Lompat ke isi

Fulerena: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24102229; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Fulerena''' adalah salah satu dari benda-benda yang tergolong [[alotrop]] [[karbon]], [[molekul]] yang tersusun seluruhnya dari karbon dalam bentuk bola berlubang, [[elips]]oid, [[tabung]], dan lain-lain. Fulerena berbentuk [[bola (geometri)|bola]] biasanya disebut ''buckyball'', dan yang berbentuk [[silinder|silindris]] biasa disebut [[karbon nanotube]]. [[Grafena]] adalah lembaran fulerena [[planar]]. [[Struktur]] fulerena mirip dengan struktur [[grafit]], yang tersusun dari lembaran yang bertumpuk oleh [[cincin heksagonal]] yang tersambung, tetapi mungkin juga mengandung cincin [[pentagonal]] atau [[heptagonal]] yang mencegah lembaran menjadi berbentuk planar.
[[File:C60a.png|thumb|right|280px|C60a]]


Fulerena ditemukan pada tahun [[1985]] oleh [[Robert Curl]], [[Harold Kroto]], dan [[Richard Smalley]] di [[Universitas Sussex]] dan [[Universitas Rice]], yang dinamai berdasarkan [[Richard Buckminster Fuller]] yang menciptakan [[kubah geodesik]].
'''Fulerena''' adalah salah satu dari benda-benda yang tergolong [[alotrop]] [[karbon]], [[molekul]] yang tersusun seluruhnya dari karbon dalam bentuk bola berlubang, [[elips]]oid, [[tabung]], dan lain-lain. Fulerena berbentuk [[bola (geometri)|bola]] biasanya disebut ''buckyball'', dan yang berbentuk [[silinder|silindris]] biasa disebut [[karbon nanotube]].<ref>[https://www.merriam-webster.com/dictionary/buckytube Definition of BUCKYTUBE]. ''Merriam Webster Dictionary''.</ref> [[Grafena]] adalah lembaran fulerena [[planar]]. [[Struktur]] fulerena mirip dengan struktur [[grafit]], yang tersusun dari lembaran yang bertumpuk oleh [[cincin heksagonal]] yang tersambung, tetapi mungkin juga mengandung cincin [[pentagonal]] atau [[heptagonal]] yang mencegah lembaran menjadi berbentuk planar.


Fulerena dapat dilarutkan pada banyak [[pelarut]] secara terbatas. Pelarut yang umum untuk fulerena adalah pelarut [[aromatik]] seperti [[toluena]] dan lainnya seperti [[karbon disulfida]]. Fulerena adalah satu-satunya alotrop karbon yang dapat larut dalam pelarut kimia umum dalam temperatur ruangan. [[Larutan]] fulerena murni memiliki warna ungu tua. Larutan C70 (fulerena dengan atom karbon sebanyak 70) berwarna coklat kemerahan. Fulerena yang lebih besar seperti C76 hingga C84 memiliki warna yang bervariasi. C76 memiliki bentuk optis sementara fulerena yang lebih tinggi memiliki beberapa [[isomer struktur]].
Fulerena ditemukan pada tahun [[1985]] oleh [[Robert Curl]], [[Harold Kroto]], dan [[Richard Smalley]] di [[Universitas Sussex]] dan [[Universitas Rice]],<ref>H.W. Kroto. '': Buckminsterfullerene''. ''Nature''. 1985. Vol. 318 (6042). hlm. 162–163. doi:10.1038/318162a0.</ref> yang dinamai berdasarkan [[Richard Buckminster Fuller]] yang menciptakan [[kubah geodesik]].<ref>[http://www.chm.bris.ac.uk/motm/buckyball/c60a.htm Buckminsterfullerene, ] . Sussex Fullerene Group. chm.bris.ac.uk</ref>


Pelarut yang memungkinkan untuk melarutkan fulerena di antaranya:
Fulerena dapat dilarutkan pada banyak [[pelarut]] secara terbatas. Pelarut yang umum untuk fulerena adalah pelarut [[aromatik]] seperti [[toluena]] dan lainnya seperti [[karbon disulfida]]. Fulerena adalah satu-satunya alotrop karbon yang dapat larut dalam pelarut kimia umum dalam temperatur ruangan.<ref>Mihály T. Beck. ''Solubility of''. ''Fullerenes, Nanotubes and Carbon Nanostructures''. 1997. Vol. 5 (2). hlm. 291–310. doi:10.1080/15363839708011993.</ref><ref>V.N. Bezmel'nitsyn. ''Fullerenes in solutions''. ''Physics-Uspekhi''. 1998. Vol. 41 (11). hlm. 1091–1114. doi:10.1070/PU1998v041n11ABEH000502.</ref><ref>R.S. Ruoff. [http://bucky-central.me.utexas.edu/RuoffsPDFs/40.pdf Solubility of fullerene () in a variety of solvents]. ''Journal of Physical Chemistry''. 1993. Vol. 97 (13). hlm. 3379–3383. doi:10.1021/j100115a049.</ref><ref>N. Sivaraman. ''Solubility of in Organic Solvents''. ''Fullerene Science and Technology''. 1994. Vol. 2 (3). hlm. 233–246. doi:10.1080/15363839408009549.</ref><ref>K. N. Semenov. ''Solubility of Light Fullerenes in Organic Solvents''. ''Journal of Chemical & Engineering Data''. 2010. Vol. 55. hlm. 13–36. doi:10.1021/je900296s.</ref> [[Larutan]] fulerena murni memiliki warna ungu tua. Larutan C70 (fulerena dengan atom karbon sebanyak 70) berwarna coklat kemerahan. Fulerena yang lebih besar seperti C76 hingga C84 memiliki warna yang bervariasi. C76 memiliki bentuk optis sementara fulerena yang lebih tinggi memiliki beberapa [[isomer struktur]].
 
Pelarut yang memungkinkan untuk melarutkan fulerena di antaranya:<ref>Mihály T. Beck. ''Solubility of''. ''Fullerenes, Nanotubes and Carbon Nanostructures''. 1997. Vol. 5 (2). hlm. 291–310. doi:10.1080/15363839708011993.</ref><ref>V.N. Bezmel'nitsyn. ''Fullerenes in solutions''. ''Physics-Uspekhi''. 1998. Vol. 41 (11). hlm. 1091–1114. doi:10.1070/PU1998v041n11ABEH000502.</ref><ref>R.S. Ruoff. [http://bucky-central.me.utexas.edu/RuoffsPDFs/40.pdf Solubility of fullerene () in a variety of solvents]. ''Journal of Physical Chemistry''. 1993. Vol. 97 (13). hlm. 3379–3383. doi:10.1021/j100115a049.</ref><ref>N. Sivaraman. ''Solubility of in Organic Solvents''. ''Fullerene Science and Technology''. 1994. Vol. 2 (3). hlm. 233–246. doi:10.1080/15363839408009549.</ref><ref>K. N. Semenov. ''Solubility of Light Fullerenes in Organic Solvents''. ''Journal of Chemical & Engineering Data''. 2010. Vol. 55. hlm. 13–36. doi:10.1021/je900296s.</ref>
* [[1-kloronaftalena]] (51&nbsp;mg/ml)
* [[1-kloronaftalena]] (51&nbsp;mg/ml)
* [[1-metilnaftalena]] (33&nbsp;mg/ml)
* [[1-metilnaftalena]] (33&nbsp;mg/ml)
Baris 23: Baris 25:
* [[metanol]] (4×10<sup>−5</sup>&nbsp;mg/ml)
* [[metanol]] (4×10<sup>−5</sup>&nbsp;mg/ml)
* [[air]] (1,3×10<sup>−11</sup>&nbsp;mg/ml)
* [[air]] (1,3×10<sup>−11</sup>&nbsp;mg/ml)
== Catatan kaki==


== Daftar pustaka ==
== Daftar pustaka ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fulerena&oldid=24102229 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24102229 (2023-08-30T04:31:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fulerena&oldid=24102229 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24102229 (2023-08-30T04:31:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 17.58

C60a

Fulerena adalah salah satu dari benda-benda yang tergolong alotrop karbon, molekul yang tersusun seluruhnya dari karbon dalam bentuk bola berlubang, elipsoid, tabung, dan lain-lain. Fulerena berbentuk bola biasanya disebut buckyball, dan yang berbentuk silindris biasa disebut karbon nanotube.[1] Grafena adalah lembaran fulerena planar. Struktur fulerena mirip dengan struktur grafit, yang tersusun dari lembaran yang bertumpuk oleh cincin heksagonal yang tersambung, tetapi mungkin juga mengandung cincin pentagonal atau heptagonal yang mencegah lembaran menjadi berbentuk planar.

Fulerena ditemukan pada tahun 1985 oleh Robert Curl, Harold Kroto, dan Richard Smalley di Universitas Sussex dan Universitas Rice,[2] yang dinamai berdasarkan Richard Buckminster Fuller yang menciptakan kubah geodesik.[3]

Fulerena dapat dilarutkan pada banyak pelarut secara terbatas. Pelarut yang umum untuk fulerena adalah pelarut aromatik seperti toluena dan lainnya seperti karbon disulfida. Fulerena adalah satu-satunya alotrop karbon yang dapat larut dalam pelarut kimia umum dalam temperatur ruangan.[4][5][6][7][8] Larutan fulerena murni memiliki warna ungu tua. Larutan C70 (fulerena dengan atom karbon sebanyak 70) berwarna coklat kemerahan. Fulerena yang lebih besar seperti C76 hingga C84 memiliki warna yang bervariasi. C76 memiliki bentuk optis sementara fulerena yang lebih tinggi memiliki beberapa isomer struktur.

Pelarut yang memungkinkan untuk melarutkan fulerena di antaranya:[9][10][11][12][13]

Daftar pustaka

Referensi

  1. Definition of BUCKYTUBE. Merriam Webster Dictionary.
  2. H.W. Kroto. : Buckminsterfullerene. Nature. 1985. Vol. 318 (6042). hlm. 162–163. doi:10.1038/318162a0.
  3. Buckminsterfullerene, . Sussex Fullerene Group. chm.bris.ac.uk
  4. Mihály T. Beck. Solubility of. Fullerenes, Nanotubes and Carbon Nanostructures. 1997. Vol. 5 (2). hlm. 291–310. doi:10.1080/15363839708011993.
  5. V.N. Bezmel'nitsyn. Fullerenes in solutions. Physics-Uspekhi. 1998. Vol. 41 (11). hlm. 1091–1114. doi:10.1070/PU1998v041n11ABEH000502.
  6. R.S. Ruoff. Solubility of fullerene () in a variety of solvents. Journal of Physical Chemistry. 1993. Vol. 97 (13). hlm. 3379–3383. doi:10.1021/j100115a049.
  7. N. Sivaraman. Solubility of in Organic Solvents. Fullerene Science and Technology. 1994. Vol. 2 (3). hlm. 233–246. doi:10.1080/15363839408009549.
  8. K. N. Semenov. Solubility of Light Fullerenes in Organic Solvents. Journal of Chemical & Engineering Data. 2010. Vol. 55. hlm. 13–36. doi:10.1021/je900296s.
  9. Mihály T. Beck. Solubility of. Fullerenes, Nanotubes and Carbon Nanostructures. 1997. Vol. 5 (2). hlm. 291–310. doi:10.1080/15363839708011993.
  10. V.N. Bezmel'nitsyn. Fullerenes in solutions. Physics-Uspekhi. 1998. Vol. 41 (11). hlm. 1091–1114. doi:10.1070/PU1998v041n11ABEH000502.
  11. R.S. Ruoff. Solubility of fullerene () in a variety of solvents. Journal of Physical Chemistry. 1993. Vol. 97 (13). hlm. 3379–3383. doi:10.1021/j100115a049.
  12. N. Sivaraman. Solubility of in Organic Solvents. Fullerene Science and Technology. 1994. Vol. 2 (3). hlm. 233–246. doi:10.1080/15363839408009549.
  13. K. N. Semenov. Solubility of Light Fullerenes in Organic Solvents. Journal of Chemical & Engineering Data. 2010. Vol. 55. hlm. 13–36. doi:10.1021/je900296s.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24102229 (2023-08-30T04:31:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.