Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28566819; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:NAFTA_logo.png|thumb|right|280px|NAFTA logo]] | |||
'''Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara''' ([[Bahasa Inggris]]: ''North American Free Trade Agreement'', kepanjangan dari '''NAFTA'''; , '''TLCAN'''; , '''ALÉNA'''), adalah sebuah [[organisasi]] yang terdiri dari negara-negara [[Amerika Utara]]. Organisasi ini didirikan pada [[1994]] oleh tiga negara, yaitu [[Amerika Serikat]], [[Kanada]], dan [[Meksiko]]. Piagamnya menyatakan bahwa NAFTA bertugas mengkoordinasikan kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan; kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial; dan kegiatan kesehatan. Markas NAFTA berada di [[Washington D.C.]], [[Ottawa]], dan [[Mexico City]]. | '''Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara''' ([[Bahasa Inggris]]: ''North American Free Trade Agreement'', kepanjangan dari '''NAFTA'''; , '''TLCAN'''; , '''ALÉNA'''), adalah sebuah [[organisasi]] yang terdiri dari negara-negara [[Amerika Utara]]. Organisasi ini didirikan pada [[1994]] oleh tiga negara, yaitu [[Amerika Serikat]], [[Kanada]], dan [[Meksiko]]. Piagamnya menyatakan bahwa NAFTA bertugas mengkoordinasikan kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan; kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial; dan kegiatan kesehatan. Markas NAFTA berada di [[Washington D.C.]], [[Ottawa]], dan [[Mexico City]]. | ||
Perjanjian ini digagas pertama kali oleh [[Ronald Reagan]] dalam kampanyenya sebagai calon presiden pada tahun 1980. Setelah menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas Kanada-Amerika Serikat, pemerintahan [[George H. W. Bush]] di Amerika Serikat, [[Carlos Salinas de Gortari]] di Meksiko, dan [[Brian Mulroney]] di Kanada melakukan negosiasi draf cikal bakal NAFTA. Masing masing pemerintahan mengirimkan perjanjian tersebut untuk diratifikasi pada Desember 1992. Namun, ada penolakan signifikan terhadap perjanjian tersebut di Amerika Serikat dan Kanada. Ketiga negara meratifikasi NAFTA pada 1993 setelah menambah dua kesepakatan sampingan, yakni North American Agreement on Labor Cooperation (NAALC) dan North American Agreement on Environmental Cooperation (NAAEC). | Perjanjian ini digagas pertama kali oleh [[Ronald Reagan]] dalam kampanyenya sebagai calon presiden pada tahun 1980. Setelah menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas Kanada-Amerika Serikat, pemerintahan [[George H. W. Bush]] di Amerika Serikat, [[Carlos Salinas de Gortari]] di Meksiko, dan [[Brian Mulroney]] di Kanada melakukan negosiasi draf cikal bakal NAFTA. Masing masing pemerintahan mengirimkan perjanjian tersebut untuk diratifikasi pada Desember 1992. Namun, ada penolakan signifikan terhadap perjanjian tersebut di Amerika Serikat dan Kanada. Ketiga negara meratifikasi NAFTA pada 1993 setelah menambah dua kesepakatan sampingan, yakni North American Agreement on Labor Cooperation (NAALC) dan North American Agreement on Environmental Cooperation (NAAEC). | ||
Perjanjian NAFTA menghapus dan mengurangi [[hambatan perdagangan]] dan investasi di antara tiga negara tersebut. Namun, dampak perjanjian tersebut megenai isu-isu seperti ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan pertumbuhan ekonomi telah menjadi subjek perselisihan politik. Sebagian besar ekonom menunjukkan bahwa NAFTA bermanfaat bagi perekonomian Amerika Utara dan rata-rata warga negara anggotanya, tetapi merugikan sebagian kecil pekerja di industri yang terkena persaingan perdagangan. Para ekonom berpendapat bahwa penarikan diri dari NAFTA atau melakukan negosiasi ulang NAFTA dengan cara membangun kembali hambatan perdagangan akan berdampak buruk pada perekonomian AS dan merugikan lapangan kerja. Namun, Meksiko akan terkena dampak yang lebih parah jika kehilangan lapangan kerja dan penurunan pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. | Perjanjian NAFTA menghapus dan mengurangi [[hambatan perdagangan]] dan investasi di antara tiga negara tersebut. Namun, dampak perjanjian tersebut megenai isu-isu seperti ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan pertumbuhan ekonomi telah menjadi subjek perselisihan politik. Sebagian besar ekonom menunjukkan bahwa NAFTA bermanfaat bagi perekonomian Amerika Utara dan rata-rata warga negara anggotanya,<ref>[https://www.cfr.org/backgrounder/naftas-economic-impact NAFTA and the USMCA: Weighing the Impact of North American Trade]. ''Council on Foreign Relations''.</ref><ref>[https://web.archive.org/web/20160622104941/http://www.igmchicago.org/igm-economic-experts-panel/poll-results?SurveyID=SV_0dfr9yjnDcLh17m Poll Results IGM Forum]. ''web.archive.org''. 2016-06-22.</ref><ref>[https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=North_American_Free_Trade_Agreement&oldid=1188892790 North American Free Trade Agreement]. ''Wikipedia''. 2023-12-08.</ref> tetapi merugikan sebagian kecil pekerja di industri yang terkena persaingan perdagangan.<ref>[https://www.latimes.com/business/hiltzik/la-fi-hiltzik-nafta-politics-20170130-story.html Column: NAFTA doesn't count for much economically, but it's still a huge political football. Here's why]. ''Los Angeles Times''. 2017-01-30.</ref><ref>Dani Rodrik. [https://doi.org/10.3386/w23559 Populism and the Economics of Globalization]. 2017-06. doi:10.3386/w23559.</ref> Para ekonom berpendapat bahwa penarikan diri dari NAFTA atau melakukan negosiasi ulang NAFTA dengan cara membangun kembali hambatan perdagangan akan berdampak buruk pada perekonomian AS dan merugikan lapangan kerja.<ref>[https://econofact.org/driving-home-the-importance-of-nafta Driving Home the Importance of NAFTA Econofact]. ''econofact.org''.</ref><ref>[https://www.bloomberg.com/tosv2.html?vid=&uuid=e6e80bbc-b611-11ee-a8b5-e01370173d64&url=L25ld3MvYXJ0aWNsZXMvMjAxNS0xMC0wMS90cnVtcC1raWxsaW5nLW5hZnRhLWNvdWxkLW1lYW4tYmlnLXVuaW50ZW5kZWQtY29uc2VxdWVuY2VzLWZvci10aGUtdS1zLQ== Bloomberg - Are you a robot?]. ''www.bloomberg.com''.</ref><ref>[https://www.economist.com/graphic-detail/2017/02/06/which-american-producers-would-suffer-from-ending-nafta Which American producers would suffer from ending NAFTA?]. ''The Economist''.</ref> Namun, Meksiko akan terkena dampak yang lebih parah jika kehilangan lapangan kerja dan penurunan pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.<ref>[https://ghostarchive.org/archive/W5C9T Nafta withdrawal would hit US GDP without helping trade deficit – report Financial Times Ghostarchive]. ''ghostarchive.org''.</ref> | ||
Setelah [[Donald Trump]] mulai menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun 2017, ia berusaha untuk menggantikan NAFTA dengan perjanjian baru, memulai negosiasi dengan Kanada dan Meksiko. Pada bulan September 2018, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mencapai kesepakatan untuk menggantikan NAFTA dengan [[Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada|Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada (USMCA)]], dan ketiga negara tersebut telah meratifikasinya pada bulan Maret 2020. NAFTA tetap berlaku hingga USMCA diterapkan. Pada 1 Juli 2020, USMCA mulai berlaku menggantikan NAFTA, mengakhiri perjanjian tersebut. Perbedaan USMCA dengan NAFTA hanya melibatkan perubahan kecil. | Setelah [[Donald Trump]] mulai menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun 2017, ia berusaha untuk menggantikan NAFTA dengan perjanjian baru, memulai negosiasi dengan Kanada dan Meksiko. Pada bulan September 2018, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mencapai kesepakatan untuk menggantikan NAFTA dengan [[Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada|Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada (USMCA)]], dan ketiga negara tersebut telah meratifikasinya pada bulan Maret 2020. NAFTA tetap berlaku hingga USMCA diterapkan.<ref>[https://ustr.gov/trade-agreements/free-trade-agreements/united-states-mexico-canada-agreement United States-Mexico-Canada Agreement]. ''United States Trade Representative''.</ref> Pada 1 Juli 2020, USMCA mulai berlaku menggantikan NAFTA, mengakhiri perjanjian tersebut. Perbedaan USMCA dengan NAFTA hanya melibatkan perubahan kecil. | ||
== Kontroversi == | == Kontroversi == | ||
=== Kritikan dari Capres Pemilu Amerika Serikat 1992 === | === Kritikan dari Capres Pemilu Amerika Serikat 1992 === | ||
[[Ross Perot]], seorang capres independen dalam debat kedua pilpres Amerika Serikat 1992 mengkritik perjanjian tersebut. Ia berkata:<blockquote>Kita harus berhenti mengirim pekerjaan ke luar negeri. Sederhana saja: Jika Anda membayar $12, $13, $14 per jam untuk pekerja pabrik dan Anda dapat memindahkan pabrik Anda ke selatan perbatasan, membayar satu dolar per jam untuk tenaga kerja, ... tidak memiliki layanan kesehatan—itu adalah biaya yang paling mahal. satu-satunya elemen dalam pembuatan mobil—tidak ada pengendalian lingkungan, tidak ada pengendalian polusi, dan tidak ada masa pensiun, dan Anda tidak peduli tentang apa pun selain menghasilkan uang, akan ada suara besar yang terdengar buruk. ... ketika lapangan kerja di [Meksiko] naik dari satu dolar per jam menjadi enam dolar per jam, dan lapangan kerja kita turun menjadi enam dolar per jam, dan kemudian kembali mendatar. Namun sementara ini, Anda telah merusak negara dengan kesepakatan seperti ini.</blockquote>Namun pada akhirnya, Perot kalah dan pemenang pilpres 1992 [[Bill Clinton]] mendukung perjanjian NAFTA yang kemudian sah berlaku pada 1 Januari 1994. | [[Ross Perot]], seorang capres independen dalam debat kedua pilpres Amerika Serikat 1992 mengkritik perjanjian tersebut. Ia berkata:<blockquote>Kita harus berhenti mengirim pekerjaan ke luar negeri. Sederhana saja: Jika Anda membayar $12, $13, $14 per jam untuk pekerja pabrik dan Anda dapat memindahkan pabrik Anda ke selatan perbatasan, membayar satu dolar per jam untuk tenaga kerja, ... tidak memiliki layanan kesehatan—itu adalah biaya yang paling mahal. satu-satunya elemen dalam pembuatan mobil—tidak ada pengendalian lingkungan, tidak ada pengendalian polusi, dan tidak ada masa pensiun, dan Anda tidak peduli tentang apa pun selain menghasilkan uang, akan ada suara besar yang terdengar buruk. ... ketika lapangan kerja di [Meksiko] naik dari satu dolar per jam menjadi enam dolar per jam, dan lapangan kerja kita turun menjadi enam dolar per jam, dan kemudian kembali mendatar. Namun sementara ini, Anda telah merusak negara dengan kesepakatan seperti ini.<ref>[https://www.nytimes.com/1992/10/16/us/the-1992-campaign-transcript-of-2d-tv-debate-between-bush-clinton-and-perot.html The 1992 Campaign Transcript of 2nd TV Debate between Bush, Clinton, and Perot]. ''New York Times''.</ref></blockquote>Namun pada akhirnya, Perot kalah dan pemenang pilpres 1992 [[Bill Clinton]] mendukung perjanjian NAFTA yang kemudian sah berlaku pada 1 Januari 1994. | ||
=== Dampak terhadap petani Meksiko === | === Dampak terhadap petani Meksiko === | ||
Beberapa penelitian menolak tanggung jawab NAFTA karena menekan pendapatan petani jagung miskin. Tren ini sudah ada lebih dari satu dekade sebelum NAFTA ada. Selain itu, produksi jagung meningkat setelah tahun 1994, dan tidak ada dampak yang dapat diukur terhadap harga jagung Meksiko karena adanya subsidi jagung dari Amerika Serikat. Studi-studi tersebut sepakat bahwa penghapusan subsidi pertanian AS akan menguntungkan petani Meksiko. | Beberapa penelitian menolak tanggung jawab NAFTA karena menekan pendapatan petani jagung miskin. Tren ini sudah ada lebih dari satu dekade sebelum NAFTA ada. Selain itu, produksi jagung meningkat setelah tahun 1994, dan tidak ada dampak yang dapat diukur terhadap harga jagung Meksiko karena adanya subsidi jagung dari Amerika Serikat. Studi-studi tersebut sepakat bahwa penghapusan subsidi pertanian AS akan menguntungkan petani Meksiko.<ref>Norbert Fiess. [https://web.archive.org/web/20070616093730/http://wbln0018.worldbank.org/LAC/LACInfoClient.nsf/d29684951174975c85256735007fef12/026efe204f018bc885256f40006d1901/$FILE/TradeNote18.pdf Mexican Corn: The Effects of NAFTA]. ''web.archive.org''. 24 September 2004.</ref> | ||
=== Kritikan dari Capres Pemilu Amerika Serikat 2016 === | === Kritikan dari Capres Pemilu Amerika Serikat 2016 === | ||
[[Donald Trump]] dalam wawancara ''[[60 Minutes]]'' pada masa kampanye Pilpres AS 2016 sebagai calon presiden dari [[Partai Republik (Amerika Serikat)|Partai Republik]] menyatakan bahwa NAFTA adalah "satu satunya perjanjian perdagangan terburuk yang pernah disetujui" dan berjanji jika dipilih, ia akan negosiasi ulang atau menghapus perjanjian tersebut. | [[Donald Trump]] dalam wawancara ''[[60 Minutes]]'' pada masa kampanye Pilpres AS 2016 sebagai calon presiden dari [[Partai Republik (Amerika Serikat)|Partai Republik]] menyatakan bahwa NAFTA adalah "satu satunya perjanjian perdagangan terburuk yang pernah disetujui"<ref>POLITICO Staff. [https://www.politico.com/story/2016/09/full-transcript-first-2016-presidential-debate-228761 Full transcript: First 2016 presidential debate]. ''POLITICO''. 2016-09-27.</ref> dan berjanji jika dipilih, ia akan negosiasi ulang atau menghapus perjanjian tersebut.<ref>[http://www.cbsnews.com/news/is-donald-trump-right-to-call-nafta-a-disaster/ Is Donald Trump right to call NAFTA a disaster?].</ref> | ||
Sementara, kandidat calon presiden dari [[Partai Demokrat (Amerika Serikat)|Partai Demokrat]] [[Bernie Sanders]] yang menentang perjanjian perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik, menyebutnya sebagai "kelanjutan dari perjanjian perdagangan yang membawa bencana lainnya, seperti NAFTA, CAFTA, dan hubungan perdagangan normal permanen dengan Tiongkok". Ia percaya bahwa perjanjian perdagangan bebas telah menyebabkan hilangnya lapangan kerja di Amerika dan menekan upah di Amerika. Sanders mengatakan bahwa Amerika perlu membangun kembali basis manufakturnya dengan menggunakan pabrik-pabrik Amerika untuk mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi bagi tenaga kerja Amerika daripada melakukan outsourcing ke Tiongkok dan negara lain. | Sementara, kandidat calon presiden dari [[Partai Demokrat (Amerika Serikat)|Partai Demokrat]] [[Bernie Sanders]] yang menentang perjanjian perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik, menyebutnya sebagai "kelanjutan dari perjanjian perdagangan yang membawa bencana lainnya, seperti NAFTA, CAFTA, dan hubungan perdagangan normal permanen dengan Tiongkok". Ia percaya bahwa perjanjian perdagangan bebas telah menyebabkan hilangnya lapangan kerja di Amerika dan menekan upah di Amerika. Sanders mengatakan bahwa Amerika perlu membangun kembali basis manufakturnya dengan menggunakan pabrik-pabrik Amerika untuk mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi bagi tenaga kerja Amerika daripada melakukan outsourcing ke Tiongkok dan negara lain.<ref>[https://www.pbs.org/newshour/show/bernie-sanders Sen. Bernie Sanders on taxes, trade agreements and Islamic State]. ''PBS NewsHour''. 2015-05-18.</ref><ref>[https://www.huffpost.com/entry/the-tpp-must-be-defeated_b_7352166 The TPP Must Be Defeated]. ''HuffPost''. 2015-05-21.</ref><ref>Will Cabaniss. [https://www.politifact.com/factchecks/2015/sep/02/viral-image/how-bernie-sanders-hillary-clinton-differ-trans-pa/ PolitiFact - How Bernie Sanders, Hillary Clinton differ on the Trans-Pacific Partnership]. ''@politifact''.</ref> | ||
== Anggota == | == Anggota == | ||
| Baris 26: | Baris 27: | ||
== Lihat Juga == | == Lihat Juga == | ||
* [[Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada|Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada]] | * [[Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada|Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada]] | ||
* [[Aliansi Pasifik]] | * [[Aliansi Pasifik]] | ||
* [[Perdagangan bebas]] | * [[Perdagangan bebas]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.nafta-sec-alena.org/ NAFTA Secretariat website] | * [http://www.nafta-sec-alena.org/ NAFTA Secretariat website] | ||
* [http://www.naftanow.org/ NaftaNow.org ] - Jointly developed by the Governments of Canada, Mexico and the United States of America | * [http://www.naftanow.org/ NaftaNow.org ] - Jointly developed by the Governments of Canada, Mexico and the United States of America | ||
* [http://www.ustr.gov/Trade_Agreements/Regional/NAFTA/Section_Index.html Office of the U.S. Trade Representative - NAFTA] | * [http://www.ustr.gov/Trade_Agreements/Regional/NAFTA/Section_Index.html Office of the U.S. Trade Representative - NAFTA] | ||
* [http://www.tradeagreements.gov/ TradeAgreements.gov:] an interagency effort by the United States Government to provide the public with the latest information on America's trade agreements | * [http://www.tradeagreements.gov/ TradeAgreements.gov:] an interagency effort by the United States Government to provide the public with the latest information on America's trade agreements | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perjanjian+Perdagangan+Bebas+Amerika+Utara&oldid=28566819 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28566819 (2025-11-20T10:57:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.06

Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (Bahasa Inggris: North American Free Trade Agreement, kepanjangan dari NAFTA; , TLCAN; , ALÉNA), adalah sebuah organisasi yang terdiri dari negara-negara Amerika Utara. Organisasi ini didirikan pada 1994 oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Piagamnya menyatakan bahwa NAFTA bertugas mengkoordinasikan kegiatan ekonomi, termasuk hubungan niaga; komunikasi; kegiatan kebudayaan; kewarganegaraan, paspor, dan visa; kegiatan sosial; dan kegiatan kesehatan. Markas NAFTA berada di Washington D.C., Ottawa, dan Mexico City.
Perjanjian ini digagas pertama kali oleh Ronald Reagan dalam kampanyenya sebagai calon presiden pada tahun 1980. Setelah menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas Kanada-Amerika Serikat, pemerintahan George H. W. Bush di Amerika Serikat, Carlos Salinas de Gortari di Meksiko, dan Brian Mulroney di Kanada melakukan negosiasi draf cikal bakal NAFTA. Masing masing pemerintahan mengirimkan perjanjian tersebut untuk diratifikasi pada Desember 1992. Namun, ada penolakan signifikan terhadap perjanjian tersebut di Amerika Serikat dan Kanada. Ketiga negara meratifikasi NAFTA pada 1993 setelah menambah dua kesepakatan sampingan, yakni North American Agreement on Labor Cooperation (NAALC) dan North American Agreement on Environmental Cooperation (NAAEC).
Perjanjian NAFTA menghapus dan mengurangi hambatan perdagangan dan investasi di antara tiga negara tersebut. Namun, dampak perjanjian tersebut megenai isu-isu seperti ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan pertumbuhan ekonomi telah menjadi subjek perselisihan politik. Sebagian besar ekonom menunjukkan bahwa NAFTA bermanfaat bagi perekonomian Amerika Utara dan rata-rata warga negara anggotanya,[1][2][3] tetapi merugikan sebagian kecil pekerja di industri yang terkena persaingan perdagangan.[4][5] Para ekonom berpendapat bahwa penarikan diri dari NAFTA atau melakukan negosiasi ulang NAFTA dengan cara membangun kembali hambatan perdagangan akan berdampak buruk pada perekonomian AS dan merugikan lapangan kerja.[6][7][8] Namun, Meksiko akan terkena dampak yang lebih parah jika kehilangan lapangan kerja dan penurunan pertumbuhan ekonomi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.[9]
Setelah Donald Trump mulai menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun 2017, ia berusaha untuk menggantikan NAFTA dengan perjanjian baru, memulai negosiasi dengan Kanada dan Meksiko. Pada bulan September 2018, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mencapai kesepakatan untuk menggantikan NAFTA dengan Perjanjian Amerika Serikat–Meksiko–Kanada (USMCA), dan ketiga negara tersebut telah meratifikasinya pada bulan Maret 2020. NAFTA tetap berlaku hingga USMCA diterapkan.[10] Pada 1 Juli 2020, USMCA mulai berlaku menggantikan NAFTA, mengakhiri perjanjian tersebut. Perbedaan USMCA dengan NAFTA hanya melibatkan perubahan kecil.
Kontroversi
Kritikan dari Capres Pemilu Amerika Serikat 1992
Ross Perot, seorang capres independen dalam debat kedua pilpres Amerika Serikat 1992 mengkritik perjanjian tersebut. Ia berkata:
Kita harus berhenti mengirim pekerjaan ke luar negeri. Sederhana saja: Jika Anda membayar $12, $13, $14 per jam untuk pekerja pabrik dan Anda dapat memindahkan pabrik Anda ke selatan perbatasan, membayar satu dolar per jam untuk tenaga kerja, ... tidak memiliki layanan kesehatan—itu adalah biaya yang paling mahal. satu-satunya elemen dalam pembuatan mobil—tidak ada pengendalian lingkungan, tidak ada pengendalian polusi, dan tidak ada masa pensiun, dan Anda tidak peduli tentang apa pun selain menghasilkan uang, akan ada suara besar yang terdengar buruk. ... ketika lapangan kerja di [Meksiko] naik dari satu dolar per jam menjadi enam dolar per jam, dan lapangan kerja kita turun menjadi enam dolar per jam, dan kemudian kembali mendatar. Namun sementara ini, Anda telah merusak negara dengan kesepakatan seperti ini.[11]
Namun pada akhirnya, Perot kalah dan pemenang pilpres 1992 Bill Clinton mendukung perjanjian NAFTA yang kemudian sah berlaku pada 1 Januari 1994.
Dampak terhadap petani Meksiko
Beberapa penelitian menolak tanggung jawab NAFTA karena menekan pendapatan petani jagung miskin. Tren ini sudah ada lebih dari satu dekade sebelum NAFTA ada. Selain itu, produksi jagung meningkat setelah tahun 1994, dan tidak ada dampak yang dapat diukur terhadap harga jagung Meksiko karena adanya subsidi jagung dari Amerika Serikat. Studi-studi tersebut sepakat bahwa penghapusan subsidi pertanian AS akan menguntungkan petani Meksiko.[12]
Kritikan dari Capres Pemilu Amerika Serikat 2016
Donald Trump dalam wawancara 60 Minutes pada masa kampanye Pilpres AS 2016 sebagai calon presiden dari Partai Republik menyatakan bahwa NAFTA adalah "satu satunya perjanjian perdagangan terburuk yang pernah disetujui"[13] dan berjanji jika dipilih, ia akan negosiasi ulang atau menghapus perjanjian tersebut.[14]
Sementara, kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Bernie Sanders yang menentang perjanjian perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik, menyebutnya sebagai "kelanjutan dari perjanjian perdagangan yang membawa bencana lainnya, seperti NAFTA, CAFTA, dan hubungan perdagangan normal permanen dengan Tiongkok". Ia percaya bahwa perjanjian perdagangan bebas telah menyebabkan hilangnya lapangan kerja di Amerika dan menekan upah di Amerika. Sanders mengatakan bahwa Amerika perlu membangun kembali basis manufakturnya dengan menggunakan pabrik-pabrik Amerika untuk mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi bagi tenaga kerja Amerika daripada melakukan outsourcing ke Tiongkok dan negara lain.[15][16][17]
Anggota
- Kanada
- Amerika Serikat (termasuk Alaska)
- Meksiko
Lihat Juga
Pranala luar
- NAFTA Secretariat website
- NaftaNow.org - Jointly developed by the Governments of Canada, Mexico and the United States of America
- Office of the U.S. Trade Representative - NAFTA
- TradeAgreements.gov: an interagency effort by the United States Government to provide the public with the latest information on America's trade agreements
Referensi
- ↑ NAFTA and the USMCA: Weighing the Impact of North American Trade. Council on Foreign Relations.
- ↑ Poll Results IGM Forum. web.archive.org. 2016-06-22.
- ↑ North American Free Trade Agreement. Wikipedia. 2023-12-08.
- ↑ Column: NAFTA doesn't count for much economically, but it's still a huge political football. Here's why. Los Angeles Times. 2017-01-30.
- ↑ Dani Rodrik. Populism and the Economics of Globalization. 2017-06. doi:10.3386/w23559.
- ↑ Driving Home the Importance of NAFTA Econofact. econofact.org.
- ↑ Bloomberg - Are you a robot?. www.bloomberg.com.
- ↑ Which American producers would suffer from ending NAFTA?. The Economist.
- ↑ Nafta withdrawal would hit US GDP without helping trade deficit – report Financial Times Ghostarchive. ghostarchive.org.
- ↑ United States-Mexico-Canada Agreement. United States Trade Representative.
- ↑ The 1992 Campaign Transcript of 2nd TV Debate between Bush, Clinton, and Perot. New York Times.
- ↑ Norbert Fiess. Mexican Corn: The Effects of NAFTA. web.archive.org. 24 September 2004.
- ↑ POLITICO Staff. Full transcript: First 2016 presidential debate. POLITICO. 2016-09-27.
- ↑ Is Donald Trump right to call NAFTA a disaster?.
- ↑ Sen. Bernie Sanders on taxes, trade agreements and Islamic State. PBS NewsHour. 2015-05-18.
- ↑ The TPP Must Be Defeated. HuffPost. 2015-05-21.
- ↑ Will Cabaniss. PolitiFact - How Bernie Sanders, Hillary Clinton differ on the Trans-Pacific Partnership. @politifact.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28566819 (2025-11-20T10:57:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.