritorial Turki. Pada rancangan aslinya, hal ini wajib dilakukan untuk menghindari wilayah Ukraina.<ref>[http://timesofindia.indiatimes.com/world/europe/In-taking-Crimea-Putin-gains-a-sea-of-fuel-reserves/articleshow/35312595.cms In taking Crimea, Putin gains a sea of fuel reserves]. Times of India.</ref><ref>[http://www.counterpunch.org/2014/05/23/crimea-an-eu-us-exxon-screwup/ Crimea: an EU-US-Exxon Screwup]. ''Counterpunch.org''. 23–25 Mei 2014.</ref> | ||
Pengusaha Chechnya-Rusia, [[Ruslan Baisarov]], menyatakan bahwa ia siap menginvestasikan 12 miliar Rubel dalam pembangungan resor bahari modern di Krimea, yang diperkirakan akan menciptakan lapangan kerja untuk 1.300 orang. Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya, menyatakan bahwa pengusaha Chechnya lainnya juga berencana berinvestasi di Krimea. | Pengusaha Chechnya-Rusia, [[Ruslan Baisarov]], menyatakan bahwa ia siap menginvestasikan 12 miliar Rubel dalam pembangungan resor bahari modern di Krimea, yang diperkirakan akan menciptakan lapangan kerja untuk 1.300 orang. Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya, menyatakan bahwa pengusaha Chechnya lainnya juga berencana berinvestasi di Krimea.<ref>[http://top.rbc.ru/economics/17/03/2014/911475.shtml Оздоровлением курортов Крыма займется Руслан Байсаров]. Top.rbc.ru.</ref> | ||
Dinas Federal Rusia Urusan Komunikasi memperingatkan bahwa pada periode transisi para operator Rusia harus mengubah kapasitas penomoran dari para pelanggan. Kode negara akan diubah dari Ukraina +380 menjadi Rusia +7. Kode wilayah di Ukraina bermula dengan 65, tetapi pada kode negara +7, kode wilayah yang bermula dengan 6 diberikan kepada Kazakhstan, yang juga memiliki kode negara +7 sebagai sesama negara ahli waris Uni Soviet. Maka kode-kode wilayah di Krimea harus diubah. Penyelia memberikan kode 869 kepada Sevastopol, dan Semenanjung Krimea secara keseluruhan mendapatkan kode 365. Pada masa integrasi dengan Rusia, para penyelia pelayanan telepon dan internet di Krimea dan Sevastopol dihubungkan ke dunia luar melewati wilayah Ukraina. Menteri Komunikasi Rusia, [[Nikolai Nikiforov]], mengumumkan lewat kicauannya di akunnya di Twitter bahwa kode pos sekarang memiliki enam angka. Pada kode pos sekarang akan ditambahi angka dua pada awalnya. Sebagai contoh, kode pos Simferopol, 95000, akan menjadi 295000. | Dinas Federal Rusia Urusan Komunikasi memperingatkan bahwa pada periode transisi para operator Rusia harus mengubah kapasitas penomoran dari para pelanggan. Kode negara akan diubah dari Ukraina +380 menjadi Rusia +7. Kode wilayah di Ukraina bermula dengan 65, tetapi pada kode negara +7, kode wilayah yang bermula dengan 6 diberikan kepada Kazakhstan, yang juga memiliki kode negara +7 sebagai sesama negara ahli waris Uni Soviet. Maka kode-kode wilayah di Krimea harus diubah. Penyelia memberikan kode 869 kepada Sevastopol, dan Semenanjung Krimea secara keseluruhan mendapatkan kode 365.<ref>[http://www.1prime.biz/news/telecommunications/_Ctrl_Telegraph_to_set_Russian_tariffs_on_telegrams_in_Crimea_Apr_3/0/%7B49A072BC-07C5-44F4-8296-74340FE93120%7D.uif Central Telegraph to set Russian tariffs on telegrams in Crimea Apr 3]. ''Prime''. 26 Maret 2014.</ref> Pada masa integrasi dengan Rusia, para penyelia pelayanan telepon dan internet di Krimea dan Sevastopol dihubungkan ke dunia luar melewati wilayah Ukraina.<ref>[http://www.comnews.ru/node/81207 Крымчанам придется поменять номера телефонов и SIM-карты]. ''comnews.ru''. 19 Maret 2014.</ref> Menteri Komunikasi Rusia, [[Nikolai Nikiforov]], mengumumkan lewat kicauannya di akunnya di Twitter bahwa kode pos sekarang memiliki enam angka. Pada kode pos sekarang akan ditambahi angka dua pada awalnya. Sebagai contoh, kode pos Simferopol, 95000, akan menjadi 295000.<ref>[http://www.comnews.ru/node/81297 "Почта России" переводит почтовое сообщение с Крымом на российские тарифы]. ''comnews.ru''. 25 Maret 2014.</ref> | ||
Mengenai perbatasan Krimea, Kepala Badan Federal Rusia untuk Pengembangan Fasilitas Perbatasan Negara (''Rosgranitsa''), Konstantin Busygin, yang berbicara pada suatu pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Rusia, [[Dmitry Rogozin]], di [[Simferopol]] (ibu kota Krimea) menyatakan bahwa perbatasan negara Rusia di utara Krimea menurutnya sekarang merupakan perbatasan antara Rusia dan Ukraina yang akan dilengkapi dengan fasilitas selengkapnya. | Mengenai perbatasan Krimea, Kepala Badan Federal Rusia untuk Pengembangan Fasilitas Perbatasan Negara (''Rosgranitsa''), Konstantin Busygin, yang berbicara pada suatu pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Rusia, [[Dmitry Rogozin]], di [[Simferopol]] (ibu kota Krimea) menyatakan bahwa perbatasan negara Rusia di utara Krimea menurutnya sekarang merupakan perbatasan antara Rusia dan Ukraina yang akan dilengkapi dengan fasilitas selengkapnya.<ref>[http://en.itar-tass.com/russia/729980 Russian state border in north Crimea to be fully equipped in early May]. ''ITAR TASS''. 29 April 2014.</ref> | ||
Di daerah yang sekarang menjadi perbatasan antara Krimea dan Ukraina, pihak Rusia menggali teluk-teluk yang berupa danau asin yang merupakan perbatasan alami, dan di lajur-lajur tanah yang tersisa mereka membuat tanah tak bertuan yang di kedua sisinya dipasangi pagar berduri. | Di daerah yang sekarang menjadi perbatasan antara Krimea dan Ukraina, pihak Rusia menggali teluk-teluk yang berupa danau asin yang merupakan perbatasan alami, dan di lajur-lajur tanah yang tersisa mereka membuat tanah tak bertuan yang di kedua sisinya dipasangi pagar berduri. | ||
<ref>[http://www.forbes.com/sites/melikkaylan/2014/05/30/sneaking-into-crimea-or-maybe-not/ Sneaking Into Crimea - Or Maybe Not]. ''Forbes''. 30 Mei 2014.</ref> Pada bulan Juni 2014, Perdana Menteri Rusia, [[Dmitry Medvedev]], menandatangani resolusi pemerintah No. 961<ref>О пунктах пропуска через государственную границу России в Республике Крым и городе Севастополе</ref> yang bertarikh Juni 2014 dan menetapkan pos pemeriksaan udara, laut, jalan, dan rel. Keputusan yang diambil menciptakan dasar hukum untuk berfungsinya sistem pos pemeriksaan pada perbatasan Rusia di Republik Krimea dan Sevastopol.<ref>[http://government.ru/en/docs/12922 Government Order On checkpoints at the Russian border in the Republic of Crimea and Sevastopol]. ''Government of Russia official website''. 7 Juni 2014.</ref> | |||
=== Situasi hak asasi manusia === | === Situasi hak asasi manusia === | ||
Pada tanggal 9 Mei 2014, amendemen anti-ekstrimis mulai berlaku setelah dimasukkan ke KUHP Rusia yang sebelumnya disetujui pada bulan Desember 2013. Pasal 280.1 menyatakan penghasutan atas pelanggaran keutuhan wilayah Federasi Rusia (termasuk seruan untuk berpisahnya Krimea dari Rusia) sebagai pelanggaran kriminal di Rusia, dan dihukum dengan denda sebesar 300.000 Rubel atau dihukum penjara selama 3 tahun. Apabila pernyataan seperti ini dilakukan di media massa atau internet, maka hukumannya bisa berupa kerja paksa sampai 480 jam atau penjara selama lima tahun. | Pada tanggal 9 Mei 2014, amendemen anti-ekstrimis mulai berlaku setelah dimasukkan ke KUHP Rusia yang sebelumnya disetujui pada bulan Desember 2013. Pasal 280.1 menyatakan penghasutan atas pelanggaran keutuhan wilayah Federasi Rusia<ref>[http://www.consultant.ru/document/cons_doc_LAW_156577/#p21 Федеральный закон от 28.12.2013 N 433-ФЗ "О внесении изменения в Уголовный кодекс Российской Федерации"]</ref> (termasuk seruan untuk berpisahnya Krimea dari Rusia<ref>Автор статьи: Мария Макутина. [http://rbcdaily.ru/politics/562949990932895 За призывы вернуть Крым Украине можно будет лишиться свободы сроком до пяти лет - РБК daily]. Rbcdaily.ru.</ref>) sebagai pelanggaran kriminal di Rusia, dan dihukum dengan denda sebesar 300.000 Rubel atau dihukum penjara selama 3 tahun. Apabila pernyataan seperti ini dilakukan di media massa atau internet, maka hukumannya bisa berupa kerja paksa sampai 480 jam atau penjara selama lima tahun.<ref>[http://www.consultant.ru/document/cons_doc_LAW_156577/#p21 Федеральный закон от 28.12.2013 N 433-ФЗ "О внесении изменения в Уголовный кодекс Российской Федерации"]</ref> | ||
Setelah aneksasi, pada tanggal 16 Mei 2014 pihak berwenang pro Rusia di Krimea melarang peringatan tahunan [[Deportasi Bangsa Tatar Krimea]] oleh Stalin pada tahun 1944, dengan alasan "kemungkinan adanya provokasi oleh kaum ekstrimis". Sebelumnya, ketika Krimea masih dikuasai oleh Ukraina, peringatan-peringatan ini dilaksanakan setiap tahun. Pihak berwenang pro Rusia juga melarang [[Mustafa Jemilev]] (seorang aktivis HAM, pengkritik Soviet, anggota Parlemen Ukraina, dan mantan ketua Majelis Tatar Krimea) untuk masuk ke Krimea. Selain itu, Majelis juga melaporkan bahwa para perwira dinas intelijen Rusia (FSB) menggerebek beberapa rumah warga Tatar Krimea pada pekan yang sama, dengan alasan "kecurigaan terhadap aktivitas teroris". Komunitas Tatar akhirnya tetap juga melakukan peringatan dengan mengadakan pertemuan-pertemuan akbar, menentang pelarangan ini. Sebagai tanggapannya, pihak berwenang Rusia menerbangkan helikopter-helikopter di atas pertemuan-pertemuan umum mereka, untuk mengganggu mereka. | Setelah aneksasi, pada tanggal 16 Mei 2014 pihak berwenang pro Rusia di Krimea melarang peringatan tahunan [[Deportasi Bangsa Tatar Krimea]] oleh Stalin pada tahun 1944, dengan alasan "kemungkinan adanya provokasi oleh kaum ekstrimis".<ref>[http://www.gazeta.ru/politics/2014/05/17_a_6037401.shtml В канун 70-й годовщины депортации на полуострове отменены все массовые мероприятия - Газета.Ru | Политика]</ref> Sebelumnya, ketika Krimea masih dikuasai oleh Ukraina, peringatan-peringatan ini dilaksanakan setiap tahun. Pihak berwenang pro Rusia juga melarang [[Mustafa Jemilev]] (seorang aktivis HAM, pengkritik Soviet, anggota Parlemen Ukraina, dan mantan ketua Majelis Tatar Krimea) untuk masuk ke Krimea.<ref>Hille, Katherine. [http://www.ft.com/intl/cms/s/0/93ded53c-de99-11e3-b46b-00144feabdc0.html#axzz328ZgPvxe Crimean Tatars defy ban on rallies to commemorate deportation]. ''Financial Tims''. 18 May 2014.</ref> Selain itu, Majelis juga melaporkan bahwa para perwira dinas intelijen Rusia (FSB) menggerebek beberapa rumah warga Tatar Krimea pada pekan yang sama, dengan alasan "kecurigaan terhadap aktivitas teroris". Komunitas Tatar akhirnya tetap juga melakukan peringatan dengan mengadakan pertemuan-pertemuan akbar,<ref>Hille, Katherine. [http://www.ft.com/intl/cms/s/0/93ded53c-de99-11e3-b46b-00144feabdc0.html#axzz328ZgPvxe Crimean Tatars defy ban on rallies to commemorate deportation]. ''Financial Tims''. 18 May 2014.</ref><ref>Winning, Alexander. [http://www.reuters.com/article/2014/05/18/us-ukraine-crisis-crimea-tatars-idUSBREA4H06S20140518 Crimean Tatars commemorate Soviet deportation despite ban]. ''Reuters''. 18 May 2014.</ref> menentang pelarangan ini.<ref>Winning, Alexander. [http://www.reuters.com/article/2014/05/18/us-ukraine-crisis-crimea-tatars-idUSBREA4H06S20140518 Crimean Tatars commemorate Soviet deportation despite ban]. ''Reuters''. 18 May 2014.</ref> Sebagai tanggapannya, pihak berwenang Rusia menerbangkan helikopter-helikopter di atas pertemuan-pertemuan umum mereka, untuk mengganggu mereka.<ref>[http://www.bbc.com/news/world-europe-27461159 Crimea helicopters try to disrupt Tatar rallies]. ''BBC''. 18 Mei 2014.</ref> | ||
== Reaksi Ukraina == | == Reaksi Ukraina == | ||
Segera setelah dimulainya pendudukan wilayah pada bulan Maret, Menteri Luar Negeri Ukraina memanggil Wakil Utama Rusia di Ukraina dan memberinya ''[[note verbale]]'' untuk memprotes pengakuan Republik Krimea oleh Rusia dan pencaplokannya setelah itu. Dua hari kemudian, [[Verkhovna Rada]] mengecam perjanjian ini dan berseru bahwa tindakan-tindakan Rusia merupakan "pelanggaran besar hukum internasional". Rada juga berseru kepada Dunia Internasional untuk tidak mengakui "apa yang disebut Republik Krimea" atau pencaplokan Krimea dan Sevastopol oleh Rusia sebagai subjek federal baru. | Segera setelah dimulainya pendudukan wilayah pada bulan Maret, Menteri Luar Negeri Ukraina memanggil Wakil Utama Rusia di Ukraina dan memberinya ''[[note verbale]]'' untuk memprotes pengakuan Republik Krimea oleh Rusia dan pencaplokannya setelah itu.<ref>[http://www.unn.com.ua/ru/news/1318642-mzs-viklikalo-timchasovogo-povirenogo-u-spravakh-rf-v-ukrayini-dlya-vruchennya-noti-protestu МИД вызвал Временного поверенного в делах РФ в Украине для вручения ноты-протеста]. ''unn.com.ua''. 18 Maret 2014.</ref> Dua hari kemudian, [[Verkhovna Rada]] mengecam perjanjian ini<ref>[http://zakon4.rada.gov.ua/laws/show/1139-18 Декларація "Про боротьбу за звільнення України"]. ''rada.gov.ua''.</ref> dan berseru bahwa tindakan-tindakan Rusia merupakan "pelanggaran besar hukum internasional". Rada juga berseru kepada Dunia Internasional untuk tidak mengakui "apa yang disebut Republik Krimea" atau pencaplokan Krimea dan Sevastopol oleh Rusia sebagai subjek federal baru. | ||
Pada tanggal 15 April 2014, Verkhovna Rada menyatakan bahwa Republik Otonom Krimea dan Sevastopol berada di bawah "pendudukan sementara" oleh militer Rusia. Wilayah-wilayah ini juga dianggap sebagai "bagian tak terpisahkan dari Ukraina" dan tunduk terhadap undang-undang Ukraina. Selain itu, sebuah undang-undang istimewa juga ditetapkan oleh Rada, yang membatasi gerakan warga negara asing dari dan ke Semenanjung Krimea dan melarang beberapa aktivitas usaha. Undang-undang ini juga melarang badan-badan negara yang dibentuk dengan melanggar Undang-undang Ukraina dan menyebut bahwa tindakan mereka tidak berlaku secara hukum. Hak-hak pemilu Krimea untuk berpartisipasi dalam Pemilu Ukraina juga ditangguhkan. Undang-undang ini tidak memiliki efek apa pun di Krimea karena adanya keadaan saling tidak mengakui antara Kyiv dan Simferopol. | Pada tanggal 15 April 2014, Verkhovna Rada menyatakan bahwa Republik Otonom Krimea dan Sevastopol berada di bawah "pendudukan sementara" oleh militer Rusia.<ref>[http://iportal.rada.gov.ua/news/Novyny/Povidomlennya/91559.html Верховна Рада України ухвалила Закон "Про забезпечення прав і свобод громадян та правовий режим на тимчасово окупованій території України"]. Verkhovna Rada. 15 April 2014.</ref> Wilayah-wilayah ini juga dianggap sebagai "bagian tak terpisahkan dari Ukraina" dan tunduk terhadap undang-undang Ukraina. Selain itu, sebuah undang-undang istimewa juga ditetapkan oleh Rada, yang membatasi gerakan warga negara asing dari dan ke Semenanjung Krimea dan melarang beberapa aktivitas usaha.<ref>[http://rada.gov.ua/ru/news/Novosty/Soobshchenyya/91573.html Верховная Рада Украины приняла Закон "Об обеспечении прав и свобод граждан и правовом режиме на временно оккупированной территории Украины"]. Verkhovna Rada. 15 April 2014.</ref> Undang-undang ini juga melarang badan-badan negara yang dibentuk dengan melanggar Undang-undang Ukraina dan menyebut bahwa tindakan mereka tidak berlaku secara hukum. Hak-hak pemilu Krimea untuk berpartisipasi dalam Pemilu Ukraina juga ditangguhkan.<ref>[http://www.vz.ru/news/2014/4/15/682175.html Рада приняла закон о защите прав граждан "оккупированного Крыма"]. ''vz.ru''. 15 April 2014.</ref> Undang-undang ini tidak memiliki efek apa pun di Krimea karena adanya keadaan saling tidak mengakui antara Kyiv dan Simferopol. | ||
== Reaksi dunia internasional == | == Reaksi dunia internasional == | ||
=== Resolusi PBB === | === Resolusi PBB === | ||
=== Resolusi Dewan Keamanan PBB === | === Resolusi Dewan Keamanan PBB === | ||
Pada tanggal 15 Maret 2014, sebuah resolusi yang diprakarsai oleh Amerika Serikat diajukan di dalam rapat Dewan Keamanan PBB untuk menegaskan kembali komitmen dewan ini menjaga "kedaulatan, kemerdekaan, kesatuan, dan keutuhan wilayah Ukraina". Sejumlah 13 anggota dewan mendukung resolusi ini, sementara RRC abstain dan Rusia memveto resolusi ini karena menyatakan bahwa Referedum Krimea 2014 mengenai masa depan Semenanjung Krimea adalah ilegal. Veto Rusia di Dewan Keamanan PBB ini diikuti dengan sebuah referendum yang diadakan secara berhasil pada tanggal 16 Maret 2014 oleh badan legislatif Krimea dan pemerintahan lokal di Sevastopol. Setelah referendum, Republik Krimea memproklamasikan kemerdekaannya dari Ukraina sehari sesudahnya, mencari keanggotan PBB, dan meminta untuk bergabung dengan Federasi Rusia. Pada hari yang sama, Rusia mengakui Krimea sebagai negara berdaulat. | Pada tanggal 15 Maret 2014, sebuah resolusi yang diprakarsai oleh Amerika Serikat diajukan di dalam rapat Dewan Keamanan PBB untuk menegaskan kembali komitmen dewan ini menjaga "kedaulatan, kemerdekaan, kesatuan, dan keutuhan wilayah Ukraina". Sejumlah 13 anggota dewan mendukung resolusi ini, sementara RRC abstain dan Rusia memveto resolusi ini karena menyatakan bahwa Referedum Krimea 2014 mengenai masa depan Semenanjung Krimea adalah ilegal.<ref>USA TODAY Research and Ashley M. Williams. [http://www.usatoday.com/story/news/world/2014/03/15/russia-vetoes-un-resolution-crimea/6456495/ Russia vetoes U.N. resolution on Crimea's future]. ''www.usatoday.com''. usatoday. 15 March 2014.</ref> Veto Rusia di Dewan Keamanan PBB ini diikuti dengan sebuah referendum yang diadakan secara berhasil pada tanggal 16 Maret 2014 oleh badan legislatif Krimea dan pemerintahan lokal di Sevastopol. Setelah referendum, Republik Krimea memproklamasikan kemerdekaannya dari Ukraina sehari sesudahnya, mencari keanggotan PBB, dan meminta untuk bergabung dengan Federasi Rusia.<ref>[http://www.bbc.com/news/world-europe-26609667 Crimean parliament formally applies to join Russia], BBC, 17 Maret 2014</ref> Pada hari yang sama, Rusia mengakui Krimea sebagai negara berdaulat.<ref>Aleksandar Vasovic. [http://www.reuters.com/article/2014/03/17/us-ukraine-crisis-idUSBREA1Q1E820140317 U.S., EU set sanctions as Putin recognizes Crimea sovereignty]. Reuters.</ref><ref>[http://www.nytimes.com/2014/03/18/world/europe/us-imposes-new-sanctions-on-russian-officials.html?hp&_r=0 Putin Recognizes Crimea Secession, Defying the West], New York Times, 17 Maret 2014</ref> | ||
=== Resolusi Sidang Umum PBB === | === Resolusi Sidang Umum PBB === | ||
Pada tanggal 27 Maret 2014, Sidang Umum PBB menyetujui sebuah resolusi (resolusi 68/282) yang menuliskan bahwa referendum yang berakhir dengan pencaplokan Krimea oleh Rusia adalah ilegal. Rancangan resolusi yang semula berjudul "Keutuhan wilayah Ukraina" diprakarsai secara bersama oleh Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Kosta Rika, Lituania, Polandia, dan Ukraina. Resolusi ini menegaskan komitmen Sidang Umum untuk menjaga "kedaulatan, kemerdekaan politik, kesatuan, dan keutuhan wilayah Ukraina dalam rangka perbatasan yang diakui secara internasional". | Pada tanggal 27 Maret 2014, Sidang Umum PBB menyetujui sebuah resolusi (resolusi 68/282)<ref>[http://www.un.org/News/Press/docs/2014/ga11493.doc.htm GENERAL ASSEMBLY ADOPTS RESOLUTION CALLING UPON STATES NOT TO RECOGNIZE CHANGES IN STATUS OF CRIMEA REGION]. ''www.un.org''. UN. 27 Maret 2014.</ref> yang menuliskan bahwa referendum yang berakhir dengan pencaplokan Krimea oleh Rusia adalah ilegal. Rancangan resolusi yang semula berjudul "Keutuhan wilayah Ukraina" diprakarsai secara bersama oleh Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Kosta Rika, Lituania, Polandia, dan Ukraina. Resolusi ini menegaskan komitmen Sidang Umum untuk menjaga "kedaulatan, kemerdekaan politik, kesatuan, dan keutuhan wilayah Ukraina dalam rangka perbatasan yang diakui secara internasional". | ||
Resolusi ini mencoba menggarisbawahi bahwa referendum yang dilakukan di Krimea dan Sevastopol pada tanggal 16 Maret 2014 tidak berlaku dan tidak bisa dijadikan dasar sebagai perubahan status Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol. Resolusi ini didukung oleh 100 suara, sementara 11 negara menentangnya dan 58 negara abstain. Resolusi ini tidak mengikat dan pemungutan suara sejatinya hanya simbolis saja. | Resolusi ini mencoba menggarisbawahi bahwa referendum yang dilakukan di Krimea dan Sevastopol pada tanggal 16 Maret 2014 tidak berlaku dan tidak bisa dijadikan dasar sebagai perubahan status Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol. Resolusi ini didukung oleh 100 suara, sementara 11 negara menentangnya dan 58 negara abstain. Resolusi ini tidak mengikat dan pemungutan suara sejatinya hanya simbolis saja.<ref>[http://www.bbc.com/news/world-europe-26776416 Ukraine: UN condemns Crimea vote as IMF and US back loans]. ''www.bbc.com''. BBC. 27 Maret 2014.</ref> | ||
== Pengakuan == | == Pengakuan == | ||
| Baris 157: | Baris 137: | ||
Negara-negara yang berada di bawah ini telah mengakui [[Referendum Krimea 2014]]. | Negara-negara yang berada di bawah ini telah mengakui [[Referendum Krimea 2014]]. | ||
{| class="wikitable sortable" style="margin:auto;" | |||
|- | |||
! Negara!!Anggota PBB !! Tanggal !!Referensi | |||
|- | |||
| || || 17 Maret 2014 ||<ref>[http://russian.rt.com/article/24484 Президент РФ подписал указ о признании независимости Крыма]. Russian.rt.com. 17 Maret 2014.</ref> | |||
|- | |||
| || || 17 Maret 2014 ||<ref>[http://rt.com/news/afghanistan-recognize%E2%80%93karzai-crimea-609/ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai]. rt.com. 22 March 2014</ref><ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 17 Maret 2014 || <ref>[http://www.civil.ge/eng/article.php?id=27044 Sokhumi, Tskhinvali Recognize Crimea Vote]. civil.ge. 17 Maret 2014.</ref> | |||
|- | |||
| || || 17 Maret 2014 || <ref>[http://www.civil.ge/eng/article.php?id=27044 Sokhumi, Tskhinvali Recognize Crimea Vote]. civil.ge. 17 Maret 2014.</ref> | |||
|- | |||
| || || 18 Maret 2014 || <ref>[http://qha.com.ua/kazakhstan-supported-russia-on-the-crimean-question-130918en.html Kazakhstan supported Russia on the ‘Crimean question’] . qha.com.ua. 19 Maret 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 19 Maret 2014 || <ref>[http://rt.com/news/afghanistan-recognize%E2%80%93karzai-crimea-609/ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai]. rt.com. 22 March 2014</ref><ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref><ref>[http://asbarez.com/120847/sarkisian-backs-crimean-referendum-in-phone-call-with-putin/ Sarkisian Backs Crimean Referendum in Phone Call with Putin]. asbarez.com. 19 Maret 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 19 Maret 2014 || <ref>[http://asbarez.com/120687/karabakh-foreign-ministry-issues-statement-on-crimea/ Karabakh Foreign Ministry Issues Statement on Crimea]. Asbarez.com. Retrieved on 23 Maret 2014.</ref> | |||
|- | |||
| || || 20 Maret 2014 || <ref>[http://rt.com/news/afghanistan-recognize%E2%80%93karzai-crimea-609/ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai]. rt.com. 22 March 2014</ref><ref>[http://en.ria.ru/world/20140320/188606372/Kyrgyzstan-Recognizes-Crimea-Referendum-Results.html Kyrgyzstan Recognizes Crimea Referendum Results]. ria.ru. 20 Maret 2014.</ref> | |||
|- | |||
| || || 21 Maret 2014 || <ref>[http://ria.ru/world/20140320/1000310862.html Маргелов: лидеры африканских стран поддерживают позицию РФ по Крыму]. ria.ru. 20 March 2014</ref><ref>Африка признаёт референдум // Метро.- № 35 (47/2965). 21 Maret 2014. p. 4</ref> | |||
|- | |||
| || || 22 Maret 2014 || <ref>[http://rt.com/news/afghanistan-recognize%E2%80%93karzai-crimea-609/ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai]. rt.com. 22 March 2014</ref><ref>[http://www.tolonews.com/en/afghanistan/14298-karzai-afghanistan-endorses-crimean-right-to-decide-their-future Karzai: Afghanistan Endorses Crimean Right to Decide Their Future] . tolonews.com. 23 Maret 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 22 Maret 2014 || <ref>[http://rt.com/news/afghanistan-recognize%E2%80%93karzai-crimea-609/ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai]. rt.com. 22 March 2014</ref><ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 22 Maret 2014 || <ref>[http://rt.com/news/afghanistan-recognize%E2%80%93karzai-crimea-609/ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai]. rt.com. 22 March 2014</ref><ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 23 Maret 2014|| <ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref><ref>[http://rt.com/news/belarus-crimea-part-russia-657/ Belarusian president: Crimea is de-facto part of Russia]. rt.com. 23 Maret 2014</ref><ref>[http://en.itar-tass.com/world/724950 Lukashenko: Crimea is part of Russia now]. itar-tass.com. 23 Maret 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 27 Maret 2014|| <ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 27 Maret 2014|| <ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 27 Maret 2014|| <ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 27 Maret 2014|| <ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|- | |||
| || || 27 Maret 2014|| <ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/27/un-general-assembly-votes-yes-on-ukraine-unity/ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal]. Associated Press via Fox News. 27 March 2014</ref> | |||
|} | |||
=== Komentar === | === Komentar === | ||
[[Garry Kasparov]] (pemimpin oposisi Rusia dan mantan juara dunia catur), [[Zbigniew Brzezinski]] (mantan penasehat Keamanan Nasional AS), [[Hillary Clinton]] (mantan Menteri Luar Negeri AS), [[Lesya Orobets]] (anggota parlemen Ukraina), [[Karel Schwarzenberg]] (mantan Menteri Luar Negeri Ceska), dan [[John Baird]] (Menteri Luar Negeri Kanada) menyamakan tindakan Rusia terhadap Krimea ini dengan tindakan pemerintahan Nazi Jerman terhadap Austria setelah Olimpiade 1936 di Berlin dan sebelum [[Perang Dunia 2]]. | [[Garry Kasparov]] (pemimpin oposisi Rusia dan mantan juara dunia catur), [[Zbigniew Brzezinski]] (mantan penasehat Keamanan Nasional AS), [[Hillary Clinton]] (mantan Menteri Luar Negeri AS), [[Lesya Orobets]] (anggota parlemen Ukraina), [[Karel Schwarzenberg]] (mantan Menteri Luar Negeri Ceska), dan [[John Baird]] (Menteri Luar Negeri Kanada) menyamakan tindakan Rusia terhadap Krimea ini dengan tindakan pemerintahan Nazi Jerman terhadap Austria setelah Olimpiade 1936 di Berlin dan sebelum [[Perang Dunia 2]]. | ||
[[Wolfgang Schäuble]] (Menteri Keuangan Jerman), [[Angela Merkel]] (Kanselir Jerman), dan [[Frank-Walter Steinmeier]] (Menteri Luar Negeri Jerman) menyatakan bahwa penyamaan tersebut tidak bisa diterima. Walau demikian, Kanselir Merkel juga mengatakan, "Apa yang disebut referendum, proklamasi kemerdekaan, dan integrasi Krimea ke Federasi Rusia menurut pendapat kukuh kami adalah tindakan-tindakan yang melanggar hukum internasional, dan sungguh memalukan bahwa Rusia menyamakan Kemerdekaan Kosovo dengan referendum kemerdekaan Krimea." | [[Wolfgang Schäuble]] (Menteri Keuangan Jerman), [[Angela Merkel]] (Kanselir Jerman), dan [[Frank-Walter Steinmeier]] (Menteri Luar Negeri Jerman) menyatakan bahwa penyamaan tersebut tidak bisa diterima.<ref>[http://top.rbc.ru/politics/04/04/2014/915613.shtml Глава Минфина ФРГ: Я не сравнивал Россию с нацистской Германией]. ''top.rbc.ru''. 4 April 2014.</ref> Walau demikian, Kanselir Merkel juga mengatakan, "Apa yang disebut referendum, proklamasi kemerdekaan, dan integrasi Krimea ke Federasi Rusia menurut pendapat kukuh kami adalah tindakan-tindakan yang melanggar hukum internasional,<ref>http://www.thelocal.de/20140318/merkel-crimea-grab-against-international-law</ref> dan sungguh memalukan bahwa Rusia menyamakan Kemerdekaan Kosovo dengan referendum kemerdekaan Krimea."<ref>http://euobserver.com/foreign/123454</ref> | ||
Perdana Menteri Britania Raya, David Cameron, menyatakan "Tidak ada penipuan atau proses demokratis yang busuk ataupun rujukan sejarah yang miring bisa menjustifikasi fakta ini; bahwa tindakan Rusia terhadap Krimea ini adalah sebuah penyusupan ke dalam sebuah negara berdaulat dan mengambil bagian tanah wilayahnya tanpa menghormati undang-undang negara tersebut atauvpun hukum internasional". | Perdana Menteri Britania Raya, David Cameron, menyatakan "Tidak ada penipuan atau proses demokratis yang busuk ataupun rujukan sejarah yang miring bisa menjustifikasi fakta ini; bahwa tindakan Rusia terhadap Krimea ini adalah sebuah penyusupan ke dalam sebuah negara berdaulat dan mengambil bagian tanah wilayahnya tanpa menghormati undang-undang negara tersebut atauvpun hukum internasional".<ref>http://www.theguardian.com/world/2014/mar/18/ukraine-uk-push-sanctions-russia-crimea</ref> | ||
Presiden AS, Barrack Obama, berkomentar, "Referendum Krimea, yang melanggar UUD Ukraina dan terlaksana dalam keadaan paksa di bawah intervensi militer Rusia, tidak akan diakui oleh Amerika Serikat dan komunitas dunia internasional." | Presiden AS, Barrack Obama, berkomentar, "Referendum Krimea, yang melanggar UUD Ukraina dan terlaksana dalam keadaan paksa di bawah intervensi militer Rusia, tidak akan diakui oleh Amerika Serikat dan komunitas dunia internasional."<ref>http://edition.cnn.com/2014/03/16/world/europe/ukraine-crisis/</ref> | ||
Dewan Eropa dan Komisi Eropa membuat pernyataan bersama, "Uni Eropa tidak mengakui referendum di Krimea yang melanggar hukum dan tidak sah, serta hasilnya." | Dewan Eropa dan Komisi Eropa membuat pernyataan bersama, "Uni Eropa tidak mengakui referendum di Krimea yang melanggar hukum dan tidak sah, serta hasilnya." | ||
Mantan Kanselir Jerman Barat, [[Helmut Schmidt]], menyebut tindakan Rusia "sungguh bisa dimengerti", dan menyatakan bahwa sanksi-sanksi yang ditimpakan oleh AS dan Uni Eropa "bodoh". | Mantan Kanselir Jerman Barat, [[Helmut Schmidt]], menyebut tindakan Rusia "sungguh bisa dimengerti", dan menyatakan bahwa sanksi-sanksi yang ditimpakan oleh AS dan Uni Eropa "bodoh".<ref>http://www.spiegel.de/politik/ausland/ukraine-krise-gruene-kritisieren-helmut-schmidt-fuer-putin-verstaendnis-a-960951.html</ref> | ||
Senator AS, [[Lindsey Graham]], menyatakan bahwa AS harus berusaha untuk "memacu ekonomi Rusia ke kehancuran". | Senator AS, [[Lindsey Graham]], menyatakan bahwa AS harus berusaha untuk "memacu ekonomi Rusia ke kehancuran".<ref>"[http://www.foxnews.com/politics/2014/05/04/us-lawmakers-warn-ukraine-civil-war/ Senators press Obama to crank up Russia punishment, warn of Ukraine ‘civil war’]". Fox News. 4 Mei 2014.</ref> | ||
Presiden Ceska, [[Miloš Zeman]], berkata, "Meski saya mengerti kepentingan mayoritas rakyat Krimea yang berbahasa Rusia, juga bahwa Krimea dicaplokkan ke Ukraina oleh Khrushchev, kami juga memiliki pengalaman dengan Invasi Militer Rusia pada tahun 1968." | Presiden Ceska, [[Miloš Zeman]], berkata, "Meski saya mengerti kepentingan mayoritas rakyat Krimea yang berbahasa Rusia, juga bahwa Krimea dicaplokkan ke Ukraina oleh Khrushchev, kami juga memiliki pengalaman dengan Invasi Militer Rusia pada tahun 1968."<ref>"[http://www.bloomberg.com/news/2014-03-03/cold-war-ghosts-haunt-east-europe-in-moves-for-crimea.html Cold War Ghosts Haunt East Europe in Moves for Crimea]". Bloomberg. 3 Maret 2014</ref> | ||
Mantan pemimpin Uni Soviet, [[Mikhail Gorbachev]], membela referendum yang menuju ke integrasi dengan Rusia. "Sementara Krimea sebelumnya digabungkan ke Ukraina [pada tahun 1954] berdasarkan Undang-undang Uni Soviet, yang artinya Undang-undang Partai Komunis tanpa bertanya apa pun kepada rakyat, sekarang rakyat sendiri memiliki kesempatan untuk membetulkan kesalahan tersebut." <sup>[174]</sup> | Mantan pemimpin Uni Soviet, [[Mikhail Gorbachev]], membela referendum yang menuju ke integrasi dengan Rusia. "Sementara Krimea sebelumnya digabungkan ke Ukraina [pada tahun 1954] berdasarkan Undang-undang Uni Soviet, yang artinya Undang-undang Partai Komunis tanpa bertanya apa pun kepada rakyat, sekarang rakyat sendiri memiliki kesempatan untuk membetulkan kesalahan tersebut." <sup>[174]</sup> | ||
Sanksi-sanksi ditimpakan kepada sejumlah pejabat dan politikus Rusia serta Krimea untuk mencegah mereka bepergian ke Kanada, AS, dan Uni Eropa. | Sanksi-sanksi ditimpakan kepada sejumlah pejabat dan politikus Rusia serta Krimea untuk mencegah mereka bepergian ke Kanada, AS, dan Uni Eropa. | ||
Jepang juga mengumumkan beberapa sanksi yang lebih lunak daripada AS dan UE. Sanksi-sanksi ini termasuk penangguhan pembicaraan yang terkait dengan topik militer, luar angkasa, investasi, dan persyaratan visa. | Jepang juga mengumumkan beberapa sanksi yang lebih lunak daripada AS dan UE. Sanksi-sanksi ini termasuk penangguhan pembicaraan yang terkait dengan topik militer, luar angkasa, investasi, dan persyaratan visa.<ref>[http://www.foxnews.com/world/2014/03/18/japan-imposes-sanctions-against-russia-over-crimea-independence/ Japan imposes sanctions against Russia over Crimea independence]. Fox News. 18 Maret 2014.</ref> | ||
Presiden Lituania, [[Dalia Grybauskaitė]], memuji keputusan AS untuk menimpakan sanksi terhadap Rusia, dan mengatakan bahwa Obama memberi contoh yang baik. | Presiden Lituania, [[Dalia Grybauskaitė]], memuji keputusan AS untuk menimpakan sanksi terhadap Rusia, dan mengatakan bahwa Obama memberi contoh yang baik.<ref>[http://www.cnbc.com/id/101489046 Russia sanctions 9 US officials in response to US sanctions on Russian officials]. ''CNBC''. 20 March 2014.</ref> | ||
Menanggapi sanksi-sanksi yang ditimpakan oleh AS dan UE, Duma atau parlemen Rusia secara unanim menerima resolusi meminta semua anggota Duma dimasukkan ke daftar sanksi. Ketua oposisi, [[Sergei Mironov]], dari Partai Rusia Yang Benar, menyatakan bahwa ia bangga dimasukkan ke daftar sanksi ini, "Saya bangga melihat nama saya berada di daftar hitam. Berarti mereka mengetahui pendapat saya tentang Krimea." | Menanggapi sanksi-sanksi yang ditimpakan oleh AS dan UE, Duma atau parlemen Rusia secara unanim menerima resolusi meminta semua anggota Duma dimasukkan ke daftar sanksi.<ref>[http://voiceofrussia.com/news/2014_03_18/All-Russian-MPs-volunteer-to-be-subject-to-US-EU-sanctions-7889/ All Russian MPs volunteer to be subject to US, EU sanctions]. 18 Maret 2014.</ref> Ketua oposisi, [[Sergei Mironov]], dari Partai Rusia Yang Benar, menyatakan bahwa ia bangga dimasukkan ke daftar sanksi ini, "Saya bangga melihat nama saya berada di daftar hitam. Berarti mereka mengetahui pendapat saya tentang Krimea." <ref>[http://voiceofrussia.com/news/2014_03_18/All-Russian-MPs-volunteer-to-be-subject-to-US-EU-sanctions-7889/ All Russian MPs volunteer to be subject to US, EU sanctions]. 18 Maret 2014.</ref> | ||
Tiga hari setelah daftar-daftar ini diumumkan, Kementerian Luar Negeri Rusia juga menerbitkan daftar sanksi balasan bagi warga AS, yang memuat sepuluh nama termasuk [[John Boehner]] (Ketua Majelis Rendah AS), Senator [[John McCain]], dan dua penasehat Presiden Obama. | Tiga hari setelah daftar-daftar ini diumumkan, Kementerian Luar Negeri Rusia juga menerbitkan daftar sanksi balasan bagi warga AS, yang memuat sepuluh nama termasuk [[John Boehner]] (Ketua Majelis Rendah AS), Senator [[John McCain]], dan dua penasehat Presiden Obama.<ref>[http://rt.com/news/foreign-ministry-russia-sanctions-133/ Sanctions tit-for-tat: Moscow strikes back against US officials] ''RT'' Diakses tanggal Maret 2014</ref> | ||
Beberapa orang yang mendapatkan sanksi menanggapinya dengan bangga, termasuk [[John Boehner]], John McCain, [[Bob Menendez]], [[Dan Coats]], [[Mary Landrieu]], dan [[Harry Reid]]. John Boehner berkata melalui jurubicaranya, Michael Steed, "Ketua Parlemen bangga dimasukkan ke dalam daftar yang bersedia melawan agresi Putin." John McCain berkicau di Twitter, "Saya bangga mendapatkan sanksi dari Putin. Saya tidak akan pernah berhenti melanjutkan usaha dan dedikasi saya bagi kebebasan dan kemerdekaan Ukraina, termasuk Krimea." | Beberapa orang yang mendapatkan sanksi menanggapinya dengan bangga, termasuk [[John Boehner]], John McCain, [[Bob Menendez]], [[Dan Coats]], [[Mary Landrieu]], dan [[Harry Reid]]. John Boehner berkata melalui jurubicaranya, Michael Steed, "Ketua Parlemen bangga dimasukkan ke dalam daftar yang bersedia melawan agresi Putin." John McCain berkicau di Twitter, "Saya bangga mendapatkan sanksi dari Putin. Saya tidak akan pernah berhenti melanjutkan usaha dan dedikasi saya bagi kebebasan dan kemerdekaan Ukraina, termasuk Krimea." <ref>[http://www.cnbc.com/id/101489046 Russia sanctions 9 US officials in response to US sanctions on Russian officials]. ''CNBC''. 20 March 2014.</ref> | ||
Menurut surat kabar ''Financial Times'' tanggal 21 Maret 2014, "Sampai baru-baru ini, yaitu awal minggu ini, beberapa anggota elit bisnis Moskow tidak perduli terhadap sanksi-sanksi ini. Namun para pengusaha Rusia sekarang tidak tersenyum lagi pada akhir minggu setelah AS memperluas sanksi-sanksi yang menyebar ke pasar-pasar keuangan dan menyentuh kepentingan usaha warga-warga terkaya Rusia." | Menurut surat kabar ''Financial Times'' tanggal 21 Maret 2014, "Sampai baru-baru ini, yaitu awal minggu ini, beberapa anggota elit bisnis Moskow tidak perduli terhadap sanksi-sanksi ini. Namun para pengusaha Rusia sekarang tidak tersenyum lagi pada akhir minggu setelah AS memperluas sanksi-sanksi yang menyebar ke pasar-pasar keuangan dan menyentuh kepentingan usaha warga-warga terkaya Rusia." | ||
| Baris 200: | Baris 219: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Platform Krimea]] | * [[Platform Krimea]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [https://www.academia.edu/6481091/A_treaty_of_accession_of_the_Republic_of_Crimea_and_Sebastopol_to_the_Russian_Federation._Unofficial_English_translation_with_little_commentary Sebuah terjemahan tidak resmi dalam Bahasa Inggris dari dokumen kesepakatan penggabungan Republik Krimea dan Sevastopol ke Federasi Rusia.] | * [https://www.academia.edu/6481091/A_treaty_of_accession_of_the_Republic_of_Crimea_and_Sebastopol_to_the_Russian_Federation._Unofficial_English_translation_with_little_commentary Sebuah terjemahan tidak resmi dalam Bahasa Inggris dari dokumen kesepakatan penggabungan Republik Krimea dan Sevastopol ke Federasi Rusia.] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aneksasi+Krimea+2014&oldid=29227469 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29227469 (2026-05-14T14:11:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.39

Aneksasi Krimea oleh Federasi Rusia adalah proses pengambilan dengan paksa wilayah keseluruhan semenanjung Krimea oleh Rusia yang terlaksana pada tahun 2014. Banyak negara di dunia menentangnya dan menyebutnya sebagai aneksasi atau pencaplokan wilayah Krimea yang diklaim Ukraina oleh Rusia. Mulai tanggal 21 Maret 2014 Rusia memerintah Krimea sebagai dua subjek federal: Republik Krimea dan kota federal Sevastopol.
Penggabungan ini terjadi pada puncak kritis dalam Krisis Krimea 2014 yang disebabkan oleh intervensi militer Rusia di Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol pada bulan Maret 2014. Kedua daerah ini sebelumnya merupakan bagian administrasi Ukraina. Pasukan bertopeng hijau tanpa penanda, yang diidentifikasi sebagai militer Rusia oleh banyak sumber internasional, menduduki gedung Majelis Tinggi Krimea,[1][2] yang mengakibatkan diangkatnya sebuah pemerintahan pro Rusia pimpinan Aksyonov di Krimea, Proklamasi Kemerdekaan Republik Krimea dan pengadaan sebuah referendum yang tidak sesuai dengan Undang-undang Dasar Krimea, dan disebut oleh seorang wartawan BBC News yang bernama John Simpson sebagai sebuah kudeta yang "luar biasa, cepat, dan sebagian besar tanpa pertumpahan darah".[3]
Peristiwa ini banyak mengundang kontroversi di banyak kalangan dunia internasional dan dikecam oleh banyak pemimpin dunia pula, begitu pula oleh NATO, yang menganggapnya sebagai sebuah pencaplokan ilegal wilayah Ukraina. Hal ini dianggap bertentangan dengan Memorandum Budapes 1994 mengenai kedaulatan dan keutuhan wilayah Ukraina yang telah ditandatangani Rusia.[4] Selain itu, Pemerintahan Yatsenyuk yang saat itu bertanggung-jawab atas urusan dalam negeri Ukraina menegaskan bahwa dalam proses ini ada tujuh pasal dari Konstitusi Ukraina yang dilanggar, termasuk kewajiban Krimea untuk meminta pemulihan dari Ukraina sebelumnya, sebelum diberikan hak resmi untuk melaksanakan proses yang melampaui hak politik dalam hal ini.
Di sisi lain, Rusia mengecam keras bahwa proses integrasi ini dicap sebagai "pencaplokan", karena hal ini "menghina penduduk Semenanjung Krimea",[5] dan menganggap proses ini sebagai integrasi Republik Krimea yang merdeka setelah Krimea dan Sevastopol bergabung dan lalu meminta izin untuk masuk ke Rusia sesuai dengan pemilihan rakyat, yang menurut pendapat Rusia mencerminkan keinginan rakyat bergabung dengan negara yang lebih besar. Ukraina membantah hal ini, karena tidak mengakui kemerdekaan Republik Krimea atau integrasi tersebut dengan Rusia sebagai hal yang sah secara hukum.[6] Sesi Umum PBB juga menolak pemilihan dan aneksasi ini, lalu menyetujui sebuah resolusi yang tidak mengikat yang menekankan "keutuhan wilayah Ukraina sesuai dengan perbatasan-perbatasannya yang diakui secara internasional".[7][8]
Latar belakang
Dari tahun 1783, Krimea merupakan wilayah Kekaisaran Rusia, yang dimasukkan ke dalamnya sebagai . Pada tahun 1796, Krimea dilebur masuk ke Kegubernuran Novorossiysk, dan pada tahun 1802, daerah ini dipisahkan lagi dan dijadikan Kegubernuran Taurida. Setelah Revolusi Oktober 1917, pada tahap-tahap awal Perang Saudara Rusia, beberapa bentuk pemerintahan yang tidak tahan lama didirikan (Republik Rakyat Krimea, Pemerintahan Daerah Krimea, Republik Sosialis Soviet Krimea). Namun kemudian bentuk-bentuk pemerintahan ini disusul dengan pemerintahan Rusia Putih (Komando Umum Angkatan Bersenjata Rusia Selatan), lalu Pemerintahan Rusia Selatan, dan akhirnya integrasi Republik Otonom Soviet Sosialis Krimea ke Uni Soviet. Setelah Perang Dunia 2 dan deportasi suku bangsa Tatar Krimea, status Republik Otonom Soviet Sosialis Krimea diturunkan derajatnya, otonominya dihapus pada tahun 1946, dan dijadikan sebagai Oblast saja.
Pada tahun 1954, Oblast Krimea dipindahkan hak miliknya dari Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia ke Republik Sosialis Soviet Ukraina sesuai dekret Presidium Soviet Tertinggi negara Uni Soviet. Namun kurang jelas waktu itu, apakah pemindahan hak ini juga menyangkut kota terbesar di semenanjung ini, yaitu Sevastopol, yang memiliki status istimewa di Uni Soviet pasca perang[9] dan pada tahun 1993 oleh Majelis Soviet Tertinggi Rusia diklaim sebagai bagian dari Rusia[10] sehingga menghasilkan sebuah persengketaan wilayah dengan Ukraina.[11]
Pada tahun 1989, di bawah perestroika, Majelis Soviet Tertinggi menyatakan deportasi suku bangsa Krimea Tatar yang dilakukan di bawah pemerintahan Josef Stalin adalah ilegal,[12] dan suku bangsa ini, yang pada umumnya beragama Islam, diperbolehkan kembali ke Krimea.[13]
Pada tahun 1990, Majelis Soviet Krimea mengusulkan supaya Republik Soviet Sosialis Otonom Krimea dipulihkan lagi.[14] Oblast ini lalu mengadakan sebuah referendum pada tahun 1991, di mana ditanyakan setuju atau tidak setuju Krimea derajatnya dinaikkan menjadi penandatangan Perjanjian Uni Baru (maksudnya menjadi sebuah Republik di Uni Soviet). Namun pada saat itu pembubaran Uni Soviet telah berlangsung. Republik Otonom Sosialis Soviet Krimea baru dipulihkan kurang dari setahun sebelum Ukraina memerdekakan diri pada tahun 1991. Ukraina yang baru saja merdeka melanjutkan status otonom Krimea,[15] sementara Majelis Tertinggi Krimea menekankan "kedaulatan negara" di semenanjung ini.[16][17]
Pada tanggal 21 Mei 1992, Majelis Soviet Tertinggi Rusia menyetujui sebuah resolusi yang menyatakan bahwa pemindahan hak Krimea pada tahun 1954 tidak berlaku dan menyerukan negosiasi tiga partai mengenai status semenanjung ini. Konfrontasi antara presiden dan parlemen Rusia, yang berkembang menjadi krisis konstitusi Rusia pada tahun 1993, mencegah pernyataan berpengaruh di Krimea ataupun Ukraina.[18]
Dari tahun 1992 sampai 1994, beberapa gerakan politik Rusia mencoba memisahkan Krimea dari Ukraina. Pemilu kedaerahan tahun 1994 mewakili titik tinggi bagi faksi politik pro Rusia di Krimea.[19] Namun pemilu ini hadir pada sebuah waktu yang sulit bagi orang-orang Krimea yang ingin bergabung lagi dengan Rusia, sebab pemerintahan Rusia sedang terlibat politik pendekatan dengan dunia Barat, dan pemerintahan Ukraina bertekad bulat membela kedaulatannya. Faktor-faktor ini memungkinkan pihak berwenang Ukraina untuk menghapuskan kepresidenan dan konstitusi Krimea pada tahun 1995,[20][21] tanpa campur tangan atau protes berarti dari negara jiran Rusia di sebelah timur. Sesudah itu, gerakan pro Rusia sebagian besar menyusut, dan pada tahun 1998, kaum separatis kalah dalam pemilu Majelis Tertinggi Krimea.[22]
Pada dasawarsa 2000-an, ketika ketegangan antara Rusia dan beberapa tetangganya meningkat, kemungkinan terjadinya konflik Rusia-Ukraina mengenai Krimea pun ikut meningkat. Sebuah laporan Council on Foreign Relations yang diterbitkan pada tahun 2009 mengutarakan sebuah skenario di mana Rusia bisa saja mengintervensi di Krimea untuk "melindungi sesama warga Rusia", kemungkinan dengan dukungan suku bangsa Tatar Krimea.[23]
Euromaidan dan Revolusi Ukraina 2014
Gerakan Euromaidan bermula pada akhir bulan November 2013 dengan unjuk rasa di Kyiv melawan Presiden Viktor Yanukovych, yang memenangi pemilihan presiden 2010 di Ukraina dengan dukungan kuat dari Republik Otonom Krimea dan Ukraina bagian selatan serta timur.
Pemerintahan Krimea sangat mendukung Yanukovych dan mengecam keras aksi unjuk rasa: "Mereka mengancam kestabilan politik negara". Dewan Tertinggi Krimea mendukung keputusan Pemerintahan Azarov dalam menunda negosiasi Kesepakatan Asosiasi Ukraine-Uni Eropa dan mendesak warga Krimea untuk "menguatkan tali persahabatan dengan daerah-daerah Rusia".[24][25][26]
Pada tanggal 4 Februari 2014, Presidium Majelis Tertinggi Krimea mempertimbangkan untuk mengadakan sebuah referendum mengenai status semenanjung ini, dan meminta pemerintahan Rusia untuk menjamin pemilihan yang akan berjalan.[27] Dinas intelijen Ukraina menanggapinya dengan memulai sebuah kasus kriminal untuk menyelidiki kemungkinan "subversi" keutuhan wilayah Ukraina.[28]
Protes Euromaidan memuncak pada bulan Februari 2014, dan Yanukovych bersama banyak menterinya melarikan diri dari ibu kota. Setelah faksi-faksi oposisi dan pembelot dari partai-partai di daerah-daerah pimpinan Yanukovych menggalang sebuah kuorum parlemen di Verkhovna Rada, pada tanggal 22 Februari badan legislatif nasional ini memilih untuk mencopot Viktor Yanukovich dari jabatannya dengan alasan bahwa ia tidak bisa melaksanakan tugas-tugasnya,[29] meskipun kuorum badan legislatif ini saat itu kurang dari tiga perempat jumlah total kursi anggota parlemennya yang diperlukan sesuai konstitusi yang berlaku saat itu. Mengenai hal ini, Rada juga memilih untuk menghapus pembatasan ini.[30][31][32]
Keputusan ini dianggap sebagai kudeta oleh banyak orang di Ukraina dan Rusia,[33] meskipun hal ini di dunia internasional diakui secara luas.[34]
Perubahan pemerintahan daerah dan intervensi Rusia
Revolusi Ukraina pada tahun 2014 ini melawan Yanukovich memicu sebuah krisis politik di Krimea yang awalnya bermula dengan unjuk rasa menentang pemerintahan pusat yang baru, tetapi segera bereskalasi berkat dukungan Rusia yang terang-terangan terhadap kaum separatis, sebuah keadaan yang tidak ada dalam 20 tahun sebelumnya. Pada tanggal 27 Februari, pasukan yang tidak dikenal dan diduga keras sebagai para komando Rusia merebut gedung Dewan Tertinggi Krimea (DPRD) dan gedung-gedung kementerian lainnya di Simferopol.[35][36] bendera-bendera Rusia lalu dinaikkan ke atas gedung-gedung ini,[37] lalu barikade-barikade didirikan di luarnya.[38] Sementara pasukan tidak dikenal ini masih menduduki gedung-gedung pemerintahan di Simferopol, Dewan Tertinggi Krimea membubarkan pemerintahan, lalu melalui rapat memilih Sergey Aksyonov, ketua Partai Persatuan Rusia yang merupakan partai minoritas, sebagai Perdana Menteri Krimea. Pengangkatan ini dianggap cacat hukum oleh pemerintah Ukraina.[39] Baik Aksyonov maupun ketua parlemen, Vladimir Konstantinov, menyatakan bahwa mereka menganggap Viktor Yanukovych sebagai presiden Ukraina secara de jure, dan mereka bisa meminta bantuan Rusia melaluinya.[40] Pada hari yang sama, semakin banyak pasukan dengan seragam yang tak ditandai mendirikan pos penjagaan keamanan di Tanah Genting Perekop dan Semenanjung Chongar yang memisahkan Krimea dari daratan Ukraina. Kali ini mereka dibantu oleh Berkut, polisi anti huru-hara Krimea.[41][42][43][44][45] Dalam waktu beberapa jam saja, Ukraina hubungannya diputus secara efektif dari Krimea.
Pada tanggal 1 Maret 2014, Aksyonov mendeklarasikan bahwa pihak berwenang de facto Krimea baru akan memerintah wewenangnya di semua markas militer Ukraina di semenanjung Krimea. Ia juga meminta Presiden Rusia, Vladimir Putin, pendukung utama Yanukovych secara internasional dan penjaminnya, untuk "membantu menjamin kedamaian dan ketertiban umum" di Krimea.[46]
Putin segera mendapatkan otorisasi dari Dewan Federasi Rusia untuk memerintahkan sebuah intervensi Rusia di Ukraina pada tahun 2014 tersebut "sampai normalisasi suasana sosio-politik negara itu".[47][48]
Gerakan militer Putin yang cepat mengakibatkan protes dari para intelektual, dan demonstrasi-demonstrasi terjadi di Moskow menentang kampanye militer Rusia di Krimea. Pada tanggal 2 Maret 2014, pasukan Rusia bergerak dari markas Angkatan Laut di Sevastopol, dan dengan dibantu pasukan, kendaraan lapis baja, dan helikopter dari daratan Rusia, berhasil menguasai Semenanjung Krimea. [49][50][51] Pasukan Rusia bergerak di Krimea tanpa menggunakan tanda pengenal. Walau banyak media yang melaporkannya dan ada pernyataan-pernyataan dari pemerintah Ukraina dan asing yang menyebut pasukan-pasukan ini sebagai tentara Rusia, pihak berwenang Rusia membantahnya dan mengeklaim bahwa mereka adalah "satuan-satuan bela diri", maka pemerintah Rusia tidak punya wewenang atas mereka.[52] Bahkan sampai tanggal 17 April, Menteri Luar Negeri Rusia, Lavrov, masih menyatakan bahwa tidak ada pasukan cadangan Angkatan Bersenjata Rusia yang berada di wilayah Krimea.[53]
Namun pada akhirnya pihak berwenang Rusia mengakui keberadaan pasukan mereka. Pada tanggal 17 April 2014, Putin mengaku bahwa militer Rusia mendukung milisi separatis Krimea, dengan berkata bahwa intervensi Rusia diperlukan "untuk memastikan suasana yang layak bagi rakyat Krimea agar dapat mengutarakan keinginan mereka".[54] Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoygu, menyatakan bahwa aksi-aksi militer Rusia di Krimea dilaksanakan oleh pasukan-pasukan dari Armada Laut Hitam, dan bisa dibenarkan karena adanya "ancaman terhadap kehidupan warga Krimea" dan "bahaya disitanya prasarana militer Rusia oleh kaum ekstrimis".[55]
Ukraina mengeluh bahwa dengan menaikkan jumlah pasukannya di Krimea, Rusia melanggar perjanjian mengenai penempatan markas besar Armada Laut Hitam-nya di Sevastopol[56] dan dengan demikian melanggar kedaulatan Ukraina.[57]
Amerika Serikat dan Britania Raya juga menuduh Rusia melanggar pasal-pasal Memorandum Budapes mengenai Jaminan Keamanan, di mana Rusia, AS, dan Britania Raya telah menekankan kewajiban mereka untuk berpantang menggunakan kekerasan atau melanggar kedaulatan wilayah atau mengancam kemerdekaan Ukraina.[58] Pemerintah Rusia menyatakan bahwa Memorandum Budapes ini tidak menyangkut "proses internal yang rumit" di Krimea.[59][60]
Kendala hukum penggabungan dengan Rusia
Menurut Undang-undang Dasar Rusia, bergabungnya subjek-subjek federal baru diatur oleh undang-undang konstitusi federal (pasal 65.2).[61] Undang-undang ini diterima pada tahun 2001, dan menjabarkan bahwa bergabungnya sebuah negara baru atau bagian dari negara tersebut ke Rusia, akan berdasarkan kesepakatan bersama antara Federasi Rusia dan negara yang bersangkutan serta akan berlangsung sesuai dengan kesepakatan internasional antara dua negara. Selain itu, hal ini harus diawali oleh negara yang bersangkutan, bukan oleh suatu bagiannya atau oleh Rusia..[62] Undang-undang ini tampaknya mewajibkan Ukraina untuk memulai negosiasi bersangkutan dengan penggabungan Krimea ke Rusia.
Pada tanggal 28 Februari 2014, anggota parlemen Rusia, Sergey Mironov, bersama beberapa anggota Duma lainnya, memperkenalkan sebuah rancangan undang-undang untuk mengubah prosedur penambahan subjek federal ke Rusia. Sesuai rancangan undang-undang ini, penggabungan bisa dilakukan oleh sebuah bagian dari sebuah negara, dengan syarat bahwa "tidak ada pemerintah berdaulat yang memerintah secara efisien di negara asing"; permintaan ini bisa diminta oleh lembaga-lembaga daerah tingkat bawah dari negara yang bersangkutan atau berdasarkan referendum yang telah diadakan di daerah tingkat bawah, sesuai dengan hukum nasional yang bersangkutan.[63] Komisi Venesia menyatakan bahwa rancangan undang-undang ini melanggar "terutama asas-asas dasar keutuhan wilayah, kedaulatan nasional, asas non-intervensi atau tidak turut mencampuri urusan negara lain, dan pacta sunt servanda", dan dengan demikian tidak sesuai dengan hukum internasional.[64]
Pada tanggal 11 Maret 2014, baik Dewan Tertinggi Krimea dan Dewan Kota Sevastopol menyetujui proklamasi kemerdekaan, yang menyatakan keinginan mereka untuk merdeka dan meminta bergabung dengan Rusia apabila permintaan penggabungan yang akan ditanyakan di dalam referendum yang direncanakan mendapatkan hasil mayoritas. Proklamasi ini secara langsung menyinggung preseden Kemerdekaan Kosovo, di mana warga Albania di Provinsi Otonom Kosovo dan Metohiya menyatakan kemerdekaan mereka dari Serbia (sekutu Rusia) sebagai Republik Kosovo. Aksi unilateral ini ditentang oleh Rusia secara sengit. Banyak analis memandang proklamasi kemerdekaan Krimea ini sebagai suatu usaha terselubung untuk merintis jalan pencaplokan Krimea oleh Rusia.[65]
Rencana pihak berwenang Krimea untuk memproklamasikan kemerdekaan dari Ukraina membuat rancangan undang-undang Mironov tidak diperlukan lagi. Maka pada tanggal 20 Maret 2014, dua hari setelah perjanjian penggabungan ditandatangani, rancangan undang-undang ini lalu ditarik oleh para pengusulnya.[66]
Referendum status Krimea
Pada tanggal 27 Februari, setelah pengambilalihan gedung, Dewan Tertinggi Krimea memilih untuk mengadakan referendum pada tanggal 25 Mei, dengan pertanyaan pertama apakah Krimea harus menaikkan derajat otonominya di dalam Ukraina.[67] Tanggal referendum ini lalu dimajukan dari 25 Mei ke 30 Maret.[68] Sebuah pengadilan Ukraina menyatakan referendum ini melanggar hukum.[69]
Pada tanggal 4 Maret, Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan bahwa Rusia tidak punya rencana mencaplok Krimea. Ia mengatakan mengenai semenanjung ini bahwa "hanya warga Krimea dengan persyaratan memiliki hak mengungkapkan keinginan dan keamanan yang bisa menetapkan masa depan mereka".[70] Putin lalu mengaku bahwa pada bulan Maret awal ada "jajak pendapat rahasia" yang diadakan di Krimea, di mana menurutnya, membuahkan hasil bahwa mayoritas besar penduduk mendukung penggabungan Krimea dengan Rusia.[71]
Pada tanggal 6 Maret, jadwal referendum dimajukan menjadi 16 Maret oleh Dewan Tertinggi Krimea dan tujuannya diubah dengan ditambahi pertanyaan apakah Krimea harus berintegrasi dengan Rusia atau kembali kepada Konstitusi tahun 1992 yang baru saja ditangguhkan oleh pemerintah Ukraina. Berbeda dengan referendum sebelumnya, referendum ini tidak memuat opsi untuk mempertahankan status quo kepemerintahan seperti termaktub dalam Konstitusi tahun 1998.[72]
Pada tanggal 14 Maret, Referendum Status Krimea dianggap melanggar UUD oleh Mahkamah Konstitusi Ukraina,[73] dan sehari kemudian, Verkhovna Rada secara resmi membubarkan parlemen Krimea.[74]
Meski ditentang oleh Kyiv, referendum tetap diadakan. Hasil resmi menunjukkan 95% pemilih di Krimea dan Sevastopol ingin bergabung dengan Rusia.[75] Oleh beberapa pihak, hasil referendum ini dipertanyakan.[76] Sebuah laporan yang ditulis oleh Evgeny Bobrov, anggota Dewan HAM lembaga kepresidenan Rusia, memberikan kesan bahwa hasil resmi ini dibesar-besarkan; sejatinya hanya 15-30% penduduk Krimea yang memilih bergabung dengan Rusia.[77][78][79]
Dasar untuk melaksanakan referendum juga dikritik secara luas oleh pemerintah asing dan pers Ukraina serta internasional. Siapapun yang memiliki kewarganegaraan Rusia, apakah bertempat tinggal di Krimea atau tidak, dibolehkan ikut pemilu. Walau demikian, Rusia membela integritas proses pemilu, dan sejumlah pengamat Eropa, terutama dari kalangan sayap kanan dan partai politik kanan jauh yang beraliansi dengan Putin, menyatakan bahwa referendum ini dilaksanakan secara bebas dan adil.[80][81][82]
Republik yang telah memisahkan diri
Pada tanggal 17 Maret, setelah ada pengumuman resmi hasil referendum, Dewan Tertinggi Krimea resmi memproklamasikan kemerdekaan Republik Krimea, yang terdiri atas wilayah Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol, yang memiliki status istimewa di di dalam republik ini.[83] Parlemen Krimea mengumumkan "penangguhan sebagian Undang-undang Ukraina" dan mulai menasionalisasikan beberapa BUMN dan BUHN Ukraina yang terletak di Semenanjung Krimea seperti, pelabuhan-pelabuhan Ukraina[84] dan properti Chornomornaftogaz.[85] Parlemen juga secara resmi meminta kepada pemerintah Rusia untuk menerima negara yang baru saja memerdekakan diri ini di Federasi Rusia.[86] Pada hari yang sama, Dewan Tertinggi Krimea secara de facto mengubah namanya menjadi Dewan Negara Krimea,[87] dan memutuskan Rubel Rusia sebagai mata uang resmi bersama dengan Hryvnia Ukraina,[88] serta mengumumkan Krimea akan mengubah waktunya mengikuti Waktu Moswa (UTC+4) pada 30 Maret.[89]
Secara resmi Putin mengakui Republik Krimea melalui Dekret Presiden[90] dan menyetujui masuknya Krimea dan Sevastopol sebagai subjek federal Rusia.[91]
Perjanjian penggabungan dan dampaknya
Perjanjian Integrasi Republik Krimea ke Rusia ditandatangai antara wakil Republik Krimea (termasuk Sevastopol, yang bergabung secara singkat dengan Krimea) dan Federasi Rusia pada 18 Maret 2014 yang menjabarkan persyaratan-persyaratan untuk penggabungan langsung Republik Krimea dan Sevastopol sebagai subjek federal Rusia dan bagian dari Federasi Rusia. Perjanjian ini diratifikasi oleh Majelis Federal pada tanggal 21 Maret 2014.[92][93] Pada tanggal 19 Maret, Putin mengirimkan rancangan Perjanjian Reunifikasi Krimea dengan Rusia ke majelis rendah parlemen dan sebuah amendemen konstitusi untuk mendirikan dua daerah tambahan Federasi Rusia.[94] Mahkamah Konstitusi Rusia berpendapat bahwa perjanjian ini sesuai dengan Undang-undang Dasar Rusia. Mahkamah mengadakan rapat dalam sebuah sesi darurat setelah diminta secara resmi oleh Presiden Vladimir Putin untuk membahas konstitusionalitas perjanjian ini.[95][96] Setelah Mahkamah Konstitusi Rusia menetapkan konstitusionalitas perjanjian ini, Duma Negara juga meratifikasinya pada tanggal 20 Maret 2014.[97][98] Duma juga menyetujui rancangan undang-undang konstitusi federal yang menerima Krimea dan Sevastopol serta menetapkannya sebagai subjek federal.[99][100] Hanya Ilya Ponomarev, anggota Duma dari Partai Rusia Yang Benar (Cправедливая Poccия Spravedlivaya Rossiya), yang menentang. Sehari kemudian, perjanjian ini dan amendemen yang diperlukan untuk mengubah Pasal 65 UUD Rusia (yang menyenaraikan subjek-subjek Federal Rusia) diratifikasi oleh Dewan Federasi,[101] dan hampir secara langsung ditandatangani menjadi undang-undang yang berlaku oleh Putin.[102] Bergabungnya Krimea ke Federasi Rusia dianggap berlaku surut sejak 18 Maret 2014, ketika Putin dan para pemimpin Krimea menandatangani draf perjanjian.[103]
Pada tanggal 24 Maret, Ukraina memerintahkan penarikan semua anggota Angkatan Bersenjatanya dari Krimea.[104] Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa kurang-lebih setengah dari pasukan Ukraina di Krimea membelot ke Rusia.[105][106]
Pada tanggal 27 Maret 2014, Sidang Umum PBB menyetujui sebuah resolusi yang tidak mengikat, yang menyatakan bahwa Referendum Krimea dan penggantian statusnya tidaklah sah, dengan perbandingan suara 100 lawan 11 serta 58 abstain dan 24 tidak hadir.[107][108]
Krimea dan Sevastopol berpindah waktu ke Waktu Moskow pada akhir Maret.[109][110]
Pada tanggal 2 April 2014, Rusia secara resmi menangguhkan Pakta Kharkov 2010 dan Perjanjian Pembagian terhadap status dan kondisi Armada Laut Hitam.[111] Putin mengutip "integrasi Republik Krimea dan Sevastopol ke Rusia" yang menghasilkan "berakhirnya hubungan penyewaan" sebagai alasan penangguhan.[112] Pada hari yang sama, ia menandatangai sebuah dekret yang secara resmi merehabilitasi orang-orang Tatar Krimea yang dideportasi dari tanah mereka pada tahun 1944, beserta suku-suku minoritas yaitu suku bangsa Armenia, Jerman, Yunani, dan Bulgaria di daerah yang sama, yang juga dideportasi oleh Stalin pada dasawarsa 1940-an.
Pada tanggal 11 April 2014, Konstitusi Republik Krimea dan Undang-undang Kota Sevastopol disetujui,[113] dan pada hari yang sama, subjek-subjek federal yang baru ini ikut disenaraikan di UUD Rusia baru yang telah direvisi dan diterbitkan.[114]
Transisi dan dampaknya
Jumlah wisatawan yang mengunjungi Krimea pada tahun 2014 diperkirakan akan lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya karena adanya kekhawatiran terhadap situasi politik.[115] Pemerintah Krimea berharap wisatawan Rusia akan mengalir masuk.[116] Pemerintah Rusia juga berencana untuk mempromosikan Krimea sebagai resor dan menyediakan tamasya bersubsidi bagi anak-anak dan pegawai negeri.[117]
Kantor berita Novinite dari Sofia menyatakan bahwa menurut surat kabar Jerman Die Welt, pencaplokan Krimea secara ekonomi merugikan Federasi Rusia, yang harus mengeluarkan miliaran Euro per tahun untuk membayar gaji dan pensiun. Selain itu, Rusia harus melaksanakan proyek-proyek besar untuk menghubungkan Krimea ke saluran air dan jaringan energi Rusia, sebab Krimea tidak memiliki hubungan tanah langsung dengan Rusia dan pada saat ini mendapatkan air, gas, dan listrik dari daratan Ukraina. Ini mengharuskan Rusia untuk membangun jembatan dan pipa air di Selat Kerch. Selain itu, Novinite juga melaporkan bahwa seorang pakar Ukraina bercerita kepada Die Welt bahwa Krimea "tidak akan bisa menarik wisatawan".[118]
Surat kabar bisnis Rusia, Kommersant, menyatakan pendapat bahwa Rusia tidak akan mendapatkan apa-apa secara ekonomi dengan bergabungnya Krimea, yang secara industri belum begitu berkembang. Di sana hanya ada beberapa pabrik besar, dan produksi brutonya per tahun hanya $ 4 miliar. Surat kabar ini juga menyatakan bahwa semuanya harus dibawa ke sana melalui laut dari Rusia, dan ini akan menghasilkan naiknya semua harga. Selain itu, untuk menanggulangi turunnya standar hidup warga Krimea, Rusia harus menyubsidi warga Krimea selama beberapa bulan. Secara total, Kommersant memperkirakan biaya integrasi Krimea ke Rusia berjumlah kurang lebih $ 30 miliar untuk dasawarsa mendatang, alias $3 miliar per tahunnya.[119]
Di sisi lain, pakar minyak barat memperkirakan bahwa dengan berintegrasinya Krimea ke Rusia, yang berarti penguasaan daerah di Laut Hitam yang lebih dari tiga kali wilayah tanah Krimea, Rusia mendapatkan akses ke cadangan minyak dan gas bumi yang kemungkinan besar bernilai triliunan dolar. Hal ini juga mencabut peluang Ukraina untuk bisa mandiri dalam kebutuhan energinya. Secara langsung, menurut para analis, integrasi Krimea memungkinkan Moskow untuk mengubah rute pipa Aliran Selatan, dan dengan ini Rusia bisa menghemat uang, waktu, dan tantangan pembangunan. Selain itu, hal ini juga memungkinkan Rusia untuk menghindar membangun pipa di wilayah teritorial Turki. Pada rancangan aslinya, hal ini wajib dilakukan untuk menghindari wilayah Ukraina.[120][121]
Pengusaha Chechnya-Rusia, Ruslan Baisarov, menyatakan bahwa ia siap menginvestasikan 12 miliar Rubel dalam pembangungan resor bahari modern di Krimea, yang diperkirakan akan menciptakan lapangan kerja untuk 1.300 orang. Ramzan Kadyrov, pemimpin Chechnya, menyatakan bahwa pengusaha Chechnya lainnya juga berencana berinvestasi di Krimea.[122]
Dinas Federal Rusia Urusan Komunikasi memperingatkan bahwa pada periode transisi para operator Rusia harus mengubah kapasitas penomoran dari para pelanggan. Kode negara akan diubah dari Ukraina +380 menjadi Rusia +7. Kode wilayah di Ukraina bermula dengan 65, tetapi pada kode negara +7, kode wilayah yang bermula dengan 6 diberikan kepada Kazakhstan, yang juga memiliki kode negara +7 sebagai sesama negara ahli waris Uni Soviet. Maka kode-kode wilayah di Krimea harus diubah. Penyelia memberikan kode 869 kepada Sevastopol, dan Semenanjung Krimea secara keseluruhan mendapatkan kode 365.[123] Pada masa integrasi dengan Rusia, para penyelia pelayanan telepon dan internet di Krimea dan Sevastopol dihubungkan ke dunia luar melewati wilayah Ukraina.[124] Menteri Komunikasi Rusia, Nikolai Nikiforov, mengumumkan lewat kicauannya di akunnya di Twitter bahwa kode pos sekarang memiliki enam angka. Pada kode pos sekarang akan ditambahi angka dua pada awalnya. Sebagai contoh, kode pos Simferopol, 95000, akan menjadi 295000.[125] Mengenai perbatasan Krimea, Kepala Badan Federal Rusia untuk Pengembangan Fasilitas Perbatasan Negara (Rosgranitsa), Konstantin Busygin, yang berbicara pada suatu pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin, di Simferopol (ibu kota Krimea) menyatakan bahwa perbatasan negara Rusia di utara Krimea menurutnya sekarang merupakan perbatasan antara Rusia dan Ukraina yang akan dilengkapi dengan fasilitas selengkapnya.[126] Di daerah yang sekarang menjadi perbatasan antara Krimea dan Ukraina, pihak Rusia menggali teluk-teluk yang berupa danau asin yang merupakan perbatasan alami, dan di lajur-lajur tanah yang tersisa mereka membuat tanah tak bertuan yang di kedua sisinya dipasangi pagar berduri. [127] Pada bulan Juni 2014, Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, menandatangani resolusi pemerintah No. 961[128] yang bertarikh Juni 2014 dan menetapkan pos pemeriksaan udara, laut, jalan, dan rel. Keputusan yang diambil menciptakan dasar hukum untuk berfungsinya sistem pos pemeriksaan pada perbatasan Rusia di Republik Krimea dan Sevastopol.[129]
Situasi hak asasi manusia
Pada tanggal 9 Mei 2014, amendemen anti-ekstrimis mulai berlaku setelah dimasukkan ke KUHP Rusia yang sebelumnya disetujui pada bulan Desember 2013. Pasal 280.1 menyatakan penghasutan atas pelanggaran keutuhan wilayah Federasi Rusia[130] (termasuk seruan untuk berpisahnya Krimea dari Rusia[131]) sebagai pelanggaran kriminal di Rusia, dan dihukum dengan denda sebesar 300.000 Rubel atau dihukum penjara selama 3 tahun. Apabila pernyataan seperti ini dilakukan di media massa atau internet, maka hukumannya bisa berupa kerja paksa sampai 480 jam atau penjara selama lima tahun.[132]
Setelah aneksasi, pada tanggal 16 Mei 2014 pihak berwenang pro Rusia di Krimea melarang peringatan tahunan Deportasi Bangsa Tatar Krimea oleh Stalin pada tahun 1944, dengan alasan "kemungkinan adanya provokasi oleh kaum ekstrimis".[133] Sebelumnya, ketika Krimea masih dikuasai oleh Ukraina, peringatan-peringatan ini dilaksanakan setiap tahun. Pihak berwenang pro Rusia juga melarang Mustafa Jemilev (seorang aktivis HAM, pengkritik Soviet, anggota Parlemen Ukraina, dan mantan ketua Majelis Tatar Krimea) untuk masuk ke Krimea.[134] Selain itu, Majelis juga melaporkan bahwa para perwira dinas intelijen Rusia (FSB) menggerebek beberapa rumah warga Tatar Krimea pada pekan yang sama, dengan alasan "kecurigaan terhadap aktivitas teroris". Komunitas Tatar akhirnya tetap juga melakukan peringatan dengan mengadakan pertemuan-pertemuan akbar,[135][136] menentang pelarangan ini.[137] Sebagai tanggapannya, pihak berwenang Rusia menerbangkan helikopter-helikopter di atas pertemuan-pertemuan umum mereka, untuk mengganggu mereka.[138]
Reaksi Ukraina
Segera setelah dimulainya pendudukan wilayah pada bulan Maret, Menteri Luar Negeri Ukraina memanggil Wakil Utama Rusia di Ukraina dan memberinya note verbale untuk memprotes pengakuan Republik Krimea oleh Rusia dan pencaplokannya setelah itu.[139] Dua hari kemudian, Verkhovna Rada mengecam perjanjian ini[140] dan berseru bahwa tindakan-tindakan Rusia merupakan "pelanggaran besar hukum internasional". Rada juga berseru kepada Dunia Internasional untuk tidak mengakui "apa yang disebut Republik Krimea" atau pencaplokan Krimea dan Sevastopol oleh Rusia sebagai subjek federal baru.
Pada tanggal 15 April 2014, Verkhovna Rada menyatakan bahwa Republik Otonom Krimea dan Sevastopol berada di bawah "pendudukan sementara" oleh militer Rusia.[141] Wilayah-wilayah ini juga dianggap sebagai "bagian tak terpisahkan dari Ukraina" dan tunduk terhadap undang-undang Ukraina. Selain itu, sebuah undang-undang istimewa juga ditetapkan oleh Rada, yang membatasi gerakan warga negara asing dari dan ke Semenanjung Krimea dan melarang beberapa aktivitas usaha.[142] Undang-undang ini juga melarang badan-badan negara yang dibentuk dengan melanggar Undang-undang Ukraina dan menyebut bahwa tindakan mereka tidak berlaku secara hukum. Hak-hak pemilu Krimea untuk berpartisipasi dalam Pemilu Ukraina juga ditangguhkan.[143] Undang-undang ini tidak memiliki efek apa pun di Krimea karena adanya keadaan saling tidak mengakui antara Kyiv dan Simferopol.
Reaksi dunia internasional
Resolusi PBB
Resolusi Dewan Keamanan PBB
Pada tanggal 15 Maret 2014, sebuah resolusi yang diprakarsai oleh Amerika Serikat diajukan di dalam rapat Dewan Keamanan PBB untuk menegaskan kembali komitmen dewan ini menjaga "kedaulatan, kemerdekaan, kesatuan, dan keutuhan wilayah Ukraina". Sejumlah 13 anggota dewan mendukung resolusi ini, sementara RRC abstain dan Rusia memveto resolusi ini karena menyatakan bahwa Referedum Krimea 2014 mengenai masa depan Semenanjung Krimea adalah ilegal.[144] Veto Rusia di Dewan Keamanan PBB ini diikuti dengan sebuah referendum yang diadakan secara berhasil pada tanggal 16 Maret 2014 oleh badan legislatif Krimea dan pemerintahan lokal di Sevastopol. Setelah referendum, Republik Krimea memproklamasikan kemerdekaannya dari Ukraina sehari sesudahnya, mencari keanggotan PBB, dan meminta untuk bergabung dengan Federasi Rusia.[145] Pada hari yang sama, Rusia mengakui Krimea sebagai negara berdaulat.[146][147]
Resolusi Sidang Umum PBB
Pada tanggal 27 Maret 2014, Sidang Umum PBB menyetujui sebuah resolusi (resolusi 68/282)[148] yang menuliskan bahwa referendum yang berakhir dengan pencaplokan Krimea oleh Rusia adalah ilegal. Rancangan resolusi yang semula berjudul "Keutuhan wilayah Ukraina" diprakarsai secara bersama oleh Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Kosta Rika, Lituania, Polandia, dan Ukraina. Resolusi ini menegaskan komitmen Sidang Umum untuk menjaga "kedaulatan, kemerdekaan politik, kesatuan, dan keutuhan wilayah Ukraina dalam rangka perbatasan yang diakui secara internasional".
Resolusi ini mencoba menggarisbawahi bahwa referendum yang dilakukan di Krimea dan Sevastopol pada tanggal 16 Maret 2014 tidak berlaku dan tidak bisa dijadikan dasar sebagai perubahan status Republik Otonom Krimea dan Kota Sevastopol. Resolusi ini didukung oleh 100 suara, sementara 11 negara menentangnya dan 58 negara abstain. Resolusi ini tidak mengikat dan pemungutan suara sejatinya hanya simbolis saja.[149]
Pengakuan
Sebagian besar negara di dunia tidak mengakui Krimea dan Sevastopol sebagai bagian dari Federasi Rusia.
Negara-negara yang berada di bawah ini telah mengakui Referendum Krimea 2014.
| Negara | Anggota PBB | Tanggal | Referensi |
|---|---|---|---|
| 17 Maret 2014 | [150] | ||
| 17 Maret 2014 | [151][152] | ||
| 17 Maret 2014 | [153] | ||
| 17 Maret 2014 | [154] | ||
| 18 Maret 2014 | [155] | ||
| 19 Maret 2014 | [156][157][158] | ||
| 19 Maret 2014 | [159] | ||
| 20 Maret 2014 | [160][161] | ||
| 21 Maret 2014 | [162][163] | ||
| 22 Maret 2014 | [164][165] | ||
| 22 Maret 2014 | [166][167] | ||
| 22 Maret 2014 | [168][169] | ||
| 23 Maret 2014 | [170][171][172] | ||
| 27 Maret 2014 | [173] | ||
| 27 Maret 2014 | [174] | ||
| 27 Maret 2014 | [175] | ||
| 27 Maret 2014 | [176] | ||
| 27 Maret 2014 | [177] |
Komentar
Garry Kasparov (pemimpin oposisi Rusia dan mantan juara dunia catur), Zbigniew Brzezinski (mantan penasehat Keamanan Nasional AS), Hillary Clinton (mantan Menteri Luar Negeri AS), Lesya Orobets (anggota parlemen Ukraina), Karel Schwarzenberg (mantan Menteri Luar Negeri Ceska), dan John Baird (Menteri Luar Negeri Kanada) menyamakan tindakan Rusia terhadap Krimea ini dengan tindakan pemerintahan Nazi Jerman terhadap Austria setelah Olimpiade 1936 di Berlin dan sebelum Perang Dunia 2.
Wolfgang Schäuble (Menteri Keuangan Jerman), Angela Merkel (Kanselir Jerman), dan Frank-Walter Steinmeier (Menteri Luar Negeri Jerman) menyatakan bahwa penyamaan tersebut tidak bisa diterima.[178] Walau demikian, Kanselir Merkel juga mengatakan, "Apa yang disebut referendum, proklamasi kemerdekaan, dan integrasi Krimea ke Federasi Rusia menurut pendapat kukuh kami adalah tindakan-tindakan yang melanggar hukum internasional,[179] dan sungguh memalukan bahwa Rusia menyamakan Kemerdekaan Kosovo dengan referendum kemerdekaan Krimea."[180]
Perdana Menteri Britania Raya, David Cameron, menyatakan "Tidak ada penipuan atau proses demokratis yang busuk ataupun rujukan sejarah yang miring bisa menjustifikasi fakta ini; bahwa tindakan Rusia terhadap Krimea ini adalah sebuah penyusupan ke dalam sebuah negara berdaulat dan mengambil bagian tanah wilayahnya tanpa menghormati undang-undang negara tersebut atauvpun hukum internasional".[181]
Presiden AS, Barrack Obama, berkomentar, "Referendum Krimea, yang melanggar UUD Ukraina dan terlaksana dalam keadaan paksa di bawah intervensi militer Rusia, tidak akan diakui oleh Amerika Serikat dan komunitas dunia internasional."[182]
Dewan Eropa dan Komisi Eropa membuat pernyataan bersama, "Uni Eropa tidak mengakui referendum di Krimea yang melanggar hukum dan tidak sah, serta hasilnya."
Mantan Kanselir Jerman Barat, Helmut Schmidt, menyebut tindakan Rusia "sungguh bisa dimengerti", dan menyatakan bahwa sanksi-sanksi yang ditimpakan oleh AS dan Uni Eropa "bodoh".[183]
Senator AS, Lindsey Graham, menyatakan bahwa AS harus berusaha untuk "memacu ekonomi Rusia ke kehancuran".[184]
Presiden Ceska, Miloš Zeman, berkata, "Meski saya mengerti kepentingan mayoritas rakyat Krimea yang berbahasa Rusia, juga bahwa Krimea dicaplokkan ke Ukraina oleh Khrushchev, kami juga memiliki pengalaman dengan Invasi Militer Rusia pada tahun 1968."[185]
Mantan pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev, membela referendum yang menuju ke integrasi dengan Rusia. "Sementara Krimea sebelumnya digabungkan ke Ukraina [pada tahun 1954] berdasarkan Undang-undang Uni Soviet, yang artinya Undang-undang Partai Komunis tanpa bertanya apa pun kepada rakyat, sekarang rakyat sendiri memiliki kesempatan untuk membetulkan kesalahan tersebut." [174]
Sanksi-sanksi ditimpakan kepada sejumlah pejabat dan politikus Rusia serta Krimea untuk mencegah mereka bepergian ke Kanada, AS, dan Uni Eropa.
Jepang juga mengumumkan beberapa sanksi yang lebih lunak daripada AS dan UE. Sanksi-sanksi ini termasuk penangguhan pembicaraan yang terkait dengan topik militer, luar angkasa, investasi, dan persyaratan visa.[186]
Presiden Lituania, Dalia Grybauskaitė, memuji keputusan AS untuk menimpakan sanksi terhadap Rusia, dan mengatakan bahwa Obama memberi contoh yang baik.[187]
Menanggapi sanksi-sanksi yang ditimpakan oleh AS dan UE, Duma atau parlemen Rusia secara unanim menerima resolusi meminta semua anggota Duma dimasukkan ke daftar sanksi.[188] Ketua oposisi, Sergei Mironov, dari Partai Rusia Yang Benar, menyatakan bahwa ia bangga dimasukkan ke daftar sanksi ini, "Saya bangga melihat nama saya berada di daftar hitam. Berarti mereka mengetahui pendapat saya tentang Krimea." [189]
Tiga hari setelah daftar-daftar ini diumumkan, Kementerian Luar Negeri Rusia juga menerbitkan daftar sanksi balasan bagi warga AS, yang memuat sepuluh nama termasuk John Boehner (Ketua Majelis Rendah AS), Senator John McCain, dan dua penasehat Presiden Obama.[190]
Beberapa orang yang mendapatkan sanksi menanggapinya dengan bangga, termasuk John Boehner, John McCain, Bob Menendez, Dan Coats, Mary Landrieu, dan Harry Reid. John Boehner berkata melalui jurubicaranya, Michael Steed, "Ketua Parlemen bangga dimasukkan ke dalam daftar yang bersedia melawan agresi Putin." John McCain berkicau di Twitter, "Saya bangga mendapatkan sanksi dari Putin. Saya tidak akan pernah berhenti melanjutkan usaha dan dedikasi saya bagi kebebasan dan kemerdekaan Ukraina, termasuk Krimea." [191]
Menurut surat kabar Financial Times tanggal 21 Maret 2014, "Sampai baru-baru ini, yaitu awal minggu ini, beberapa anggota elit bisnis Moskow tidak perduli terhadap sanksi-sanksi ini. Namun para pengusaha Rusia sekarang tidak tersenyum lagi pada akhir minggu setelah AS memperluas sanksi-sanksi yang menyebar ke pasar-pasar keuangan dan menyentuh kepentingan usaha warga-warga terkaya Rusia."
Tanggapan dunia kartografi
- National Geographic Society menyatakan bahwa kebijakan mereka adalah "untuk menggambarkan situasi dan realita terkini", dan "jika Krimea secara resmi dianeksasi oleh Rusia, maka akan digambarkan dengan arsir warna abu-abu". Selain itu, mereka juga menyatakan bahwa langkah ini bukan untuk mengakui keabsahan hukum pencaplokan. Sementara itu, sampai bulan April 2014, Krimea masih digambarkan sebagai bagian dari Ukraina.
- Google Maps melukiskan Krimea sebagai wilayah bersengketa bagi sebagian besar pengunjung. Untuk versi Rusia dan Ukraina, Krimea akan ditandai sebagai bagian wilayah negara yang bersangkutan. Google menyatakan bahwa mereka memakai "sumber-sumber yang tepercaya untuk mendapatkan tafsiran garis perbatasan atau klaim yang akurat".
- Yandex menggambarkan Krimea sesuai negara asal pengunjung. Krimea digambarkan sebagai wilayah Rusia jika diakses dari Yandex.ru. Sedangkan jika diakses dari Krim sendiri menggunakan Yandex.ua atau Yandex.ru, pengunjung akan melihatnya sebagai bagian dari Ukraina atau Rusia. Lalu para pengunjung dari dunia akan melihat Krimea sebagai wilayah Rusia. Menurut pernyataan resmi, perusahaan ini mendapat pengunjung dari negara yang berbeda-beda dan "melukiskan realita yang ada saat ini".
- Bing, OpenStreetMap, dan HERE menggambarkan Krimea sebagai wilayah Ukraina. Pada tanggal 5 Juni 2014, OpenStreetMap menggambarkan Krimea sebagai wilayah sengketa.
- Mail.Ru menggambarkan Krimea sebagai wilayah Rusia.
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
- ↑ Putin's Man in Crimea Is Ukraine’s Worst Nightmare. Time.
- ↑ RPT-INSIGHT-How the separatists delivered Crimea to Moscow. Reuters. March 13, 2014.
- ↑ BBC News - Russia's Crimea plan detailed, secret and successful
- ↑ NATO Secretary-General: Russia's Annexation of Crimea Is Illegal and Illegitimate. Brookings. 19 Maret 2014.
- ↑ Лавров назвал оскорбительными заявления Запада об аннексии Крыма. vz.ru. 21 March 2014.
- ↑ Oleksandr Turchynov. Декларація "Про боротьбу за звільнення України" (Declaration "Of the Struggle for the Liberation of Ukraine"). Parliament of Ukraine. 20 Mar 2014.
- ↑ UN General Assembly adopts resolution affirming Ukraine's territorial integrity , China Central Television (28 Maret 2014)
- ↑ United Nations A/RES/68/262 General Assembly. United Nations. 1 Apr 2014.
- ↑ Lihat, sebagai contohnya, A. V. Fedorov. 3.2: Правовой статус Севастополя в составе РСФСР. Universitas Negeri Moskow Publishing. 1997.
- ↑ Севастополь: вчера и сегодня в документах. RAU Corporation. 1993.
- ↑ Ihor Losiev. "Наднахабність" спрацює? Севастополь: псевдоюридичні аргументи Ю.М. Лужкова. day.kyiv.ua. 19 September 2008.
- ↑ Декларация Верховного Совета СССР "О признании незаконными и преступными репрессивных актов против народов, подвергшихся насильственному переселению, и обеспечении их прав". 1989.
- ↑ "Orang-orang Tatar Krimea lalu mulai berhijrah kembali ke tanah asal mereka secara massal pada akhir dasawarsa 1980-an dan dilanjutkan pada awal dasawarsa 1990-an. Penduduk Tatar di Krimea lalu secara cepat melonjak naik menjadi 250.000 dan akhirnya mencapai 270.000 jiwa dan tetap sejumlah demikian pada saat menulis [2001]. Diperkirakan ada sekitar 30.000 sampai 100.000 jiwa yang masih berada di mantan tempat pembuangan mereka di Asia Tengah." Greta Lynn Uehling, The Crimean Tatars (Encyclopedia of the Minorities, Chicago: Fitzroy Dearborn) iccrimea.org
- ↑ ДЕКЛАРАЦИЯ О ГОСУДАРСТВЕННОМ И ПРАВОВОМ СТАТУСЕ КРЫМА. 1990.
- ↑ Про внесення змін і доповнень до Конституції... від 19.06.1991 № 1213а-XII. 19 June 1991.
- ↑ Parlemen Ukraina. Декларация о государственном суверенитете Крыма. Pemerintahan Ukraina.
- ↑ Parlemen Ukraina. О Республике Крым как официальном названии демократического государства Крым. Pemerintah Ukraina. 20 Oct 1999.
- ↑ Alexander Gamov. Руслан Хасбулатов — "КП": Передайте Обаме — Крым и Севастополь могли войти в Россию ещё 20 лет назад! // KP.RU. kp.ru. 12 Maret 2014.
- ↑ Полунов, Александр Юрьевич. Общественные организации русского Крыма: политическая деятельность, стратегии взаимоотношений с властью. Государственное управление. Выпуск № 21. Декабрь 2009 года.
- ↑ Про внесення змін і доповнень до Конституції (Основного Закону) України. Верховна Рада України; Закон від 21.09.1994 № 171/94-ВР
- ↑ Про скасування Конституції і деяких законів Автономної Республіки Крим Верховна Рада України; Закон від 17.03.1995 № 92/95-ВР. 18 March 1995.
- ↑ Полунов, Александр Юрьевич. Общественные организации русского Крыма: политическая деятельность, стратегии взаимоотношений с властью. Государственное управление. Выпуск № 21. Декабрь 2009 года.
- ↑ Steven Pifer. Crisis Between Ukraine and Russia. Center for Preventive Action of the Council on Foreign Affairs. Juli 2009.
- ↑ Кримський парламент вирішив ще раз підтримати Азарова і затаврувати опозицію — Українська правда, 27 ноября 2013
- ↑ Решение ВР АРК от 27.11.2013 № 1477-6/13 "О политической ситуации". rada.crimea.ua. 27 November 2013.
- ↑ Заявление ВР АРК от 22.01.2014 № 29-6/14-ВР "О политической ситуации". rada.crimea.ua. 22 Januari 2014.
- ↑ Защитить статус и полномочия Крыма!. Dewan Tertinggi Krimea. 4 February 2014.
- ↑ Крымские татары готовы дать отпор попыткам отторжения автономии от Украины — Чубаров. УНИАН, 16.02.2014. Unian.net.
- ↑ Archrival Is Freed as Ukraine Leader Flees. The New York Times. 22 February 2014.
- ↑ John Feffer. Who Are These 'People,' Anyway? | John Feffer. Huffingtonpost.com.
- ↑ Rada removes Yanukovych from office, schedules new elections for May 25, Interfax-Ukraine (24 February 2014)
- ↑ Daisy Sindelar. Was Yanukovych's Ouster Constitutional?. Radio Free Europe, Radio Liberty (Rferl.org). 23 Februari 2014.
- ↑ Lavrov: If West accepts coup-appointed Kiev govt, it must accept a Russian Crimea — RT News. Rt.com. 2014-03-30.
- ↑ Ukraine MPs appoint interim president as Yanukovych allies dismissed – 23 February as it happened. 23 Februari 2014.
- ↑ http://www.nytimes.com/2014/02/28/world/europe/crimea-ukraine.html?_r=0
- ↑ Lessons identified in Crimea – does Estonia‘s national defence model meet our needs?. 5 May 2014.
- ↑ Marie-Louise Gumuchian. Gunmen seize government buildings in Ukraine's Crimea, raise Russian flag. CNN. 27 Februari 2014.
- ↑ Украинский депутат объявил о бунте крымского «Беркута»
- ↑ Турчинов издал указ о незаконности избрания нового премьера Крыма. 1 March 2014.
- ↑ Крымские власти объявили о подчинении Януковичу. lenta.ru. 28 February 2014.
- ↑ Украинский депутат объявил о бунте крымского «Беркута»
- ↑ ПОСТ "ЧОНГАР" КОНТРОЛИРУЕТ КРЫМСКИЙ "БЕРКУТ" ПОДЧИНЕННЫЙ ЯНУКОВИЧУ видео - 27 Февраля 2014 - "Новый Визит" Генический информационный портал.
- ↑ На Чонгарском перешейке дежурит «Беркут» и некие гражданские лица
- ↑ Под Армянск стянулись силовики из «Беркута»
- ↑ Lenta.ru: Бывший СССР: Украина: СМИ сообщили о блокпостах «Беркута» на въездах в Крым
- ↑ Премьер-министр Крыма попросил Путина о помощи. ITAR-TASS.
- ↑ Владимир Путин внёс обращение в Совет Федерации. kremlin.ru.
- ↑ Постановление Совета Федерации Федерального Собрания Российской Федерации от 1 марта 2014 года № 48-СФ "Об использовании Вооруженных Сил Российской Федерации на территории Украины". council.gov.ru.
- ↑ Russian Parliament approves use of army in Ukraine.
- ↑ Shaun Walker. Russian takeover of Crimea will not descend into war, says Vladimir Putin. The Guardian. 4 March 2014.
- ↑ Sangwon Yoon. Russia Stays in Ukraine as Putin Channels Yanukovych Request. Bloomberg News. 4 March 2014.
- ↑ Russia says cannot order Crimean 'self-defense' units back to base.
- ↑ Speech by the Russian Foreign Minister Sergey Lavrov and his answers to questions from the mass media summarising the meeting with EU, Russian, US and Ukrainian representatives, Geneva, 17 April 2014.
- ↑ Direct Line with Vladimir Putin. kremlin.ru. 17 April 2014.
- ↑ Шойгу: действия Минобороны РФ в Крыму были вызваны угрозой жизни мирного населения. ITAR-TASS. 4 April 2014.
- ↑ Russia redeploys ships of Baltic and Northern fleets to Sevastopol, violates agreement with Ukraine. Ukrinform. 3 Marer 2014.
- ↑ telegraph.co.uk: "Vladimir Putin's illegal occupation of Crimea is an attempt to put Europe's borders up for grabs" (Crawford) 10 Mar 2014. blogs.telegraph.co.uk.
- ↑ Joint Statement by the United States and Ukraine . Kementerian Luar Negeri Ukraina
- ↑ Медведев: Россия не гарантирует целостность Украины, BBC
- ↑ Pernyataan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia
- ↑ Constitution of the Russian Federation.
- ↑ Opinion on "Whether Draft Federal constitutional Law No. 462741-6 on amending the Federal constitutional Law of the Russian Federation on the procedure of admission to the Russian Federation and creation of a new subject within the Russian Federation is compatible with international law" endorsed by the Venice Commission at its 98th Plenary Session (Venice, 21-22 March 2014). Komisi Venesia. 21–22 Maret 2014.
- ↑ Draft Federal Constitutional Law of the Russian Federation "amending the Federal Constitutional Law on the Procedure of Admission to the Russian Federation and creation of a new subject of the Russian Federation in its composition" of the Russian Federation (translation). 10 Maret 2014.
- ↑ CDL-AD(2014)004-e Opinion on "Whether Draft Federal constitutional Law No. 462741-6 on amending the Federal constitutional Law of the Russian Federation on the procedure of admission to the Russian Federation and creation of a new subject within the Russian Federation is compatible with international law" endorsed by the Venice Commission at its 98th Plenary Session (Venice, 21-22 March 2014). Venice Commission. Maret 2014.
- ↑ Крым определился, каким способом войдет в Россию. Vedomosti. 11 Maret 2014.
- ↑ Законопроект № 462741-6 О внесении изменений в Федеральный конституционный закон "О порядке принятия в Российскую Федерацию и образования в ее составе нового субъекта Российской Федерации" (в части расширения предмета правового регулирования названного Федерального конституционного закона). duma.gov.ru.
- ↑ Постановление ВР АРК "Об организации и проведении республиканского (местного) референдума по вопросам усовершенствования статуса и полномочий Автономной Республики Крым". Rada.crimea.ua.
- ↑ Аксенов: перенос референдума в Крыму связан с тем, что конфликт вышел за пределы разумного. Interfax.
- ↑ Суд признал незаконными назначение Аксенова премьером и проведение референдума в Крыму. Unian.net.
- ↑ Россия не рассматривает вариант присоединения Крыма к России. Interfax. 4 Maret 2014.
- ↑ Путин: Россия не планировала присоединять Крым. ITAR-TASS. 10 April 2014.
- ↑ Референдум в Крыму: ответ "нет" не предусмотрен. Voice of America.
- ↑ КС признал неконституционным постановление о проведении референдума в Крыму - Видео.
- ↑ Про дострокове припинення повноважень Верховної Ради Автономної Республіки Крим.
- ↑ Crimea referendum Wide condemnation after region votes to split from Ukraine Fox News. Fox News. 16 Maret 2014.
- ↑ Halimah Halimah. Crimea's vote: Was it legal?. CNN. 17 Maret 2014.
- ↑ "Putin's 'Human Rights Council' Accidentally Posts Real Crimean Election Results"
- ↑ "Russian government agency reveals fraudulent nature of the Crimean referendum results."
- ↑ Проблемы жителей Крыма
- ↑ The Kremlin’s marriage of convenience with the European far right. 28 April 2014.
- ↑ Extreemrechtse partijen uitgenodigd op referendum Krim. 13 Maret 2014.
- ↑ Referendum day in Crimea's Simferopol. 16 Maret 2014.
- ↑ Постановление Верховной Рады Автономной Республики Крым от 17 марта 2014 года № 1745-6/14 "О независимости Крыма". www.rada.crimea.ua.
- ↑ Парламент Крыма национализировал порты полуострова и их имущество. nbnews.com.ua. 17 March 2014.
- ↑ Крым национализировал "Черноморнефтегаз". glavred.info. 17 March 2014.
- ↑ Crimea applies to be part of Russian Federation after vote to leave Ukraine. The Guardian. 17 March 2014.
- ↑ Крым начал процедуру присоединения к РФ, объявив о независимости. RIA Novosti. 17 March 2014.
- ↑ " Russian ruble announced Crimea’s official currency. ITAR-TASS. 17 Maret 2014.
- ↑ Названа дата перехода Крыма на московское время. Lenta.ru. 17 Maret 2014.
- ↑ Executive Order on recognising Republic of Crimea. 17 Maret 2014.
- ↑ at www.pravo.gov.ru
- ↑ Договор между Российской Федерацией и Республикой Крым о принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов. Kremlin.ru.
- ↑ Ukraine crisis: Putin signs Russia-Crimea treaty, BBC, 18 Maret 2014
- ↑ Putin submits Treaty on Crimea’s accession, new constitutional amendment to State Duma. En.itar-tass.com.
- ↑ Treaty on Crimea’s accession to Russia corresponds to Russian Constitution. En.itar-tass.com.
- ↑ Russian Constitutional Court Backs Crimea Reunification, RIA NOVOSTI. En.ria.ru.
- ↑ State Duma ratifies treaty on admission of Crimea into Russia. ITAR TASS. 20 March 2014.
- ↑ Госдума приняла закон о присоединении Крыма. Rossiyskaya Gazeta. 20 Maret 2014.
- ↑ Справка о голосовании по вопросу:О проекте федерального конституционного закона № 475944-6 "О принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов - Республики Крым и города федерального значения Севастополя" (первое чтение). Vote.duma.gov.ru.
- ↑ Справка о голосовании по вопросу: О проекте федерального конституционного закона № 475944-6 "О принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов - Республики Крым и города федерального значения Севастополя" (в целом). Vote.duma.gov.ru. 20 Maret 2014.
- ↑ Russian Federation Council ratifies treaty on Crimea’s entry to Russia. ITAR TASS. 21 Maret 2014.
- ↑ Подписаны законы о принятии Крыма и Севастополя в состав России kremlin.ru
- ↑ Федеральный конституционный закон от 21 марта 2014 г. N 6-ФКЗ "О принятии в Российскую Федерацию Республики Крым и образовании в составе Российской Федерации новых субъектов - Республики Крым и города федерального значения Севастополя".
- ↑ Ukraine orders Crimea troop withdrawal as Russia seizes naval base. CNN. 24 March 2014.
- ↑ Ukranian News - Defense Ministry: 50% Of Ukrainian Troops In Crimea Defect To Russia. Un.ua. 24 Maret 2014.
- ↑ Jonathan Marcus. BBC News - Ukrainian forces withdraw from Crimea. Bbc.com. 24 Maret 2014.
- ↑ United Nations News Centre - Backing Ukraine’s territorial integrity, UN Assembly declares Crimea referendum invalid. Un.org.
- ↑ Louis Charbonneau. U.N. General Assembly declares Crimea secession vote invalid. Reuters.
- ↑ В 22.00 в Крыму и в Севастополе стрелки часов переведут на два часа вперёд – на московское время. 29 March 2014.
- ↑ Crimea to set clocks to Russia time.
- ↑ Прекращено действие соглашений, касающихся пребывания Черноморского флота на Украине Kremlin.ru
- ↑ Lihat Keterangan Presiden terhadap undang-undang penangguhan
- ↑ Vadim Nikiforov. Крым и Севастополь ожидают представления свыше. Kommersant. 12 Maret 2014.
- ↑ Ivan Nezamyatnyj. Крым прописался в конституции России. mk.ru. 11 April 2014.
- ↑ Российские туристы поедут в Крым, если ...смогут туда добраться. Komsomolskaya Pravda. 17 Juli 2013.
- ↑ Крым готовится к референдуму и ожидает Русских сезонов. РИА Оренбуржье. 17 March 2014.
- ↑ Снова в "Артек". Vzglyad. 17 Maret 2014.
- ↑ Die Welt: Crimea's Accession Will Cost Russia Billions. Novinite. 17 Maret 2014.
- ↑ Расходный полуостров. Kommersant. 7 Maret 2014.
- ↑ In taking Crimea, Putin gains a sea of fuel reserves. Times of India.
- ↑ Crimea: an EU-US-Exxon Screwup. Counterpunch.org. 23–25 Mei 2014.
- ↑ Оздоровлением курортов Крыма займется Руслан Байсаров. Top.rbc.ru.
- ↑ Central Telegraph to set Russian tariffs on telegrams in Crimea Apr 3. Prime. 26 Maret 2014.
- ↑ Крымчанам придется поменять номера телефонов и SIM-карты. comnews.ru. 19 Maret 2014.
- ↑ "Почта России" переводит почтовое сообщение с Крымом на российские тарифы. comnews.ru. 25 Maret 2014.
- ↑ Russian state border in north Crimea to be fully equipped in early May. ITAR TASS. 29 April 2014.
- ↑ Sneaking Into Crimea - Or Maybe Not. Forbes. 30 Mei 2014.
- ↑ О пунктах пропуска через государственную границу России в Республике Крым и городе Севастополе
- ↑ Government Order On checkpoints at the Russian border in the Republic of Crimea and Sevastopol. Government of Russia official website. 7 Juni 2014.
- ↑ Федеральный закон от 28.12.2013 N 433-ФЗ "О внесении изменения в Уголовный кодекс Российской Федерации"
- ↑ Автор статьи: Мария Макутина. За призывы вернуть Крым Украине можно будет лишиться свободы сроком до пяти лет - РБК daily. Rbcdaily.ru.
- ↑ Федеральный закон от 28.12.2013 N 433-ФЗ "О внесении изменения в Уголовный кодекс Российской Федерации"
- ↑ В канун 70-й годовщины депортации на полуострове отменены все массовые мероприятия - Газета.Ru | Политика
- ↑ Hille, Katherine. Crimean Tatars defy ban on rallies to commemorate deportation. Financial Tims. 18 May 2014.
- ↑ Hille, Katherine. Crimean Tatars defy ban on rallies to commemorate deportation. Financial Tims. 18 May 2014.
- ↑ Winning, Alexander. Crimean Tatars commemorate Soviet deportation despite ban. Reuters. 18 May 2014.
- ↑ Winning, Alexander. Crimean Tatars commemorate Soviet deportation despite ban. Reuters. 18 May 2014.
- ↑ Crimea helicopters try to disrupt Tatar rallies. BBC. 18 Mei 2014.
- ↑ МИД вызвал Временного поверенного в делах РФ в Украине для вручения ноты-протеста. unn.com.ua. 18 Maret 2014.
- ↑ Декларація "Про боротьбу за звільнення України". rada.gov.ua.
- ↑ Верховна Рада України ухвалила Закон "Про забезпечення прав і свобод громадян та правовий режим на тимчасово окупованій території України". Verkhovna Rada. 15 April 2014.
- ↑ Верховная Рада Украины приняла Закон "Об обеспечении прав и свобод граждан и правовом режиме на временно оккупированной территории Украины". Verkhovna Rada. 15 April 2014.
- ↑ Рада приняла закон о защите прав граждан "оккупированного Крыма". vz.ru. 15 April 2014.
- ↑ USA TODAY Research and Ashley M. Williams. Russia vetoes U.N. resolution on Crimea's future. www.usatoday.com. usatoday. 15 March 2014.
- ↑ Crimean parliament formally applies to join Russia, BBC, 17 Maret 2014
- ↑ Aleksandar Vasovic. U.S., EU set sanctions as Putin recognizes Crimea sovereignty. Reuters.
- ↑ Putin Recognizes Crimea Secession, Defying the West, New York Times, 17 Maret 2014
- ↑ GENERAL ASSEMBLY ADOPTS RESOLUTION CALLING UPON STATES NOT TO RECOGNIZE CHANGES IN STATUS OF CRIMEA REGION. www.un.org. UN. 27 Maret 2014.
- ↑ Ukraine: UN condemns Crimea vote as IMF and US back loans. www.bbc.com. BBC. 27 Maret 2014.
- ↑ Президент РФ подписал указ о признании независимости Крыма. Russian.rt.com. 17 Maret 2014.
- ↑ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai. rt.com. 22 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ Sokhumi, Tskhinvali Recognize Crimea Vote. civil.ge. 17 Maret 2014.
- ↑ Sokhumi, Tskhinvali Recognize Crimea Vote. civil.ge. 17 Maret 2014.
- ↑ Kazakhstan supported Russia on the ‘Crimean question’ . qha.com.ua. 19 Maret 2014
- ↑ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai. rt.com. 22 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ Sarkisian Backs Crimean Referendum in Phone Call with Putin. asbarez.com. 19 Maret 2014
- ↑ Karabakh Foreign Ministry Issues Statement on Crimea. Asbarez.com. Retrieved on 23 Maret 2014.
- ↑ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai. rt.com. 22 March 2014
- ↑ Kyrgyzstan Recognizes Crimea Referendum Results. ria.ru. 20 Maret 2014.
- ↑ Маргелов: лидеры африканских стран поддерживают позицию РФ по Крыму. ria.ru. 20 March 2014
- ↑ Африка признаёт референдум // Метро.- № 35 (47/2965). 21 Maret 2014. p. 4
- ↑ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai. rt.com. 22 March 2014
- ↑ Karzai: Afghanistan Endorses Crimean Right to Decide Their Future . tolonews.com. 23 Maret 2014
- ↑ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai. rt.com. 22 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ Afghanistan respects Crimea's right to self-determination – Karzai. rt.com. 22 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ Belarusian president: Crimea is de-facto part of Russia. rt.com. 23 Maret 2014
- ↑ Lukashenko: Crimea is part of Russia now. itar-tass.com. 23 Maret 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ UN General Assembly approves referendum calling Russia annexation of Crimea illegal. Associated Press via Fox News. 27 March 2014
- ↑ Глава Минфина ФРГ: Я не сравнивал Россию с нацистской Германией. top.rbc.ru. 4 April 2014.
- ↑ http://www.thelocal.de/20140318/merkel-crimea-grab-against-international-law
- ↑ http://euobserver.com/foreign/123454
- ↑ http://www.theguardian.com/world/2014/mar/18/ukraine-uk-push-sanctions-russia-crimea
- ↑ http://edition.cnn.com/2014/03/16/world/europe/ukraine-crisis/
- ↑ http://www.spiegel.de/politik/ausland/ukraine-krise-gruene-kritisieren-helmut-schmidt-fuer-putin-verstaendnis-a-960951.html
- ↑ "Senators press Obama to crank up Russia punishment, warn of Ukraine ‘civil war’". Fox News. 4 Mei 2014.
- ↑ "Cold War Ghosts Haunt East Europe in Moves for Crimea". Bloomberg. 3 Maret 2014
- ↑ Japan imposes sanctions against Russia over Crimea independence. Fox News. 18 Maret 2014.
- ↑ Russia sanctions 9 US officials in response to US sanctions on Russian officials. CNBC. 20 March 2014.
- ↑ All Russian MPs volunteer to be subject to US, EU sanctions. 18 Maret 2014.
- ↑ All Russian MPs volunteer to be subject to US, EU sanctions. 18 Maret 2014.
- ↑ Sanctions tit-for-tat: Moscow strikes back against US officials RT Diakses tanggal Maret 2014
- ↑ Russia sanctions 9 US officials in response to US sanctions on Russian officials. CNBC. 20 March 2014.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29227469 (2026-05-14T14:11:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.