Lompat ke isi

Timbal(II) klorida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28088676; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Timbal(II) klorida''' (PbCl<sub>2</sub>) adalah senyawa anorganik yang merupakan senyawa padat putih. Senyawa ini memiliki tingkat kelarutan yang buruk di dalam air (10.8&nbsp;g/L pada suhu 20&nbsp;°C), maka dari itu untuk keperluan praktis senyawa ini dianggap tidak dapat larut. [[Kesetimbangan kelarutan|Konstanta produk kelarutannya]] (K<sub>sp</sub>) adalah 1,7. Senyawa ini adalah salah satu dari empat senyawa klorida yang tidak dapat larut, dan senyawa-senyawa lainnya adalah [[perak klorida]] (AgCl) dengan K<sub>sp</sub> = 1,8, [[tembaga(I) klorida]] (CuCl) dengan K<sub>sp</sub> = 1,72 dan [[raksa(I) klorida]] (Hg<sub>2</sub>Cl<sub>2</sub>) dengan K<sub>sp</sub> = 1,3.
[[File:PbCl2precipiate.jpg|thumb|right|280px|PbCl2precipiate]]
 
'''Timbal(II) klorida''' (PbCl<sub>2</sub>) adalah senyawa anorganik yang merupakan senyawa padat putih. Senyawa ini memiliki tingkat kelarutan yang buruk di dalam air (10.8&nbsp;g/L pada suhu 20&nbsp;°C), maka dari itu untuk keperluan praktis senyawa ini dianggap tidak dapat larut. [[Kesetimbangan kelarutan|Konstanta produk kelarutannya]] (K<sub>sp</sub>) adalah 1,7. Senyawa ini adalah salah satu dari empat senyawa klorida yang tidak dapat larut, dan senyawa-senyawa lainnya adalah [[perak klorida]] (AgCl) dengan K<sub>sp</sub> = 1,8, [[tembaga(I) klorida]] (CuCl) dengan K<sub>sp</sub> = 1,72 dan [[raksa(I) klorida]] (Hg<sub>2</sub>Cl<sub>2</sub>) dengan K<sub>sp</sub> = 1,3.<ref>''CRC Handbook of Chemistry and Physics'', 79th Edition, David R. Lide (Ed), hlm. 8-108</ref><ref>Brown, Lemay, Burnsten. ''Chemistry The Central Science''. "Solubility-Product Constants for Compounds at 25 °C". (ed 6, 1994). hlm. 1017</ref>


Timbal(II) klorida merupakan salah satu reagen timbal yang paling penting. Senyawa ini juga muncul secara alami dalam bentuk mineral [[kotunit]].
Timbal(II) klorida merupakan salah satu reagen timbal yang paling penting. Senyawa ini juga muncul secara alami dalam bentuk mineral [[kotunit]].
Baris 7: Baris 9:
:Pb(NO<sub>3</sub>)<sub>2(aq)</sub> + 2 [[natrium klorida|NaCl]]<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + 2 [[natrium nitrat|NaNO<sub>3</sub>]]<sub>(aq)</sub>
:Pb(NO<sub>3</sub>)<sub>2(aq)</sub> + 2 [[natrium klorida|NaCl]]<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + 2 [[natrium nitrat|NaNO<sub>3</sub>]]<sub>(aq)</sub>
:[[Timbal(II) asetat|Pb(CH<sub>3</sub>COO)<sub>2</sub>]]<sub>(aq)</sub> + [[asam klorida|HCl]]<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + 2 [[asam asetat|CH<sub>3</sub>COOH]]<sub>(aq)</sub>
:[[Timbal(II) asetat|Pb(CH<sub>3</sub>COO)<sub>2</sub>]]<sub>(aq)</sub> + [[asam klorida|HCl]]<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + 2 [[asam asetat|CH<sub>3</sub>COOH]]<sub>(aq)</sub>
:[[Timbal(II) karbonat|PbCO<sub>3</sub>]] basa + 2 HCl<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + CO<sub>2(g)</sub> + H<sub>2</sub>O
:[[Timbal(II) karbonat|PbCO<sub>3</sub>]] basa + 2 HCl<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + CO<sub>2(g)</sub> + H<sub>2</sub>O<ref>Dictionary of Inorganic and Organometallic Compounds. ''Lead(II) Chloride.'' [http://www.chemnetbase.com]</ref>
:Pb(NO<sub>3</sub>)<sub>2(aq)</sub> + 2 HCl<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + 2 HNO<sub>3(aq)</sub>
:Pb(NO<sub>3</sub>)<sub>2(aq)</sub> + 2 HCl<sub>(aq)</sub> → PbCl<sub>2(s)</sub> + 2 HNO<sub>3(aq)</sub>


Baris 26: Baris 28:
PbCl<sub>2</sub> beraksi dengan [[natrium nitrat|NaNO<sub>2</sub>]] dan menghasilkan PbO:
PbCl<sub>2</sub> beraksi dengan [[natrium nitrat|NaNO<sub>2</sub>]] dan menghasilkan PbO:
:PbCl<sub>2(l)</sub> + 3 NaNO<sub>2</sub> → PbO + NaNO<sub>3</sub> + 2 NO + 2 NaCl
:PbCl<sub>2(l)</sub> + 3 NaNO<sub>2</sub> → PbO + NaNO<sub>3</sub> + 2 NO + 2 NaCl
== Catatan kaki ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*[https://web.archive.org/web/20051012214505/http://www-cie.iarc.fr/htdocs/monographs/suppl7/leadandleadcompounds.html IARC Monograph: "Lead and Lead Compounds"]
*[https://web.archive.org/web/20051012214505/http://www-cie.iarc.fr/htdocs/monographs/suppl7/leadandleadcompounds.html IARC Monograph: "Lead and Lead Compounds"]
*[https://web.archive.org/web/20051120060034/http://www-cie.iarc.fr/htdocs/announcements/vol87.htm IARC Monograph: "Inorganic and Organic Lead Compounds"]
*[https://web.archive.org/web/20051120060034/http://www-cie.iarc.fr/htdocs/announcements/vol87.htm IARC Monograph: "Inorganic and Organic Lead Compounds"]
Baris 38: Baris 36:
*[http://www.atsdr.cdc.gov/tfacts13.html ToxFAQs: Lead]
*[http://www.atsdr.cdc.gov/tfacts13.html ToxFAQs: Lead]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Timbal%28II%29+klorida&oldid=28088676 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28088676 (2025-10-17T23:44:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Timbal%28II%29+klorida&oldid=28088676 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28088676 (2025-10-17T23:44:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.01

PbCl2precipiate

Timbal(II) klorida (PbCl2) adalah senyawa anorganik yang merupakan senyawa padat putih. Senyawa ini memiliki tingkat kelarutan yang buruk di dalam air (10.8 g/L pada suhu 20 °C), maka dari itu untuk keperluan praktis senyawa ini dianggap tidak dapat larut. Konstanta produk kelarutannya (Ksp) adalah 1,7. Senyawa ini adalah salah satu dari empat senyawa klorida yang tidak dapat larut, dan senyawa-senyawa lainnya adalah perak klorida (AgCl) dengan Ksp = 1,8, tembaga(I) klorida (CuCl) dengan Ksp = 1,72 dan raksa(I) klorida (Hg2Cl2) dengan Ksp = 1,3.[1][2]

Timbal(II) klorida merupakan salah satu reagen timbal yang paling penting. Senyawa ini juga muncul secara alami dalam bentuk mineral kotunit.

Sintesis

Timbal(II) klorida mengendap dari larutan jika senyawa klorida (HCl, NaCl, KCl) ditambahkan ke dalam larutan yang mengandung timbal(II) seperti timbal(II) nitrat (Pb(NO3)2).

Pb(NO3)2(aq) + 2 NaCl(aq) → PbCl2(s) + 2 NaNO3(aq)
Pb(CH3COO)2(aq) + HCl(aq) → PbCl2(s) + 2 CH3COOH(aq)
PbCO3 basa + 2 HCl(aq) → PbCl2(s) + CO2(g) + H2O[3]
Pb(NO3)2(aq) + 2 HCl(aq) → PbCl2(s) + 2 HNO3(aq)

Reaksi timbal dioksida dengan asam klorida akan menghasilkan timbal(II) klorida dan gas klorin:

PbO2(s) + 4 HCl → PbCl2(s) + Cl2 + 2 H2O

Reaksi timbal oksida dengan asam klorida akan menghasilkan timbal(II) klorida dan air:

PbO(s) + 2 HCl → PbCl2(s) + H2O

PbCl2(s) juga terbentuk dari reaksi gas klorin dengan logam timbal:

Pb + Cl2 → PbCl2

Reaksi

Jika ion klorida ditambahkan ke dalam PbCl2, akan terbentuk sebuah kompleks.

PbCl2(s) + Cl → [PbCl3](aq)
PbCl2(s) + 2 Cl → [PbCl4]2−(aq)

PbCl2 beraksi dengan NaNO2 dan menghasilkan PbO:

PbCl2(l) + 3 NaNO2 → PbO + NaNO3 + 2 NO + 2 NaCl

Pranala luar

Referensi

  1. CRC Handbook of Chemistry and Physics, 79th Edition, David R. Lide (Ed), hlm. 8-108
  2. Brown, Lemay, Burnsten. Chemistry The Central Science. "Solubility-Product Constants for Compounds at 25 °C". (ed 6, 1994). hlm. 1017
  3. Dictionary of Inorganic and Organometallic Compounds. Lead(II) Chloride. [1]

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28088676 (2025-10-17T23:44:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.