Kimia polimer: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28032519; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.iupac.org/reports/1996/6812jenkins/substances.html#2.2 IUPAC definition of polymer] | * [http://www.iupac.org/reports/1996/6812jenkins/substances.html#2.2 IUPAC definition of polymer] | ||
* [http://www.iupac.org/reports/1996/6812jenkins/molecules.html#1.1 IUPAC definition of macromolecule] | * [http://www.iupac.org/reports/1996/6812jenkins/molecules.html#1.1 IUPAC definition of macromolecule] | ||
* [http://www.polymerchemistryhypertext.com/ Polymer Chemistry Hypertext, Educational resource] | * [http://www.polymerchemistryhypertext.com/ Polymer Chemistry Hypertext, Educational resource] | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kimia+polimer&oldid=28032519 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28032519 (2025-10-16T19:54:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kimia+polimer&oldid=28032519 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28032519 (2025-10-16T19:54:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 22.57
Kimia polimer atau kimia makromolekular adalah ilmu multidisiplin yang berfokus pada sintesis kimia dan sifat kimia polimer dan makromolekul. Menurut rekomendasi IUPAC, makromolekul merujuk pada rantai molekul individu dan merupakan ranah ilmu kimia. Polimer menjelaskan sifat-sifat bahan polimer dan merupakan bidang fisika polimer sebagai subbidang dari fisika.
- Biopolimer yang diproduksi oleh organisme hidup:
- struktur protein: kolagen, keratin, elastin…
- fungsi kimia protein: enzim, hormon, transpor protein…
- struktur polisakarida: selulosa, kitin…
- polisakarida tersimpan: amilum, glikogen…
- asam nukleat: DNA, RNA
- polimer sintetik yang digunakan dalam plastik—fiber, cat, material bangunan, furnitur, komponen mekanik, perekat:
Polimer dibentuk dari polimerisasi monomer. Sebuah polimer secara kimia dapat dijelaskan melalui derajat polimerisasinya, distribusi massa molar, taktiksitas, distribusi kopolimer, derajat percabangan, akhir gugusnya, crosslink, kristalinitas dan ciri-ciri panas seperti temperatur transisi kaca dan titik lebur. Polimer di dalam larutan memiliki sifat khusus dengan kelarutannya, viskositasnya dan gelatisasi.
Pranala luar
- IUPAC definition of polymer
- IUPAC definition of macromolecule
- Polymer Chemistry Hypertext, Educational resource
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28032519 (2025-10-16T19:54:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.