Lompat ke isi

Triklokarban: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29011884; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Triklokarban'''  (TCC; ''3,4,4′-trichlorocarbanilide'') adalah senyawa [[antibakteri|antimikroba]] yang biasanya ditambahkan dalam berbagai produk perawatan rumah tangga dan pribadi termasuk sabun batangan, [[Detergen|deterjen]], pencuci tubuh, losion pembersih, dan tisu karena sifat sanitasinya. Zat antimikroba lain yang secara struktural mirip dengan triklokarban adalah [[triklosan]] [''5-chloro-2- (2,4-dichlorophenoxy) phenol'']. Triklosan lebih sering digunakan dalam sabun cair, sementara triklokarban terutama digunakan dalam sabun batangan. Triklokarban sangat efektif terhadap bakteri [[gram-positif]] seperti ''[[Staphylococcus aureus]]''.
[[File:Triclocarban.png|thumb|right|280px|Triclocarban]]


Bersama [[triklosan]], triklokarban merupakan antiseptik yang mendapat peringatan karena potensi bahayanya. [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) pada 2 September 2016 mengeluarkan aturan final yang menetapkan bahwa produk pencuci antiseptik konsumen yang dijual bebas yang mengandung satu atau lebih dari 19 bahan aktif tertentu, termasuk bahan yang paling umum digunakan, triklokarban dan triklosan, tidak dapat lagi dipasarkan.
'''Triklokarban'''  (TCC; ''3,4,4′-trichlorocarbanilide'') adalah senyawa [[antibakteri|antimikroba]] yang biasanya ditambahkan dalam berbagai produk perawatan rumah tangga dan pribadi termasuk sabun batangan, [[Detergen|deterjen]], pencuci tubuh, losion pembersih, dan tisu karena sifat sanitasinya. Zat antimikroba lain yang secara struktural mirip dengan triklokarban adalah [[triklosan]] [''5-chloro-2- (2,4-dichlorophenoxy) phenol''].<ref>Tammy E. Stoker, Robert J. Kavlock. [https://books.google.co.id/books?id=sUrLT9z9i3IC&pg=PA557#v=onepage&q&f=false Hayes' Handbook of Pesticide Toxicology: Volume 1]. Elsevier. 2010. hlm. 557. ISBN 978-0-12-374481-4.</ref> Triklosan lebih sering digunakan dalam sabun cair, sementara triklokarban terutama digunakan dalam sabun batangan.<ref>[https://www.unilever.com/brands/Our-products-and-ingredients/Your-ingredient-questions-answered/Triclosan-and-triclocarban.html Triclosan and triclocarban]. Unilever.</ref> Triklokarban sangat efektif terhadap bakteri [[gram-positif]] seperti ''[[Staphylococcus aureus]]''.<ref>[https://www.drugbank.ca/drugs/DB11155 Triclocarban]. Drugbank.ca.</ref>
 
Bersama [[triklosan]], triklokarban merupakan antiseptik yang mendapat peringatan karena potensi bahayanya.<ref>dr. Immanuela Hartono. [https://www.alomedika.com/bahaya-kandungan-triclosan-dan-triclocarban-pada-sabun-antiseptik Bahaya Kandungan Triclosan dan Triclocarban pada Sabun Antiseptik]. Alomedika.</ref> [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) pada 2 September 2016 mengeluarkan aturan final yang menetapkan bahwa produk pencuci antiseptik konsumen yang dijual bebas yang mengandung satu atau lebih dari 19 bahan aktif tertentu, termasuk bahan yang paling umum digunakan, triklokarban dan triklosan, tidak dapat lagi dipasarkan.<ref>[https://www.fda.gov/news-events/press-announcements/fda-issues-final-rule-safety-and-effectiveness-antibacterial-soaps FDA issues final rule on safety and effectiveness of antibacterial soaps]. U.S. Food and Drug Administration. 2 September 2016.</ref>


== Sejarah dan penggunaan ==
== Sejarah dan penggunaan ==
Baru pada akhir tahun 1930-an dan awal tahun 1940-an, triklokarban dan [[senyawa kimia]] yang mirip, triklosan disintesis oleh para ahli kimia di laboratorium dengan mengganti atom [[hidrogen]] yang ada pada cincin aromatik [[fenol]] dengan atom [[klor]] untuk menghasilkan kelompok baru fenol terklorinasi yang dikenal sebagai [[organohalida]].
Baru pada akhir tahun 1930-an dan awal tahun 1940-an, triklokarban dan [[senyawa kimia]] yang mirip, triklosan disintesis oleh para ahli kimia di laboratorium dengan mengganti atom [[hidrogen]] yang ada pada cincin aromatik [[fenol]] dengan atom [[klor]] untuk menghasilkan kelompok baru fenol terklorinasi yang dikenal sebagai [[organohalida]].<ref>Teri Shors, PhD. [https://books.google.co.id/books?id=06h8DwAAQBAJ&pg=PA89#v=onepage&q&f=false Krasner's Microbial Challenge]. Jones & Bartlett Learning. 2020. hlm. 89. ISBN 9781284159264.</ref>


Triklokarban telah diproduksi pada skala industri sejak tahun 1957 untuk digunakan sebagai agen antimikroba. Sejak tahun 1957/1958, Triklokarban telah digunakan dalam konsentrasi hingga 1,5% dalam sabun batangan.
Triklokarban telah diproduksi pada skala industri sejak tahun 1957 untuk digunakan sebagai agen antimikroba.<ref>[https://www.nicnas.gov.au/chemical-information/imap-assessments/imap-assessments/tier-ii-environment-assessments/triclocarban Urea, N-(4-chlorophenyl)-N'-(3,4-dichlorophenyl)-: Environment tier II assessment]. The National Industrial Chemicals Notification and Assessment Scheme (NICNAS). 10 Maret 2017.</ref> Sejak tahun 1957/1958, Triklokarban telah digunakan dalam konsentrasi hingga 1,5% dalam sabun batangan.<ref>Scientific Committee on Consumer Products. [https://ec.europa.eu/health/ph_risk/committees/04_sccp/docs/sccp_o_016.pdf Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative]. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.</ref>


Triklokarban digunakan dalam jumlah yang signifikan di seluruh dunia, dengan 100–1000 ton digunakan di [[Uni Eropa]] per tahun berdasarkan laporan [[REACH]] tahun 2017, dan lebih dari 454 ton per tahun digunakan di [[Amerika Serikat]] berdasarkan laporan [[Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat]] (US EPA) tahun 2002, terutama digunakan dalam produk perawatan pribadi seperti sabun antibakteri, tetapi juga digunakan dalam plastik untuk menghentikan pertumbuhan bakteri.
Triklokarban digunakan dalam jumlah yang signifikan di seluruh dunia, dengan 100–1000 ton digunakan di [[Uni Eropa]] per tahun berdasarkan laporan [[REACH]] tahun 2017, dan lebih dari 454 ton per tahun digunakan di [[Amerika Serikat]] berdasarkan laporan [[Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat]] (US EPA) tahun 2002, terutama digunakan dalam produk perawatan pribadi seperti sabun antibakteri, tetapi juga digunakan dalam plastik untuk menghentikan pertumbuhan bakteri.<ref>[https://www.nicnas.gov.au/chemical-information/imap-assessments/imap-assessments/tier-ii-environment-assessments/triclocarban Urea, N-(4-chlorophenyl)-N'-(3,4-dichlorophenyl)-: Environment tier II assessment]. The National Industrial Chemicals Notification and Assessment Scheme (NICNAS). 10 Maret 2017.</ref>


Pada 2 September 2016, [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) mengeluarkan aturan final yang melarang penggunaan triklokarban dan triklosan beserta 17 bahan aktif lainnya pada produk pencuci antiseptik konsumen yang dijual bebas. Imbas dari aturan ini, produk dengan 19 bahan antibakteri, termasuk yang paling populer adalah triklosan dan triklokarban, harus diformulasi ulang atau tidak bisa beredar lagi dalam masa setahun. Larangan dikeluarkan karena para produsen gagal untuk membuktikan bahwa bahan-bahan tersebut aman dan membunuh kuman.
Pada 2 September 2016, [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) mengeluarkan aturan final yang melarang penggunaan triklokarban dan triklosan beserta 17 bahan aktif lainnya pada produk pencuci antiseptik konsumen yang dijual bebas.<ref>[https://www.fda.gov/news-events/press-announcements/fda-issues-final-rule-safety-and-effectiveness-antibacterial-soaps FDA issues final rule on safety and effectiveness of antibacterial soaps]. U.S. Food and Drug Administration. 2 September 2016.</ref> Imbas dari aturan ini, produk dengan 19 bahan antibakteri, termasuk yang paling populer adalah triklosan dan triklokarban, harus diformulasi ulang atau tidak bisa beredar lagi dalam masa setahun. Larangan dikeluarkan karena para produsen gagal untuk membuktikan bahwa bahan-bahan tersebut aman dan membunuh kuman.<ref>Karen Weintraub. [https://www.usatoday.com/story/news/2016/09/02/antibacterial-soap-soon-disappear/89774728/ Antibacterial soap soon to disappear]. USA Today. 2 September 2016.</ref>


== Sinonim dan nama dagang ==
== Sinonim dan nama dagang ==
Beberapa sinomin triklokarban antara lain:
Beberapa sinomin triklokarban antara lain:<ref>[https://www.drugbank.ca/drugs/DB11155 Triclocarban]. Drugbank.ca.</ref>
* ''1-(3',4'-dichlorophenyl)-3-(4'-chlorophenyl)urea''
* ''1-(3',4'-dichlorophenyl)-3-(4'-chlorophenyl)urea''
* ''3,4,4'-trichloro carbanilide''
* ''3,4,4'-trichloro carbanilide''
Baris 20: Baris 22:
* ''N-(4-chlorophenyl)-N'-(3,4-dichlorophenyl)urea''
* ''N-(4-chlorophenyl)-N'-(3,4-dichlorophenyl)urea''


Triklokarban tersedia dalam sejumlah nama dagang, termasuk Cusiter®, Cutisan®, Genoface®, Procutene®, Solubacter®, TCC®, dan Preventol SB.
Triklokarban tersedia dalam sejumlah nama dagang, termasuk Cusiter®, Cutisan®, Genoface®, Procutene®, Solubacter®, TCC®,<ref>[https://www.encyclopedia.com/science/academic-and-educational-journals/triclocarban Triclocarban]. Encyclopedia.com. 18 Mei 2020.</ref> dan Preventol SB.<ref>Scientific Committee on Consumer Products. [https://ec.europa.eu/health/ph_risk/committees/04_sccp/docs/sccp_o_016.pdf Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative]. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.</ref>


== Mekanisme kerja ==
== Mekanisme kerja ==
Triklokarban adalah analog triklosan dengan aktivitas antibakteri. Triklokarban memberikan efeknya dengan menghambat aktivitas [[reduktase protein pembawa enoyl-acyl]], yang tersebar di mana-mana dalam bakteri, [[fungi]], dan berbagai tanaman. Reduktase protein pembawa enoyl-acyl mengatalisasi langkah terakhir dalam setiap siklus regangan [[asam lemak]] dalam sistem [[sintase asam lemak]] tipe II. Akibatnya, agen ini mengganggu sintesis [[membran sel]] dan menghambat pertumbuhan bakteri.
Triklokarban adalah analog triklosan dengan aktivitas antibakteri. Triklokarban memberikan efeknya dengan menghambat aktivitas [[reduktase protein pembawa enoyl-acyl]], yang tersebar di mana-mana dalam bakteri, [[fungi]], dan berbagai tanaman. Reduktase protein pembawa enoyl-acyl mengatalisasi langkah terakhir dalam setiap siklus regangan [[asam lemak]] dalam sistem [[sintase asam lemak]] tipe II. Akibatnya, agen ini mengganggu sintesis [[membran sel]] dan menghambat pertumbuhan bakteri.<ref>[https://www.drugbank.ca/drugs/DB11155 Triclocarban]. Drugbank.ca.</ref>


== Farmakodinamika ==
== Farmakodinamika ==
Mekanisme antimikroba yang mendasari efek [[bakteriostatik]] dan [[bakterisida]] dari triklokarban diyakini merupakan adsorpsi yang tidak spesifik pada membran sel dan gangguan fungsi protein interstisial dan/atau hilangnya semipermeabilitas membran sel, dengan pelepasan ion dan molekul organik. Akibatnya, pertumbuhan bakteri gram positif maupun bakteri [[gram negatif]] terhambat.
Mekanisme antimikroba yang mendasari efek [[bakteriostatik]] dan [[bakterisida]] dari triklokarban diyakini merupakan adsorpsi yang tidak spesifik pada membran sel dan gangguan fungsi protein interstisial dan/atau hilangnya semipermeabilitas membran sel, dengan pelepasan ion dan molekul organik. Akibatnya, pertumbuhan bakteri gram positif maupun bakteri [[gram negatif]] terhambat.<ref>[https://www.drugbank.ca/drugs/DB11155 Triclocarban]. Drugbank.ca.</ref><ref>Scientific Committee on Consumer Products. [https://ec.europa.eu/health/ph_risk/committees/04_sccp/docs/sccp_o_016.pdf Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative]. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.</ref>


Tidak seperti antibiotik, zat antimikroba yang aktif membran seperti triklokarban efektif dalam waktu singkat.
Tidak seperti antibiotik, zat antimikroba yang aktif membran seperti triklokarban efektif dalam waktu singkat.<ref>Scientific Committee on Consumer Products. [https://ec.europa.eu/health/ph_risk/committees/04_sccp/docs/sccp_o_016.pdf Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative]. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.</ref>


== Konsensus ''The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban'' ==
== Konsensus ''The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban'' ==
''The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban'' atau "Pernyataan Florence tentang Triklosan dan Triklokarban" diperkenalkan pada Simposium Internasional ke-36 tentang Polutan Organik Persisten Halogenasi (DIOXIN 2016) di [[Firenze|Florence]], [[Italia]]. Pernyataan konsensus ini memiliki lebih dari 200 penandatangan dari 29 negara, yang mewakili keahlian tentang dampak kesehatan dan lingkungan serta efektivitas zat antimikroba. Pernyataan itu diterbitkan dalam ''[[Environmental Health Perspectives]]'' pada Juni 2017.
''The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban'' atau "Pernyataan Florence tentang Triklosan dan Triklokarban" diperkenalkan pada Simposium Internasional ke-36 tentang Polutan Organik Persisten Halogenasi (DIOXIN 2016) di [[Firenze|Florence]], [[Italia]]. Pernyataan konsensus ini memiliki lebih dari 200 penandatangan dari 29 negara, yang mewakili keahlian tentang dampak kesehatan dan lingkungan serta efektivitas zat antimikroba. Pernyataan itu diterbitkan dalam ''[[Environmental Health Perspectives]]'' pada Juni 2017.<ref>[https://greensciencepolicy.org/florence-statement/ The Florence Statement]. Green Science Policy Institute.</ref>


"Pernyataan Florence tentang Triklosan dan Triklokarban" mendokumentasikan konsensus lebih dari 200 ilmuwan dan profesional medis tentang bahaya dan kurangnya bukti dari manfaat penggunaan umum triklosan dan triklokarban.
"Pernyataan Florence tentang Triklosan dan Triklokarban" mendokumentasikan konsensus lebih dari 200 ilmuwan dan profesional medis tentang bahaya dan kurangnya bukti dari manfaat penggunaan umum triklosan dan triklokarban.<ref>dr. Immanuela Hartono. [https://www.alomedika.com/bahaya-kandungan-triclosan-dan-triclocarban-pada-sabun-antiseptik Bahaya Kandungan Triclosan dan Triclocarban pada Sabun Antiseptik]. Alomedika.</ref><ref>[https://ehp.niehs.nih.gov/doi/10.1289/EHP1788 The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban]. Environmental Health Perspectives. 20 Juni 2017. doi:10.1289/EHP1788.</ref>


Berdasarkan penelitian [[penelaahan sejawat]] yang ekstensif, pernyataan ini menyimpulkan bahwa triklosan dan triklokarban adalah [[pengganggu endokrin]] berkanjang terhadap lingkungan yang bersifat [[bioakumulasi]] dan toksik bagi organisme akuatik dan lainnya.
Berdasarkan penelitian [[penelaahan sejawat]] yang ekstensif, pernyataan ini menyimpulkan bahwa triklosan dan triklokarban adalah [[pengganggu endokrin]] berkanjang terhadap lingkungan yang bersifat [[bioakumulasi]] dan toksik bagi organisme akuatik dan lainnya.<ref>[https://ehp.niehs.nih.gov/doi/10.1289/EHP1788 The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban]. Environmental Health Perspectives. 20 Juni 2017. doi:10.1289/EHP1788.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 50: Baris 52:
* [[Pengolah limbah]]
* [[Pengolah limbah]]


==Referensi==
== Referensi ==
 
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Triklokarban&oldid=29011884 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29011884 (2026-03-05T15:01:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Triklokarban&oldid=29011884 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29011884 (2026-03-05T15:01:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.03

Triclocarban

Triklokarban (TCC; 3,4,4′-trichlorocarbanilide) adalah senyawa antimikroba yang biasanya ditambahkan dalam berbagai produk perawatan rumah tangga dan pribadi termasuk sabun batangan, deterjen, pencuci tubuh, losion pembersih, dan tisu karena sifat sanitasinya. Zat antimikroba lain yang secara struktural mirip dengan triklokarban adalah triklosan [5-chloro-2- (2,4-dichlorophenoxy) phenol].[1] Triklosan lebih sering digunakan dalam sabun cair, sementara triklokarban terutama digunakan dalam sabun batangan.[2] Triklokarban sangat efektif terhadap bakteri gram-positif seperti Staphylococcus aureus.[3]

Bersama triklosan, triklokarban merupakan antiseptik yang mendapat peringatan karena potensi bahayanya.[4] Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada 2 September 2016 mengeluarkan aturan final yang menetapkan bahwa produk pencuci antiseptik konsumen yang dijual bebas yang mengandung satu atau lebih dari 19 bahan aktif tertentu, termasuk bahan yang paling umum digunakan, triklokarban dan triklosan, tidak dapat lagi dipasarkan.[5]

Sejarah dan penggunaan

Baru pada akhir tahun 1930-an dan awal tahun 1940-an, triklokarban dan senyawa kimia yang mirip, triklosan disintesis oleh para ahli kimia di laboratorium dengan mengganti atom hidrogen yang ada pada cincin aromatik fenol dengan atom klor untuk menghasilkan kelompok baru fenol terklorinasi yang dikenal sebagai organohalida.[6]

Triklokarban telah diproduksi pada skala industri sejak tahun 1957 untuk digunakan sebagai agen antimikroba.[7] Sejak tahun 1957/1958, Triklokarban telah digunakan dalam konsentrasi hingga 1,5% dalam sabun batangan.[8]

Triklokarban digunakan dalam jumlah yang signifikan di seluruh dunia, dengan 100–1000 ton digunakan di Uni Eropa per tahun berdasarkan laporan REACH tahun 2017, dan lebih dari 454 ton per tahun digunakan di Amerika Serikat berdasarkan laporan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (US EPA) tahun 2002, terutama digunakan dalam produk perawatan pribadi seperti sabun antibakteri, tetapi juga digunakan dalam plastik untuk menghentikan pertumbuhan bakteri.[9]

Pada 2 September 2016, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan aturan final yang melarang penggunaan triklokarban dan triklosan beserta 17 bahan aktif lainnya pada produk pencuci antiseptik konsumen yang dijual bebas.[10] Imbas dari aturan ini, produk dengan 19 bahan antibakteri, termasuk yang paling populer adalah triklosan dan triklokarban, harus diformulasi ulang atau tidak bisa beredar lagi dalam masa setahun. Larangan dikeluarkan karena para produsen gagal untuk membuktikan bahwa bahan-bahan tersebut aman dan membunuh kuman.[11]

Sinonim dan nama dagang

Beberapa sinomin triklokarban antara lain:[12]

  • 1-(3',4'-dichlorophenyl)-3-(4'-chlorophenyl)urea
  • 3,4,4'-trichloro carbanilide
  • 3,4,4'-trichlorocarbanilide
  • 3,4,4'-trichlorodiphenylurea
  • N-(4-chlorophenyl)-N'-(3,4-dichlorophenyl)urea

Triklokarban tersedia dalam sejumlah nama dagang, termasuk Cusiter®, Cutisan®, Genoface®, Procutene®, Solubacter®, TCC®,[13] dan Preventol SB.[14]

Mekanisme kerja

Triklokarban adalah analog triklosan dengan aktivitas antibakteri. Triklokarban memberikan efeknya dengan menghambat aktivitas reduktase protein pembawa enoyl-acyl, yang tersebar di mana-mana dalam bakteri, fungi, dan berbagai tanaman. Reduktase protein pembawa enoyl-acyl mengatalisasi langkah terakhir dalam setiap siklus regangan asam lemak dalam sistem sintase asam lemak tipe II. Akibatnya, agen ini mengganggu sintesis membran sel dan menghambat pertumbuhan bakteri.[15]

Farmakodinamika

Mekanisme antimikroba yang mendasari efek bakteriostatik dan bakterisida dari triklokarban diyakini merupakan adsorpsi yang tidak spesifik pada membran sel dan gangguan fungsi protein interstisial dan/atau hilangnya semipermeabilitas membran sel, dengan pelepasan ion dan molekul organik. Akibatnya, pertumbuhan bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif terhambat.[16][17]

Tidak seperti antibiotik, zat antimikroba yang aktif membran seperti triklokarban efektif dalam waktu singkat.[18]

Konsensus The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban

The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban atau "Pernyataan Florence tentang Triklosan dan Triklokarban" diperkenalkan pada Simposium Internasional ke-36 tentang Polutan Organik Persisten Halogenasi (DIOXIN 2016) di Florence, Italia. Pernyataan konsensus ini memiliki lebih dari 200 penandatangan dari 29 negara, yang mewakili keahlian tentang dampak kesehatan dan lingkungan serta efektivitas zat antimikroba. Pernyataan itu diterbitkan dalam Environmental Health Perspectives pada Juni 2017.[19]

"Pernyataan Florence tentang Triklosan dan Triklokarban" mendokumentasikan konsensus lebih dari 200 ilmuwan dan profesional medis tentang bahaya dan kurangnya bukti dari manfaat penggunaan umum triklosan dan triklokarban.[20][21]

Berdasarkan penelitian penelaahan sejawat yang ekstensif, pernyataan ini menyimpulkan bahwa triklosan dan triklokarban adalah pengganggu endokrin berkanjang terhadap lingkungan yang bersifat bioakumulasi dan toksik bagi organisme akuatik dan lainnya.[22]

Lihat pula

Referensi

  1. Tammy E. Stoker, Robert J. Kavlock. Hayes' Handbook of Pesticide Toxicology: Volume 1. Elsevier. 2010. hlm. 557. ISBN 978-0-12-374481-4.
  2. Triclosan and triclocarban. Unilever.
  3. Triclocarban. Drugbank.ca.
  4. dr. Immanuela Hartono. Bahaya Kandungan Triclosan dan Triclocarban pada Sabun Antiseptik. Alomedika.
  5. FDA issues final rule on safety and effectiveness of antibacterial soaps. U.S. Food and Drug Administration. 2 September 2016.
  6. Teri Shors, PhD. Krasner's Microbial Challenge. Jones & Bartlett Learning. 2020. hlm. 89. ISBN 9781284159264.
  7. Urea, N-(4-chlorophenyl)-N'-(3,4-dichlorophenyl)-: Environment tier II assessment. The National Industrial Chemicals Notification and Assessment Scheme (NICNAS). 10 Maret 2017.
  8. Scientific Committee on Consumer Products. Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.
  9. Urea, N-(4-chlorophenyl)-N'-(3,4-dichlorophenyl)-: Environment tier II assessment. The National Industrial Chemicals Notification and Assessment Scheme (NICNAS). 10 Maret 2017.
  10. FDA issues final rule on safety and effectiveness of antibacterial soaps. U.S. Food and Drug Administration. 2 September 2016.
  11. Karen Weintraub. Antibacterial soap soon to disappear. USA Today. 2 September 2016.
  12. Triclocarban. Drugbank.ca.
  13. Triclocarban. Encyclopedia.com. 18 Mei 2020.
  14. Scientific Committee on Consumer Products. Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.
  15. Triclocarban. Drugbank.ca.
  16. Triclocarban. Drugbank.ca.
  17. Scientific Committee on Consumer Products. Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.
  18. Scientific Committee on Consumer Products. Opinion on Triclocarban For other uses than as a preservative. European Commission: Health and Consumer Protection Directorate-General. 1 Juni 2005.
  19. The Florence Statement. Green Science Policy Institute.
  20. dr. Immanuela Hartono. Bahaya Kandungan Triclosan dan Triclocarban pada Sabun Antiseptik. Alomedika.
  21. The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban. Environmental Health Perspectives. 20 Juni 2017. doi:10.1289/EHP1788.
  22. The Florence Statement on Triclosan and Triclocarban. Environmental Health Perspectives. 20 Juni 2017. doi:10.1289/EHP1788.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29011884 (2026-03-05T15:01:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.