Lompat ke isi

Pemutih: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28126442; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Pemutih''' () adalah istilah yang merujuk pada sejumlah bahan kimia digunakan dalam industri atau rumah tangga untuk memutihkan pakaian, mencerahkan warna rambut, dan menghilangkan noda. Banyak pemutih memiliki kemampuan membunuh bakteri, sehingga dapat digunakan untuk [[disinfeksi]] dan [[sterilisasi]]. Pemutih juga digunakan di [[kolam renang]] untuk membunuh bakteri, virus, dan [[alga]]. Di bidang industri, pemutih khususnya digunakan dalam proses [[pemutihan pulp]]. Selain itu, pemutih dapat digunakan untuk membunuh [[gulma]].
[[File:Clorox_Bleach_products.jpg|thumb|right|280px|Clorox Bleach products]]


Proses pemutihan sudah dikenal sejak zaman dahulu kala, tetapi bahan kimia yang digunakan sebagai pemutih baru ditemukan oleh para ilmuwan dari abad ke-18.
'''Pemutih''' () adalah istilah yang merujuk pada sejumlah bahan kimia digunakan dalam industri atau rumah tangga untuk memutihkan pakaian, mencerahkan warna rambut, dan menghilangkan noda. Banyak pemutih memiliki kemampuan membunuh bakteri, sehingga dapat digunakan untuk [[disinfeksi]] dan [[sterilisasi]]. Pemutih juga digunakan di [[kolam renang]] untuk membunuh bakteri, virus, dan [[alga]]. Di bidang industri, pemutih khususnya digunakan dalam proses [[pemutihan pulp]]. Selain itu, pemutih dapat digunakan untuk membunuh [[gulma]].<ref>[http://www.rd.com/home/cleaning-organizing/12-smart-ways-to-use-bleach/ 12 Smart Ways to Use Bleach - Reader's Digest]. 9 March 2010.</ref>
 
Proses pemutihan sudah dikenal sejak zaman dahulu kala,<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemutih&oldid=28126442 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> tetapi bahan kimia yang digunakan sebagai pemutih baru ditemukan oleh para ilmuwan dari abad ke-18.


[[Klor]] merupakan bahan dasar pemutih yang paling sering digunakan. Contohnya adalah larutan [[natrium hipoklorit]] dan [[kalsium hipoklorit]].
[[Klor]] merupakan bahan dasar pemutih yang paling sering digunakan. Contohnya adalah larutan [[natrium hipoklorit]] dan [[kalsium hipoklorit]].
Baris 8: Baris 10:


==Bahaya Kesehatan==
==Bahaya Kesehatan==
Keamanan pemutih tergantung pada senyawa yang ada dan konsentrasinya. Secara umum, menelan pemutih akan menyebabkan kerusakan pada [[kerongkongan]] dan [[lambung]], yang mungkin berujung pada kematian. Saat bersentuhan dengan kulit atau mata, pemutih menyebabkan iritasi, pengeringan, dan potensi luka bakar. Pernapasan uap pemutih dapat merusak paru-paru. [[Alat pelindung diri|Perlengkapan pelindung diri]] harus selalu digunakan saat menggunakan pemutih.
Keamanan pemutih tergantung pada senyawa yang ada dan konsentrasinya.<ref>''Toksikologi klinis natrium hipoklorit''. ''Toksikologi Klinis''. 2019. Vol. 57 (5). hlm. 303–311. doi:10.1080/15563650.2018.1543889.</ref> Secara umum, menelan pemutih akan menyebabkan kerusakan pada [[kerongkongan]] dan [[lambung]], yang mungkin berujung pada kematian. Saat bersentuhan dengan kulit atau mata, pemutih menyebabkan iritasi, pengeringan, dan potensi luka bakar. Pernapasan uap pemutih dapat merusak paru-paru.<ref>''Toksikologi klinis natrium hipoklorit''. ''Toksikologi Klinis''. 2019. Vol. 57 (5). hlm. 303–311. doi:10.1080/15563650.2018.1543889.</ref> [[Alat pelindung diri|Perlengkapan pelindung diri]] harus selalu digunakan saat menggunakan pemutih.
 
Pemutih tidak boleh pernah dicampur dengan [[cuka]] atau asam lain, karena hal ini akan menghasilkan gas klorin yang sangat beracun, yang dapat menyebabkan luka bakar berat baik secara internal maupun eksternal. Pencampuran pemutih dengan [[amonia]] juga menghasilkan gas [[kloramina]] yang beracun, yang dapat membakar paru-paru. Pencampuran pemutih dengan [[hidrogen peroksida]] menghasilkan reaksi kimia [[ekzotermik]] yang melepaskan [[oksigen]], dan dapat menyebabkan percikan dan cedera pada kulit dan mata. Pemanasan pemutih dan mendidihkannya dapat menghasilkan [[klorat]], oksidator kuat yang dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan.
 
===Klaim palsu sebagai obat===


[[Suplemen Mineral Ajaib]] (MMS), juga dipromosikan sebagai "Larutan Mineral Master" atau "Larutan Dioksida Klorin" atau CDS, untuk menghindari pembatasan oleh platform ritel online, adalah larutan pemutih yang telah dipromosikan dengan cara penipuan sebagai obat mujarab sejak tahun 2006. Bahan aktif utamanya adalah [[natrium klorit]], yang "diaktifkan" dengan asam sitrat untuk membentuk [[dioksida klorin]]. Dalam upaya menghindari regulasi kesehatan, penemuannya, Jim Humble, seorang mantan anggota [[Scientology|Scientologi]], mendirikan ''Gereja Genesis II untuk Kesehatan dan Penyembuhan'', yang menganggap MMS sebagai sakramennya.
Pemutih tidak boleh pernah dicampur dengan [[cuka]] atau asam lain, karena hal ini akan menghasilkan gas klorin yang sangat beracun, yang dapat menyebabkan luka bakar berat baik secara internal maupun eksternal.<ref>[https://www.doh.wa.gov/YouandYourFamily/HealthyHome/Contaminants/BleachMixingDangers Bahaya Pencampuran Pemutih dengan Pembersih Lainnya]. Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington.</ref><ref>[https://missouripoisoncenter.org/some-things-just-dont-mix/ Beberapa Hal yang Tidak Boleh Dicampur: Tips Pengendalian Racun untuk Bahan Kimia]. Pusat Racun Missouri. 2 Maret 2018.</ref><ref>[https://ehs.berkeley.edu/lessons-learned/lesson-learned-accidental-mixing-bleach-and-acid Hasil Pelajaran - Pencampuran Tidak Sengaja Antara Pemutih dan Asam]. Regents of the University of California.</ref><ref>Lisa Freedman. [https://www.goodhousekeeping.com/home/cleaning/tips/a32773/cleaning-products-never-mix/ 6 Produk Pembersih yang Tidak Boleh Dicampurkan]. 22 Maret 2019.</ref> Pencampuran pemutih dengan [[amonia]] juga menghasilkan gas [[kloramina]] yang beracun, yang dapat membakar paru-paru.<ref>[https://www.doh.wa.gov/YouandYourFamily/HealthyHome/Contaminants/BleachMixingDangers Bahaya Pencampuran Pemutih dengan Pembersih Lainnya]. Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington.</ref><ref>[https://missouripoisoncenter.org/some-things-just-dont-mix/ Beberapa Hal yang Tidak Boleh Dicampur: Tips Pengendalian Racun untuk Bahan Kimia]. Pusat Racun Missouri. 2 Maret 2018.</ref><ref>Lisa Freedman. [https://www.goodhousekeeping.com/home/cleaning/tips/a32773/cleaning-products-never-mix/ 6 Produk Pembersih yang Tidak Boleh Dicampurkan]. 22 Maret 2019.</ref> Pencampuran pemutih dengan [[hidrogen peroksida]] menghasilkan reaksi kimia [[ekzotermik]] yang melepaskan [[oksigen]], dan dapat menyebabkan percikan dan cedera pada kulit dan mata. Pemanasan pemutih dan mendidihkannya dapat menghasilkan [[klorat]], oksidator kuat yang dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan.
 
Selama [[pandemi COVID-19]], para pendukung MMS, seperti pendukung QAnon Jordan Sather dan Mark Grenon, yang berafiliasi dengan Gereja Genesis II, mulai mengusulkan bahwa ini dapat mengobati COVID-19. Beberapa sumber mengartikan ucapan oleh Presiden AS [[Trump]], dalam konferensi pada 23 April 2020, sebagai dukungan terhadap klaim ini, yang memimpin [[Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit|CDC]], ilmuwan, dan perusahaan pemutih untuk menegaskan kembali bahwa pemutih berbahaya bagi manusia dan tidak boleh ditelan atau disuntikkan. MSN News mengutip Profesor Rob Chilcott, seorang ahli [[toksikologi]] dari [[Universitas Hertfordshire]], bahwa tidak ada bukti ilmiah bahwa pemutih atau disinfektan yang disuntikkan akan memengaruhi partikel virus, tetapi menyuntikkan pemutih akan "mungkin mengakibatkan kerusakan yang signifikan, tidak dapat diubah, dan kemungkinan kematian yang sangat tidak menyenangkan."
 
== Catatan kaki ==




Baris 25: Baris 19:
* Trotman, E.R. ''Textile Scouring and Bleaching''. London: Charles Griffin & Co., 1968. .
* Trotman, E.R. ''Textile Scouring and Bleaching''. London: Charles Griffin & Co., 1968. .


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemutih&oldid=28126442 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28126442 (2025-10-22T01:28:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemutih&oldid=28126442 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28126442 (2025-10-22T01:28:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.40

Clorox Bleach products

Pemutih () adalah istilah yang merujuk pada sejumlah bahan kimia digunakan dalam industri atau rumah tangga untuk memutihkan pakaian, mencerahkan warna rambut, dan menghilangkan noda. Banyak pemutih memiliki kemampuan membunuh bakteri, sehingga dapat digunakan untuk disinfeksi dan sterilisasi. Pemutih juga digunakan di kolam renang untuk membunuh bakteri, virus, dan alga. Di bidang industri, pemutih khususnya digunakan dalam proses pemutihan pulp. Selain itu, pemutih dapat digunakan untuk membunuh gulma.[1]

Proses pemutihan sudah dikenal sejak zaman dahulu kala,[2] tetapi bahan kimia yang digunakan sebagai pemutih baru ditemukan oleh para ilmuwan dari abad ke-18.

Klor merupakan bahan dasar pemutih yang paling sering digunakan. Contohnya adalah larutan natrium hipoklorit dan kalsium hipoklorit.

Pemutih yang tidak mengandung klor biasanya menggunakan peroksida, seperti hidrogen peroksida, natrium perkarbonat, dan natrium perborat. Pemutih ini disebut pemutih non-klor atau pemutih oksigen. Sebagian besar pemutih merupakan oksidator, tetapi ada pula yang merupakan reduktor, seperti natrium ditionit dan natrium borohidrida.

Bahaya Kesehatan

Keamanan pemutih tergantung pada senyawa yang ada dan konsentrasinya.[3] Secara umum, menelan pemutih akan menyebabkan kerusakan pada kerongkongan dan lambung, yang mungkin berujung pada kematian. Saat bersentuhan dengan kulit atau mata, pemutih menyebabkan iritasi, pengeringan, dan potensi luka bakar. Pernapasan uap pemutih dapat merusak paru-paru.[4] Perlengkapan pelindung diri harus selalu digunakan saat menggunakan pemutih.

Pemutih tidak boleh pernah dicampur dengan cuka atau asam lain, karena hal ini akan menghasilkan gas klorin yang sangat beracun, yang dapat menyebabkan luka bakar berat baik secara internal maupun eksternal.[5][6][7][8] Pencampuran pemutih dengan amonia juga menghasilkan gas kloramina yang beracun, yang dapat membakar paru-paru.[9][10][11] Pencampuran pemutih dengan hidrogen peroksida menghasilkan reaksi kimia ekzotermik yang melepaskan oksigen, dan dapat menyebabkan percikan dan cedera pada kulit dan mata. Pemanasan pemutih dan mendidihkannya dapat menghasilkan klorat, oksidator kuat yang dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan.


Bacaan lanjut

  • Bodkins, Dr. Bailey. Bleach. Philadelphia: Virginia Printing Press, 1995.
  • Trotman, E.R. Textile Scouring and Bleaching. London: Charles Griffin & Co., 1968. .

Referensi

  1. 12 Smart Ways to Use Bleach - Reader's Digest. 9 March 2010.
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. Toksikologi klinis natrium hipoklorit. Toksikologi Klinis. 2019. Vol. 57 (5). hlm. 303–311. doi:10.1080/15563650.2018.1543889.
  4. Toksikologi klinis natrium hipoklorit. Toksikologi Klinis. 2019. Vol. 57 (5). hlm. 303–311. doi:10.1080/15563650.2018.1543889.
  5. Bahaya Pencampuran Pemutih dengan Pembersih Lainnya. Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington.
  6. Beberapa Hal yang Tidak Boleh Dicampur: Tips Pengendalian Racun untuk Bahan Kimia. Pusat Racun Missouri. 2 Maret 2018.
  7. Hasil Pelajaran - Pencampuran Tidak Sengaja Antara Pemutih dan Asam. Regents of the University of California.
  8. Lisa Freedman. 6 Produk Pembersih yang Tidak Boleh Dicampurkan. 22 Maret 2019.
  9. Bahaya Pencampuran Pemutih dengan Pembersih Lainnya. Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington.
  10. Beberapa Hal yang Tidak Boleh Dicampur: Tips Pengendalian Racun untuk Bahan Kimia. Pusat Racun Missouri. 2 Maret 2018.
  11. Lisa Freedman. 6 Produk Pembersih yang Tidak Boleh Dicampurkan. 22 Maret 2019.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28126442 (2025-10-22T01:28:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.