Lompat ke isi

Aplikasi seluler: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29494565; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 3: Baris 3:
Aplikasi ginerak sering kali dianggap sebagai kebalikan dari aplikasi mejantara yang berjalan di [[komputer desktop|komputer mejantara]], dan juga dengan [[aplikasi web]] yang berjalan di [[browser web|peramban web perangkat]].
Aplikasi ginerak sering kali dianggap sebagai kebalikan dari aplikasi mejantara yang berjalan di [[komputer desktop|komputer mejantara]], dan juga dengan [[aplikasi web]] yang berjalan di [[browser web|peramban web perangkat]].


Pada 2009, seorang kolumnis teknologi David Pogue mengatakan bahwa [[ponsel cerdas|ponsel pintar]] terbaru dapat dijuluki sebagai "''app phone''" untuk membedakannya dari ponsel pintar yang kurang canggih sebelumnya. Istilah "''app''", yang merupakan kependekan dari "aplikasi perangkat lunak", sejak itu menjadi sangat populer; pada 2010, istilah tersebut terdaftar sebagai "''Word of the Year''" oleh ''American Dialect Society''.
Pada 2009, seorang kolumnis teknologi David Pogue mengatakan bahwa [[ponsel cerdas|ponsel pintar]] terbaru dapat dijuluki sebagai "''app phone''" untuk membedakannya dari ponsel pintar yang kurang canggih sebelumnya.<ref>David Pogue. [https://www.nytimes.com/2009/11/05/technology/personaltech/05pogue.html?pagewanted=all A Place to Put Your Apps]. ''New York Times''. November 4, 2009.</ref> Istilah "''app''", yang merupakan kependekan dari "aplikasi perangkat lunak", sejak itu menjadi sangat populer; pada 2010, istilah tersebut terdaftar sebagai "''Word of the Year''" oleh ''American Dialect Society''.<ref>[http://www.americandialect.org/app-voted-2010-word-of-the-year-by-the-american-dialect-society-updated "App" voted 2010 word of the year by the American Dialect Society (UPDATED) American Dialect Society]. Americandialect.org. 2011-01-08.</ref>


== Ikhtisar ==
== Ikhtisar ==
Kebanyakan peranti bergerak dijual bersamaan dengan berbagai aplikasi yang dibundel sebagai perangkat lunak pra-instal, seperti [[browser web]], klien [[email]], [[kalender]], aplikasi pemetaan, dan aplikasi untuk membeli musik, atau aplikasi-aplikasi lainnya. Beberapa aplikasi pra-instal dapat dihapus dengan proses pencopotan biasa, sehingga memberikan lebih banyak ruang penyimpanan untuk yang lain. Meski sistem operasi tidak memungkinkan ini, beberapa perangkat dapat [[Root (Android)|di-''rooting'']] untuk membuang aplikasi yang tidak diinginkan.
Kebanyakan peranti bergerak dijual bersamaan dengan berbagai aplikasi yang dibundel sebagai perangkat lunak pra-instal, seperti [[browser web]], klien [[email]], [[kalender]], aplikasi pemetaan, dan aplikasi untuk membeli musik, atau aplikasi-aplikasi lainnya. Beberapa aplikasi pra-instal dapat dihapus dengan proses pencopotan biasa, sehingga memberikan lebih banyak ruang penyimpanan untuk yang lain. Meski sistem operasi tidak memungkinkan ini, beberapa perangkat dapat [[Root (Android)|di-''rooting'']] untuk membuang aplikasi yang tidak diinginkan.


Aplikasi yang tidak terinstal biasanya tersedia melalui [[Serambi (komputer)|''platform'']] distribusi yang disebut "[[toko aplikasi]]". Mereka mulai muncul pada 2008 dan biasanya dioperasikan oleh pemilik sistem operasi seluler, seperti Apple [[App Store (iOS)|App Store]], [[Google Play]], [[Windows Phone Store]], dan [[BlackBerry App World]]. Namun, ada juga toko-toko aplikasi independen, seperti [[Cydia]], [[GetJar]] dan [[F-Droid]]. Beberapa aplikasi sifatnya gratis, sementara yang lain harus dibeli. Biasanya, mereka diunduh dari ''platform'' tersebut ke perangkat target, tetapi terkadang mereka dapat diunduh ke [[laptop]] atau [[komputer desktop]]. Untuk aplikasi berbayar, umumnya sebesar 20-30% untuk penyedia distribusi (seperti [[iTunes]]), dan sisanya masuk ke produsen aplikasi. Oleh karena itu, aplikasi yang sama dapat dikenakan biaya yang berbeda tergantung pada ''platform''nya
Aplikasi yang tidak terinstal biasanya tersedia melalui [[Serambi (komputer)|''platform'']] distribusi yang disebut "[[toko aplikasi]]".<ref>[https://aplikasi.ac.id/apa-itu-toko-aplikasi/ Apa Itu Toko Aplikasi? Pengertian Dan Beberapa contohnya - Aplikasi Indonesia]. ''aplikasi.ac.id''. 2022-03-26.</ref> Mereka mulai muncul pada 2008 dan biasanya dioperasikan oleh pemilik sistem operasi seluler, seperti Apple [[App Store (iOS)|App Store]], [[Google Play]], [[Windows Phone Store]], dan [[BlackBerry App World]]. Namun, ada juga toko-toko aplikasi independen, seperti [[Cydia]], [[GetJar]] dan [[F-Droid]]. Beberapa aplikasi sifatnya gratis, sementara yang lain harus dibeli. Biasanya, mereka diunduh dari ''platform'' tersebut ke perangkat target, tetapi terkadang mereka dapat diunduh ke [[laptop]] atau [[komputer desktop]]. Untuk aplikasi berbayar, umumnya sebesar 20-30% untuk penyedia distribusi (seperti [[iTunes]]), dan sisanya masuk ke produsen aplikasi.<ref>MG Siegler. [https://venturebeat.com/2008/06/11/analyst-theres-a-great-future-in-iphone-apps/ Analyst: There’s a great future in iPhone apps]. ''Venture Beat''. June 11, 2008.</ref> Oleh karena itu, aplikasi yang sama dapat dikenakan biaya yang berbeda tergantung pada ''platform''nya


Aplikasi juga dapat diinstal secara manual, misalnya dengan menjalankan [[APK (format berkas)|paket aplikasi Android]] pada perangkat Android.
Aplikasi juga dapat diinstal secara manual, misalnya dengan menjalankan [[APK (format berkas)|paket aplikasi Android]] pada perangkat Android.


Aplikasi seluler pada awalnya ditawarkan untuk produktivitas umum dan pengambilan informasi, termasuk email, [[kalender elektronik|kalender]], kontak, pasar saham, dan informasi cuaca. Namun, permintaan publik dan ketersediaan alat-alat pengembang membuatnya seaar cepat merambah ke kategori lain, menyerupai paket aplikasi [[perangkat lunak]] desktop. Seperti perangkat lunak lainnya, ledakan dalam jumlah dan jenis aplikasi mempersulit dalam menentukan pilihan, sehingga pada gilirannya memicu munculnya berbagai ulasan, rekomendasi, dan sumber kurasi, termasuk [[blog]], majalah, dan layanan pencarian aplikasi online khusus. Pada n 2014 regulator pemerintah mulai mencoba mengatur dan mengkurasi aplikasi, terutama aplikasi medis.<ref>A. K. Yetisen. ''The regulation of mobile medical applications''. ''Lab on a Chip''. 2014. Vol. 14 (5). hlm. 833–840. doi:10.1039/C3LC51235E.</ref> Beberapa perusahaan menawarkan aplikasi sebagai metode alternatif untuk mengirimkan [[Konten media|konten]] dengan keunggulan tertentu dibandingkan situs resmi.


Aplikasi seluler pada awalnya ditawarkan untuk produktivitas umum dan pengambilan informasi, termasuk email, [[kalender elektronik|kalender]], kontak, pasar saham, dan informasi cuaca. Namun, permintaan publik dan ketersediaan alat-alat pengembang membuatnya seaar cepat merambah ke kategori lain, menyerupai paket aplikasi [[perangkat lunak]] desktop. Seperti perangkat lunak lainnya, ledakan dalam jumlah dan jenis aplikasi mempersulit dalam menentukan pilihan, sehingga pada gilirannya memicu munculnya berbagai ulasan, rekomendasi, dan sumber kurasi, termasuk [[blog]], majalah, dan layanan pencarian aplikasi online khusus. Pada n 2014 regulator pemerintah mulai mencoba mengatur dan mengkurasi aplikasi, terutama aplikasi medis. Beberapa perusahaan menawarkan aplikasi sebagai metode alternatif untuk mengirimkan [[Konten media|konten]] dengan keunggulan tertentu dibandingkan situs resmi.
Penggunaan aplikasi seluler menjadi semakin lazim bagi para pengguna ponsel.<ref>Ludwig, Sean. December 5, 2012. [https://venturebeat.com/2012/12/05/mobile-app-usage-tv-web-2012/ venturebeat.com], study: "Mobile app usage grows 35%, TV & web not so much"</ref> Sebuah studi ''comScore'' pada Mei 2012 melaporkan bahwa selama kuartal sebelumnya, pelanggan perangkat seluler lebih banyak menggunakan aplikasi dibanding menjelajahi web di perangkat mereka: masing-masing 51,1% vs 49,8%.<ref>Perez, Sarah. July 2, 2012. "comScore: In U.S. Mobile Market, Samsung, Android Top The Charts; Apps Overtake Web Browsing." [https://techcrunch.com/2012/07/02/comscore-in-u-s-mobile-market-samsung-android-top-the-charts-apps-overtake-web-browsing/ techcrunch.com]</ref> Para peneliti menemukan bahwa penggunaan aplikasi seluler sangat berkorelasi dengan konteks pengguna dan bergantung pada lokasi dan waktu pengguna.<ref>Matthias Böhmer, Brent Hecht, Johannes Schöning, Antonio Krüger, and Gernot Bauer. 2011. [https://dx.doi.org/10.1145/2037373.2037383 Falling asleep with Angry Birds, Facebook and Kindle: a large-scale study on mobile app usage]. In: Proceedings of the 13th International Conference on Human Computer Interaction with Mobile Devices and Services (MobileHCI '11). ACM, New York, NY, USA, 47-56.</ref> Aplikasi seluler memainkan peran yang semakin meningkat di bidang kesehatan dan jika dirancang dan diintegrasikan dengan benar akan memberikan banyak manfaat.<ref>José S. Marcano-Belisario. [http://bmjopen.bmj.com/content/6/1/e009930 Tablet computers for implementing NICE antenatal mental health guidelines: protocol of a feasibility study]. ''BMJ Open''. 1 January 2016. Vol. 6 (1). hlm. e009930. doi:10.1136/bmjopen-2015-009930.</ref><ref>CL Ventola. ''Mobile devices and apps for health care professionals: uses and benefits''. ''P T''. 2014. Vol. 39. hlm. 356–64.</ref>


Penggunaan aplikasi seluler menjadi semakin lazim bagi para pengguna ponsel. Sebuah studi ''comScore'' pada Mei 2012 melaporkan bahwa selama kuartal sebelumnya, pelanggan perangkat seluler lebih banyak menggunakan aplikasi dibanding menjelajahi web di perangkat mereka: masing-masing 51,1% vs 49,8%. Para peneliti menemukan bahwa penggunaan aplikasi seluler sangat berkorelasi dengan konteks pengguna dan bergantung pada lokasi dan waktu pengguna. Aplikasi seluler memainkan peran yang semakin meningkat di bidang kesehatan dan jika dirancang dan diintegrasikan dengan benar akan memberikan banyak manfaat.
== Pranala luar ==


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 
== Pranala luar ==
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aplikasi+seluler&oldid=29494565 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29494565 (2026-07-26T01:07:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aplikasi+seluler&oldid=29494565 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29494565 (2026-07-26T01:07:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.01

Aplikasi seluler atau aplikasi ginerak ( atau ') adalah program komputer yang dirancang untuk berjalan pada peranti ginerak seperti ponsel/tablet atau jam tangan.

Aplikasi ginerak sering kali dianggap sebagai kebalikan dari aplikasi mejantara yang berjalan di komputer mejantara, dan juga dengan aplikasi web yang berjalan di peramban web perangkat.

Pada 2009, seorang kolumnis teknologi David Pogue mengatakan bahwa ponsel pintar terbaru dapat dijuluki sebagai "app phone" untuk membedakannya dari ponsel pintar yang kurang canggih sebelumnya.[1] Istilah "app", yang merupakan kependekan dari "aplikasi perangkat lunak", sejak itu menjadi sangat populer; pada 2010, istilah tersebut terdaftar sebagai "Word of the Year" oleh American Dialect Society.[2]

Ikhtisar

Kebanyakan peranti bergerak dijual bersamaan dengan berbagai aplikasi yang dibundel sebagai perangkat lunak pra-instal, seperti browser web, klien email, kalender, aplikasi pemetaan, dan aplikasi untuk membeli musik, atau aplikasi-aplikasi lainnya. Beberapa aplikasi pra-instal dapat dihapus dengan proses pencopotan biasa, sehingga memberikan lebih banyak ruang penyimpanan untuk yang lain. Meski sistem operasi tidak memungkinkan ini, beberapa perangkat dapat di-rooting untuk membuang aplikasi yang tidak diinginkan.

Aplikasi yang tidak terinstal biasanya tersedia melalui platform distribusi yang disebut "toko aplikasi".[3] Mereka mulai muncul pada 2008 dan biasanya dioperasikan oleh pemilik sistem operasi seluler, seperti Apple App Store, Google Play, Windows Phone Store, dan BlackBerry App World. Namun, ada juga toko-toko aplikasi independen, seperti Cydia, GetJar dan F-Droid. Beberapa aplikasi sifatnya gratis, sementara yang lain harus dibeli. Biasanya, mereka diunduh dari platform tersebut ke perangkat target, tetapi terkadang mereka dapat diunduh ke laptop atau komputer desktop. Untuk aplikasi berbayar, umumnya sebesar 20-30% untuk penyedia distribusi (seperti iTunes), dan sisanya masuk ke produsen aplikasi.[4] Oleh karena itu, aplikasi yang sama dapat dikenakan biaya yang berbeda tergantung pada platformnya

Aplikasi juga dapat diinstal secara manual, misalnya dengan menjalankan paket aplikasi Android pada perangkat Android.

Aplikasi seluler pada awalnya ditawarkan untuk produktivitas umum dan pengambilan informasi, termasuk email, kalender, kontak, pasar saham, dan informasi cuaca. Namun, permintaan publik dan ketersediaan alat-alat pengembang membuatnya seaar cepat merambah ke kategori lain, menyerupai paket aplikasi perangkat lunak desktop. Seperti perangkat lunak lainnya, ledakan dalam jumlah dan jenis aplikasi mempersulit dalam menentukan pilihan, sehingga pada gilirannya memicu munculnya berbagai ulasan, rekomendasi, dan sumber kurasi, termasuk blog, majalah, dan layanan pencarian aplikasi online khusus. Pada n 2014 regulator pemerintah mulai mencoba mengatur dan mengkurasi aplikasi, terutama aplikasi medis.[5] Beberapa perusahaan menawarkan aplikasi sebagai metode alternatif untuk mengirimkan konten dengan keunggulan tertentu dibandingkan situs resmi.

Penggunaan aplikasi seluler menjadi semakin lazim bagi para pengguna ponsel.[6] Sebuah studi comScore pada Mei 2012 melaporkan bahwa selama kuartal sebelumnya, pelanggan perangkat seluler lebih banyak menggunakan aplikasi dibanding menjelajahi web di perangkat mereka: masing-masing 51,1% vs 49,8%.[7] Para peneliti menemukan bahwa penggunaan aplikasi seluler sangat berkorelasi dengan konteks pengguna dan bergantung pada lokasi dan waktu pengguna.[8] Aplikasi seluler memainkan peran yang semakin meningkat di bidang kesehatan dan jika dirancang dan diintegrasikan dengan benar akan memberikan banyak manfaat.[9][10]

Pranala luar

Referensi

  1. David Pogue. A Place to Put Your Apps. New York Times. November 4, 2009.
  2. "App" voted 2010 word of the year by the American Dialect Society (UPDATED) American Dialect Society. Americandialect.org. 2011-01-08.
  3. Apa Itu Toko Aplikasi? Pengertian Dan Beberapa contohnya - Aplikasi Indonesia. aplikasi.ac.id. 2022-03-26.
  4. MG Siegler. Analyst: There’s a great future in iPhone apps. Venture Beat. June 11, 2008.
  5. A. K. Yetisen. The regulation of mobile medical applications. Lab on a Chip. 2014. Vol. 14 (5). hlm. 833–840. doi:10.1039/C3LC51235E.
  6. Ludwig, Sean. December 5, 2012. venturebeat.com, study: "Mobile app usage grows 35%, TV & web not so much"
  7. Perez, Sarah. July 2, 2012. "comScore: In U.S. Mobile Market, Samsung, Android Top The Charts; Apps Overtake Web Browsing." techcrunch.com
  8. Matthias Böhmer, Brent Hecht, Johannes Schöning, Antonio Krüger, and Gernot Bauer. 2011. Falling asleep with Angry Birds, Facebook and Kindle: a large-scale study on mobile app usage. In: Proceedings of the 13th International Conference on Human Computer Interaction with Mobile Devices and Services (MobileHCI '11). ACM, New York, NY, USA, 47-56.
  9. José S. Marcano-Belisario. Tablet computers for implementing NICE antenatal mental health guidelines: protocol of a feasibility study. BMJ Open. 1 January 2016. Vol. 6 (1). hlm. e009930. doi:10.1136/bmjopen-2015-009930.
  10. CL Ventola. Mobile devices and apps for health care professionals: uses and benefits. P T. 2014. Vol. 39. hlm. 356–64.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29494565 (2026-07-26T01:07:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.