Lompat ke isi

Sintesis Rochow: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28078663; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sintesis Rochow''', '''Proses Rochow''', atau '''Proses Müller-Rochow''' adalah teknologi yang paling sering dipakai untuk membuat senyawa [[organosilikon]] demi keperluan industri. Metode ini pertama kali dilaporkan secara terpisah oleh [[Eugene G. Rochow]] dan [[Richard Müller (kimiawan)|Richard Müller]] pada dasawarsa 1940-an. Reaksinya merupakan reaksi alkil halida dengan logam silikon yang dikatalis oleh [[tembaga]]. Walaupun secara teoretis dapat dilakukan dengan alkil halida jenis manapun, hasil terbaik akan diperoleh jika yang dipakai adalah [[metil klorida]]. Proses ini biasanya dilakukan dengan suhu 300&nbsp;°C dan tekanan 2-5 bar. Kondisi ini memungkinkan konversi sebesar 90-98% untuk silikon dan 30-90% untuk [[klorometana]]. Diperkirakan 1,4 Mton [[dimetildiklorosilana]] (Me<sub>2</sub>SiCl<sub>2</sub>) diproduksi setiap tahunnya dengan menggunakan teknologi ini.
'''Sintesis Rochow''', '''Proses Rochow''', atau '''Proses Müller-Rochow''' adalah teknologi yang paling sering dipakai untuk membuat senyawa [[organosilikon]] demi keperluan industri. Metode ini pertama kali dilaporkan secara terpisah oleh [[Eugene G. Rochow]] dan [[Richard Müller (kimiawan)|Richard Müller]] pada dasawarsa 1940-an.<ref>Rösch, L.; John, P.; Reitmeier, R. "Organic Silicon Compounds" Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry. John Wiley and Sons: San Francisco, 2003. .</ref> Reaksinya merupakan reaksi alkil halida dengan logam silikon yang dikatalis oleh [[tembaga]]. Walaupun secara teoretis dapat dilakukan dengan alkil halida jenis manapun, hasil terbaik akan diperoleh jika yang dipakai adalah [[metil klorida]]. Proses ini biasanya dilakukan dengan suhu 300&nbsp;°C dan tekanan 2-5 bar. Kondisi ini memungkinkan konversi sebesar 90-98% untuk silikon dan 30-90% untuk [[klorometana]]. Diperkirakan 1,4 Mton [[dimetildiklorosilana]] (Me<sub>2</sub>SiCl<sub>2</sub>) diproduksi setiap tahunnya dengan menggunakan teknologi ini.<ref>Elschenbroich, Christoph Organometallics VCH, Weinheim, Germany: 1992. .</ref>


== Mekanisme reaksi ==
== Mekanisme reaksi ==
Baris 6: Baris 6:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sintesis+Rochow&oldid=28078663 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28078663 (2025-10-17T18:31:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sintesis+Rochow&oldid=28078663 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28078663 (2025-10-17T18:31:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.02

Sintesis Rochow, Proses Rochow, atau Proses Müller-Rochow adalah teknologi yang paling sering dipakai untuk membuat senyawa organosilikon demi keperluan industri. Metode ini pertama kali dilaporkan secara terpisah oleh Eugene G. Rochow dan Richard Müller pada dasawarsa 1940-an.[1] Reaksinya merupakan reaksi alkil halida dengan logam silikon yang dikatalis oleh tembaga. Walaupun secara teoretis dapat dilakukan dengan alkil halida jenis manapun, hasil terbaik akan diperoleh jika yang dipakai adalah metil klorida. Proses ini biasanya dilakukan dengan suhu 300 °C dan tekanan 2-5 bar. Kondisi ini memungkinkan konversi sebesar 90-98% untuk silikon dan 30-90% untuk klorometana. Diperkirakan 1,4 Mton dimetildiklorosilana (Me2SiCl2) diproduksi setiap tahunnya dengan menggunakan teknologi ini.[2]

Mekanisme reaksi

Reaksi yang relevan adalah (Me = CH3):

x MeCl + Si → Me3SiCl, Me2SiCl2, MeSiCl3, produk-produk lain

Referensi

  1. Rösch, L.; John, P.; Reitmeier, R. "Organic Silicon Compounds" Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry. John Wiley and Sons: San Francisco, 2003. .
  2. Elschenbroich, Christoph Organometallics VCH, Weinheim, Germany: 1992. .

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28078663 (2025-10-17T18:31:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.