Lompat ke isi

Operasi militer: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28591781; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 5: Baris 5:
Operasi militer terkoordinasi adalah tindakan militer suatu negara dalam menanggapi situasi yang berkembang, sebagai rencana militer. Operasi militer sering dikenal sebagai tujuan operasional.
Operasi militer terkoordinasi adalah tindakan militer suatu negara dalam menanggapi situasi yang berkembang, sebagai rencana militer. Operasi militer sering dikenal sebagai tujuan operasional.


Kerangka kerja untuk operasi diatur sesuai matra di angkatan bersenjata. Angkatan bersenjata yang menyiapkan dan melakukan operasi pada berbagai tingkat perang. Secara umum ada korelasi antara ukuran unit, wilayah operasi, dan ruang lingkup misi, meskipun tidak mutlak.
Kerangka kerja untuk operasi diatur sesuai matra di angkatan bersenjata. Angkatan bersenjata yang menyiapkan dan melakukan operasi pada berbagai tingkat perang. Secara umum ada korelasi antara ukuran unit, wilayah operasi, dan ruang lingkup misi, meskipun tidak mutlak.<ref>Glantz, David M. Soviet Military Operational Art: In Pursuit of Deep Battle. London; Portland, Or.: Frank Cass, 1991. ISBN 0-7146-3362-3, ISBN 0-7146-4077-8.</ref>


== Lingkup Operasi militer ==
== Lingkup Operasi militer ==
Baris 17: Baris 17:


== Operasi pada tingkatan perang ==
== Operasi pada tingkatan perang ==
Tingkat operasional perang berada di antara kampanye fokus strategis dan taktik dari sebuah perjanjian atau pertempuran. Ini menggambarkan "tingkat menengah yang berbeda perang antara [[strategi militer]], [[perang]] yang mengatur secara umum, dan [[Taktik perang|taktik]], melibatkan individu pertempuran." Sebagai contoh selama Perang Dunia II, konsep diterapkan untuk menggunakan Tank Tentara Soviet.
Tingkat operasional perang berada di antara kampanye fokus strategis dan taktik dari sebuah perjanjian atau pertempuran. Ini menggambarkan "tingkat menengah yang berbeda perang antara [[strategi militer]], [[perang]] yang mengatur secara umum, dan [[Taktik perang|taktik]], melibatkan individu pertempuran." <ref>Glantz, David M. Soviet Military Operational Art: In Pursuit of Deep Battle. London; Portland, Or.: Frank Cass, 1991. ISBN 0-7146-3362-3, ISBN 0-7146-4077-8.</ref> Sebagai contoh selama Perang Dunia II, konsep diterapkan untuk menggunakan Tank Tentara Soviet.<ref>Armstrong, Richard N. Red Army Tank Commanders: The Armored Guards. Atglen, Penn.: Schiffer Military History, 1994. ISBN 0-88740-581-9.</ref>


== Rencana Operasi militer ==
== Rencana Operasi militer ==
Baris 31: Baris 31:


== Operasi militer dalam PD II ==
== Operasi militer dalam PD II ==
=== 1945-1950 ===
=== 1945-1950 ===
* [[Operasi Deadlight]]
* [[Operasi Deadlight]]
Baris 93: Baris 92:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Operasi+militer&oldid=28591781 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28591781 (2025-11-21T18:36:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Operasi+militer&oldid=28591781 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28591781 (2025-11-21T18:36:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.02

Operasi militer adalah aksi perencanaan dan pengaturan angkatan militer. Operasi militer sering melibatkan operasi udara, operasi darat, dan operasi laut; biasanya untuk tujuan keamanan.

Operasi militer merupakan konsep dan penerapan ilmu militer yang melibatkan operasi untuk merencanakan manuver pasukan yang diproyeksikan sesuai ketentuan, layanan, pelatihan, dan fungsi administrasi. Staf operasi memainkan peran utama dalam proyeksi kekuatan militer dengan spektrum konflik di darat, di udara, atau di laut.

Operasi militer terkoordinasi adalah tindakan militer suatu negara dalam menanggapi situasi yang berkembang, sebagai rencana militer. Operasi militer sering dikenal sebagai tujuan operasional.

Kerangka kerja untuk operasi diatur sesuai matra di angkatan bersenjata. Angkatan bersenjata yang menyiapkan dan melakukan operasi pada berbagai tingkat perang. Secara umum ada korelasi antara ukuran unit, wilayah operasi, dan ruang lingkup misi, meskipun tidak mutlak.[1]

Lingkup Operasi militer

Strategi operasi adalah seni dan ilmu dalam merencanakan, memadukan, dan mengendalikan pertempuran militer dalam sebuah mandala operasi militer.

Operasi militer dapat diklasifikasikan oleh skala dan ruang lingkup kekuatan, dan dampaknya terhadap konflik yang lebih luas. Lingkup operasi militer dapat berupa:

  • Teater: menggambarkan suatu operasi lebih besar, sering kali wilayah operasi kontinental dan strategis nasional merupakan komitmen terhadap konflik seperti Operasi Barbarossa, dengan tujuan umum yang mencakup pertimbangan di luar bidang militer seperti ekonomi dan dampak politik.
  • Kampanye: menggambarkan himpunan bagian dari operasi teater, atau yang lebih terbatas pada geografis dan komitmen strategis operasional seperti Pertempuran Britania Raya, dan tidak harus merupakan komitmen nasional sampai konflik, atau memiliki tujuan yang lebih luas di luar dampak militer.
  • Operasional pertempuran: menggambarkan himpunan bagian dari kampanye yang akan memiliki spesifik sasaran militer dan sasaran geografis, serta jelas penggunaan kekuatan seperti Pertempuran Gallipoli, yang secara operasional merupakan operasi gabungan operasi, dikenal sebagai "Pendaratan Dardanella"sebagai bagian dari Operasi Dardanella, tempat sekitar 480.000 pasukan Sekutu mengambil bagian.
  • Pertempuran: menggambarkan peristiwa tempur taktis di wilayah tertentu, misalnya Pertempuran Kursk, yang juga dikenal dari sebutan sebagai Operasi Benteng Jerman, termasuk banyak perjanjian terpisah, beberapa di antaranya telah digabungkan dalam Pertempuran Prokhorovka. "Pertempuran Kursk" selain menggambarkan awal operasi serangan Jerman, juga termasuk dua operasi kontra-serangan Soviet yaitu Operasi Kutuzov dan Operasi Polkovodets Rumyantsev.

Operasi pada tingkatan perang

Tingkat operasional perang berada di antara kampanye fokus strategis dan taktik dari sebuah perjanjian atau pertempuran. Ini menggambarkan "tingkat menengah yang berbeda perang antara strategi militer, perang yang mengatur secara umum, dan taktik, melibatkan individu pertempuran." [2] Sebagai contoh selama Perang Dunia II, konsep diterapkan untuk menggunakan Tank Tentara Soviet.[3]

Rencana Operasi militer

Sebuah rencana operasi militer (juga disebut rencana perang) adalah suatu rencana formal untuk angkatan bersenjata, organisasi militer dan unit-unit untuk melakukan operasi, yang disusun oleh komandan dalam proses operasi tempur untuk mencapai tujuan sebelum atau selama konflik. Rencana militer umumnya disesuaikan dengan doktrin militer yang terlibat.

Rencana Schlieffen adalah contoh rencana militer dari Perang Dunia I yang telah dikembangkan di Amerika Serikat pada awal abad ke-20.

Rencana militer sering memiliki istilah atau nama rahasia.

Jenis Operasi militer

Operasi militer dalam PD II

1945-1950

1950-1960

1960-1970

1971-1980

1980-1990

1990-2000

2000-2010

Lihat pula

Referensi

  1. Glantz, David M. Soviet Military Operational Art: In Pursuit of Deep Battle. London; Portland, Or.: Frank Cass, 1991. ISBN 0-7146-3362-3, ISBN 0-7146-4077-8.
  2. Glantz, David M. Soviet Military Operational Art: In Pursuit of Deep Battle. London; Portland, Or.: Frank Cass, 1991. ISBN 0-7146-3362-3, ISBN 0-7146-4077-8.
  3. Armstrong, Richard N. Red Army Tank Commanders: The Armored Guards. Atglen, Penn.: Schiffer Military History, 1994. ISBN 0-88740-581-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28591781 (2025-11-21T18:36:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.