Polietilena glikol: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28912583; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Polietilena glikol''' (disingkat '''PEG'''), juga disebut dengan '''polietilena oksida''' (disingkat '''PEO''') atau '''polioksietilena''' (disingkat '''POE'''), adalah [[polimer]] yang banyak digunakan dalam [[industri]] [[pangan]], [[kosmetik]], dan [[farmasi]]. Secara kimiawi, PEG merupakan sekelompok [[polimer sintetik]] yang larut air dan memiliki kesamaan struktur kimia berupa adanya [[gugus hidroksil]] primer pada ujung rantai [[polieter]] yang mengandung [[oksietilena]] (-CH<sub>2</sub>-CH<sub>2</sub>-O-). Beberapa sifat utama dari PEG adalah [[stabil]], tersebar merata, [[higroskopik]] (mudah menguap), dapat mengikat [[pigmen]], dll. | [[File:Chemical_structure_of_polyethylene_glycol_(PEG).jpg|thumb|right|280px|Chemical structure of polyethylene glycol (PEG)]] | ||
'''Polietilena glikol''' (disingkat '''PEG'''), juga disebut dengan '''polietilena oksida''' (disingkat '''PEO''') atau '''polioksietilena''' (disingkat '''POE'''), adalah [[polimer]] yang banyak digunakan dalam [[industri]] [[pangan]], [[kosmetik]], dan [[farmasi]].<ref>''PEGylated Protein Drugs: Basic Science and Clinical Applications''. Birkhäuser Basel. 2009.Page.147</ref> Secara kimiawi, PEG merupakan sekelompok [[polimer sintetik]] yang larut air dan memiliki kesamaan struktur kimia berupa adanya [[gugus hidroksil]] primer pada ujung rantai [[polieter]] yang mengandung [[oksietilena]] (-CH<sub>2</sub>-CH<sub>2</sub>-O-).<ref>Kuixiong Gao. ''Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry''. CRC Press. 1993.Page.1-10</ref> Beberapa sifat utama dari PEG adalah [[stabil]], tersebar merata, [[higroskopik]] (mudah menguap), dapat mengikat [[pigmen]], dll.<ref>Kuixiong Gao. ''Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry''. CRC Press. 1993.Page.1-10</ref> | |||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
Dalam [[industri farmasi]], PEG digunakan untuk melarutkan [[obat]]-[[obat]] yang tidak larut air. Penggunaan PEG sebagai [[pelarut]] juga dapat meningkatkan penyebaran obat di dalam tubuh manusia. PEG dapat digunakan untuk melapisi kaca atau metal, dan sebagai campuran [[cat]] serta [[tinta]]. Di dalam kehidupan sekari-hari, PEG juga dimanfaatkan untuk pembuatan [[kosmetik]], [[perlengkapan mandi]], dan alat-alat rumah tangga. Selain itu, PEG juga banyak dimanfaatkan dalam [[industri kertas]], bahan [[karet]], [[kulit]], dan [[tekstil]]. | Dalam [[industri farmasi]], PEG digunakan untuk melarutkan [[obat]]-[[obat]] yang tidak larut air.<ref>Kuixiong Gao. ''Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry''. CRC Press. 1993.Page.1-10</ref> Penggunaan PEG sebagai [[pelarut]] juga dapat meningkatkan penyebaran obat di dalam tubuh manusia.<ref>Kuixiong Gao. ''Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry''. CRC Press. 1993.Page.1-10</ref> PEG dapat digunakan untuk melapisi kaca atau metal, dan sebagai campuran [[cat]] serta [[tinta]].<ref>Kuixiong Gao. ''Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry''. CRC Press. 1993.Page.1-10</ref> Di dalam kehidupan sekari-hari, PEG juga dimanfaatkan untuk pembuatan [[kosmetik]], [[perlengkapan mandi]], dan alat-alat rumah tangga.<ref>Kuixiong Gao. ''Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry''. CRC Press. 1993.Page.1-10</ref> Selain itu, PEG juga banyak dimanfaatkan dalam [[industri kertas]], bahan [[karet]], [[kulit]], dan [[tekstil]].<ref>Kuixiong Gao. ''Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry''. CRC Press. 1993.Page.1-10</ref> | ||
PEG dengan berat molekul cukup tinggi (5000 sampai 10 000) dipakai dalam skrining tanaman tahan kekeringan, karena akar mengalami kesulitan menyerap air pada konsentrasi PEG tertentu. | PEG dengan berat molekul cukup tinggi (5000 sampai 10 000) dipakai dalam skrining tanaman tahan kekeringan, karena akar mengalami kesulitan menyerap air pada konsentrasi PEG tertentu. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polietilena+glikol&oldid=28912583 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28912583 (2026-01-31T05:00:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.11

Polietilena glikol (disingkat PEG), juga disebut dengan polietilena oksida (disingkat PEO) atau polioksietilena (disingkat POE), adalah polimer yang banyak digunakan dalam industri pangan, kosmetik, dan farmasi.[1] Secara kimiawi, PEG merupakan sekelompok polimer sintetik yang larut air dan memiliki kesamaan struktur kimia berupa adanya gugus hidroksil primer pada ujung rantai polieter yang mengandung oksietilena (-CH2-CH2-O-).[2] Beberapa sifat utama dari PEG adalah stabil, tersebar merata, higroskopik (mudah menguap), dapat mengikat pigmen, dll.[3]
Aplikasi
Dalam industri farmasi, PEG digunakan untuk melarutkan obat-obat yang tidak larut air.[4] Penggunaan PEG sebagai pelarut juga dapat meningkatkan penyebaran obat di dalam tubuh manusia.[5] PEG dapat digunakan untuk melapisi kaca atau metal, dan sebagai campuran cat serta tinta.[6] Di dalam kehidupan sekari-hari, PEG juga dimanfaatkan untuk pembuatan kosmetik, perlengkapan mandi, dan alat-alat rumah tangga.[7] Selain itu, PEG juga banyak dimanfaatkan dalam industri kertas, bahan karet, kulit, dan tekstil.[8]
PEG dengan berat molekul cukup tinggi (5000 sampai 10 000) dipakai dalam skrining tanaman tahan kekeringan, karena akar mengalami kesulitan menyerap air pada konsentrasi PEG tertentu.
Referensi
- ↑ PEGylated Protein Drugs: Basic Science and Clinical Applications. Birkhäuser Basel. 2009.Page.147
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28912583 (2026-01-31T05:00:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.