Cita rasa anggur: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29452429; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Cita rasa anggur''' adalah pemeriksaan dan evaluasi anggur secara sensorik, sementara dalam praktik mendapatkan cita rasa anggur umumnya berdasarkan pada lama usia produksi yang dalam metodologi pembakuan formal telah berlangsung dari abad ke-14 dan seterusnya. untuk masa sekarang, para penikmat cita rasa melalui profesional anggur (seperti penyaji, pemandu anggur atau ''sommeliers'') menggunakan formal terminologi yang terus-menerus berkembang yang digunakan untuk dapat menggambarkan kisaran cita rasa, aroma dan karakteristik umum dari anggur yang lebih umum atau pada penghargaan pribadi. | [[File:Crus_Bourgeois_Primeurs_2007.jpg|thumb|right|280px|Crus Bourgeois Primeurs 2007]] | ||
'''Cita rasa anggur''' adalah pemeriksaan dan evaluasi anggur secara sensorik, sementara dalam praktik mendapatkan cita rasa anggur umumnya berdasarkan pada lama usia produksi yang dalam metodologi pembakuan formal telah berlangsung dari abad ke-14 dan seterusnya. untuk masa sekarang, para penikmat cita rasa melalui profesional anggur (seperti penyaji, pemandu anggur atau ''sommeliers'') menggunakan formal terminologi yang terus-menerus berkembang yang digunakan untuk dapat menggambarkan kisaran cita rasa, aroma dan karakteristik umum dari anggur yang lebih umum atau pada penghargaan pribadi.<ref>Peynaud, Émile (1996) [http://books.google.com/books?id=nzehk2Vu5K8C&pg=PA151&dq=wine+tasting+aims&ei=_9nIRvLrCJSS7QKiu9zfDw&sig=LmyRAwE8FKHf-N4Bz3rOWXEkGsY#PPA2,M1 ''The Taste of Wine: The Art and Science of Wine Appreciation'', London: Macdonald Orbis, p1]</ref> | |||
== Tahap penikmatan == | == Tahap penikmatan == | ||
;Secara umum perlu dilakukan empat tahapan dasar untuk penikmatan cita rasa anggur secara [[empiris]] dapat dilakukan melalui empat tahapan yaitu: | ;Secara umum perlu dilakukan empat tahapan dasar untuk penikmatan cita rasa anggur secara [[empiris]] dapat dilakukan melalui empat tahapan yaitu: | ||
| Baris 5: | Baris 7: | ||
* ''Tahap kedua'' dilakukan melalui indra penciuman dari aroma atau harum akan dapat menjelaskan jenis tanaman, mineral serta kualitas dari anggur. | * ''Tahap kedua'' dilakukan melalui indra penciuman dari aroma atau harum akan dapat menjelaskan jenis tanaman, mineral serta kualitas dari anggur. | ||
* ''Tahap ketiga'' dilakukan melalui indra perasa dengan mempersiapan jenis gelas minuman menjaga agar cita-rasa anggur tidak akan berubah, dengan merasakan cita-rasa anggur, penikmat dapat menjelaskan mengenai asal, jenis dan kemurnian serta kesempurnaan dari sebuah produksi anggur. | * ''Tahap ketiga'' dilakukan melalui indra perasa dengan mempersiapan jenis gelas minuman menjaga agar cita-rasa anggur tidak akan berubah, dengan merasakan cita-rasa anggur, penikmat dapat menjelaskan mengenai asal, jenis dan kemurnian serta kesempurnaan dari sebuah produksi anggur. | ||
* ''Tahap keempat'' dilakukan analisis menyeluruh | * ''Tahap keempat'' dilakukan analisis menyeluruh<ref>Ronald S. Jackson, [http://books.google.com/books?id=n0z8XCvAS9EC&pg=PA188&dq=wine+tasting+aims&ei=md3IRrebI5SE7AKk6tzfDw&sig=_ynh2E9B7eRT7ta9AbrpOL5qpaE#PPA2,M1 ''Wine Tasting: A Professional Handbook'', pp 2-3]</ref> | ||
;Penikmatan minuman anggur yang dapat diuraikan dalam beberapa tingkat jenis penikmat cita rasa anggur: | ;Penikmatan minuman anggur yang dapat diuraikan dalam beberapa tingkat jenis penikmat cita rasa anggur: | ||
* Konsumen penikmat (cita rasa di meja); | * Konsumen penikmat (cita rasa di meja); | ||
| Baris 11: | Baris 13: | ||
* Penikmat [[profesional]]: | * Penikmat [[profesional]]: | ||
** Penikmat [[komersial]]: penghargaan atas kualitas cita rasa anggur yang antara lain dapat diperoleh dari merk anggur | ** Penikmat [[komersial]]: penghargaan atas kualitas cita rasa anggur yang antara lain dapat diperoleh dari merk anggur | ||
** Penikmat teknik: penikmat analitik merupakan penganalisis dengan mengandalkan penggunaan panca-indra. | ** Penikmat teknik: penikmat analitik merupakan penganalisis dengan mengandalkan penggunaan panca-indra. | ||
; Vertikal dan horisontal | ; Vertikal dan horisontal | ||
Pencicipan anggur vertikal dan horisontal merupakan acara pencicipan anggur yang disusun untuk menyoroti perbedaan antara anggur sejenis. | Pencicipan anggur vertikal dan horisontal merupakan acara pencicipan anggur yang disusun untuk menyoroti perbedaan antara anggur sejenis. | ||
| Baris 18: | Baris 20: | ||
== Temperatur penyajian == | == Temperatur penyajian == | ||
Temperatur anggur yang disajikan dapat dikatakan akan sangat memengaruhi cita-rasa dan aroma, dalam temperatur yang lebih rendah akan dapat memperkuat rasa [[keasaman]] dan [[tanin]] akan tetapi dapat menghilangkan bagian dari [[aromatik]] sedangkan dalam temperatur yang lebih tinggi akan mengurangi keasaman dan tanin dan sekaligus akan meningkatkan bagian dari aromatik. [[Pakar anggur]] [[Jancis Robinson]] merekomendasikan pada kisaran temperatur anggur berikut untuk langgam anggur yang berbeda. | Temperatur anggur yang disajikan dapat dikatakan akan sangat memengaruhi cita-rasa dan aroma, dalam temperatur yang lebih rendah akan dapat memperkuat rasa [[keasaman]] dan [[tanin]] akan tetapi dapat menghilangkan bagian dari [[aromatik]] sedangkan dalam temperatur yang lebih tinggi akan mengurangi keasaman dan tanin dan sekaligus akan meningkatkan bagian dari aromatik. [[Pakar anggur]] [[Jancis Robinson]] merekomendasikan pada kisaran temperatur anggur berikut untuk langgam anggur yang berbeda.<ref>J. Robinson ''Jancis Robinson's Wine Course'' Third Edition pg 28 Abbeville Press 2003 ISBN 0-7892-0883-0</ref> | ||
* Jenis anggur ringan: [[Anggur manis|manis]], [[anggur pencuci mulut]] ''(Ex: [[Trockenbeerenauslese]], [[Sauternes (anggur)|Sauternes]])'' 41-50 °F (5-10 °C) | * Jenis anggur ringan: [[Anggur manis|manis]], [[anggur pencuci mulut]] ''(Ex: [[Trockenbeerenauslese]], [[Sauternes (anggur)|Sauternes]])'' 41-50 °F (5-10 °C) | ||
| Baris 30: | Baris 32: | ||
* Jenis anggur merah menengah: ''(Ex: [[Grand Cru]] [[Burgundy (anggur)|Burgundy]], [[Sangiovese]])'' 57-63 °F (14-17 °C) | * Jenis anggur merah menengah: ''(Ex: [[Grand Cru]] [[Burgundy (anggur)|Burgundy]], [[Sangiovese]])'' 57-63 °F (14-17 °C) | ||
* Jenis anggur putih kuat: ''(Ex: [[Cabernet Sauvignon]], [[Nebbiolo]] yang berbasis anggur)'' 59-64 °F (15-18 °C) | * Jenis anggur putih kuat: ''(Ex: [[Cabernet Sauvignon]], [[Nebbiolo]] yang berbasis anggur)'' 59-64 °F (15-18 °C) | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 40: | Baris 39: | ||
* [http://www.usoe.ch/f/specialiste/guide.asp Panduan onologi di situs Swiss] | * [http://www.usoe.ch/f/specialiste/guide.asp Panduan onologi di situs Swiss] | ||
== Pustaka == | == Pustaka == | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cita+rasa+anggur&oldid=29452429 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29452429 (2026-07-13T09:08:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.04

Cita rasa anggur adalah pemeriksaan dan evaluasi anggur secara sensorik, sementara dalam praktik mendapatkan cita rasa anggur umumnya berdasarkan pada lama usia produksi yang dalam metodologi pembakuan formal telah berlangsung dari abad ke-14 dan seterusnya. untuk masa sekarang, para penikmat cita rasa melalui profesional anggur (seperti penyaji, pemandu anggur atau sommeliers) menggunakan formal terminologi yang terus-menerus berkembang yang digunakan untuk dapat menggambarkan kisaran cita rasa, aroma dan karakteristik umum dari anggur yang lebih umum atau pada penghargaan pribadi.[1]
Tahap penikmatan
- Secara umum perlu dilakukan empat tahapan dasar untuk penikmatan cita rasa anggur secara empiris dapat dilakukan melalui empat tahapan yaitu
- Tahap pertama dilakukan melalui inspeksi visual antara lain mengenai kepekatan (astringensi, viskositi dan tannin), kejernihan atau kecerahan dan penyaringannya dan dari warna anggur dapat ditentukan pula usia evolusi dari anggur tersebut, misalkan anggur merah akan berubah menjadi biru keungu-unguan, merah, kuning ataupun oranye sedangkan endapan akan merupakan sebagai indikator dari keasaman dalam anggur serta teknik melihat tingkat alkohol dan lemak dalam anggur.
- Tahap kedua dilakukan melalui indra penciuman dari aroma atau harum akan dapat menjelaskan jenis tanaman, mineral serta kualitas dari anggur.
- Tahap ketiga dilakukan melalui indra perasa dengan mempersiapan jenis gelas minuman menjaga agar cita-rasa anggur tidak akan berubah, dengan merasakan cita-rasa anggur, penikmat dapat menjelaskan mengenai asal, jenis dan kemurnian serta kesempurnaan dari sebuah produksi anggur.
- Tahap keempat dilakukan analisis menyeluruh[2]
- Penikmatan minuman anggur yang dapat diuraikan dalam beberapa tingkat jenis penikmat cita rasa anggur
- Konsumen penikmat (cita rasa di meja);
- Penikmat anggur amatir (cita rasa untuk kesenangan);
- Penikmat profesional:
- Penikmat komersial: penghargaan atas kualitas cita rasa anggur yang antara lain dapat diperoleh dari merk anggur
- Penikmat teknik: penikmat analitik merupakan penganalisis dengan mengandalkan penggunaan panca-indra.
- Vertikal dan horisontal
Pencicipan anggur vertikal dan horisontal merupakan acara pencicipan anggur yang disusun untuk menyoroti perbedaan antara anggur sejenis.
- Dalam pencicipan vertikal, pemanen ladang anggur yang berbeda walaupun berasal dari jenis dan rasa yang sama agar dapat menentukan penekanan atas perbedaan antara berbagai pemanenan.
- Dalam pencicipan horizontal waktu pemanen ladang anggur yang sama dari berbagai perkebunan anggur, menjaga agar jenis dan varitas anggur dari berbagai wilayah ladang anggur guna membantu menekankan perbedaan dari langgam anggur.
Temperatur penyajian
Temperatur anggur yang disajikan dapat dikatakan akan sangat memengaruhi cita-rasa dan aroma, dalam temperatur yang lebih rendah akan dapat memperkuat rasa keasaman dan tanin akan tetapi dapat menghilangkan bagian dari aromatik sedangkan dalam temperatur yang lebih tinggi akan mengurangi keasaman dan tanin dan sekaligus akan meningkatkan bagian dari aromatik. Pakar anggur Jancis Robinson merekomendasikan pada kisaran temperatur anggur berikut untuk langgam anggur yang berbeda.[3]
- Jenis anggur ringan: manis, anggur pencuci mulut (Ex: Trockenbeerenauslese, Sauternes) 41-50 °F (5-10 °C)
- Jenis anggur putih: anggur bersoda(Ex: Champagne) 43-50 °F (6-10 °C)
- Jenis anggur putih beraromatik: (Ex: Riesling, Sauvignon blanc) 46-54 °F (8-12 °C)
- Jenis anggur merah bersoda: (Ex: Shiraz bersoda, beberapa frizzante Lambrusco) 50-54 °F (10-12 °C)
- Jenis anggur putih menengah: (Ex: Chablis, Semillon) 50-54 °F (10-12 °C)
- Jenis anggur untuk pencuci mulut: (Ex: Oloroso Sherry, Madeira) 46-54 °F (8-12 °C)
- Jenis anggur merah ringan: (Ex: Beaujolais, Provence rosé) 50-54 °F (10-12 °C)
- Jenis anggur putih kuat: (Ex: Oaked Chardonnay, Rhone putih) 54-61 °F (12-16 °C)
- Jenis anggur merah menengah: (Ex: Grand Cru Burgundy, Sangiovese) 57-63 °F (14-17 °C)
- Jenis anggur putih kuat: (Ex: Cabernet Sauvignon, Nebbiolo yang berbasis anggur) 59-64 °F (15-18 °C)
Pranala luar
- WSJwine from The Wall Street Journal
- Wine Tasting, Vineyards, in France
- Sebuah analisis dari fungsi penciuman di situs Prix Nobel
- Panduan onologi di situs Swiss
Pustaka
Referensi
- ↑ Peynaud, Émile (1996) The Taste of Wine: The Art and Science of Wine Appreciation, London: Macdonald Orbis, p1
- ↑ Ronald S. Jackson, Wine Tasting: A Professional Handbook, pp 2-3
- ↑ J. Robinson Jancis Robinson's Wine Course Third Edition pg 28 Abbeville Press 2003 ISBN 0-7892-0883-0
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29452429 (2026-07-13T09:08:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.