Lompat ke isi

Proses Ostwald: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29302844; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Proses Ostwald''' adalah suatu [[proses kimia]] untuk membuat [[asam nitrat]] (HNO<sub>3</sub>). [[Wilhelm Ostwald]] mengembangkan proses ini, dan dia mematenkannya pada tahun 1902. Proses Ostwald adalah andalan [[industri kimia]] modern, dan ini menyediakan bahan baku utama untuk produksi pupuk yang paling umum. Secara historis dan praktis, proses Ostwald terkait erat dengan [[proses haber]], yang menyediakan bahan baku yang dibutuhkan, [[amonia]] (NH<sub>3</sub>).
'''Proses Ostwald''' adalah suatu [[proses kimia]] untuk membuat [[asam nitrat]] (HNO<sub>3</sub>). [[Wilhelm Ostwald]] mengembangkan proses ini, dan dia mematenkannya pada tahun 1902.<ref>''Improvements in the Manufacture of Nitric Acid and Nitrogen Oxides''. January 9, 1902.</ref><ref>''Improvements in and relating to the Manufacture of Nitric Acid and Oxides of Nitrogen''. December 18, 1902.</ref> Proses Ostwald adalah andalan [[industri kimia]] modern, dan ini menyediakan bahan baku utama untuk produksi pupuk yang paling umum. Secara historis dan praktis, proses Ostwald terkait erat dengan [[proses haber]], yang menyediakan bahan baku yang dibutuhkan, [[amonia]] (NH<sub>3</sub>).


== Reaksi ==
== Reaksi ==
[[Amonia]] diubah menjadi [[asam nitrat]] lewat dua tahap. Amonia di[[redoks|oksidasi]] lewat proses pemanasan dengan [[oksigen]] dengan bantuan [[katalis]] berupa [[platinum]] dengan 10% [[rhodium]] untuk membentuk [[nitrogen monoksida|nitrogen monoksida/nitrogen(ii)oksida]] dan [[air|air/uap]]. Reaksi ini sangat [[reaksi eksotermik|eksotermik]], sehingga dapat menjadi sumber panas yang berguna:
[[Amonia]] diubah menjadi [[asam nitrat]] lewat dua tahap. Amonia di[[redoks|oksidasi]] lewat proses pemanasan dengan [[oksigen]] dengan bantuan [[katalis]] berupa [[platinum]] dengan 10% [[rhodium]] untuk membentuk [[nitrogen monoksida|nitrogen monoksida/nitrogen(ii)oksida]] dan [[air|air/uap]]. Reaksi ini sangat [[reaksi eksotermik|eksotermik]], sehingga dapat menjadi sumber panas yang berguna:<ref>Alan V. Jones. [https://archive.org/details/accesstochemistr0000unse Access to chemistry]. Royal Society of Chemistry. 1999. hlm. [https://archive.org/details/accesstochemistr0000unse/page/250 250]. ISBN 0-85404-564-3.</ref>


:4 NH<sub>3</sub> (g) + 5 O<sub>2</sub> (g) → 4 NO (g) + 6 H<sub>2</sub>O (g) (ΔH = −905.2 kJ/mol)
:4 NH<sub>3</sub> (g) + 5 O<sub>2</sub> (g) → 4 NO (g) + 6 H<sub>2</sub>O (g) (ΔH = −905.2 kJ/mol)


Tahap kedua terdiri dari dua reaksi yang dilakukan dengan menggunakan alat [[absorpsi (kimia)|absorpsi]] yang mengandung air. Pada awalnya nitrogen monoksida dioksidasi lagi untuk menghasilkan [[nitrogen dioksida|nitrogen dioksida/nitrogen(iv)oksida]]. Gas ini lalu diserap oleh air dan menghasilkan produk yang diinginkan (asam nitrat, walaupun sangat encer), sementara sebagian di[[redoks|reduksi]] kembali menjadi nitrogen oksida:
Tahap kedua terdiri dari dua reaksi yang dilakukan dengan menggunakan alat [[absorpsi (kimia)|absorpsi]] yang mengandung air. Pada awalnya nitrogen monoksida dioksidasi lagi untuk menghasilkan [[nitrogen dioksida|nitrogen dioksida/nitrogen(iv)oksida]].<ref>Alan V. Jones. [https://archive.org/details/accesstochemistr0000unse Access to chemistry]. Royal Society of Chemistry. 1999. hlm. [https://archive.org/details/accesstochemistr0000unse/page/250 250]. ISBN 0-85404-564-3.</ref> Gas ini lalu diserap oleh air dan menghasilkan produk yang diinginkan (asam nitrat, walaupun sangat encer), sementara sebagian di[[redoks|reduksi]] kembali menjadi nitrogen oksida:<ref>Alan V. Jones. [https://archive.org/details/accesstochemistr0000unse Access to chemistry]. Royal Society of Chemistry. 1999. hlm. [https://archive.org/details/accesstochemistr0000unse/page/250 250]. ISBN 0-85404-564-3.</ref>


:2 NO (g) + O<sub>2</sub> (g) → 2 NO<sub>2</sub> (g) (ΔH = −114 kJ/mol)
:2 NO (g) + O<sub>2</sub> (g) → 2 NO<sub>2</sub> (g) (ΔH = −114 kJ/mol)
Baris 14: Baris 14:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Proses+Ostwald&oldid=29302844 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29302844 (2026-06-01T09:50:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Proses+Ostwald&oldid=29302844 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29302844 (2026-06-01T09:50:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.12

Proses Ostwald adalah suatu proses kimia untuk membuat asam nitrat (HNO3). Wilhelm Ostwald mengembangkan proses ini, dan dia mematenkannya pada tahun 1902.[1][2] Proses Ostwald adalah andalan industri kimia modern, dan ini menyediakan bahan baku utama untuk produksi pupuk yang paling umum. Secara historis dan praktis, proses Ostwald terkait erat dengan proses haber, yang menyediakan bahan baku yang dibutuhkan, amonia (NH3).

Reaksi

Amonia diubah menjadi asam nitrat lewat dua tahap. Amonia dioksidasi lewat proses pemanasan dengan oksigen dengan bantuan katalis berupa platinum dengan 10% rhodium untuk membentuk nitrogen monoksida/nitrogen(ii)oksida dan air/uap. Reaksi ini sangat eksotermik, sehingga dapat menjadi sumber panas yang berguna:[3]

4 NH3 (g) + 5 O2 (g) → 4 NO (g) + 6 H2O (g) (ΔH = −905.2 kJ/mol)

Tahap kedua terdiri dari dua reaksi yang dilakukan dengan menggunakan alat absorpsi yang mengandung air. Pada awalnya nitrogen monoksida dioksidasi lagi untuk menghasilkan nitrogen dioksida/nitrogen(iv)oksida.[4] Gas ini lalu diserap oleh air dan menghasilkan produk yang diinginkan (asam nitrat, walaupun sangat encer), sementara sebagian direduksi kembali menjadi nitrogen oksida:[5]

2 NO (g) + O2 (g) → 2 NO2 (g) (ΔH = −114 kJ/mol)
3 NO2 (g) + H2O (l) → 2 HNO3 (aq) + NO (g) (ΔH = −117 kJ/mol)

NO lalu didaurulang dan konsentrasi asam yang diinginkan dapat diperoleh dari proses distilasi.

Referensi

  1. Improvements in the Manufacture of Nitric Acid and Nitrogen Oxides. January 9, 1902.
  2. Improvements in and relating to the Manufacture of Nitric Acid and Oxides of Nitrogen. December 18, 1902.
  3. Alan V. Jones. Access to chemistry. Royal Society of Chemistry. 1999. hlm. 250. ISBN 0-85404-564-3.
  4. Alan V. Jones. Access to chemistry. Royal Society of Chemistry. 1999. hlm. 250. ISBN 0-85404-564-3.
  5. Alan V. Jones. Access to chemistry. Royal Society of Chemistry. 1999. hlm. 250. ISBN 0-85404-564-3.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29302844 (2026-06-01T09:50:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.