Mapathon: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29489914; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Mapathon_OSM_-_University_of_Cantabria_-_2018.jpg|thumb|right|280px|Mapathon OSM di Universias Cantabria 2018]] | |||
'''Mapathon''' (terkadang ditulis '''map-a-thon''' ) adalah acara pemetaan bersama seperti [[Edit-a-thon|editathon]]. Masyarakat diundang untuk membuat perbaikan peta daring di wilayah mereka untuk meningkatkan cakupan dan membantu [[Mitigasi bencana|penilaian risiko bencana]] serta [[manajemen energi]].[https://www.hotosm.org/updates/mapathon-mapping-disaster-prone-areas/] | '''Mapathon''' (terkadang ditulis '''map-a-thon''' ) adalah acara pemetaan bersama seperti [[Edit-a-thon|editathon]]. Masyarakat diundang untuk membuat perbaikan peta daring di wilayah mereka untuk meningkatkan cakupan dan membantu [[Mitigasi bencana|penilaian risiko bencana]] serta [[manajemen energi]].[https://www.hotosm.org/updates/mapathon-mapping-disaster-prone-areas/] | ||
Data peta yang digunakan pada kegiatan Mapathons disimpan pada [[OpenStreetMap]]. Selain itu, [[Google Maps]] juga pernah menjadi opsi hingga 2017. Mapathon dapat diselenggarakan oleh masing-masing organisasi atau [[organisasi nirlaba]] atau pemerintah daerah. | Data peta yang digunakan pada kegiatan Mapathons disimpan pada [[OpenStreetMap]]. Selain itu, [[Google Maps]] juga pernah menjadi opsi hingga 2017. Mapathon dapat diselenggarakan oleh masing-masing organisasi atau [[organisasi nirlaba]] atau pemerintah daerah. | ||
Mapathon sering diadakan di sebuah tempat dengan [[Wi-Fi|Wi-Fi yang]] kuat serta dibantu oleh citra [[satelit]]. Selaint itu, Mapathons juga dapat menjadi aktivitas luar dengan pengeditan peta simultan yang dibantu oleh pelacak [[Sistem Pemosisi Global|sistem penentuan posisi global]] di perangkat seluler. | Mapathon sering diadakan di sebuah tempat dengan [[Wi-Fi|Wi-Fi yang]] kuat serta dibantu oleh citra [[satelit]].<ref>[http://www.missingmaps.org/host/ Hosting a Mapathon].</ref> Selaint itu, Mapathons juga dapat menjadi aktivitas luar dengan pengeditan peta simultan yang dibantu oleh pelacak [[Sistem Pemosisi Global|sistem penentuan posisi global]] di perangkat seluler. | ||
Karena imbas dari wabah Covid-19, beberapa Mapathon juga diadakan secara daring dengan alat bantu aplikasi [[Zoom Video Communications|Zoom]] atau [[Google Talk]]. | Karena imbas dari wabah Covid-19, beberapa Mapathon juga diadakan secara daring dengan alat bantu aplikasi [[Zoom Video Communications|Zoom]] atau [[Google Talk]]. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Kegiatan Mapathon dimulai pada 2009, di [[Atlanta]], [[Georgia (negara bagian)|Georgia]], [[Amerika Serikat]]. Saat itu sekitar 200 sukarelawan berkeliling kota dengan perangkat yang mendukung [[Sistem Pemosisi Global|GPS]] dan memperluas [[OpenStreetMap]]. | Kegiatan Mapathon dimulai pada 2009, di [[Atlanta]], [[Georgia (negara bagian)|Georgia]], [[Amerika Serikat]]. Saat itu sekitar 200 sukarelawan berkeliling kota dengan perangkat yang mendukung [[Sistem Pemosisi Global|GPS]] dan memperluas [[OpenStreetMap]].<ref>[http://news.bbc.co.uk/2/hi/technology/8305924.stm US city to start giant 'mapathon']. BBC News. October 14, 2009.</ref> | ||
Kemudian ada juga Google Mapathon, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan oleh [[Google]] untuk mengajak masyarakat agar melakukan perbaikan [[Google Maps]], melalui Google Map Maker. Google Map Maker sendiri telah resmi ditutup pada 31 Maret 2017. | Kemudian ada juga Google Mapathon, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan oleh [[Google]] untuk mengajak masyarakat agar melakukan perbaikan [[Google Maps]], melalui Google Map Maker. Google Map Maker sendiri telah resmi ditutup pada 31 Maret 2017.<ref>[https://support.google.com/mapmaker/answer/7195127 Google Map Maker has closed - Map Maker Help]. ''support.google.com''.</ref> | ||
Kegiatan Mapathon sendiri tidak selamanya berakhir dengan baik. Contohnya pada Februari dan Maret 2013, di [[India]] diadakan sebuah kegiatan untuk memetakan area lokal di Google Maps. Kegiatan tersebut berhadiah tablet [[Seri Samsung Galaxy Note|Samsung Galaxy Note]]. Beberapa penduduk setempat, termasuk pemenang kompetisi Vishal Saini, juga memetakan instalasi militer yang sensitif di [[Pathankot]]. | Kegiatan Mapathon sendiri tidak selamanya berakhir dengan baik. Contohnya pada Februari dan Maret 2013, di [[India]] diadakan sebuah kegiatan untuk memetakan area lokal di Google Maps. Kegiatan tersebut berhadiah tablet [[Seri Samsung Galaxy Note|Samsung Galaxy Note]].<ref>[https://india.googleblog.com/2013/02/mapathon-2013-join-google-in-creating.html Mapathon 2013: Join Google In Creating Better Maps for India]. ''Official Google India Blog''.</ref> Beberapa penduduk setempat, termasuk pemenang kompetisi Vishal Saini, juga memetakan instalasi militer yang sensitif di [[Pathankot]]. | ||
Hal ini memicu protes dari seorang [[anggota parlemen]] [[Partai Bharatiya Janata]] sayap kanan Tarun Vijay pada Maret 2013. Ia mengatakan kepada pihak berwenang bahwa pemetaan daerah itu bertentangan dengan kebijakan peta nasional India. Hal itu kemudian membuat polisi [[Delhi]] menyelidiki insiden tersebut. | Hal ini memicu protes dari seorang [[anggota parlemen]] [[Partai Bharatiya Janata]] sayap kanan Tarun Vijay pada Maret 2013. Ia mengatakan kepada pihak berwenang bahwa pemetaan daerah itu bertentangan dengan kebijakan peta nasional India. Hal itu kemudian membuat polisi [[Delhi]] menyelidiki insiden tersebut. | ||
Terkait dengan itu, [[Survei India|Survey of India]], sebuah lembaga pemetaan pemerintah India, kemudian menghubungi Google. Namun, Google menanggapi dengan menyangkal klaim tersebut dan menegaskan bahwa pemetaan itu legal. Pada Januari 2016, setelah serangan terhadap fasilitas militer di Pathankot, [[Pengadilan Tinggi Delhi]] memutuskan untuk memanggil Google agar dapat hadir di Pengadilan pada Februari. Namun, sidang tersebut tidak membuat keputusan apapun yang membatasi Google untuk terus menyimpan data peta secara online. | Terkait dengan itu, [[Survei India|Survey of India]], sebuah lembaga pemetaan pemerintah India, kemudian menghubungi Google. Namun, Google menanggapi dengan menyangkal klaim tersebut dan menegaskan bahwa pemetaan itu legal.<ref>[http://www.popsci.com.au/tech/computing/how-googles-mapathon-may-have-compromised-indias-national-security,390446 How Google's Mapathon May Have Compromised India's National Security]. Australian Popular Science. July 30, 2014.</ref><ref>[http://www.thehindu.com/news/national/google-didnt-take-permission-for-mapathon/article4648589.ece Google didn't take permission for Mapathon]. ''The Hindu''. April 24, 2013.</ref><ref>[http://tech.firstpost.com/news-analysis/why-is-googles-mapathon-in-hot-waters-in-india-all-you-need-to-know-228810.html Why is Google's Mapathon in hot waters in India? All you need to know]. tech2. August 12, 2014.</ref> Pada Januari 2016, setelah serangan terhadap fasilitas militer di Pathankot, [[Pengadilan Tinggi Delhi]] memutuskan untuk memanggil Google agar dapat hadir di Pengadilan pada Februari. Namun, sidang tersebut tidak membuat keputusan apapun yang membatasi Google untuk terus menyimpan data peta secara online.<ref>[http://www.financialexpress.com/india-news/indian-defence-installations-on-google-maps-hc-asks-govt-to-look-into-it/195126/ Indian defense installations on Google maps: HC asks govt to look into it]. The Financial Express (India). January 15, 2016.</ref> | ||
Setelah gempa 7,9 pada [[skala Richter]] di [[Nepal]], MapGive dan Tim Humanitarian OpenStreetMap mengadakan kegiatan Mapathon untuk membantu kegiatan kemanusiaan di sana. Kegiatan ini dilakukan selama dua minggu dan diikuti oleh sekitar 4.000 relawan. Selama kegiatan tercatat para relawan sudah mengedit sebanyak 91.951 kali, memetakan 29.798 segmen jalan serta 243.500 bangunan. Selain itu kegiatan ini juga telah membantu memperluas jangkauan peta Botswana dan Filipina. | Setelah gempa 7,9 pada [[skala Richter]] di [[Nepal]], MapGive dan Tim Humanitarian OpenStreetMap mengadakan kegiatan Mapathon untuk membantu kegiatan kemanusiaan di sana. Kegiatan ini dilakukan selama dua minggu dan diikuti oleh sekitar 4.000 relawan. Selama kegiatan tercatat para relawan sudah mengedit sebanyak 91.951 kali, memetakan 29.798 segmen jalan serta 243.500 bangunan. Selain itu kegiatan ini juga telah membantu memperluas jangkauan peta Botswana dan Filipina.<ref>Megan Smith, Mikel Maron. [https://obamawhitehouse.archives.gov/blog/2015/05/28/citizen-cartographers-unite-report-first-white-house-mapathon Citizen Cartographers Unite: Report from the First White House Mapathon]. ''whitehouse.gov''.</ref><ref>Benson Wilder and Mikel Maron. [http://blogs.state.gov/stories/2015/05/08/want-help-nepal-volunteer-mappers-can-make-difference# Want To Help Nepal? Volunteer Mappers Can Make A Difference]. U.S. Department of State. May 8, 2015.</ref> | ||
Kegiatan Mapathon juga pernah dibuat oleh [[Gedung Putih]] pada Mei 2015 untuk merayakan [[kartografi]] warga. Saat itu sekitar 80 sukarelawan berhasil mengedit dan menambahkan lebih dari 400 jalan dan 1.000 bangunan di OpenStreetMap. Selain itu mereka juga menambahkan informasi [[Mati listrik|pemadaman listrik]] pada 152 utilitas, dan memetakan taman-taman AS. | Kegiatan Mapathon juga pernah dibuat oleh [[Gedung Putih]] pada Mei 2015 untuk merayakan [[kartografi]] warga. Saat itu sekitar 80 sukarelawan berhasil mengedit dan menambahkan lebih dari 400 jalan dan 1.000 bangunan di OpenStreetMap. Selain itu mereka juga menambahkan informasi [[Mati listrik|pemadaman listrik]] pada 152 utilitas, dan memetakan taman-taman AS.<ref>Megan Smith, Mikel Maron. [https://obamawhitehouse.archives.gov/blog/2015/05/28/citizen-cartographers-unite-report-first-white-house-mapathon Citizen Cartographers Unite: Report from the First White House Mapathon]. ''whitehouse.gov''.</ref> | ||
Pada Februari 2016, proyek kemanusiaan Missing Maps mengadakan Mapathon di sebuah hotel di pusat kota [[Paris]], [[Prancis]]. Saat itu sekitar 60 sukarelawan membantu untuk memetakan bagian dunia yang rentan di OpenStreetMap. Dengan bantuan citra satelit dan data lapangan, mereka berhasil menambahkan 4.000 bangunan dan hampir 170 km jalan di wilayah [[Uganda]]. | Pada Februari 2016, proyek kemanusiaan Missing Maps mengadakan Mapathon di sebuah hotel di pusat kota [[Paris]], [[Prancis]]. Saat itu sekitar 60 sukarelawan membantu untuk memetakan bagian dunia yang rentan di OpenStreetMap. Dengan bantuan citra satelit dan data lapangan, mereka berhasil menambahkan 4.000 bangunan dan hampir 170 km jalan di wilayah [[Uganda]].<ref>[https://news.vice.com/article/volunteers-map-the-planets-remote-areas-for-aid-workers Volunteers Map Some of the Earth's Most Remote Areas to Help Aid Workers]. February 16, 2016.</ref> | ||
Selain di [[Paris]], Missing Maps juga menyelenggarakan mapathon di [[Grenoble]] untuk membantu memetakan distrik Tsangano, [[Tete (kota)|Tete]], [[Mozambik]] untuk membantu menyelesaikan konflik lokal antara partai utama negara dan oposisi. | Selain di [[Paris]], Missing Maps juga menyelenggarakan mapathon di [[Grenoble]] untuk membantu memetakan distrik Tsangano, [[Tete (kota)|Tete]], [[Mozambik]] untuk membantu menyelesaikan konflik lokal antara partai utama negara dan oposisi. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mapathon&oldid=29489914 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29489914 (2026-07-24T03:37:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.01

Mapathon (terkadang ditulis map-a-thon ) adalah acara pemetaan bersama seperti editathon. Masyarakat diundang untuk membuat perbaikan peta daring di wilayah mereka untuk meningkatkan cakupan dan membantu penilaian risiko bencana serta manajemen energi.[1]
Data peta yang digunakan pada kegiatan Mapathons disimpan pada OpenStreetMap. Selain itu, Google Maps juga pernah menjadi opsi hingga 2017. Mapathon dapat diselenggarakan oleh masing-masing organisasi atau organisasi nirlaba atau pemerintah daerah.
Mapathon sering diadakan di sebuah tempat dengan Wi-Fi yang kuat serta dibantu oleh citra satelit.[1] Selaint itu, Mapathons juga dapat menjadi aktivitas luar dengan pengeditan peta simultan yang dibantu oleh pelacak sistem penentuan posisi global di perangkat seluler.
Karena imbas dari wabah Covid-19, beberapa Mapathon juga diadakan secara daring dengan alat bantu aplikasi Zoom atau Google Talk.
Sejarah
Kegiatan Mapathon dimulai pada 2009, di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Saat itu sekitar 200 sukarelawan berkeliling kota dengan perangkat yang mendukung GPS dan memperluas OpenStreetMap.[2]
Kemudian ada juga Google Mapathon, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Google untuk mengajak masyarakat agar melakukan perbaikan Google Maps, melalui Google Map Maker. Google Map Maker sendiri telah resmi ditutup pada 31 Maret 2017.[3]
Kegiatan Mapathon sendiri tidak selamanya berakhir dengan baik. Contohnya pada Februari dan Maret 2013, di India diadakan sebuah kegiatan untuk memetakan area lokal di Google Maps. Kegiatan tersebut berhadiah tablet Samsung Galaxy Note.[4] Beberapa penduduk setempat, termasuk pemenang kompetisi Vishal Saini, juga memetakan instalasi militer yang sensitif di Pathankot.
Hal ini memicu protes dari seorang anggota parlemen Partai Bharatiya Janata sayap kanan Tarun Vijay pada Maret 2013. Ia mengatakan kepada pihak berwenang bahwa pemetaan daerah itu bertentangan dengan kebijakan peta nasional India. Hal itu kemudian membuat polisi Delhi menyelidiki insiden tersebut.
Terkait dengan itu, Survey of India, sebuah lembaga pemetaan pemerintah India, kemudian menghubungi Google. Namun, Google menanggapi dengan menyangkal klaim tersebut dan menegaskan bahwa pemetaan itu legal.[5][6][7] Pada Januari 2016, setelah serangan terhadap fasilitas militer di Pathankot, Pengadilan Tinggi Delhi memutuskan untuk memanggil Google agar dapat hadir di Pengadilan pada Februari. Namun, sidang tersebut tidak membuat keputusan apapun yang membatasi Google untuk terus menyimpan data peta secara online.[8]
Setelah gempa 7,9 pada skala Richter di Nepal, MapGive dan Tim Humanitarian OpenStreetMap mengadakan kegiatan Mapathon untuk membantu kegiatan kemanusiaan di sana. Kegiatan ini dilakukan selama dua minggu dan diikuti oleh sekitar 4.000 relawan. Selama kegiatan tercatat para relawan sudah mengedit sebanyak 91.951 kali, memetakan 29.798 segmen jalan serta 243.500 bangunan. Selain itu kegiatan ini juga telah membantu memperluas jangkauan peta Botswana dan Filipina.[9][10]
Kegiatan Mapathon juga pernah dibuat oleh Gedung Putih pada Mei 2015 untuk merayakan kartografi warga. Saat itu sekitar 80 sukarelawan berhasil mengedit dan menambahkan lebih dari 400 jalan dan 1.000 bangunan di OpenStreetMap. Selain itu mereka juga menambahkan informasi pemadaman listrik pada 152 utilitas, dan memetakan taman-taman AS.[11]
Pada Februari 2016, proyek kemanusiaan Missing Maps mengadakan Mapathon di sebuah hotel di pusat kota Paris, Prancis. Saat itu sekitar 60 sukarelawan membantu untuk memetakan bagian dunia yang rentan di OpenStreetMap. Dengan bantuan citra satelit dan data lapangan, mereka berhasil menambahkan 4.000 bangunan dan hampir 170 km jalan di wilayah Uganda.[12]
Selain di Paris, Missing Maps juga menyelenggarakan mapathon di Grenoble untuk membantu memetakan distrik Tsangano, Tete, Mozambik untuk membantu menyelesaikan konflik lokal antara partai utama negara dan oposisi.
Referensi
- ↑ Hosting a Mapathon.
- ↑ US city to start giant 'mapathon'. BBC News. October 14, 2009.
- ↑ Google Map Maker has closed - Map Maker Help. support.google.com.
- ↑ Mapathon 2013: Join Google In Creating Better Maps for India. Official Google India Blog.
- ↑ How Google's Mapathon May Have Compromised India's National Security. Australian Popular Science. July 30, 2014.
- ↑ Google didn't take permission for Mapathon. The Hindu. April 24, 2013.
- ↑ Why is Google's Mapathon in hot waters in India? All you need to know. tech2. August 12, 2014.
- ↑ Indian defense installations on Google maps: HC asks govt to look into it. The Financial Express (India). January 15, 2016.
- ↑ Megan Smith, Mikel Maron. Citizen Cartographers Unite: Report from the First White House Mapathon. whitehouse.gov.
- ↑ Benson Wilder and Mikel Maron. Want To Help Nepal? Volunteer Mappers Can Make A Difference. U.S. Department of State. May 8, 2015.
- ↑ Megan Smith, Mikel Maron. Citizen Cartographers Unite: Report from the First White House Mapathon. whitehouse.gov.
- ↑ Volunteers Map Some of the Earth's Most Remote Areas to Help Aid Workers. February 16, 2016.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29489914 (2026-07-24T03:37:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.